
Setelah Denis berusaha membuka kunci itu ternyata tidak bisa Selin juga ikut menyaksikan itu sekarang mereka tau jika mereka telah di bohongi Mika Selin yg sudah menguasai tempat itu ya restoran itu milik nya karna dia tau kunci itu telah Kanaya berikan pada seseorang jadi untuk menjaga rahasianya tetap aman Selin menjadi kan tempat itu sebagai restoran dia yakin ada yg akan ke sini dan terbukti setelah lama Mika lah pemilik kalung itu melihat reaksi Mika dan Nana tadi Selin sudah menebak jika mereka sudah masuk ruangan itu Selin harus melakukan sesuatu melihat sepertinya Denis tidak bisa melupakan Mika Selin harus melakukan sesuatu
Denis datang ke apartemen Gilang untuk menceritakan apa yg Mika lakukan biar gimanapun Gilang sahabat Denis tentu Gilang dengan senang kehadiran Denis dia juga sudah tau kejadian soal Mika
"Gimana"ujar Gilang mengajak Denis duduk
"Ya gitu"ujar Denis pusing
"Sayang "panggil Gilang
"Bikinin minuman"triak Gilang tidak lama Niti keluar yg tadi tersenyum malah wajahnya masam melihat Denis
"Bikinin minuman dong"ujar Gilang tersenyum Niti nurut pergi ke dapur
"Aku ngak tau harus bagaimana"ujar Denis pusing
"Sekarang gue tanya lho cinta kan sama Mika"ujar Gilang serius
"Iya aku cinta sama Mika masalah nya adalah Mika pembunuh Kanaya aku pernah bahagia bersama Kanaya tapi di hancurkan oleh Mika apa lagi aku udah janji sama Kanaya jika aku akan memberi nya keadilan"ujar Denis pusing
"Selidiki dulu deh kebenaran nya jangan ambil kesimpulan "ujar Gilang
"Minum"ujar Niti meletakkan teh nya lalu duduk di samping Gilang
"Makasih sayang"ujar Gilang tersenyum menyeduh kopi nya Denis pun begitu tapi dia malah menatap Niti bukan rasanya tidak enak tapi rasanya pedas dan asin
"Enak banget deh buatan istri ku"ujar Gilang mengelus kepala Niti
"Iya dong"ujar Niti tersenyum
"Gimana tuan Denis teh nya enak"ujar Niti dengan nada kegeraman Gilang tau Denis menjebloskan Mika ke penjara membuat Niti kesal sampai membuat Mika luka luka
"Iya"ujar Denis tersenyum terpaksa
"Gilang kenapa sih ajak dia ke sini aku kesal melihat nya karna dia Mika luka"kesal Niti melipat tangannya di dada
"Sayang Mika sahabat kamu kan sama Denis juga sahabat aku "ujar Gilang berusaha menjelaskan
"Sekarang pilih aku atau dia"kesal Niti sebal
"Jangan gitu dong"ujar Gilang memelas
"Asal kamu tau ya tuan Denis Mika itu emang jahat kasar tapi dia tidak pernah tuh membunuh orang apa lagi jika Kanaya nya baik Mika hanya menjebak orang jahat jika dia mati ya itu ngak sengaja"ujar Niti
"Maaf ya Denis Istri gue emang kayak gitu"ujar Gilang ngak enak
"Malas lihat wajahnya"ujar Niti lalu berlalu pergi
"Aku tau kok"ujar Denis berusaha tersenyum
"Gini ya Denis jika menurut gue jika benar Mika yg membunuh Kanaya lalu apa motif nya engak mungkin kan dia pembunuh berantai itu"ujar Gilang
"Aku ngak tau"ujar Denis lemas
"Di satu sisi aku sangat mencintai Mika dan di sisi lain janji ku pada Kanaya"ujar Denis
"Sekarang aku benar bingung harus bagaimana"ujar Denis tidak semangat
"Lho selidiki lagi deh soal pembunuhan itu tapi ingat lho harus bantuin Mika juga jika ada yg ingin Mika masuk penjara karna kasus Kanaya berarti Mika tengah di incar"ujar Gilang serius
"Makasih aku balik"ujar Denis berdiri lalu pergi
####
__ADS_1
Setelah makan malam tiba dengan ucapan Mika yg kasar pada Dini akhirnya selesai ya Mika tetap sama bahkan Mika mencemoh Dini dengan kata kasar nya karna kesal melihat Dini di rumah nya ya Dini dan Mike memutuskan tinggal bersama Mika karna cemas dengan Mika tapi Mika benar tidak suka kehadiran Dini yg emang membuat hati nya tidak senang.Mika berdiri di balkon menatap langit malam dengan hembusan angin segar Nana mendekati Mika membawakan Mika secangkir kopi pemberian Ros tadi
"Kamu benci banget ya sama mama kamu"ujar Nana menyeduh teh nya
"Iya sangat benci dia itu hanya berpura pura baik nya "ujar Mika menyeduh kopi nya
"Kamu salah sebenarnya mama kamu sangat menyayagi kamu dan Mike terlihat dari dia memandang kalian dan memperlakukan kalian sebaiknya orang yg kita sayang tidak ada melebihi kasih sayang ibu"ujar Nana tersenyum
"Udah deh gue muak mendengar nya"ujar Mika penuh kekesalan lalu duduk di kursi meletakkan cangkir di meja
"Boleh aku bertanya soal Denis"tanya Nana menatap Mika
"Silahkan"ujar Mika santai
"Apa kamu mencintai Denis"tanya Nana dengan menatap mata Mika
"Pertanyaan konyol"ujar Mika menyeduh kopi nya
"Kamu berusaha menepis rasa mu"ujar Nana tersenyum
"Mika ketahui lah di saat cinta di belakang dan ego di depan maka rasa cinta tidak pernah kita sadar aku bisa menebak kamu itu sebenarnya ada perasaan pada Denis tapi kamu gengsi untuk mengatakan nya "ujar Nana lagi
"Apa buktinya jika gue cinta gue ngak pernah suka sama Denis"ujar Mika dengan cepat
"Jika kita takut kehilangan seseorang berarti orang itu spesial jika kita khawatir pada nya berarti kita berharap dia tetap aman itu awal perasaan cinta "ujar Nana
"Mika kenali hati mu lepas kan rasa itu"ujar Nana
"Jika sebenarnya kamu mencintai Denis"ujar Nana lalu berdiri masuk kamar Mika terdiam menyender kan kepalanya di kursi menatap langit Mika membayang kan kebersamaan nya dengan Denis dari pertama dia ketemu Denis awal nya Mika masih sayang sama Wilkan tapi itu dulu berjalan nya waktu nama Wilkan sudah menghilang
"Masak iya gue mencintai Denis"ujar Mika dengan pelan mengingat lagi kebersamaan mereka
###
Selin mengintai target nya dia akan membuat rencana sebelum Mika membongkar semua nya Selin harus membuat rencana baru Selin lagi melihat wanita tujuan nya adalah menculik 3 wanita yg sama persis seperti Mika poster tubuh nya sesungguhnya Selin jika menculik tidak sendiri dia menggunakan anak buah nya untuk menculik korbannya setelah aman Selin memerintahkan anak buah nya menculik setelah itu dia pergi mencari target lain sampai mendapatkan dua Selin mencari satu wanita dia berkeliling menemukan seseorang duduk di taman poster tubuh gaya rambut semua mirip Mika,Selin segera memerintahkan anak buah nya setelah itu dia menuju markasnya tempat dia sering menyiksa korbannya jika orang berfikir Selin gangguan jiwa orang salah Selin melakukan itu adalah alasan nya pertama jika ada yg berusaha genit sama Denis dia akan membunuh wanita itu yg kedua jika ada wanita dan pria hubungan nya tidak bersatu tapi masih saling mencintai atau salah satu dari mereka masih cinta maka Selin akan menyatukan mereka dengan maut kenapa dia melakukan itu dia cemburu jika ada yg suka sama Denis dan kedua Selin merasa kisah cinta mereka sama seperti dirinya mencintai tapi tidak bisa bersama jadi Selin akan menyatukan mereka sesungguhnya Selin sudah jatuh cinta sama Denis saat mereka masih kecil makan nya dia menyuruh orang membunuh Kanaya karna tidak mau Denis bahagia dengan wanita lain selain dirinya
"Siap"tanya Mika menatap Nana
"Siap"ujar Nana lalu menaiki motor Mika mereka segera meluncur dengan memakai helm setelah beberapa puluh menit mereka sampai di gudang kosong jauh dari kota
"Menurut video Kanaya sih ini tempat nya"ujar Nana melihat dan mereka turun
"Ini kan udah lama jadi kita periksa dulu"ujar Mika melihat tempatnya sepi
"Oke ayo"ujar Nana mereka melihat sekeliling sepi mereka mengendap saat masuk mereka menemukan kardus kosong serta barang rongsokan lain nya mereka terus maju sampai menemukan pintu lain lalu mereka masuk dengan pelan saat masuk mereka menemukan 3 wanita yg terikat dengan di gantung mulut mereka di pasang lakban Mika melirik di bawah mereka ada seseorang duduk dengan membaca buku
"Akhirnya kalian datang"ujar nya lalu menutup bukunya
"Cepat sekali bereaksi nya gue ngak nyangka lho sejahat ini"ujar Mika memasukkan tangannya di saku celana karna dia lagi menyiapkan obat bius Mika mendekat perlahan
"Mika Mika kamu hanya orang baru mengenal aku tidak tau siapa aku"ujar Selin tersenyum sinis
"Stop Selin berhenti lakukan ini semua"ujar Mika mendekat lalu mengankat tangannya ingin menyuntikkan obat bius itu tapi Selin dengan cepat menembakkan obat bius ke Mika dan Nana membuat keduanya jatuh pingsan Selin tersenyum jahat mengambil suntikan itu
beberapa jam kemudian
Mika dan Nana perlahan membuka mata sudah merasa mereka di ikat di kursi mereka berusaha lepas tapi nihil Mika menatap Selin dengan tajam yg lagi makan
"Lepasin gue "teriak Mika kesal
"Licik lepaskan kami"ujar Nana berusaha lepas
"Udah sadar"ujar Selin santai meneguk minuman lalu mendekat pada Mika
__ADS_1
"Kamu pikir aku bodoh Mika bagi ku kamu hanya anak ingusan yg ingin kenal sama aku Kanaya pun tidak mampu jadi kamu jangan harap bisa mengalahkan aku "ujar Selin tersenyum sinis
"Ya gue emang ngak bisa galahin lho tapi gue menang mengambil hati Denis ahhah"ujar Mika tertawa
Plak
"Diam"bentak Selin menampar Mika
"Cih gue ngak takut sama lho Selin"ujar Mika berdecih
"Ohh ya baiklah"ujar Selin mengeluarkan obat bius Mika tadi lalu menyuntikkan pada Mika membuat tubuh Mika melemah dan mati rasa Selin segera melepas ikatan nya
"Sialan lho Selin"geram Mika tidak bisa bergerak
"Lepas kan kami Selin mau apa kamu hah"ujar Nana
"Tenang aku hanya akan memberi Mika pelajaran jangan cemas"ujar Selin santai lalu mengambil target nya menduduk kan di kursi
"Gimana Nana hidup 5 tahun di penjara"ujar Selin santai lalu mencabut kuku wanita itu membuat wanita itu berteriak tertahan
"Apa yg lho lakukan Selin"teriak Mika kesal
"Sstt hanya mempercantik dirinya"ujar Selin tertawa mencabut semua kuku wanita itu
"Hhmm mau nya dari mana ya"ujar Selin berfikir Nana ketakutan melihat cara Selin membunuh
2 jam berlalu
Nana ketakutan melihat Selin membunuh 3 wanita itu sangat mengeri kan Mika hanya geram pada Selin dan diri nya yg tidak bisa apa apa Selin tersenyum puas melihat rasa takut Nana dia tau Mika tidak bisa di taklukkan dengan mudah
"Tenang Nana kamu akan menyusul Kanaya dengan cara yg tidak menyakitkan kok"ujar Selin tersenyum mendekati Nana
"Menjauh dari nya Selin"teriak Mika
"Aghhh"teriak Mika berusaha mengerak kan tangannya tapi tidak mampu
"Emm biasa aku membunuh dengan sadis mengingat kamu pernah jadi temen ku jadi aku akan bunuh dengan cara yg mudah memberi racun mematikan"ujar Selin mengambil racun
"Sstt jangan nangis Nana sampai kan permohonan terakhir mu pada Mika"ujar Selin menghapus air mata Nana
"Mika terima kasih atas semua terimakasih membebaskan ku seperti nya memang waktu nya aku menyusul keluar dan Kanaya terima kasih Mika tangkap orang kejam ini aku yakin kamu bisa"ujar Nana berusaha tersenyum Mika memejamkan mata nya
"Mika jangan lepaskan Denis kamu mencintai Denis jadi jangan sia kan dia karna dia juga mencintai mu aku doakan kamu bahagia bersama nya"ujar Nana sesegukan
"Menjengkelkan"ucap Selin lalu menyuntikkan racun itu
"Tidak"teriak Mika berusaha menggapai Nana yg mulai mengeluarkan busa dari mulut nya Selin tertawa puas mendekati Mika dan menyuntikan lagi obat bius
Selin membakar motor Mika yg tadi di pakai nya dan membawa 5 tubuh itu ke samping jalan raya yg sering di lewati merasa aman Selin meletakkan jasat nya dan Mika yg paling bawah setelah itu Selin pergi
Dengan cepat ada yg menemukan mayat itu para polisi segera datang di TKP memeriksa semua serta banyak awak media yg menayangkan berita itu mereka memeriksa satu persatu sampai menemukan Nana mereka tau Nana tidak asing apa lagi saat jadi asisten Kanaya berita jadi hebo meninggal nya Nana yg lebih membuat hebo adalah mereka juga menemukan Mika
"Stop"ujar detektif itu memeriksa denyut nadi Mika
"Larikan ke rumah sakit"ujar nya ya memang Mika masih hidup di biarkan Selin dia hanya memberi obat bius semua jadi ricuh dengan kabar Mika
###
"Kak kak Denis"teriak Adel mengedor pintu kamar Denis
"Kak"teriak Adel lagi
"Apa Del"ujar Denis keluar
__ADS_1
"Lihat kak Mika dia ada di rumah sakit mengalami insiden"ujar Adel cemas Denis melihat nya rasa cemas melanda hati nya
"Aku harus memeriksa nya"ujar Denis masuk ke kamar setelah menganti celananya segera meluncur Adel dan Arumi di antar oleh supir