Cinta Untuk Sang CEO

Cinta Untuk Sang CEO
Part 47


__ADS_3

"Kenapa lama Josep"kesal Dini karna dia sudah lama menunggu


"Dini perjalanan kami udah jauh mencari Mike nya jadi kami butuh waktu datang ke sini"ujar Josep


"Aku sangat cemas dan takut terjadi sesuatu pada Mika dia meminta tolong mobil nya ada di lokasi nya juga ada tapi Mika nya tidak bisa di temukan"jelas Dini dia benar cemas dan khawatir dengan Mika


"Ayo kita jangan membuang waktu lagi"ujar Josep masuk mobil lalu mereka segera menuju rumah yg di katakan Dini


"Kamu yakin ini tempat nya"ujar Josep keluar dari mobil melihat rumah itu


"Iya yakin lihat di sana mobil Mika"ujar Dini menunjuk Mobil Mika yg terparkir


"Iya benar ayo kita masuk saja"ujar Josep ketua polisi memberi isyarat pada anak buah nya untuk bersiap dan mengikuti dengan pelan untuk masuk, semua pelan melangkah nya dan Josep membuka pintunya tidak terkunci membuka dengan lebar dia membeku melihat Mika sudah tergeletak lalu melihat Mike bersender di sudut sofa


"Mika "teriak Josep langsung mendekati Mika dia sudah tau jika itu Mika


"M...Mika"ujar Dini gemetar


"Siapa yg melakukan hal kejam ini Mika bangun"ujar Dini cemas Josep menatap ke penjuru lalu menemukan seseorang yg memegang pistol di sofa


"SELLY"teriak Josep dengan lantang langsung menarik Selly membuat Selly tersadar


"Pak tenang pak"ujar polisi menenangkan Josep


"Apa yg kamu lakukan kamu membunuh anak ku"teriak Josep menggelegar Selly hanya terpaku tidak mengerti apa yg terjadi tadi karna cemas pada Mika saat menelpon Selly segera mencari keberadaan Mika tapi saat dia akan masuk ke rumah itu ada yg memukul nya


"Anda di tangkap karna melenyapkan nona Mika Josep Sky"ujar polisi mengambil pistol di tangan Selly dan memborgol nya


"Josep kita harus membawa mereka ke rumah sakit"ujar Dini cemas memangku kepala Mika


"Iya kamu bawa Mike biar aku membawa Mika"ujar Josep segera cepat mengedong Mika yg sudah berlumuran darah mereka segera membawa Selly ke kantor polisi


Dokter menangani Mika di ruang ICU sedang kan Mike sudah di rawat karna dia hanya pingsan.Dokter sibuk menangani Mika membersihkan luka Mika semua dokter yg menangani adalah dokter wanita yg sudah banyak pengalaman karna Josep tidak ingin mengambil resiko tentang anak nya.Dari luka Mika yg paling parah adalah bagian kepala karna semua sengaja memukul bagian kepala bahkan kepala bagian samping terluka mereka semua mengambil tindakan sesekali melirik monitor detak jantung Mika untuk melihat detak jantung Mika


"Kita harus melakukan operasi pasien tertembak"ujar sang dokter


"Siap kan juga donor darah karna pasien banyak mengeluarkan darah"ujar dokter lagi


"Baik dok"ujar suster


"Tuan Josep nona Mika butuh donor darah karna banyak mengeluarkan darah"ujar suster keluar


"Sus lakukan apa saja tapai tolong anak saya"ujar Josep memohon


"Dini ikut suster untuk donor darah karna golongan darah ku berbeda dengan Mika"ujar Josep serius


"A...ku Josep tapi Mika sangat membenci ku aku ngak mau makin di benci"ujar Dini takut


"Dini Mika itu anak kamu soal nanti biar aku yg bicara yg penting keselamatan Mika dulu"ujar Josep


"Baik lah ayo sus"ujar Dini akhirnya, benar kata Josep yg penting keselamatan Mika


"Kak Mika"triak Mike lari melihat ayah nya dari kejauhan


"Mike Mike"ucap Josep ingin memeluk Mike tapi Mike ingin masuk dengan cepat Dini menahannya


"Aku mau lihat kak Mika ma"ujar Mike menangis


"Sayang tenang kakak kamu lagi di operasi"ujar Dini


"Hiks hiks kakak"ujar Mike memeluk pintu operasi itu dia sangat syok dengan kejadian tidak ingin memperburuk keadaan Josep tidak ingin bertanya pada Mike


Di tengah operasi detak jantung Mika melemah keadaan nya menjadi kritis dokter mengambil alat denyut jantung lalu mengosok nya menekan di dada Mika membuat tubuh Mika terangkat suara monitor semakin nyaring menunjuk kan garis lurus dokter mencoba lagi dan detak jantungnya kembali normal dokter kembali mengambil peluru itu melakukan hal sebisanya

__ADS_1


"Alhamdulillah operasi nya berjalan lancar"ujar dokter keluar


"Anak saya akan sadar kan dok"ujar Josep penuh harap


"Tuan yg di alami nona Mika itu bukan hal sederhana meski dia melalui masa kritis tapi kita perlu berdoa keadaan nya sangat lemah kapan saja bisa kritis kembali nona Mika masih di bantu dengan alat medis supaya membantu nya bertahan"jelas dokter Josep sangat syok mendengar perkataan dokter ini adalah keadaan Mika yg paling parah biasanya Mika tidak separah ini


Berita mengenai Mika tersebar di penjuru kota apa lagi dengan pembunuh nya adalah Selly semua nampak membicarakan Selly dan Mika mengungkit masa lalu Selly


"Pak tolong saya mau melihat keadaan Mika sebentar saja"ujar Selly memohon


"Anda akan mengalami hukuman berat karna peluru yg ada di dalam tubuh nona Mika itu sama dengan peluru pistol yg kamu pegang apa lagi nona Mika belum sadar"ujar sipir itu Selly tidak tau harus mengatakan apa dia emang marah pada Mika tapi dia tidak mungkin mencelakai Mika biar gimana pun Selly sangat menyayangi Mika


"Mike tenang lah kak Mika akan sembuh"ujar Farul menghapus air mata Mike yg terus menangis


"Ini semua salah ku"ujar Mike memeluk Farul dengan erat


"Jangan sedih kak Mika akan sedih jika melihat kamu kayak gini"ujar Farul lagi


"Aku takut kak"ujar Mike menatap Farul sendu


"Sstt biar aku temanin menenangkan diri "ujar Farul mencium kening Mike lalu mereka keluar.keluarnya Farul dan Mike dari ruangan Mika ada yg masuk secara diam diam yaitu Ethan takut Mika akan sadar jadi Ethan akan melenyapkan Mika sekali lagi Ethan melepaskan oksigen Mika lalu mencabut monitor detak jantung Mika membuat tubuhnya terangkat


"Ethan kamu gila"ujar Selin mencegah memasang kan kembali


"Ini kesempatan kita Selin"ujar Ethan cemas


"Dengar sekarang tidak ada yg curiga jika kita pelaku nya karna pelaku sudah di tangkap jika ada yg tau Mika meninggal karna ada yg berusaha melenyapkan nya lagi yg ada Selly akan di bebas kan karna bukan dia pelaku nya nanti jika Mika telah sadar kita bunuh dia dengan memberi racun"ujar Selin menyeret Ethan pergi karna perbuatan Ethan itu kode darurat di kamar Mika berdering membuat semua dokter kembali berlari untuk memeriksa keadaan Mika kembali kritis dokter kembali memberi kejut jantung


"Tega sekali yg berbuat ini pada kak Mika"ujar Adel melihat Mika dari jendela


"Ya benar mami sedih melihat nya"ujar Arumi tidak lama keadaan Mika kembali normal


"Dok gimana keadaan Mika"tanya Arumi melihat dokter keluar


Setelah Arumi dan Adel mengunjugi Mika kini giliran Denis dia masuk sendiri biar gimanapun Denis mencintai Mika hati nya hancur melihat Mika terbaring lemah apa lagi Denis pernah melihat orang yg di cintai nya meninggal ada rasa takut itu terulang tanpa sadar air mata Denis menetes membayang kan kejadian itu akan terulang Denis mengusap wajah Mika dengan lembut


"Cepat sembuh"ujar Denis lalu mencium pipi Mika karna hanya bagian itu yg bisa di kecup Denis kening itu ada perban jika di bibir maka bibir itu ada oksigen ,Denis mencium tangan Mika meletakkan di pipinya dan berjongkok


"Aku mencintaimu"bisik Denis mencium mata Mika lalu berlalu pergi


3 hari Mika di rawat belum ada perubahan sama sekali masih sama tubuh nya di pasang alat medis bahkan yg masuk harus memakai baju seteril itu juga untuk kebaikan Mika,Mike setiap saat menunggu kakak nya itu tidak meninggalkan kakak nya meski sedetik karna rasa cemas nya Dini juga kadang menunggu Mika sadar tapi Dini yakin di saat Mika sadar akan mengatakan hal yg membuat dia sakit hati bukan masalah sakit hati tapi hubungan Mika dan Dini kapan bisa akur Dini berharap Mika akan sadar jika Dini sungguh menyayagi nya


"Mama kenapa di sana"ujar Mike meyeka air matanya Dini hanya tersenyum kecil


"Mama takut nanti kakak mu marah"ujar Dini tersenyum lalu sedikit mendekat


"Cepat sembuh ya nak"ujar Dini lirih mencium kening Mika


"Mama tinggal dulu Mike"ujar Dini tersenyum membelai kepala Mike lalu berlalu pergi


"Kakak lihat mama itu sangat sayang pada kakak"ujar Mike mengelus tangan Mika tidak lama Farul masuk


"Mike ngak mau makan"ujar Farul masuk dengan pelan


"Ngak mau"ujar Mike mengeleng


"Kenapa begitu"ujar Farul


"Aku juga sedih melihat kak Mika seperti ini "ujar Farul memegang wajah Mike


"Karna aku sayang sama kamu kak Mika sama seperti kakak ku jadi aku pun sayang pada nya"ujar Farul tersenyum


"Ini semua salah ku"lirih Mike mengingat kembali kejadian itu membuat dia kembali menangis

__ADS_1


"Jangan di ingat"ujar Farul memeluk Mike


"Ini salah ku"lirih Mike mempererat pelukannya Farul menenangkan Mike membelai wajah Mike


Selly menjadi tersangka karna hanya sidik jari Selly yg ada di tubuh Mika dan benda lain nya serta peluru yg masuk di tubuh Mika juga sama seperti senjata di pegang Selly membuat Selly semakin menjadi tersangka Selly tidak peduli karna dia memikirkan Mika apa Mika sudah membaik apa belum


Seminggu di rawat di rumah sakit Mika di nyatakan meninggal oleh dokter yg merawat Mika duka mendalam di alami keluarga Sky banyak yg menyayangkan Mika masih muda sudah tutup usia semua merasa kehilangan Mika apa lagi Mike merasa sangat terpukul kehilangan Mika ,Mike terus menyalahkan diri nya


"Farul kemana udah tau Mike butuh dia tapi dia malah ngilang"ujar Josep kesal pada Farul yg tidak kelihatan semenjak Mika di nyatakan meninggal


"Tuan Josep nona Mika harus segera di kubur"ujar dokter para media mengambil foto Mika yg sudah ada di rumah Sky


"Iya dok"ujar Josep lalu turun


"Josep aku ngak mau kehilangan anak ku"lirih Dini menatap Josep


"Aku juga Dini tapi ini udah terjadi kita saling menguat kan saja"ujar Jaowp menguatkan dirinya


Jasad Mika di kubur hampir magrib keadaan remang remang karna tadi pihak rumah sakit yg lama mengurus jasad Mika ,Dini dan Mike tidak ikut karna Dini menguatkan Mike yg tidak henti menangisi Mika


"Kita harus pastikan jika itu Mika"ujar Tara berbisik pada Ethan bahkan Selin terlihat puas meninggal nya Mika padahal terlihat jelas jika Denis sangat kehilangan Mika


"Benar itu Mika ma lihat lah"ujar Ethan melihat jasad Mika mulai ditutup dini hari dan di timbun dengan tanah mereka meratapi kematian Mika


"Farul apa tidak di biarkan saja Mika mati di kubur seperti itu "ujar Vani melihat Farul melihat jam di tangannya


"Vani aku cinta sama Mike dan itu kakak nya aku harus lakukan"ujar Farul serius lalu masuk ke lorong yg tadi dia gali tidak lama Farul sampai ke arah Mika menarik pelan tanah yg ternyata bawah nya brandar Farul dengan cepat menariknya


"Cepat bawa ke ambulance"ujar Farul pada anak buah nya mereka dengan pelan membawa Mika lalu masuk ke ambulance memasang kan oksigen seketika mata Mika terbuka


"Pembalasan baru di mulai"ujar Mika pelan sebenarnya Miak kemarin itu sudah sadar di saat Farul menunggu nya tapi karna Mika ingin membalas musuhnya harus melakukan sendiri meminta bantuan Farul dan dokter itu sebelum Mika di nyatakan meninggal Farul harus mengali lorong nanti nya dan mengira jika Mika meninggal


"Aku pergi"ujar Denis pelan lalu melangkah pergi


☀️☀️☀️


Farul melihat ponselnya banyak sekali telepon dari Josep membuat Farul sedikit cemas dengan tergesa -gesa Farul segera menuju rumah Sky


"Kamu dari mana Farul itu Mike dari kemarin nangis terus mencari kamu"bentak Josep karna emosi nya tidak stabil karna apa yg terjadi


"Iya maaf aku akan menjenguk nya"ujar Farul lalu melangkah ke kamar Mike saat masuk Mike langsung memeluk Farul dengan erat menangis di dada Farul terlihat Dini juga sepertinya sakit


"Sstt berhenti nangis"ujar Farul menyeka air mata Mike


"Kakak ku"ujar Mike menangis sesenggukan


"Iya aku tau lihat mata mu sampai bengkak jangan nangis lagi ya"ujar Farul


"Ayo aku ajak jalan"ujar Farul merangkul Mike


"Mau ikut tante Dini ayo"ajak Farul, Dini mengikuti Farul


"Dia"lirih Mike memeluk lengan Farul saat melihat Ethan bicara pada Josep


"Om aku ajak Mike dan tante keluar sebentar"ujar Farul menatap Ethan dengan tatapan aneh


"Aku mau ajak Mike jalan yah"ujar Ethan tersenyum


"Tidak bisa saya adalah calon suaminya Mike jadi hanya saya yg berhak menghibur nya dan hanya dengan saya Mike aman"ujar Farul tegas


"Benar Ethan dia adalah Farul calon suami Mike biar kan saja Mike merasa tenang bersama Farul lagian ada Dini nanti yg jagain Mike"ujar Josep menepuk bahu Ethan yg terlihat kesal menatap Farul


"Permisi"ujar Farul mengajak Mike dan Dini pergi naik mobil masih banyak tugas yg harus Farul kerjakan itu juga perintah Mika untuk mengajak Mike dan Dini karna Mika tau kedua nya pasti sangat bersedih kehilangan nya lagian nanti Mika butuh bantuan keduanya untuk melancarkan rencana nya

__ADS_1


__ADS_2