Cinta Untuk Sang CEO

Cinta Untuk Sang CEO
Part 18


__ADS_3

Dini mengelus kepala Mika yg masih terlelap Dini mentap wajah Mika yg cantik tapi di mata Mika sering kali Dini tidak merasakan cinta itu tapi benar kata Josep jika sekarang Dini jangan menuntut hal lebih pada Mika karna apa Mika nanti akan menyadari dengan sendirinya jika Dini sangat menyayangi nya asal Dini tulus menyayagi Mika Dini sadar kesalahan nya tapi apa boleh buat semua sudah terjadi Dini tidak bisa apa apa yg penting Dini harus berusaha mendapatkan hati Mika meski itu tidak akan mudah.Mika sangat nyenyak tidur nya apa lagi saat Dini mengusap kepalanya mengecup dengan lembut kening Mika membuat Mika entah kenapa nyaman tidur nya


"Morning"ucap Dini tersenyum saat Mika mengeliat membuka mata Mika mengumpat di dalam hati jika semalam dia tidur di pelukan Dini


"Jadi hari ini kita ngapain"tanya Mika jengah Dini hanya tersenyum


"Mau nya kamu kemana"tanya Dini santai


"Mau gue pulang ke negara Z"ucap Mika ketus


"Hhmm bagaimana kita shopping aja"ujar Dini memberi ide


"Gue ngak suka"ujar Mika santai


"Baik lah gue nurut aja apa kata lho"ujar Mika lagi dia ingat Josep mengatakan jika mau perpisahan segera terjadi maka Mika harus memenuhi keinginan Dini sebelum Mika pulang ke negara Z


"Bersiap lah mama tunggu di bawa"ujar Dini mengecup kening Mika lalu berlalu


"Menyebalkan"ujar Mika kesal mengosok kening nya lalu ke kamar mandi


####


Dini mengajak Mika ke sebuah tempat di mana dulu orang tua nya tinggal rumah itu seperti gubuk dan sudah tua sama seperti Dini mengajak Mike dia juga mengajak Mika ke sana memang banyak barang tua di sana dan foto Dini semasa remaja memang Mika akui jika dia sangat mirip dengan Dini dari senyum wajah alis bahkan rambut mereka dan itu membuat Mika sangat kesal


"Tapi belum sempat mama sukses keluarga mama udah meninggal saat itu mama ketemu sama Gino yg memberi semua cinta nya pada mama itu kenapa mama sangat mencintai nya tapi lebih cinta sama kamu dan Mike"ujar Dini tersenyum Mika jengah mendengar ocehan Dini yg menurut Mika tidak penting karna Mika tidak mau mengetahui tentang Dini sedikit pun


"Saat mama sedih mama selalu ke sini membuat mama tenang karna mama mengigat kan lagi siapa mama sebenarnya jika mama wanita pantang menyerah"ujar Dini tersenyum mengelus kepala Mika


"Jangan nyerah hidup selagi banyak orang mencintai kita"ucap Dini mengecup kepala Mika


"Jika lho mencintai Gino kenapa lho mau menikah sama ayah"tanya Mika serius


"Mika ayah kamu pria bertanggung jawab awal nya mama tidak ingin juga menikah dengan nya tapi ayah kamu memaksa karna dia merasa bersalah telah merenggut kehormatan mama dia bilang dia akan bertanggung jawab dan setelah benihnya tumbuh dan mama melahirkan maka dia akan menceraikan mama"jelas Dini mengigat saat itu bahwa Josep sangat baik dan bertanggung jawab terhadap nya


"Dia emang ngak salah sih yg salah itu Gino itu mengacau kan semua suasana"batin Mika menatap Dini


"Ayo kita jalan lagi kali ini mama akan ajak kamu berbelanja"ujar Dini merangkul bahu Mika mereka berjalan keluar dari rumah itu


####


Setelah lewat seminggu akhirnya Mika akan segera pulang ke negara Z Dini senang menghabiskan waktu bersama Mika ya meski Mika sering berkata kasar dan datar Dini suka akan hal itu dia tau memang Mika ini keras kepala suka sekali membangkang.Mika dari tadi menatap ponselnya kesal karna Denis tidak membalas pesannya karna Mika mau Denis mengantar nya ke bandara


"Hei apa yg di tunggu ayo ayah udah bosan lihat wajah mu"ujar Josep masuk


"Gue mau nunggu Denis"kesal Mika lalu berdiri


"Ngak papa Mika biar mama yg antar"ucap Dini membawa tas Mika


"Kakak aku akan merindukan kak Mika nanti nya"ucap Mike memeluk kakak nya dengan manja


"Ya mau gimana kehidupan gue ada di negara Z "ucap Mika tersenyum


"Gue berangkat semoga tenang tanpa adanya gue"ujar Mika pada Josep yg hanya terkekeh


"angat damai"ucap Josep lalu merengkuh tubuh Mika mengusap kepala Mika


"Jaga diri ya Mika nanti kabari mama oke"ucap Dini memeluk Mika lalu mencium nya


"Ingat jangan pacaran gue ngak suka adik kesayangan gue di pegang meski hanya bayang nya"ujar Mika memeluk Mike


"Kakak aku kan pokus pada karir"ujar Mike tersipu


"Ayah nya aja setuju jika dia pacaran"ujar Josep jengah Mika mencibir


"Ya memang tuan Josep ini ngak sayang anak"cibir Mika dengan sinis


"Nah tuh yg kamu tunggu"ujar Josep melihat mobil Denis masuk ke halaman rumahnya lalu terlihat Denis keluar dari mobil bersama Arumi


"Selamat tinggal ya Mika"ucap Arumi memeluk Mika


"Semoga kita ketemu lagi"ujar Arumi tersenyum menepuk tangan Mika


"Setelah gue pergi dari rumah bolak balik ke sini dan ke negara Z baru kali ini perpisahan yg sebenarnya"ujar Mika terkekeh


"Ya kak kan banyak yg sayang sama kakak"ucap Mike tersenyum


"Ehh mau apa"ujar Denis menonyor kepala Mika yg mau mencium nya


"Siapa tau nanti lho rindu bibir seksi gue"ujar Mika naik dan turun alis nya menggoda Denis


"Jangan genit Mika"ujar Josep menjewer telinga Mika


"Aww sakit ayah kenapa ngak boleh sih"kesal Mika menahan tangan Josep


"Mi aku pergi kerja dulu"ucap Denis pamit

__ADS_1


"Ehh sekalian anterin gue ke bandara"ujar Mika langsung masuk mobil Denis


"Biarin aja mereka"ujar Arumi tersenyum


"Kak Denis sekalian koper nya kak Mika"ujar Mike mengigat kan nya


"Aku CEO malah di kira taksi"gumam Denis menyeret koper Mika lalu semua melambaikan tangannya melihat mobil Denis melaju


"Gimana udah paham sama Mika"tanya Josep pada Dini yg menatap mobil Denis


"Sedikit"ujar Dini tersenyum


"Mike ayo mama antar ke kantor sekalian mama mau berangkat ke lokasi syuting"ucap Dini


"Oke ma"ucap Mike memeluk mama nya mereka menuju mobil


"Josep terimakasih atas bantuannya"ujar Arumi mengulur kan tangan


"Maaf tidak bisa merubah Mika"ujar Arumi lagi


"Tidak apa Arumi aku senang bisa membantu apa lagi jika Mika bisa berguna kayak gitu aku bangga terhadap nya"ujar Josep tersenyum


"Aku bersyukur meminta bantuan pada mu tidak sia sia"ujar Arumi tersenyum Josep senang jika anak nya bisa membantu orang


###


Denis menyeret koper Mika masuk ke dalam bandara mereka hanya diam saja merasa canggung sendiri Mika berhenti tidak jauh dari pemeriksaan barang apa lagi Denis tidak bisa masuk Mika tersenyum menatap Denis yg hanya datar


"Beri kan koper gue "ujar Mika ,Denis meletakkan koper itu


"Setelah ini kita akan seperti orang asing jika bertemu"ujar Mika santai


"Kenapa begitu"tanya Denis cepat


"Iya seperti orang asing kenapa lho mau lebih gitu"ujar Mika tersenyum


"Tidak juga baik lah jika itu mau mu"ucap Denis santai


"Gue pamit pergi ya "ucap Mika menatap Denis biasa saja


"Iya sampai jumpa"ujar Denis melirik Mika yg menatap nya


"Ya sudah jika tidak mau"ucap Mika menyiapkan semua keperluannya Denis lalu mengecup bibir Mika membuat Mika tersenyum lalu Mika mengalungkan tangannya membuka celah mulut nya banyak yg memperhatikan mereka berdua


"Samapi jumpa tuan Denis Atmajaya"bisik Mika lalu mencium sudut bibir Denis melangkah pergi Denis tersenyum tipis menyentuh bibirnya lalu berbalik dan pergi ke kantor


####


Setelah Mika mengabari Mike jika dia sudah berangkat Mike cemberut akan lama lagi ketemu kakak nya tapi tidak apa yg penting Mika senang jadi Mike melanjutkan pekerjaan nya tapi karna tadi menunggu kakak nya jadi Mike telat masuk Mike melihat pak Farul sudah mondar mandir di depan meja nya membuat Mike meneguk ludahnya dengan pelan Mike melangkah


"Apa kamu pikir ini kantor ayah mu datang seenaknya"bentak nya marah


"M....m...maaf pak saya menunggu kakak saya pergi"ujar Mike gemetar takut


"Saya tidak peduli yg saya mau kamu di meja dan kerja"tegas nya Mike benar takut dia melirik ke meja teman nya Farel tapi kosong


"Mati lah Mike di makan pak Farul"bisik teman nya


"Ke ruangan saya sekarang"ujar nya lalu melangkah pergi rasanya Mike akan melorot dia tidak menyangka jadi seperti ini semalam Mike bertanya pada Farel apa pak Farul akan datang dia bilang tidak jadi Mike tidak apa datang telat pikir Mike tapi nyatanya tidak pak Farul sama seperti malaikat kematian bagi Mike


"Yang sabar ya Mike kamu sih pakai telat segala"ujar teman nya merasa iba Mike berjalan dengan gontai


Tok tok


"Masuk"ujar pak Farul ,Mike segera masuk berdiri di dekat pak Farul


"Kenapa kamu telat"ujar pak Farul tajam Mike meneguk ludahnya


"Maaf pak tapi kakak saya mau pulang ke negaranya jadi saya menunggu dia pergi dulu"ujar Mike pelan


Pak Farul berdiri membuat Mike harus mendongak karna tubuh Mike yg kecil tanpa berkata pak Farul mencium bibir Mike lembut membuat mata Mike melotot


"Apa kamu tau aku cemas memikirkan kamu tidak ada kabar"ujar pak Farul cemas


"Ahh bilang dong pak sesungguhnya aku selalu di hati pak Farul"ujar Mike tersenyum manis lalu mencium pria itu dengan kelembutan pak Farul terlena sekaligus senang membalas ciuman Mike mereka berjalan menuju sofa


"Selama nya kamu mikik ku"ujar Farul tersenyum menindih Mike


"Aku mencintaimu"ucap Mike membuat pak Farul berbunga lalu mencium bibir Mike dengan panas


"Pak pak pak Farul kok bengong"ujar Mike bingung melihat pak Farul bengong


"Apa yg aku pikirkan otak ku sangat liar"gumam Farul menepuk kepalanya


"Pak Farul gila ya pukul kepala sendiri"tanya Mike pelan

__ADS_1


"Apa kamu bilang sekarang kamu saya hukum berdiri di sini sampai jam makan siang"tegas pak Farul marah


"Pak saya hanya bertanya kok pak Farul main hukum aja sih"ujar Mike panik


"Mau melawan kamu saya ini atasan mu"ujar nya tegas


"Iya pak jangan memakan saya"ujar Mike yakin menunduk


Ckelk


"Kak aku udah balik"ujar seorang wanita masuk lalu dia membeku bersitatap dengan Mike


"Mik...."ujar nya seakan menebak


"Kak Vani"ujar Mike kaget


"Mike"ucap nya lalu memeluk Mike


"Gue kira lho sih sialan itu"kekeh wanita itu


"Kak Vani kenapa ada di sini"tanya Mike bingung


"Ohh ini mah perusahaan kakak gue Mike sebelum nya gue jadi CEO nya karna kakak gue di sini jadi dia gantiin gue tapi gue ngak nyangka lho di sini"ujar Vani nampak sangat senang


"Iya kak aku baru kerja di sini biasa lah mau jadi wanita karir"ucap Mike terkekeh


"Kenalin kakak tertampan gue Farul"ujar Vani tersenyum


"Yakin ini kakak nya kak Vani "bisik Mike kurang yakin Vani hanya tersenyum


"Iya lah tapi lho ngapain"ujar Vani heran


"Di hukum karna datang telat"ujar Mike pelan


"Ya udah kamu balik kerja nanti kita bicara lagi oke"ujar Vani meski ragu Mike melangkah dari pada dia di terkam atasan galak nya


"Kamu kenal Mike"tanya Farul nampak kaget


"Kenal lah"ujar Vani duduk


"Kenapa kamu ngak bilang"geram Farul frutasi


"Emang kenapa kak udah lama aku kenal nya"ujar Vani santai


"Ya ampun aku bisa gila jika kayak gini"ujar Farul


"Mike itu wanita yg aku cari selama ini Vani"tegas Farul meski Mike awal nya menyamar tapi Farul bisa mengenali nya


"Ya sudah ajak aja dia nikah"celetuk Vani menyengir


"Tapi sayang dia udah nikah sama tuan Denis"ujar Farul pelan


"Tapi selidiki dulu deh kak karna Mike itu punya kembaran nama nya Mika"ucap Vani kurang yakin


"Serius kamu"ujar Farul tidak percaya


"Benar kak dulu saat aku masih jadi ketua geng ,geng nya Mika itu musuh bebuyutan ku nah saat itu aku melihat Mike di mobil aku kira Mika jadi aku serang tapi tidak lama Mika datang dan mengamuk dan Mike mererai setiap aku dan Mika berkelahi pasti Mike ada untuk mererai nah jadi dari situ aku dan Mike jadi dekat ya emang anak nya sangat baik beda dengan kakak nya menjengkelkan"jelas Vani mengingat Farul mengulum senyumnya mengingat saat dia berusia 20 tahunan


flFlashback


Saat itu keuangan Farul dan keluarga lagi menurun karna ayah nya meninggal semua kerabat teman menjauh karna Farul dan keluarga nya bangkrut Farul mau pinjam uang pun sangat sulit Farul mencari kerja pun sangat sulit putus asa dengan keadaan Farul memutuskan untuk jadi pria penyewa dia lakukan untuk keluarga nya


"Hai kak"sapa gadis kecil itu tersenyum manis sekitar umur 15 tahun menyapa Farul yg duduk di cafe menunggu klien pertama nya


"Kamu orang nya"ucap Farul lagi pada nyankarna masih kecil


"Kakak tungguin orang ya"tanya nya tersenyum manis seketika jantung Farul berdetak cepat Farul jatuh cinta seketika


"I...iya"ucap Farul gugup


"Kenalin nama ku Mike"ucap Mike tersenyum


"Aku sering lihat kakak di sini kakak ngapain"tanya Mike penasaran karna dia sering lihat Farul


"Mau cari kerja tidak ada uang tapi sekarang lagi kerja"ujar Farul mengagumi senyuman Mike


"Ohh aku tau kok aku tanya sama pelayan sini katanya kakak butuh uang ya"ujar nya tersenyum lalu melihat sekeliling meletakkan kalung nya


"Ambillah kak ini pemberian kakak ku nilai nya tidak sedikit tapi aku yakin bisa bantu kakak"ujar nya tentu Farul kaget bantuin begitu saja


"Kenapa kamu lakukan"tanya Farul penasaran Mike berdiri dengan tersenyum lalu mensejajarkan tubuh nya


"Aku suka sama kakak lihat kakak diam diam kakak tampan aku suka di masa mendatang cari aku maka aku siap menerima kakak mencintai kakak aku akan menunggu kakak ya meski pun tidak anggap ini bantuin"ujar Mike tersenyum manis lalu meletakkan foto nya dan lari kecil Farul kaget akan hal itu dia mengambil foto Mike lalu mencium nya


"Aku akan mencari mu"ucap Farul kegirangan lalu mengambil kalung itu dan tidak jadi kerja sebagai pria sewaan Farul menjual kalung itu yg harganya mencapai ratusan juta dengan modal itu Farul kerja keras dan akhirnya dia sukses Farul mengambil kalung itu lagi mencari Mike selama ini, Farul ketemu pada saat dia pertama di perusahaan itu Mike berdiri di depan pintu menatap Farul yg murka pada seketaris nya membuat Mike ketakutan Farul mengejar nya tapi saat itu Mike sangat takut jadi Farul hanya menyelidiki nya dan mengetahui jika Mike menikah dengan Denis hancur sudah hati Farul bertahun-tahun memendam perasaan dan rasa rindu mendapat kan Mike telah menikah itu kenapa Farul selalu kasar pada Mike karna rasa cemburu mengusik hati nya saat membayangkan Mike bercumbu dengan Denis

__ADS_1


__ADS_2