Cinta Untuk Sang CEO

Cinta Untuk Sang CEO
Part 19


__ADS_3

Mika belum memberi tau siapa siapa jika dia pulang karna ingin memberi kejutan apa lagi Mika harus banyak menyelesaikan pekerjaan setelah lulus kuliah Mika resmi jadi direktur perusahaan perfilman karna kerja keras nya selama ini tapi tidak banyak yg tau jika Mika adalah pemilik perusahaan baru itu karna Mika merahasiakan nya di perusahaan Mika memiliki asisten yg sangat bisa di andalkan nama nya Alek dia pria datar lebih datar dari Denis apa lagi Alek sangat irit bicara tapi pekerjaan nya jangan diremehkan Alek di bantu oleh teman Mika bernama Ros, Mika di negara Z memiliki 4 orang yg sangat dekat Ros membantu Mika di perusahaan Niti ,Nikita dan Widya mereka semua sangat akrab . Sekarang Mika tinggal bersama Selly karna sangat merindukan Selly biasanya memang Mika tinggal dengan tante nya tapi Mika lebih memilih tinggal dengan wanita itu


"Sayang kamu ngak ngantor"tanya Selly melihat Mika bersantai


"Ngak deh ma kan gue hampir seminggu kerja lembur mulu sekarang mau selesai kan mau lamaran "ujar Mika tersenyum mencium pipi Selly


"Mau nikah nih"goda Selly tersenyum senang


"Dari pada mama ngak nikah nikah"ejek Mika lalu tertawa


"Mama tersinggung"ujar Selly cemberut


"Ulu mana betah Mika lihat mama kesayangan cemberut"ucap Mika tersenyum memeluk leher Selly


"Ma merasa merindu kan seseorang tidak"tanya Mika penasaran dengan perasaan Selly


"Tidak kan udah ada kamu di sini"ujar Selly tersenyum


"Gue merasa ya ma mama ngak nikah karna mencintai mantan mama dulu banyak kan yg mau menikah dengan mama tapi kenapa mama tolak jika engak mencintai mantan mama"ujar Mika menatap Selly


"Mika kamu harus tau mama pernah merasa tidak hidup karna pernah merasakan hidup terpuruk tapi semenjak ada kamu mama merasa hidup di hidup mama hanya ada kamu meski kamu bukan anak mama tapi mama sanga menyayangi mu melihat kamu teluka sedikit saja akan mempengaruhi hidup mamq melihat kamu tidak ada di samping mama membuat mama cemas jadi mama hanya ingin hidup bersama mu selamanya"ujar Selly mengelus pipi Mika lalu memeluk Mika erat


"Makasih ma menyayagi gue kayak gini gue beruntung memiliki mama"ucap Mika membalas pelukan Selly dengan erat


"Sekarang kabari Wilkan jika kamu udah di sini cepat nikah kasih mama anak"ujar Selly tersenyum mengayunkan tangannya seperti mengedong anak


"Siap"ujar Mika hormat lalu berdiri menghubungi Wilkan tapi kekasih nya tidak menjawab telpon jadi Mika mengirim pesan


Wilkan dulu nya hanya karyawan biasa berkat bantuan Mika jadi Wilkan memiliki perusahaan di negara Z tapi tidak pernah Mika ketahui jika Wilkan selama ini seperti apa hidup di lingkungan bebas termasuk Wilkan bebas hidup nya Wilkan memang ingin memperkenalkan Mika di keluarga nya setelah Mika kembali dia menunggu Mika tapi Wilkan butuh kebutuhan biologis nya.Seperti sekarang ini Wilkan membelai wajah wanita tidur di samping nya melirik ponsel melihat Mika menelpon tapi Wilkan meletakkan kembali lalu mencium bibir wanita itu membuat wanita itu terbangun Wilkan kembali menyerang nya


"Aku mohon please henti kan semua ini"mohon nya memegang wajah Wilkan


"Ssttt penuhi kebutuhan ku"ucap Wilkan lalu memasuki wanita itu seketika wanita itu bereaksi dengan air mata sejenak Wilkan berhenti karna ada pesan dari Mika


"Mika sudah kembali"gumam Wilkan


"Aku mohon lepaskan aku"ujar nya memelas Wilkan meletakkan ponselnya


"Sampai kapan pun aku tidak pernah melepaskan mu"bisik Wilkan kembali melanjutkan aktivitasnya memenuhi kebutuhan nya


Mika memberi kabar semua untuk berkumpul karna sudah lama dia pergi teman nya dengan cepat menyetujui nya sebelum nya Wilkan tidak tau siapa Mika karna Mika merahasiakan nya Mika juga meminta teman nya berjanji untuk tidak memberi siapa pun siapa diri nya


"Oleh oleh nya dong"ujar Niti semangat


"Oleh oleh apaan orang Mika udah datang seminggu yg lalu"ujar Ros sama dia tidak bisa mendapatkan oleh oleh


"Gimana mau beli oleh-oleh jika gue dapat tugas dari ayah gue mau cepat pulang bosan di sana "ujar Mika santai


"Rindu tau Mik"ujar Widya memeluk Mika dengan erat


"Ehh lihat Widya punya cowok lihat"ujar Mika menggoda melihat ada tanda merah di leher Widya tapi Widya malah menuduk


"Ehh kenapa awas jangan sampai kasus lho sama kayak Niti gue bunuh tuh cewok"ujar Mika kesal


"Ros lihat lah Mika tega sekali gue aja sampai ngak bisa sama pangeran gue hiks hiks"ujar Niti menangis memeluk Ros


"Ehh lho ini bodoh sekali mau nyerahin sama pria playboy seperti Gilang sialan itu"kesal Mika


"Udah kenapa ribut sih"ujar Nikita mererai


"Hai Sayang"ucap Wilkan memeluk Mika lalu mencium pipi Mika membuat Mika terdiam dia jadi teringat Denis pria itu sangat lah aneh tidak tertarik dengan Mika padahal semua orang sangat menyukai Mika


"Hei kok bengong"ujar Wilkan mengusap pipi Mika


"Tidak , cuman ingat sama teman gue"ujar Mika tersenyum


"Jadi gimana kapan mau ketemu sama keluarga"ujar Wilkan merangkul Mika


"Sekarang juga boleh karna kata mama Selly dia mau ketemu sama lho"ujar Mika serius


"Ya udah ayo"ucap Wilkan berdiri


"Gaes gue pergi dulu ya duluan"ujar Mika ikut berdiri


"Oke tunggu kabar baik ya"ujar Nikita semangat lalu Mika dan Wilkan pergi


"Lho kenapa sih Widya"tanya Niti heran melihat Widya


"Ngak papa"ujar Widya tersenyum

__ADS_1


Mika di ajak Wilkan ketemu dengan keluarga nya Mika sopan saja ketemu calon mertuanya Wilkan pun menjelaskan jika dia akan menikah dengan Mika bersama keluarga nya karna memang Wilkan sudah mengatakan jika dia akan menikah dengan Mika


"Jadi ini nama nya Mika"tanya ibu nya menilai Mika yg hanya memakai baju kaos dan celana jeans


"Iya ma"ujar Wilkan tersenyum


"Keluarga kamu memiliki bisnis apa"tanya ayah


"Emm ayah kerja nya sebagai tukang ojek"ucap Mika tersenyum sopan


"Apa ojek"ujar mereka


"Wilkan masak kamu mau nikah sama Mika yg ayah nya ojek kamu itu udah sukses Wilkan"ujar ibu nya


"Iya Wilkan mending kamu sama wanita kemarin aja"ujar sang ayah Mika menoleh pada Wilkan


"Mama ngak setuju kamu nikah sama anak tukanh ojek Wilkan mau tarok di mana muka mama"ujar ibu nya Mika tersenyum sinis berusaha menahan amarahnya


"Emm Mika kamu juga kenapa pakai baju kaos sih aku jadi malu"ujar Wilkan menilai


"Ya mau gimana gue kan suka baju kaos"bisik Mika


"Tapi benar apa kata mama jika kamu miskin aku malu nanti nya punya istri miskin ubah sedikit penampilan mu"ujar Wilkan


"Lho sadar dengan ucapan lho"ujar Mika


"Tutup mulut mu"ujar ayah nya


"Dengar ayah kamu hanya tukak ojek tidak pantas bersama Wilkan lagian kenapa ayah kamu sampai jadi tukak ojek jangan jangan ibu mu hanya ART orang miskin seperti kalian hanya penjilat harta"ujar ayah nya lagi


"Heh jaga ucapan lho"teriak Mika emosi menunjuk ayah Wilkan


Plak


"Mika jangan kurang ajar"ujar Wilkan menampar Mika seketika hilang sudah kesabaran Mika dia berdiri tanpa berkata dan pergi


"Mika tunggu"ucap Wilkan mengejar


"Lepas"ujar Mika menarik tangannya


"Coba lah kamu ubah penampilan kamu jangan kayak gini biar aku ngak malu banget"ucap Wilkan


"Siapa perempuan yg di bilang ayah lho"tanya Mika


"Please berubah lah demi aku"ujar Wilkan memelas


"Buat apa Wilkan lho ngak bisa menghargai gue setidaknya lho membela gue tapi nyatanya apa lho malah menghina gue"ujar Mika menepis tangan Wilkan


"Lho berubah semenjak punya kekuasaan dan gue kecewa sama lho apa lho punya cewek lain gue emang cinta tapi gue ngak bisa menerima cowok yg ngak bisa menghargai gue"ujar Mika kecewa


"Ayo lah Mika ini juga salah kamu jika kamu berpenampilan lebih bagus dari ini mungkin orang tua ku akan menerima nya "ucap Wilkan


"Udah gue butuh waktu menerima ini semua"ujar Mika lalu pergi Mika terlalu kesal keluarga Wilkan merendahkan nya dan keluarga nya yg lebih membuat Mika kecewa Wilkan malah ikutan menyalahkan penampilan nya Mika bukan tidak mampu tapi karna Mika menyukai memakai baju kaos ya menurut Mika memakai hal yg nyaman itu yg utama


###


"Sumpah gue kesal banget sama Wilkan"geram Mika berbaring di dekat Ros yg lagi pokus menatap laptop


"Tumben sekali "ujar Ros santai


"Gimana tidak kesal ayah gue di hina hanya karna gue bilang tukang ojek dan Wilkan malah ikutan menghina gue karna gue terus memakai baju kaos"kesal Mika membara Ros menoleh


"Lho bilang sama camer lho jika ayah lho tukak ojek"ujar Ros menyakinkan Mika menganguk dan seketika Ros tertawa


"Tuan Josep Sky di rendah kan ahahh lucu sekali"ucap Ros terpingkal


"Apaan sih lho buat gue makin kesal"ujar Mika menimpung kepala Ros pakai bantal


"Lho juga sih yg gila ngomong kayak gitu "ujar Ros terkikik


"Ya awal nya gue mau becanda mau lihat reaksi ayah gimana jika tau besan nya bilang dia tukak ojek tapi malah mereka menghina nya "kesal Mika duduk meraih minuman Ros


"Tapi kayak nya Wilkan punya cewek deh"ujar Mika curiga


"Punya cewek kayak gimana"ujar Ros ikut serius


"Tau ahh masih kesal "ujar Mika frutasi lamaran nya gagal lagi membuat Mika frutasi


###

__ADS_1


🌙🌙🌙


Wilkan berusaha menghubungi Mika untuk meminta maaf dan kembali tapi Mika tidak menjawab telponnya karna masih kesal Wilkan mengumpat dengan kesal.Wilkan lalu pergi ke sebuah cafe


"Mau pulang"ucap Wilkan pada wanita yg baru keluar dari cafe


"Iya aku pulang sendiri aja"ujar nya pelan


"Baby kenapa lagi"ujar Wilkan memegang tangan wanita itu


"Aku mohon lepaskan aku Wilkan kamu lebih baik bahagia bersama Mika please jangan mempersulit aku"ucap nya memelas


"Hei kenapa "ujar Wilkan menangkup wajah wanita itu


"Kamu tempat aku bersander sayang kamu sangat mencintai ku kan "ujar Wilkan mengelus pipi nya


"Tapi Mika"ujar nya ragu


"Sstt aku bisa atasi semua nya kamu hanya perlu menurut para ku"ujar Wilkan lalu merangkul bahu wanita itu mengajak nya ke hotel


Wilkan memesan hotel merangkul wanita itu sepanjang jalan menciumi nya wanita itu tidak menolak karna dia juga sangat mencintai Wilkan mengabulkan semua permintaan Wilkan


Wilkan mendorong pelan tubuh wanita itu tersenyum manis melepaskan baju nya satu persatu Wilkan segera merangkak ke tubuh wanita ituu


"Janji dulu jika Mika tidak akan tau tentang ini semua"ujar nya menahan dada Wilkan


"Kamu perlu tau jika aku selalu melindungi mu"ujar Wilkan lalu mencium wanita itu dengan meraba dres wanita itu mereka semakin intim Wilkan menyelimuti tubuh mereka semakin dalam saling mencumbu dengan rasa cinta Wilkan kembali memasuki wanita itu membuat wanita itu memeluk leher Wilkan dengan erat Wilkan sangat senang menuntaskan rasa yg sudah akan meledak


"Lho tau siapa gue"ujar Roa pada manajer hotel itu


"Nona saya mohon ini privasi perlagan kami"ujar nya memohon


"Udah bantaia aja"ucap Nikiti tidak sabar mereka sudah mendapat informasi jika Wilkan membawa wanita ke hotel jadi mereka berbondong-bondong ingin menghajar Wilkan dan pasangan nya


"Heh lho berikan kunci cadangan atau lho benar kami lenyap kan"ujar Mika tajam wanita itu ketakutan apa lagi dia mengenal Ros cukup berpengaruh yg ada karir nya akan bermasalah dengan gemetar dia menyerahkan kunci itu


"Ayo"ujar Mika menuju kamar Wilkan


"Kalian siap"ucap mika memegang gangang pintu


"Siapa"ujar mereka semua mengerak kan tulang mereka siap menghajar dua sejoli itu


Ckelk


Mika dan teman nya langsung masuk dan melihat Wilkan yg menoleh karna rasa mengebu melihat Wilkan di bawah selimut Mika dengan langkah besar menarik selimut bisa di lihat Mika dengan jelas badan mereka menyatu di bawa selimut


"Ehh mata teman gue masih polos meski udah lakuin itu"ucap Ros menutup mata Niti


"Apan lho Wilkan"bentak Mika marah lalu menarik Wilkan


"Widya"ucap mereka semaua kaget melihat siapa selingkuhan Wilkan ternyata teman Mika sendiri seketika rasanya Mika ingin pingsan melihat kedua nya menyatu apa lagi mereka melihat lendir di bagian pribadi Widya sudah pasti mereka melewati beberapa kali


"Mika kamu ini apaan sih"ujar Wilkan menutupi tubuh Widya dan mengambil celananya


"Lho yg apaan Wilkan lho selingkuh sama sahabat gue sendiri"teriak Mika mengebu


"Dasar penghianat "teriak Nikita tidak terima dan duduk di atas tubuh Widya


Plak plak plak plak


"Hei apa yg kamu lakukan"ujar Wilkan mendorong Nikita yg menampar Widya


"Lho urusan sama gue"ujar Mika menarik Wilkan lalu menamparnya


"M...Mika hentikan"ujar Widya hanya mampu menarik selimut


"Tutup mulut lho"triak Mika murka


"Lho tau kayak Pela*** apa lho sadar yg lho lakukan hah lho sadar"teriak Mika benar tidak bisa menahan amarahnya


"Lho keterlaluan Widya"ujar Ros lalu mencekik Widya dengan cepat Wilkan menarik Ros


Plak


"Hentikan"teriak Wilkan menampar Ros dengan kuat


Plak


"Berani nya lho menampar sahabat gue"bentak Mika menampar Wilkan

__ADS_1


"Gue akan membunuh lho"teriak Mika sudah sangat marah mencekik Wilkan


"Mika aku mohon jangan sakiti Wilkan Mika aku sangat mencintai nya tolong Mika"ucap Widya memeluk kaki Mika dengan menangis Mika terdiam mendengar itu pengakuan cinta dari sahabat nya untuk kekasih nya


__ADS_2