
Saat sampai Mika sangat takjub dengan pulau itu yg begitu indah bahkan Mika meninggal kan Denis yg masih bicara dengan bodyguard dan pelayan nya seperti mengarahkan sesuatu.Mika memasuki rumah itu seperti vila saat masuk sudah melihat ruang tamu yg indah di samping nya itu taman di samping nya lagi kolam Mika menelusuri ada 2 kamar yg sama besar seperti emang di susun untuk liburan Mika membuka pintu belakang yg ternyata pantai yg debur ombak
"Kamu suka"bisik Denis memeluk Mika
"Waw indah kamu bikin untuk ku"ujar Mika sudah kepedean
"Tidak sih ini aku bikin untuk seseorang terpenting dalam hidup ku yaitu istri ku"ujar Denis melingkar kan tangannya di perut Mika
"Awal nya sih aku bikin untuk bulan madu ku untuk Kanaya karna pasti dia akan jadi istri ku tapi ternyata tidak"jelas Denis
"Meski begitu aku sangat menyukai nya"ujar Mika berbalik
"Tapi masak kamu membiarkan bodyguard dan pelayan menunggu di luar"tanya Mika
"Aneh deh kamu itu juga kaya masak iya dengan bangunan seperti ini kamu ngak ngerti kamu ngak lihat bangunan di samping"ujar Denis heran Mika mengigat emang tadi ada dua bangunan yg berarti itu kusus pelayan
"Ehh iya kok aku jadi bodoh ya"ujar Mika menyengir
"Atau kamu aja yg norak"ujar Denis santai Mika sangat kesal sampai dia memukul dada Denis dengan kuat
"Enak aja bilang aku norak"kesal Mika
"Iya iya"ujar Denis menyelip kan rambut Mika di telinga
"Mau jalan jalan dulu apa gimana"tanya Denis menatap wajah Mika
"Emm ini udah mau sore besok aja jalan nya"ujar Mika melirik jam nya Denis menangkup wajah Mika mencium sekilas bibir itu
"Denis"ujar Mika memegang tangan Denis di wajahnya
"Kamu takut"kekeh Denis
"Malah aku ngak sabar"ujar Mika dengan cepat ,Denis menggeleng pelan emang Mika belum tau apa jika melakukan yg pertama itu menyakitkan atau Mika sudah tidak segel lagi tapi apa pun itu Denis tetap mencintai Mika dan menerima Mika apa ada nya
Denis mencondongkan wajah nya lalu mencium bibir Mika dengan pelan Mika menarik baju Denis semakin memperdalam ciuman mereka melihat itu Denis memeluk pinggang Mika memperdalam ciumannya di terima baik oleh Mika
"Jadi kan aku milik mu"ucap Mika memeluk kepala denis yg meninggal kan jejak di leher nya
"Akan ku buktikan jika aku sangat perkasa"bisik Denis penuh seringainya tapi Mika tidak menyadari nya Denis menuntun Mika ke sofa karna mereka masih di ruang tamu Mika membalik tubuhnya membuat Denis yg duduk Mika duduk di pangkuan Denis mengapit kedua kaki Denis dengan masih berciuman
"Ambil nafas"ucap Mika tersedak kehabisan oksigen Denis mengusap bibir Mika yg basah dan merah hanya memberi Mika beberapa waktu Denis kembali mencium bibir itu kini semakin agresif Denis menekan tengkuk Mika dengan kuat dan mengigit bibir itu
"Kok malah lho yg mesum sih"ujar Mika memukul bahu Denis
"Itu tidak seberapa"ujar Denis terkekeh menyusup kan tangannya ke punggung Mika dia kembali mencium Mika baju kaos Mika tergeletak begitu saja sedangkan kedua nya masih berciuman seperti tidak ada puas nya Mika menahan tubuhnya di sofa saat Denis membenamkan kepalanya di dada Mika rasa nya aneh Mika belum merasakan itu
"Denis"lirih Mika mengigit bibirnya melihat itu Denis melahap lagi bibir Mika memeluk erat tubuh Mika itu
"Sstt sialan lho kayak mau menghabisi gue"jerit Mika saat Denis mengigit leher nya Denis tidak mendengar dia berpindah ke bahu polos Mika membuat tubuh Mika meremang
"Gue aduh gue lemas"lirih Mika terkulai Denis tertawa kecil mengedong Mika
"Ini hanya permulaan"kekeh Denis membuka pintu kamar dan menutup nya kembali Denis meletakkan Mika yg nafasnya memburu Denis melepaskan baju nya dan menindih Mika melepaskan kain yg menutupi dada Mika sampai dada itu polos terlihat jelas oleh Denis bekas tembakan itu Denis mencium nya membuat Mika kembali menjerit
"Apa sakit"tanya Denis dengan serius
"Bukan tapi geli kayak gimana gitu"ujar Mika mengatur nafasnya nya Denis hanya mengeleng mencium bibir Mika menyatukan jemari mereka Denis mencumbu Mika dengan cara nya sendiri sesekali Mika melengkuh karna tidak dapat menahan rasa itu
__ADS_1
"Lihat Mika"ujar Denis tersenyum melihat tubuh Mika sudah polos yg mengatur nafasnya
"Lihat apa"ucap Mika pelan masih mengatur nafasnya Denis menarik selimut menutupi bagian bawah tubuh mereka lalu melepaskan celananya Denis tersenyum yg tidak dapat di pahami Mika lalu Denis mencium leher Mika lagi membuat Mika mengigit bibirnya dan seketika rasa itu berubah
"Aghhh apa yg lho lakukan tulang gue patah"teriak Mika dengan keras Denis melahap bibir biar Miak tidak berteriak karna Denis lagi memaksa masuk Mika memberontak kesakitan
"Ssttt ini rasa yg pertama Mika tahan sebentar"ujar Denis mengelus wajah Mika
"Lho ngak tau gue ngak pernah nangis tapi ini rasanya sakit gue ngak mau lanjut jika rasanya kayak gini"ujar Mika dengan mata berkaca-kaca
"Hei ini baru kamu sendiri yg bilang 3 hari 3 malam"ujar Denis menunjuk jari nya
"Denis gue benar ngak mau lepaskan"mohon Mika, Denis mengakat tangan Mika meletakkan di leher nya
"Baik lah"ujar Denis tersenyum lalu mencium bibir Mika tangannya dia lingkar kan di bahu Mika sedang bibir Denis menarik dengan lembut pinggul nya juga bergerak merasakan jika Denis berbohong rasanya sangat sakit sampai Mika benar menetes kan air matanya ,Denis sudah menyatu dengan Mika menatap Mika yg menangis
"Sstt jangan nangis"bujuk Denis mencium kening Mika
"Sakit"ujar Mika memelas Denis kembali mencium Mika dengan gerakan nya yg begitu lembut
Beberapa jam kemudian
Denis terkikik melihat Mika menangis di bawah selimut sedang kan Denis baru selesai mandi dia sudah berhasil menaklukkan yg di bilang Mika sangat galak lihat saja Mika menangis karna merasa sakit
"Berhenti nangis sayang"ujar Denis tersenyum
"Gue ngak mau jadi istri lho"ujar Mika kesal
"Hei sekarang kamu mengakui kan betapa aku ini sangat perkasa"ujar Denis lalu melepaskan handuk nya
"Ayo kita melakukan ronde kedua"ujar Denis dengan santai, Mika melotot
Denis mencium kening Mika yg sudah terlelap di pelukannya memang Denis merasa dia keterlaluan memaksa istri nya 5 kali 2 kali di kasur 3 kali di kamar mandi tapi Denis tidak berdaya saat melihat tubuh Mika dia ingin lagi lagi dan lagi membuat dia hilang kendali memaksa istri nya bahkan Mika memohon untuk berhenti sampai menangis
Cup
"Lain kali aku tidak akan membiarkan kamu menangis"ujar Denis mengecup kening Mika dan mencium kedua mata Mika yg sembab Denis menarik selimut ikut memejam mata nya
####
ombak yg menerjang karang terdengar jelas di telinga Mika yg masih tertidur sinar pagi seolah tidak membiarkan Mika tidur dengan nyenyak Mika membuka mata tidak melihat kehadiran Denis di sisi nya Mika berbalik ternyata Denis sudah berpakaian rapi duduk di sofa tengah melihat laptopnya dengan pokus
"Aww sstt"Mika meringis saat akan duduk mendengar itu Denis berdiri duduk di samping Mika
"Pagi"sapa Denis mencium kening Mika yg menekuk wajahnya
"Mau sarapan udah aku bikinin"ujar Denis mengambil piring berisi nasi goreng
"Ngak mau nanti saat aku udah kenyang kamu malah menghabisi tenaga ku"ketus Mika suara nya terdengar serak karna terus berteriak semalam
"Ngak lagi aku janji tidak akan mengulangi nya membuat mu menangis"ujar Denis tersenyum
"Makan ya setelah itu mandi"ujar Denis mengusap pipi Mika ya karna semalam belum makan dan lapar jadi Mika memakan nasi goreng itu Denis segera berdiri duduk di sofa lagi Mika melirik Denis dia tidak akan menggoda Denis dengan mengatai nya tidak jantan nyatanya sesuatu itu lah membuat Mika sangat kesakitan sampai nangis semalam
"Kenapa menatap ku seperti itu apa kamu mau lagi"ujar Denis serius
"Tidak"ujar Mika cepat segera menghabisi nasi nya
__ADS_1
"Denis"panggil Mika setelah dia meletakkan piring nya yg sudah kosong
"Masih sakit aku mau mandi"ujar Mika dengan wajah imut nya Denis berdiri memberikan kecupan manis nya di pipi Mika
"Ayo"ujar Denis segera menggendong Mika tapi tubuh Mika polos hingga terlihat lah seluruh tubuh Mika yg merah seperti di gigit nyamuk dari leher bahu tengkuk dada perut sampai bagian bawah tubuhnya seperti bersisik
"Aku mau pulang mengatakan jika kamu menyakiti istri mu"ujar Mika cemberut
"Lalu apa yg kamu katakan mami dan ayah tidak akan percaya jika aku memukul mu"ujar Denis menurun kan Mika
"Menyebalkan "kesal Mika menekuk wajahnya Denis meletakkan Mika ke bathtub tadi Denis sudah menyiapkan air mandi untuk Mika
"Mandi lah aku mau menyelesaikan pekerjaan ku sebentar"ujar Denis lalu berlalu
"Denis benar sialan bisa bisa nya itu sangat menyakitkan bukan nya orang bilang enak tapi rasanya tubuh ku terbelah"ujar Mika mengomel lalu ada suara ponsel di samping nya ternyata ponsel Denis yg tinggal Mika melihat nya
"Apaan cewek ini menggoda suami orang mengatakan ahh tuan Denis sangat tampan ahh tuan Denis keran menyebalkan hei dia udah nikah ngak usah muji kayak gitu"omel Mika melihat akun suaminya banyak sekali pesan dari cewek centil mengirim pesan pada Denis
"Dia juga pasang foto istri yg paling seksi kek"kesal Mika meletakkan ponselnya segera mandi Mika akan membuat foto yg paling seksi nanti nya
Setelah selesai mandi dan memakai baju mandi Mika memanggil Denis dan Denis membantu nya setelah itu Mika membongkar semua isi tas nya hanya baju kaos yg di bawa Denis karna itu yg Mika suka Mika kesal kenapa dia tidak membawa baju yg bagus
"Cari apa Mika kenapa semua barang kamu keluarin"tanya Denis menatap Mika
"Aku lagi malas memakai baju ini aku mau agak tampil beda gitu tapi ngak punya"ujar Mika sedikit kesal
"Coba buka di lemari itu baju yg mau aku kasih sama Kanaya tapi belum sempat dia udah meninggal belum sempat aku beresin juga"ujar Denis kembali bekerja Mika membuka lemari ada beberapa baju yg menurut Mika sangat bagus ya meski itu untuk Kanaya tapi ini lagi kepepet jadi Mika mengambilnya
"Waw tinggal di bantu make up aku jadi yg tercantik ya emang cantik"ujar Mika bicara di cermin Mika dengan pelan menyeret kaki nya menuju meja rias mulai memoles wajah dengan make-up setelah penampilan nya sangat cocok Mika membuka kamera ponsel Denis mulai mengambil foto nya
"Denis bantuin ngak bagus nih"kesal Mika saat dia mengambil foto nya tapi kurang puas Denis pun mendekat
"Cepat fotoin"ujar Mika menyerah kan ponsel itu dan Denis setelah selesai mengambil foto Mika menyerah kan lagi ponsel itu
"Ulang ini jelek"kesal Mika dan Denis mengulang lagi
"Masih jelek Denis bisa ngak sih mengambil foto"ujar Mika mulai kesal merasa kurang puas
"Mau apa sih ini udah cantik"ujar Denis heran dengan Mika
"Cowok mah ngak ngerti"sindir Mika lalu dia tersenyum seperti mempunyai ide
"Gimana panggil pelayan"tanya Mika pada Denis
"Kamu butuh sesuatu biar aku aja"ujar Denis
"Panggil aja Denis ahh ribet banget sih"kesal Mika, Denis keheranan dengan Mika tapi meski begitu Denis tetap memanggil pelayan tidak lama pelayan mengetuk pintu Denis segera mempersilahkan nya masuk
"Lho nanti fotoin pokoknya yg paling romantis dan paling bagus"ujar Mika menyerah kan ponselnya
"Ayo kemari"ujar Mika pada Denis ,Denis berdiri saja membuat Mika kesal
"Mesra dikit napa kamu mah buat aku kesal mulu"ujar Mika
"Aku binggun kamu mau apa"ucap Denis heran
"Aku mau tunjukkin jika kita saling mencintai dan bahagia biar cewek genit itu tidak mengirim pesan yg membuat aku kesal"ucap Mika dengan emosi Denis tertawa kecil melihat Mika cemburu
__ADS_1
"Ya udah sini"ujar Denis menarik Mika menghadap kamera Denis memeluk Mika dari belakang meletakkan wajah nya di leher Mika memejamkan mata merasa pas pelayan itu mengambil foto Denis mengubah lagi pose nya saling berhadapan lalu Denis menatap bibir Mika yg sangat cocok apa lagi dengan baju kedua nya sangat pas
"Lihat"ujar Denis mengambil ponsel nya Mika puas melihat nya segera Denis menyuruh wanita itu pergi Mika duduk di kasur mulai memposting foto mereka tadi dengan caption istri tercinta ku Mika terkikik melihat itu dan Denis hanya menggeleng kan kepala nya melihat tingkah Mika emang Denis sering mendapat kan pesan seperti itu bahkan ada yg mengatakan cinta nya tapi Denis tidak menanggapi nya