Cinta Untuk Sang CEO

Cinta Untuk Sang CEO
Part 49


__ADS_3

Setelah di beri tau Farul jika Chika hari ini ada pemotretan di salah satu perusahaan menjadi model baju yg akan di luncurkan Mika segera datang ke tempat pemotretan tapi tetap bersama Farul dan Selly sebenarnya Mika ingin sendiri mengahadapi Chika tidak perlu bantuan tapi kedua nya masih cemas meninggalkan Mika apa lagi keadaan Mika belum sepenuhnya stabil.Farul masuk ke perusahaan itu mencari tempat pemotretan Farul menyamar jadi pembersih biar tidak ada yg curiga setelah rasa cukup Farul kembali ke mobil menjelaskan semua nya jika sekarang itu waktu nya tidak tepat karna sedikit banyak orang nanti nya Farul menyarankan Mika datang di saat istirahat


"Lihat itu"ujar Farul menunjuk di atas gedung


"Nanti pada saat istirahat aku akan menaikkan kamu di jendela itu karna itu tempat ruangan istirahat Chika tapi apa kak Mika takut ketinggian karna ini lumayan tinggi"jelas Farul serius


"Tidak masalah"ujar Mika mengerti


"Mika nanti jika ada masalah kamu cepat kasih kode ke Farul biar Farul dengan cepat membantu"ujar Selly cemas


.


"Iya ma aku ngerti"ujar Mika tersenyum mereka menunggu Farul kembali masuk ke dalam perusahaan melihat kapan waktunya istirahat setelah rasa aman Farul memberi kode pada Mika


"Huh semalam sangat menakutkan masak iya itu Mike dia kan penakut tidak mungkin ingin menakuti ku"gumam Chika melihat pantulan nya dia menceritakan pada mamanya dan Ethan soal kejadian semalam meski tidak percaya Ethan menyakini jika Mike tengah mengerjai Chika


"Mending aku pokus saja"ujar Chika menambah makeup nya lalu mengeluarkan ponselnya Mika berdiri jauh dari Chika hingga hanya pantulan nya yg terlihat di cermin


"Mika"gumam Chika melihat di cermin dia segera menoleh dan Mika bersembunyi


"Aku harus pastikan"ujar Chika penasaran lalu dengan pelan melangkah di tempat penyimpanan baju saat Chika membuka Mika menelengkan kepalanya dengan meremas botol seakan kepala Mika patah di tambah darah yg mengalir di kepala Mika


"Aghhhhhhh"teriak Chika histeris langsung lari ketakutan semua hanya menatap Chika yg lari tanpa ada jeda sampai dia lari melalui tangga darurat dan tergelincir dari lantai 10 sampai lantai paling bawah mendengar kegaduhan semua melihat dan Chika sudah tergeletak dengan darah di kepala dan tubuhnya


"Telpon ambulance"ujar seseorang mereka dengan sigap Farul melihat itu hanya datar dan segera membantu Mika turun lagi


"Cepat sekali karma nya"ujar Mika bersender di jok mobil Farul segera melaju kan mobilnya


"Chika parah banget ya sampai ada ambulance"ujar Selly bertanya


"Menurut ku ya melihat keadaan Chika tadi antara koma atau masuk kuburan"ujar Fatul lalu tertawa dengan datar


"Manusia seperti itu pantas dia dapat kan rakus terhadap harta tapi tidak ingin bekerja keras sehingga merugikan orang lain lebih baik dia seperti itu"ucap Farul datar


"Urusan Chika selesai waktu nya Tara"ujar Miaka datar


"Mika kenapa kamu tidak mentargetkan Gino"ujar Selly jadi penasaran Mika terdiam menatap jendela mobil


"Nanti biar mama Dini yg menghukum nya selain dia pria yg di cintai mama Dini dia juga ayah dari Denis aku ngak mau ma menghukum nya aku menghargai nya"ujar Mika masih menatap keluar


"Kamu cinta sama Denis"tanya Selly tersenyum


"Hubungan cinta ku sama Denis sudah berakhir ma Denis sangat membenci ku cinta hanya tinggal cerita antara aku dan Denis"lirih Mika entah kenapa hati nya sangat pilu mengingat itu semua mata Mika berkaca kaca memejamkan mata menekan rasa sakit itu


Tara sangat syok mendengar Chika koma akibat dia jatuh dari tangga itu Tara tidak menyangka anak nya akan mengalami kecelakaan itu membuat lebih Tara tidak habis saksi mangatakan sebelum Chika jatuh dia sempat berteriak histeris karna cerita Chika semalam Tara menyakini jika Mike lah berulah dia kehilangan kesabaran langsung mengajak polisi


"Pak tangkap dia"ujar Tara masuk ke rumah Sky


"Ada apa ini"ujar Dini berdiri karna mereka lagi nonton


"Kamu jangan ikut campur Mike kan melakukan ini semua sampai anak saya masuk rumah sakit"tunjuk Tara membuat Dini benar emosi


"Dengar ya Tara aku selama ini bersabar dengan mu menyakiti Mike tapi tidak kali ini Mike sangat terpuruk kehilangan kakak nya malah kamu tuduh dia sekejam itu"ujar Dini kesal


"Udah ngak usah ngelak tangkap aja pak"ujar Tara emosi


"Kamu membuat kesabaran ku habis Tara"ujar Dini benar emosi


"Chika jatuh dari tangga itu pasti ulah Mike yg menakutinya iya kan"ujar Tara


"Cih asal kamu tau Mike dari semalam aku menemani nya tidur hari ini juga seperti itu dia selalu bersama ku tidak percaya bisa tanya pembantu dan cek cctv"ujar Dini sinis


"Baik bu apa kami di izinkan memeriksa"ujar polisi


"Silahkan"ujar Dini santai lalu mengelus tangan Mike yg memeluk nya polisi bertanya pada para pelayan dan memeriksa cctv memang benar Mike ada di rumah semalam dan hari ini ya tentu karna pelaku nya adalah Mika


"Maaf bu Tara tuduhan anda tidak benar sama sekali nona Mike dari semalam berada di rumah hari ini juga begitu jadi bukan nona Mike pelaku nya"ujar polisi


"Kita langsung saja ke TKP"ujar nya lagi


"Permisi"ujar nya lalu berlalu pergi Tara juga hanya mampu menatap Mike dengan tajam sebelum dia pergi

__ADS_1


Mika lagi menyusun rencana nya untuk Tara harus bagaimana Tara bukan orang yg bodoh bisa takut seperti Chika saat melihat Mika dia pasti akan memberontak atau nanti akan mencelakai Mika jadi Mika berfikir keras harus membuat rencana apa


"Keadaan nona Mika semakin baik tapi tetap minum obat dan istirahat nanti kepala nya kita periksa lagi perut nya juga masih belum sembuh luka nya masih belum kering"jelas dokter mengemas alat nya


"Iya dok"ujar Selly melihat Mika terdiam lalu Selly mengantar dokter itu keluar Mika berbaring


"Denis lagi apa ya apa sekarang dia lagi bersama Selin"gumam Mika karna Mika tau sedekat apa mereka


"Hah Mika lho Gayus pokus jangan belok oke"ujar Mika menyemangati dirinya sendiri lalu memejamkan matanya


###


"Mika dari pada kamu membuang tenaga mending kamu adu domba saja mama yakin orang seperti mereka itu tinggal di kasih api maka saling menjerumuskan"ujar Dini memberikan Mika makan yg lagi berbaring


"Mama setuju itu Mika dengan kamu seperti ini akan membahayakan diri kamu bukan kah kamu belum sembuh"ujar Selly ikut duduk


"Iya juga sih tapi harus bagaimana Selin itu bukan orang bodoh"ujar Mika binggun


"Jika kamu membuat kesalah pahaman maka mereka akan saling melaporkan ke polisi kasus pembunuhan kamu"ujar Selly


"Iya juga tapi harus bagaimana"ujar Mika binggun


"Sepertinya aku tau tapi tetap aku hatus turun tangan tapi kali ini berbeda tidak membahayakan"ujar Mika tersenyum licik seperti nya dia menemukan ide akan hal itu


###


Mika bertukar peran dia akan menyamar menjadi Mike.Mika menatap dirinya yg sudah berpenampilan seperti Mike dengan rambut tergerai mengunakan dres berwarna merah dengan kulit tubuh Mika yg putih sangat cocok dan anggun


"Gimana udah mirip"ujar Mika tersenyum


"Udah mirip kak ibarat kata ya jika kunci itu ada dublikat nya"ujar Mike tersenyum lalu kedua nya keluar dari kamar


"Waktu nya balas dendam yg kedua"ujar Mika semangat Selly terkikik melihat Mika memakai dres karna Mika sangat aneh saja memakai itu


"Ahh mama lihat mama Selly ngeledek"kesal Mika melihat Selly terkikik


"Biarin aja yg penting kamu cantik"ujar Dini tersenyum


"Awas lho macam-macam sama adik gue habis lho"ancam Mika menatap Farul


"Macam-macam gimana"ujar Farul serius


"Ya macam macam la "ujar Mika kesal


"Kak udah ayo sana"ujar Mike mengeleng kakak nya ini sangat posesif terhadap nya


"Ya udeh gue pergi"ujar Mika pamit pergi


"Apa Mika bisa"ujar Dini cemas menatap Mika yg menjauh


"Ma ngak usah khawatir kak Mika itu selain hebat dalam membuat skenario tapi dia hebat dalam berakting"ujar Mike tersenyum


"Benar itu Dini jika soal menjadi Mike itu hal yg kecil untuk Mika"ujar Selly tersenyum karna dia tau Mika itu seperti apa


Mika melihat Denis dari kejauhan yg seperti nya baru balik dari meeting terlihat Denis keluar dari mobil masuk ke perusahaan nya tujuan Mika adalah Denis jika dia dekat dengan Denis pasti Selin cemburu di saat itu lah Mika melakukan akting terbaik nya


"Kak Denis"teriak Mika berjalan pelan berurai air mata Denis menoleh menatap yg mengira Mike ada yg salah saat Denis menatap Mike seperti ada sesuatu tapi apa yg salah Denis tidak tau


"Mike kamu kenapa di sini"ujar Denis melihat sekeliling kenapa Mike datang sendiri


"Hiks hiks aku rindu kak Mika"ujar Mika mulai bersandiwara memeluk Denis menangis di dada Denis


"Mike"ujar Denis menepuk kepala Mika


"Jangan nangis ya"ujar Denis menghibur


"Semua jahat kak mama sibuk begitu pun ayah biasanya jika aku sedih kak Mika akan menghibur dan lihat aku kehilangan nya untuk selama lamanya"ujar Mika sesegukan Denis menghapus air mata Mika dengan ibu jari nya


"Baik lah aku akan menghibur mu ayo"ajak Denis kembali berjalan menuju mobil Mika tersenyum lebar ini namanya sambil berenang meminum air bisa melancarkan rencana nya dam bisa menghabiskan waktu bersama Denis


🚘🚘🚘

__ADS_1


"Kak Denis ngak jalan sama Selin"tanya Mika menatap Denis yg pokus


"Beberapa hari ini enggak sih karna emang aku sangat sibuk"ujar Denis masih pokus


"Ada tujuan kita mau kemana"tanya Denis melirik Mika


"Emm ngak tau mau nya hanya jalan jalan"ujar Mika tersenyum Mika berfikir kemana dia akan pergi agar bisa di lihat Selin jika Mika dan Denis lagi bermesraan


"Kak Denis emang Selin kerja apa"tanya Mika menyelidik


"Bagian restoran bahkan restoran jalan C itu restoran milik dia"ujar Denis melirik sekilas


"Aku belum coba kak bisa kita ke sana"ujar Mika semangat


"Kata nya tadi mau menghibur diri"ujar Denis


"Iya kak aku ini berusaha menghibur diri dengan menyibukkan aku mau coba makan di restoran Selin"ujar Mika penuh harap


"Baik lah aku akan mengajak mu ke sana"ujar Denis segera melaju kan mobil nya ke restoran Selin


Saat sampai restoran itu Mika melihat Selin yg berdiri bersama kasir nya Mika memiringkan senyum nya sebentar lagi balas dendam nya akan di mulai


"Tidak biasanya Mike tersenyum seperti itu kayak senyum Mika yg saat merencanakan sesuatu"batin Denis melirik Mika


"Lho Denis kamu di sini"ujar Selin tersenyum mendekati kedua nya


"Iya ini Mike masih sedih kehilangan kakak nya jadi aku temanin dia"ujar Denis


"Mau cobain makan apa Mike"tanya Selin dengan senyum menawan nya


"Apa aja deh"ujar Mika tersenyum duduk bersama Denis


"Tunggu ya aku akan buat kan makanan spesial"ujar Selin lalu berlalu Mika semakin berfikir dia harus mulai dari mana supaya Selin cemburu buta


"Kak Denis aku masih trauma atas kejadian itu aku benar takut jika mengigat nya mereka memukul kak Mika tanpa ampun lalu lalu hiks hiks"ujar Mika menangis


"Siapa yg memukul Mika"tanya Denis serius


"Itu itu hiks hiks aku sangat takut saat mengigat nya"ujar Mika menangis sesenggukan Denis memeluk Mika berusaha menenangkan yg di kira Mike dengan senang hati Mika membalas pelukan itu dia melirik ada Selin Mika semakin menangis


"Jangan mengangis lagi aku akan melindungi mu"ujar Denis menghapus air mata Mika


"Makasih kak"ujar Mika memeluk Denis


"Ngak kakak ngak adik menyebalkan sekali sok dekat sama Denis lihat saja nanti"batin Selin mencekram gelas yg dia pegang lalu meletakkan nya


"Udah ya ayo kita makan"ujar Denis menarik piring nya


"Kak Denis kak Mika selalu memanjakan aku di saat aku sedih jadi aku mau di suapin"ujar Mika dengan wajah polos nya


"Baik lah aku akan gantikan"ujar Denis tersenyum menyuapi Mika yg semakin membuat Selin terasa terbakar rasanya Selin ingin langsung menampar wanita yg merebut perhatian Denis


"Kak Denis perhatian banget sih makasih ya"ujar Mika tersenyum memegang tangan Denis mata mereka bertemu Denis bisa merasakan hal yg tidak biasa saat menatap Mike ada perasaan berdebar itu sama yg Mika rasakan perasaan rindu terhadap pria di depannya


"Ya aku lupa Mike jika ada meeting bersama Andre "ujar Denis melihat ponselnya berdering


"Ngak papa kak aku sendiri aja nanti jika kak Denis ngak sibuk temani aku lagi ya"ujar Mika tersenyum


"Iya pasti"ujar Denis tersenyum mengelus kepala Mika


"Aku pergi dulu"ujar Denis pamit pergi


"Ikut dengan ku"ujar Selin menarik tangan Mika saat Denis sudah keluar


"Kamu mau apa"ujar Mika pura pura takut dia tau apa yg akan Selin lakukan


"Kamu dan kakak mu itu sama saja mengambil Denis dari ku Denis itu milik ku berani nya kamu mengambil perhatian nya"kesal Selin


"Aku ngak tau lepaskan aku"ujar Mika takut


"Aku akan membunuhmu agar Denis tidak mengacuhkan aku"geram Selin mengambil pisau di mejanya melihat itu Mika segera kabur dia harus mencari tempat yg cocok untuk itu

__ADS_1


__ADS_2