Cinta Untuk Sang CEO

Cinta Untuk Sang CEO
Part 51


__ADS_3

Khusus 18+ kesalahan tidak ditanggung karna sudah di peringat kan ini area dewasa


"Ehh tapi kok Denis datang tiba-tiba"ujae Mika binggun


"Ngak tau"ucap Farul yg memang tidak tau mengenai kalung Mika


"Maaf kan ayah"ujar Josep memeluk Mika dengan erat Mika membalas nya


"Ngak papa ayah "ujar Mika tersenyum mendongak


"Kehilangan salah satu dari kalian membuat ayah rapuh bahkan ayah tidak pernah mendengar kan kamu atau pun Mike soal kejahatan keluarga itu ayah sangat menyesal akan hal itu"ujar Josep menyesal


"Itu bukan kesalahan ayah tapi mereka yg bisa membuat ayah sangat percaya"ujar Mike mengerti semua nya


"Enak aja salah lah ngak mau dengarin kita"ujar Mika


"Itu aja kamu sangat sombong"ujar Josep kesal


"Makan nya ayah jangan cari istri sembarangan pokok nya kami ngak mau lihat ayah nikah lagi siapa pun itu kami ngak akan setuju iya kan Mike"ujar Mika serius


"Hei hei apaan itu hak ayah lah mau nikah lagi"ujar Josep protes melirik Selly


"Iya ayah aku takut punya mama tiri nanti jahat lagi"ujar Mike tidak menyadari masalah nya


"Tuh kan pokoknya titik ngak ada ayah nikah lagi"ujar Mika dengan menahan senyum


"Kasihan sekali"celetuk Dini terkikik dia tau Mika lagi mengerjai ayah nya


"Emang kasihan kenapa ma"tanya Mike polos Dini membisikkan sesuatu


"Cie ayah kayak anak ABG aja"ujar Mike tertawa geli


"Berani ya ngeledek ayah"ujar Josep memeluk Mika lalu mengusap kepala Mika


"Aku juga senang kok punya mama kayak mama Selly emang kak Mika ngak setuju"tanya Mike mendongak ke ayah nya


"Ngak usah ditanya "ujar Josep tersenyum


"Idih gue belum kasih jawaban"ujar Mika acuh


"Emm bagaimana gue restui dengan satu syarat"ujar Mika memberi ide


"Ehh emang jika ayah nikah harus atas izin kalian engak kan terserah ayah dong mau nikah lagi "ujar Josep tersenyum


"Iya deh terserah ayah"ujar Mika tersenyum


"Aku yakin Selly udah gelisah jika ngak di restui"goda Dini menyenggol bahu Selly


"Apaan sih"ujar Selly malu menunduk kan kepalanya Dini hanya tersenyum


Ckelk


"Kak Mika"ujar Adel antusias memeluk Mika


"Aku senang kak Mika mati nya cuman ngepreng"ujar Adel tersenyum


Plak


"Berani kamu menunjuk kan wajah mu"ujar Dini menampar Gino ya keluarga Atmajaya datang menjenguk Mika


"Biarkan saja mi"bisik Denis menahan Arumi yg ingin menahan Dini


"Maafkan aku"ujar Gino menyesal


"Karna kamu kami semua hampir kehilangan Mika kamu sadar atas apa yg kamu lakukan tuan Gino Atmajaya "ujar Dini murka


"Iya aku minta maaf mereka bilang hanya kasih Mika pelajaran makan nya aku ikut aku ngak maksud membunuh Mika"ujar Gino


"Biarin aja ma lagian kan tuan Gino udah menyesali perbuatan nya aku udah bilang kan dari awal"ujar Mika melihat Dini sangat marah karna Mika tau Dini mempunyai riwayat darah tinggi nanti Dini sakit Mika tidak ingin itu terjadi


"Iya Dini kita semua bersyukur Mika baik baik saja masalah Gino biarin aja"ujar Josep mengigat kan dia juga tidak marah pada Gino karna sekarang anak nya selamat


"Aku benar minta maaf atas apa yg aku lakukan"ujar Gino pada Josep


"Tidak apa aku maafin tapi jangan di ulang jika itu terjadi aku tidak akan pernah mengampuni mu"ujar Josep serius Gino bisa bernafas lega


"Tapi Mika baik baik saja kan"ujar Arumi mendekat


"Iya mi baik tapi perut gue kayak nya belum sembuh dokter tadi juga bilang hasil lap belum keluar mengenai kepala gue"jelas Mika

__ADS_1


"Maafkan kelakuan papi ya Mika "ujar Arumi mengengam tangan Mika


"Iya mi gue maafin seperti apa yg ayah kata kan tadi jangan di ulang"ujar Mika tersenyum Arumi ikut tersenyum mengelus kepala Mika


"Huuk huuk rasanya ruangan kamu ini panas ya Mika apa kalian merasakan juga "ujar Arumi terbatuk-batuk


"Sepertinya tidak tante"ujar Mike dengan polosnya


"Udah kamu temanin Farul sana kasihan dia di sini"ujar Dini mendorong pelan Mike


"Ayo Adel keluar panas banget"ujar Arumi tersenyum menarik tangan Adel meski tidak rela semua keluar memberi waktu Denis dan Mika hanya tersisa mereka berdua di ruangan itu,Denis mendekat lalu duduk di samping Mika


"Makasih lho nolongin gue"ujar Mika tersenyum menatap Denis meski jantung nya tengah tidak normal


"Sebenarnya aku tidak menolong mu"ujar Denis lalu mengeluarkan kalung itu


"Yg mendesain ruangan itu aku jadi sebelum membuat nya Kanaya memberi sketsa rumah itu saat kamu koma aku mengambil nya berusaha mencari tau pada hari itu aku mengetahui semua nya aku mencari Selin keman-mana tapi tidak di temukan jadi aku memutuskan mendatangi markasnya emang aku udah niat akan membalas Selin saat masuk aku tidak menyadari jika itu kamu karna aku terlalu pokus ke Selin "jelas Denis pelan


"Aku pakai kan lagi Kanaya memberi kan untuk mu"ujar Denis lalu memasang kan lagi kalung itu otomatis Mika bersender di dada Denis membuat Mika makin tidak tenang


"Makasih tapi jika lho mau memiliki kalung ini tidak apa apa"ujar Mika berusaha tersenyum karna dia benar gugup kenapa bisa dia gugup seperti ini


"Mika"ujar Denis serius mengengam tangan Mika


"Aku mencintaimu tidak tau sejak kapan aku tidak ingin kehilanganmu lagi"ujar Denis serius mencium tangan Mika penuh cinta


"M.. mau makan ahh maksud gue mau makan buah"ujar Mika gugup


"Aku ambilin"ujar Denis lalu mengambil jeruk mulai mengupasnya Mika tidak bisa berkata-kata sangking senang nya dengan pernyataan Denis


"Kamu ngak membalas perkataan ku"ujar Denis memberikan jeruk pada Mika


"Mau jawaban nya"ujar Mika tersenyum


"Iya lah emang wanita aja butuh kepastian"ujar Denis cepat Mika memegang wajah Denis


"Aku juga sangat mencintai kamu jangan pergi dari ku"ucap Mika tersenyum yg sangat manis


"Benarkah"ujar Denis tersenyum di angguki Mika,Denis meletakan jeruk di bibirnya lalu menempelkan di bibir Mika dan mengunyah nya selingan ciuman mereka dengan jeruk rasa ciuman mereka adalah jeruk mereka saling membalas ciuman


"Ehh kok malah lho yg mesum bukan nya gue"ucap Mika menatap mata Denis


"Lho lupa kita bukan suami istri"lirih Mika mencium pelipis Denis


"Nanti juga kamu akan jadi istri ku"ujar Denis tersenyum memindai wajah Mika


"Iya nanti kita bicara pada ayah tapi setelah ayah menikah sama mama Selly masak iya kita mendahului ayah"ujar Mika tertawa kecil


"Ayah mau nikah lagi"ujar Denis


"Ehh lho ngak tau aja sebesar apa cinta ayah sama Selin"ujar Mika tertawa kecil


"Meski lebaran keong aku tunggu asal nikah sama kamu"ujar Denis tersenyum membuat Mika tertawa


"Bucin lho"ujar Mika terkekeh menggosok kan hidung nya ke telinga Denis memeluk Denis


####


Setelah hasil lap keluar saraf otak Mika baik baik saja tidak ada yg perlu di khawatir kan keadaan Mika makin hari makin membaik Josep juga sudah membuat acara pernikahan nya dengan Selly setelah di bujuk Selly akhirnya mau menikah dengan Josep membuat suasana keluarga Sky makin bahagia


Josep sudah sah menjadi suami Selly akhirnya impian mereka selama ini bisa terkabul Selly menangis haru tidak menyangka bisa bersatu dengan Josep lagi padahal semua nya terlihat mustahil Selly tidak menyangka semua nya terjadi


"Lah kok nangis "ujar Josep menyeka air mata Selly


"Apa kamu pernah memikirkan ini terjadi"ujar Selly serius dengan berurai air mata


"Pernah bahkan aku sudah membayang kan tidak tau berapa juta kali melewati malam bersama mu mendengar teriakkan mu yg sangat indah di bawah tubuh ku"bisik Josep dengan nakal


"Ihh aku serius"kesal Selly memukul lengan Josep


"Wah wah lihat saja betapa perawan tua ini sangat bahagia"ledek Mika dengan semangat


"Mas lihat Mika meledak"ujar Selly cemberut


"Mika kamu harus patuh terhadap ibu tiri mu yg baru"tegas Josep


" Ehh kok malah lebih parah dari Tara"celetuk Mika membuat Mike tertawa geli


"Kak Mika beda mama Tara kan galak tapi tidak mama Selly baik"ujar Mike tersenyum

__ADS_1


"Karna acaranya sudah selesai kalian bereskan ya"ujar Josep mulai merangkul istri baru nya untuk naik ke lantai atas


"Ya capek deh"ujar Mika cemberut


"Istirahat saja kamu kan baru keluar dari rumah sakit"ujar Denis mendekat


"Makasih ayang"ujar Mika mengecup pipi Denis


"Heh heh siapa suruh kamu kayak gitu misah misah"ujar Dini menengahi


"Mika kamu harus tau tidak boleh sembarang mencium meski Denis ini kekasih mu"ujar Dini menjewer telinga Mika


"Ya ela ma kan hanya cium doang mama iri ya ngak punya"ujar Mika menahan telinga nya


"Nih anak di nasehati malah meledak"ujar Dini mengeleng dengan tingkah Mika


"Ssstt mama jangan berpidato pusing dengar nya"ujar Mika


"Kak Mika emang gitu ma nanti kak Denis harus banyak bersabar dengan tingkah kak Mika"ujar Mike terkikik


"Aduh tolongin dong calon suami"ujar Mika memelas


"Itu pantas kamu dapat kan"ujar Denis santai lalu mulai berberes Mika hanya melongo akan hal itu Dini melepaskan jeweran nya


"Mika satu hal harus kamu tau jika Denis tidak mudah menunjukkan sikap nya di depan banyak orang apa lagi seperti tadi jangan harap dia bisa manis terhadap mu"ujar Arumi tersenyum


"Benar tuh kak Mika jadi banyak bersabar"ujar Adel terkekeh melihat Mika cemberut


"Aku sudah lama menantikan hari ini"ujar Josep tersenyum memeluk pinggang Selly


"M...mas g... gimana kita makan"ucap Selly dia benar gugup


"Ngak seru dong harus nya setelah kita melakukan nya baru makan"ujar Josep tidak sabar


"Aku aku aku takut"ujar Selly menyengir dengan kaku


"Seperti biasa saat kamu gelisah dan takut tatap mata ku maka semua aman"ujar Josep tersenyum membelai wajah Selly


"Jika nanti aku hamil gimana"tanya Selly serius


"Ya bagus itu kita kan udah nikah ngak kayak dulu takut melakukan nya takut hamil"ujar Josep terkekeh geli


"Beda dulu dan sekarang jika dulu aku masih muda sekarang beda aku udah tua mas kamu tau sendiri kan berbahaya hamil di usia tua"jelas Selly


"Kamu mau menipu ku ya"ujar Josep


"Siapa yg mau nipu"ujar Selly cepat


"Ya habis nya kamu masak iya kita tidak melakukan nya "ujar Josep cemberut


"Ya mau gimana masak iya kamu tega nanti biarin aku sakit"ujar Selly cepat


"Kamu percaya pada ku"ujar Josep di angguki Selly


"Serah kan saja pada ku"ujar Josep tersenyum


"Terserah kamu aja deh mas hidup dan mati ku hanya ingin bersama mu"ujar Selly tersenyum Josep sangat bahagia dia mengecup kening Selly dengan hangat lalu mereka saling memandang Josep segera mencium Selly


"Bisa sabaran kan"ujar Selly sebal mendorong Josep pelan


"Sayang kamu seperti anak gadis aja malu malu"ujar Josep tersenyum


"Aku udah tua tapi masih gadis karna kamu"ujar Selly kesal


"Oke gini lakukan keinginan kita berdua"ujar Josep memberi saran di angguki Selly,Josep mencium tangan Selly lalu Selly meletakkan tangannya di bahu Josep yg sudah melahap bibir nya dengan lembut Josep mengelus punggung Selly dengan lembut sampai mereka duduk di sofa Selly melepaskan jas Josep yg masih melekat yg masih berciuman panas begitu pun Josep yg Mulai melepaskan gaun Selly dua manusia sedikit menua itu saling menikmati sentuhan memejamkan mata mereka


"Selly aku sangat mencintaimu"ujar Josep mengelus pipi Selly yg sedikit memiliki keriput di wajah nya


"Cinta kita selama nya akan sama seperti dulu"ujar Selly tersenyum memegang wajah Josep lalu Josep kembali mencium Selly melempar gaun itu sama hal Josep sudah bertelanjang dada karna kemeja nya sudah lepas Josep mengecup leher sang istri penuh hangat Selly sudah sedikit lemas memandangi wajah Josep yg masih tampan


"Selly apa aku yg pertama"tanya Josep meletakkan Selly di atas sofa


"Sebelum aku menjawab boleh kah kita di kasur "ujar Selly memelas Josep tersenyum menarik kain terakhir di tubuh Selin sampai Selly benar polos lalu mengedong Selly menuju kasur


"Aku selalu memenuhi janji ku"jawab Selly tersenyum mengelus kepala Josep yg tersenyum pada nya Josep langsung saja melahap bibir Selly mencumbu Selin dengan rasa cinta nya mereka berguling bergantian Selly sangat pemalu dia kembali berada di bawah tubuh Josep


"Nakal "ujar Josep tersenyum melepaskan celananya Selin memeluk leher Josep dan


"Sstt apa kamu berniat membunuh ku"ujar Selly menahan nafas Josep menyatukan kening mereka membelai wajah Selly seketika rasa sakit yg tadi Selly rasakan berkurang dia memejamkan matanya lalu mencium bibir Josep dan Josep mulai mengerak kan tubuhnya menggapai nirwana bersama wanita yg dia cintai seperti keinginan nya Selly berteriak bahkan sangat keras karna Josep , Selly bahkan memukul punggung Josep saat Josep tidak terkendali tapi ya gitu pria jika merasakan kesukaan nya tidak mendengar siapa-siapa hanya bisa ingin merasakan kesukaan nya itu entah apa jadi nya Selly karna Josep tidak mengampuni karna lama nya terpisah membuat Josep.benar ingin melepaskan rasa rindu nya

__ADS_1


__ADS_2