
Mika sudah pulang Denis mengantar sampai rumah karna semalam Mika tidak membawa mobilnya Mika hanya berjalan pelan masuk ke rumah dan ternyata Ros dan Alex tengah sarapan Mika mendekat meneguk air putih karna dia benar haus Alex dan Ros hanya menatap Mika karna memang mereka mencari Mika tidak melihat Mika di kamar ya emang mereka tau soal keselamatan Mika lebih tau jadi mereka tidak perlu khawatir apa lagi Mika bisa bela diri
"Lho dari mana"tanya Ros penasaran
"Biasa lahbmain sedikit"ucap Mika santai langsung memakan roti milik Ros
"Ehh lho ini kebiasaan deh"ujar Ros cemberut
"Laper"ujar Mika menikmati roti nya
"Gilang ada di sini"ujar Mika meneguk susu nya
"What"ucap Ros kaget
"Serius lho"ucapn Ros lagi
"Ya serius gue sebal deh sama sialan itu bisa bisa nya dia mengatakan pada Denis"kesal Mika
"Lah emang kenapa jika Denis tau lho siapa"ucap Ros bingung
"Ya gue ya gue ngak mau la nanti Denis"ucap Mika berfikir
"Lho suka ya sama Denis takut nanti jika Denis tau dia akan menjauh"tebak Ros
"Ya engak lah gue hanya takut aja nanti akan berpengaruh pada perusahaan kita Denis kan cukup berpengaruh jika dia macam macam dan membocorkan nya bagaimana"ujar Mika cepat
"Tenang Alex ada"ujar Ros tersenyum menepuk pundak Alec
"Tangan anda"ketus Alex dengan datar
"Apaan sih dasar muka pintu toilet di pegang dikit juga"ujar Ros cemberut
"Biasa Alex"ujar Mika tertawa
"Kalian duluan aja ke kantor gue mau bersihin badan dulu baru ke kantor"ucap Mika berdiri dan ke kamar nya
"Udah selesai ayo berangkat"ucap Ros melirik jam nya Alex berdiri dan berlalu Ros segera mengikuti nya
"Ehh lho hidup"seru Gilang melihat Denis masuk ke ruangan nya Gilang sudah lama menunggu Denis
"Kamu benar sialan harus nya kamu bantuin aku "kesal Denis rasanya dia ingin memukul kepala Gilang
"Kan udah gue bantu maksud gue bantu doa"ujar Gilang terkekeh
"Sialan "geram Denis duduk
"Tapi gue serius lho masih baik baik saja dan perusahaan lho aman aman aja atau berita lho ngak ada yg aneh aneh"ujar Gilang aneh
"Ya karna Mika tau jika kamu menceritakan tentang dia karna dia ngak percaya jika aku main cewek "ucap Denis cepat
"Serius ya ampun gue dalam bahaya jika kayak gini"ujar Gilang jadi panik
"Syukur mending kamu bersembunyi"ujar Denis serius
"Benar juga harus pergi"ujar Gilang lalu pergi
"Oke juga Mika"gumam Denis tersenyum kecil membuka laptopnya
"Mika tunggu"ucap Josep keluar dari mobil mendekati Mika yg baru datang
"Ada apa"ujar Mika jengah jika dia ketemu ayah nya bawaan nya ribut mulu
"Ayah mau bicara hal serius"ucap Josep
"Wakil CEO perusahaan Sky kosong ayah sengaja mengosongkan nya karna ayah berharap kamu atau Mike yg akan menduduki nya karna sekarang ayah yakin dan percaya kamu bisa jadi ayah minta kamu bantu ayah menjalankan perusahaan Sky"jelas Josep serius
"Ngak lihat gue juga punya perusahaan sendiri"ujar Mika menunjuk bangunan di depan nya
"Ayah tau Mika ayah ngerti tapi ayah mohon kamu bantu ayah soal perusahaan mu lagian kamu punya Ros dan asisten"ujar Josep
"Gue malas"ujar Mika meninggalkan Josep sendiri
"Hah anak itu sangat ngeyel"ucap Josep menghembuskan nafasnya kasar
"Cih dia pikir gue bisa menerima gitu itu ngak akan"gerutu Mika duduk di kursi nya
"Sebaiknya nona terima"suara Alex mengagetkan Mika sampai terjatuh dari kursi nya
__ADS_1
"Ehh lho itu kasih kode kek jangan buat gue jatuh kayak gini"ujar Mika berdiri
"Nona jika anda menerima tawaran tuan Josep anda bisa sendiri menangani Ethan mencegah semua nya"ujar Alex datar
"Alah udah ada ayah jadi sementara gue yakin dia bisa mencegah jadi kita susun rencana lagian gue malas banget kerja di Sky entertainment mending gue di perusahaan gue sendiri"ujar Mika santai
"Itu keputusan anda nona saya hanya menyarankan "ucap Alex serius
"Alex dari penyelidikan lho nanti dari Chika lho harus bisa mendekati Chika biar tau rencana mereka"ujar Mika serius
"Saya mengerti nona"ujar Alex patuh
"Nona jika semua berhasil nanti bagaimana jika anda tidak ingin mengambil ahli perusahaan Sky entertainment siapa yg akan memimpin itu sedang kan tuan Josep semakin lama sekali tua"tanya Alex dengan wajah dingin
"Gua akan paksa Mike tenang dia akan setuju akan hal ini lho lakukan saja tugas lho"ujar Mika membuka laptopnya
"Saya permisi"ucap Alex lalu melangkah pergi
"Chika lain kali aku ngak mau ya ikut kamu kayak semalam itu hampir aja kamu membahayakan nyawa Mika"ujar Adel duduk di depan Cafe mereka lagi nongkrong
"Udah lah Del terima aja lagian ya Mika itu harus di musnah kan dia sangat licik "ujar Chika santai
"Ya tetap aja aku ngak suka seperti itu"jelas Adel dia emang benci sama Mika karna memiliki kakak nya menurut Adel Mika tidak pantas di samping kakak nya tapi bukan berarti harus membunuh
"Demi Denis aku rela melakukan apa saja"ujar Chika berdiri lalu pergi
"Hah bukan ini yg aku harap kan"ujar Adel kecewa
"Aku harus lebih agresif para Denis jika seperti ini kapan aku jadi nyonya Atmajaya"gumam Chika berfikir bagaimana caranya mendekati Denis karna Denis sangat susah di dekati
"Kanaya aku sangat merindukanmu"ucap Denis menatap foto Kanaya di usap nya foto itu
"Tapi aku harus menjalankan hidup tanpa kamu"ujar Denis lagi menghembuskan nafasnya kasar dan menyimpan foto Kanaya
"Aku harus bisa melepaskan rasa sakit ini semakin lama semakin membuat hati ku semakin perih"ujar Denis menyentuh dadanya yg terasa sesak
Ckelk
"Denis"ucap Chika tersenyum masuk
"Bisa ketuk pintu nya kan"ucap Denis datar
"Saya sibuk"ucap Dene,is kembali melihat laptop nya
"Lho bukan nya Adel bilang kamu yg mau ajak aku"ucap Chika licik menggunakan Adel
"Baik lah ayo"ucap Denis berdiri Denis sangat menyayangi Adel apa pun perkataan Adel akan dia turuti
"Aku pesan ya"ucap Chika membuka buku menu Denis hanya duduk memainkan ponselnya mereka sudah duduk di restoran
"Denis makasih ya udah mau ajak aku makan siang"ucap Chika tersenyum mengengam tangan Denis
"Iya"ucap Denis singkat tanpa menatap Chika
"Ehh Mika lihat ada Chika sama Denis"ucap Ros kebetulan mereka berada di restoran sama
"Jika buat masalah seru ni"ujar Mika tersenyum lebar
"Gue punya ide"ucap Ros lalu membisikkan sesuatu Mika tersenyum dan cekikikan Ros emang bisa di ajak jika soal menjahili
"Silahkan di nikmati"ucap pelayan menyediakan makanan Chika
"Makasih"ucap Chika tersenyum segera ingin menikmati makan nya
"Aghh"teriak Chika kaget saat sesuatu dari makanan itu bergerak dan alhasil mengenai wajah Denis
"Kamu apaa apaan"teriak Denis marah sampai berdiri
"Maaf aku tidak sengaja"ucap Chika berusaha membersihkan wajah Denis
"Tidak perlu"ucap Denis datar mengambil tisu
"Ohh sayang kenapa bisa"ucap Mika datang ketahui jika di dalam makanan Chika tadi sudah Ros masukkan mainan jadi dia menekan kontrol mainan itu sampai bergerak mengagetkan Chika
"Gue bersihin"ucap Mika memegang bahu Denis sedikit berjinjit dan mengelap wajah Denis
"Kamu apaan sih Mika"ucap Chika mau protes tapi Ros menepis nya
__ADS_1
"Urus aja masalah lho udah bikin wajah tuan Denis Atmajaya seperti itu sama saja seperti hinaan"ujar Ros dengan ejekan
"Bukan urusan mu"ketus Chika mereka berdua berdebat malah Denis dan Mika asik saling memandang dengan jarak dekat
"Mending lho pergi"ucap Ros masih berdebat
"Denis itu datang sama aku"ketus Chika memeluk lengan Denis baru menyadarkan Denis dari tatapan nya
"Lepas"ucap Denis datar
"Kamu sudah membuat pakaian saya kotor jika tidak saya mengigat Adel sudah pasti saya akan memberi mu pelajaran"ucap Denis datar lalu berlalu pergi
"Haha rasain lho"ujar Mika tertawa
"Ihhh Mika"geram Chika ingin menampar Chika tapi Mika dan Ros berlalu pergi
"Aduh jantung ku"ucap Denis menahan dadan nya berdebar
"Mika Mika"ujar Denis mengeleng melaju kan mobil nya dia jadi terbayang wajah Mika
Denis pulang ke rumah untuk menganti baju nya yg sudah kotor karna ulah Chika tapi Denis merasa kemana dia berada selalu bertemu dengan Mika hal yg tidak pernah Denis duga.Setelah bersih Denis keluar dari kamar nya untuk kembali ke kantor
"Kak kok pulang"tanya Adel heran
"Ulah teman kamu "ujar Denis membenarkan dasi nya
"Chika ngapain dia"ujar Adel heran
"Ya ajak dia makan siang kamu juga berhenti jodohin aku sama dia aku ngak suka"ujar Denis datar
"Iya deh terserah kakak aku ngak ikut campur lagi masalah asmara kak Denis"ujar Adel tersenyum
"Bagus itu aku ke kantor dulu"ujar Denis tersenyum lalu melangkah pergi
Setelah makan siang Mika dan Ros datang ke sebuah rapat untuk promosi film mereka yaitu film layar lebar mereka mencari infentasi untuk hal itu karna dana nya tidak lah sedik jadi Ros mengusulkan untuk mencari klien ke pengusaha besar jadi di sini mereka lagi meeting di sana ada juga Denis dan Andre yg juga ikut hadir
"Keuntungan apa yg bisa kami dapat"tanya seseorang seakan meremehkan kemampuan Mika dan Ros terlihat jelas dari wajahnya
"Jika tidak yakin untuk apa mengeluarkan dana kita di sini berbisnis bukan bernegosiasi"ujar Mika santai meneguk kopi dengan santai
"Nona kami butuh presentasi yg lebih jelas"ujar nya lagi dan Ros kembali menjelaskan film yg akan mereka tayang kan
"Tetap aja itu kurang menarik lebih menarik dari film yg Ethan bikin"ujar nya meremehkan Mika hanya tersenyum simpul dan berdiri
"Di komunitas kita seperti sekarang banyak anak muda seperti kami atau bahkan di bawa kami butuh wawasan dan butuh tontonan yg menginspirasi agar mereka lebih maju kami membuat film ini bukan hanya keuntungan perusahaan kami tapi kami mau anak muda lebih maju dari sekarang jika anda tidak menyukai hasil karya kami jangan pernah membedakan dengan orang lain sebelum anda merasakan bagaimana susah nya membuat sebuah film jangan membedakan jika anda tidak bisa menerima anda bisa menghargai"ucap Mika dengan tegas membuat pria paru baya itu terdiam
"Kami sudah memberi kan prestasi kami jika kalian berminat membantu menyalurkan dana kami terima kerja sama nya tapi jika tidak tinggal bilang tidak kami tidak memaksa sama sekali"ujar Mika memperjelas Denis hanya tersenyum tipis menatap Mika
"Saya akan mencoba meraup keuntungan ini nona Mika jadi jangan kecewakan saya"ujar Denis serius
"Jika anda ragu jangan coba tuan karna kami ingin kerja sama pada orang yg percaya pada kerja keras kami"ujar Mika santai
"Oke saya akan memberi dana "ujar Denis meminta cek pada Andre segera Andre memberi kan nya
"Ada yg lain"ujar Ros melihat Mika hanya diam menatap Denis ada beberapa orang ikut serta Ros menyerahkan beberapa berkas yg perlu di tanda tangani
"Bagian Denis biar gue"bisik Mika pada Ros
"Baik karna ini sudah selesai rapat nya selesai"ujar Ros dengan ramah mereka berdiri menjabat yangan Mika dan pergi
"Denis"ucap Mika serius
"Tuan saya tunggu di depan"ujar Andre melangkah bersama Ros
"Yang lain dapat kontak kerja kenapa aku engak apa kamu menolak"ucap Denis santai
"Tidak juga gue hanya ingin bertanya"ujar Mika melangkah lebih dekat dengan Denis
"Lho mau kerja sama ini apa karna film nya apa karna gue"ujar Mika serius
"Lucu sekali"ujar Denis mengejek
"Apa kamu pikir kami itu spesial dengar aku ini seorang pengusaha besar bagi orang seperti ku jika ingin meraup keuntungan jangan pernah berfikir rugi jadi aku hanya ingin mengambil keuntungan dari ini semua"jelas Denis berdiri
"Bagus gue juga tidak suka jika lho kerja sama nya karna gue "ucap Mika lalu menyerah kan berkas itu Denis membacanya setelah sepakat Denis segera menanda tangani nya
"Aku suka cara kerja mu"ujar Denis melangkah
__ADS_1
"Ehh suka apa cinta"ujar Mika menggoda
"Mulai deh"ujar Denis jengah Mika hanya terkekeh pelan membawa berkas nya keluar bersama Denis