Cinta Untuk Sang CEO

Cinta Untuk Sang CEO
Part 28


__ADS_3

"Serius kamu"ujar Denis kurang percaya


"Ngak percaya banget "ujar Gilang


"Emm tapi iya sih waktu Mika masih jadi istri ku adik tirinya bilang jika Mika tidur bersama pria dan aku memeriksa nya dan benar dia ada di hotel tapi aku ngak tau apa yg dia lakukan di kamar hotel itu bersama pria itu"ucap Denis mengingat kejadian itu


"Mungkin saja Mika lagi menjelma sebagai penghancur kaum pria"ujar Gilang terkekeh dengan julukannya


"Ahh masak ,aku ngak percaya"ucap Denis masih belum percaya


"Lalu bagaimana bisa aku sampai ke titik itu"ujar Denis penasaran dia juga ingin di jebak Mika Denis ingin melihat apa yg Mika lakukan


"Lho gila ya semua orang menghindar lho malah mau merasakannya"ujar Gilang tidak habis pikir


"Ya aku penasaran apa yg akan Mika lakukan di saat berdua di dalam kamar"ujar Denis sangat penasaran


"Itu gampang"ucap Gilang lalu membisikkan pada Denis


"Bantuin aku"ujar Denis tersenyum


"Tapi ingat jangan libatkan gue nanti nya gue hanya bantu lho sampai di titik Mika dan lho di kamar oke"ujar Gilang


"Siap kamu tenang saja"ujar Denis tersenyum dia penasaran apa benar Mika adalah wanita penghibur untuk kebaikan atau apa Denis juga kurang yakin tapi dia akan segera tau siapa Mika yg sebenarnya


🌙🌙🌙


Setelah pulang kerja Denis meminta Andre mengantar kan nya ke rumah Mika untuk mengambil mobilnya jadi Andre mengantar kan Denis setelah itu Andre pulang , Mika yg membuka kan pintu karna tadi Denis sudah menelpon nya jika nanti Denis akan mengambil mobilnya


"Kenapa lho pulang nya malem banget"ujar Mika masih mengantuk karna dia tadi sudah tertidur di saat Denis menelpon


"Lagi banyak pekerjaan"ujar Denis menatap Mika


"Nih kunci mobilnya"ujar Mika menyerah kan kunci mobil Denis


"Emm Mika apa kamu kenal sama Gilang teman ku tadi siang"tanya Denis menyelidik


"Tidak emang kenapa"ujar Mika santai Denis memicingkan matanya menyelidiki Mika kenapa dia berbohong


"Baik"ujar Denis mangut mangut


"Emm Mika aku kan capek banget ya hari ini bagaimana bisa aku bisa menuntaskan sesuatu maksud ku aku mau tidur dengan wanita apa kamu bisa membantu"ujar Denis melancarkan rencana nya


"Lho serius"ujar Mika kaget dengan ucapan Denis


"Iya serius lah"ujar Denis santai


"Datang saja ke bar kan gampang"ucap Mika memberi saran


"Benar juga ya baik lah aku pergi dulu"ujar Denis santai lalu berlalu Mika menatap Denis dengan datar


"Apa aku harus ke bar jika Mika tidak mengikuti ku bagaimana"ujar Denis ke telpon melaju kan mobil nya


"Ck lho ngak paham racun betina itu seperti setan menurut informasi yg gue dapat ya Mika itu seperti apa ya kayak apa ya pokoknya datang nya tiba-tiba lho pokus aja nyetir ke Bar setelah itu lho belagak seperti pria breksek godain pelayan bar itu setelah itu lho sewa lah beberapa cewek bila perlu lho bayar cewek di bar "jelas Gilang di telepon


"Oke jika dia ngak datang aku bisa nyuruh mereka pergi benar juga"ujar Denis dengan rencana nya


"Nah itu tau sukses selalu ya bro gue turut berdukacita jika nanti lho jatuh miskin"ledek Gilang


"Apaan sih"ujar Denis jadi kesal


"Lho ngak akan lolos dari Mika nanti jadi semoga berhasil"ucap Gilang lalu memutuskan sambungan telepon nya


"Huh ngak di lakukan tapi aku penasaran sama Mika tapi di lakukan gue benar deg degen belum pernah aku sewa wanita"guman Denis mengaruk kepalanya tapi dia tetap menuju bar


Denis melepaskan jas nya hanya mengunakan baju kemeja warna putih kemeja kerja nya tadi bagian kancing di dada sedikit Denis buka itu juga arahan Gilang Denis masuk ke bar seakan mencari mangsa Denis bersiul saat berpapasan dengan wanita


"Hai"sapa Denis pada wanita seksi itu lalu Denis memegang tangan wanita itu


"Mau menari dengan ku"ujar Denis tentu wanita itu tidak menolak apa lagi dengan wajah tampan Denis


"Boleh"ujar nya tersenyum lalu mereka menari sambil Denis melirik ke penjuru arah tidak menemukan Mika yg mengintip jadi Denis pokus saja


"Kurang menarik"ujar Denis selesai menari meninggalkan wanita itu dengan kesal Denis melihat seorang pelayan yg menuangkan minuman Denis mendekat dan duduk

__ADS_1


"Kamu kemari"ujar Denis dengan gaya sok playboy nya wanita itu mendekat Denis menarik nya ke pangkuannya Denis sempat ingin muntah tapi dia tahan


"Mau tidur dengan ku sayang"ujar Denis membelai wajah wanita itu yg nampak risih Denis ingin mencium paksa wanita itu tapi di tahan oleh wanita panggilan


"Tuan bisa rugi sama cewek yg tidak berpengalaman"ujar nya duduk di samping Denis dan Denis melepaskan wanita itu


"Sory ngak minat"ujar Denis beranjak mencari yg lain


"Tuan"ucap pelayan tadi mendekati Denis


"Mari aku layani malam ini"bisik nya Denis menatap wajah wanita itu apa wanita ini gila tadi menolak sekarang datang sendiri


"Kelamaan ayo"ujar nya menarik tangan Denis menuju lantai atas Denis deg degan tapi Gilang pernah bilang jika ada wanita asing yg mencurigakan mungkin saja itu suruhan Mika dan itu membuat Denis tersenyum tipis


"Siap tuan"ujar wanita itu mengajak Denis masuk tapi Denis tidak menjawab dia benar berdebar lalu ada yg menepuk pundak Denis membuat Denis menoleh dan


"Aghh"keluh Denis menyentuh lehernya dan terjatuh


"Pergi sana"ujar nya memberi wanita itu uang segera wanita itu pergi dan segera orang itu mengunci pintu


"Mika"ujar Denis kaget tapi rasanya tubuh Denis kaku Mika hanya berjalan dengan seringai nya dan memampa Denis ke kasur


"Kenapa mau lihat gue sebenernya"ujar Mika santai


"Mau apa sih"ujar Denis benar gugup Mika perlahan merakak ke arah Denis membuat Denis benar berdebar


"Mika jangan mendekat oke jangan"ujar Denis gugup Mika terkekeh pelan melepaskan kancing kemeja Denis


"Kata nya tadi mau di layani jadi biar gue layani"ucap Mika tersenyum Denis meneguk ludahnya apa yg akan Mika lakukan tapi Mika malah melepaskan kemeja Denis


"Apa Mika benar akan melakukan nya "batin Denis deg degan


"Kenapa wajah lho pucat kayak gitu"ujar Mika menindih Denis


"Mika jangan "ujar Denis dia bukan takut hanya saja dia tidak ingin on dan menyusahkan dirinya sendiri Mika terkekeh pelan dan duduk di atas perut Denis wajahnya berubah datar


"Apa yg sudah Gilang katakan"ucap Mika datar


"Tidak ada"ujar Denis cepat


"Apa yg lho kata kan pada nya"ujar Mika datar menatap layar ponsel Denis yg mana di sebrang kemera ada Gilang


"Berani lho tutup telepon gue bunuh sahabat lho"ancam Mika


"M....Mika kenapa lho suka banget mengancam jangan lah sakiti Denis kasihan dia sudah lama ngejoblo masak harus mati"ujar Gilang


"Bantuin aku woi"ujar Denis geram pada Gilang


"Udah gue bilang gue ngak mau ikut campur sorry mending gue ngumpet"ujar Gilang memutuskan sambungan telepon nya


"Ahh sialan tuh anak"kesal Denis melihat layar ponsel nya tidak ada Gilang


"Apa yg lho inginkan"tanya Mika datar


"Aku hanya ingin tau apa kamu benar wanita penghibur mendengar cerita Gilang aku jadi penasaran aku hanya ingin mencoba"ucap Denis jujur Mika menghembuskan napasnya kasar lalu berbaring di sebelah Denis memeluk Denis


"Udah gue duga gue tau lho itu pria baik jadi tidak mungkin melakukan itu pasti Gilang bicara sesuatu"tebak Mika meletakkan dagu nya di dada keker Denis


"Lho mau tau yg gue lakukan pada pria bejad yg sering gue ajak masuk kamar"ujar Mika tersenyum dan Denis hanya mengangguk


"Sama seperti lho pertama masuk tadi gue akan kasih dia bius sampai tubuh nya tidak bisa bergerak gue akan berusaha mencari kelemahan nya jika ponsel nya ada pekerjaan nya maka gue akan hancur kan Jika tidak ada gue akan membuat dia tidur dengan wanita panggilan dan gue upload ke medsos"jelas Mika


"Tapi gue ngak pernah melakukan hal lebih gue tau batas dan kehormatan gue"ujar Mika tersenyum


"Tapi kayaknya mangsa gue kali ini lumayan tampan ya"ujar Mika tersenyum menyeringai memegang celana Denis


"Ahhh Mika jangan aku akan membalas mu"teriak Denis membuat Mika tertawa


"Mau balas apa ahh sekarang tubuh lho mati rasa sampai besok pagi"ucap Mika tertawa


"Lihat aku balas kamu"kesal Denis berusaha bergerak


"Mau balas bagaimana hah"ujar Mika tersenyum

__ADS_1


"Oke oke aku ngak akan ganggu kamu dan mempertanyakan tentang kehormatan mu tapi please lepaskan aku"ujar Denis


"Nikmati oke"ucap Mika tersenyum menarik selimut menutupi tubuh mereka dan Mika memeluk Denis


"Apa lho tau gue sering membuat orang merasakan kehancuran karna gue ngak mau lagi lihat orang bejad bisa berjaya dan bisa menindas wanita lemah"jelas Mika kenapa dia melakukan itu semua


"Ya ngak kayak gini juga"ujar Denis kesal


"Lho akan mengerti jika lho lihat di sekitar lho banyak anak di buang karna dari hasil ini banyak hubungan hancur hanya karna di jebak padahal belum tentu kaum wanita yg bersalah dan banyak orang menderita mendapatkan cacian karna hamil tanpa suami gue banyak melihat kasus ini hanya karna pria bejad dan tidak ingin bertanggung jawab"jelas Mika memeluk leher Denis memejamkan matanya Denis menghargai perbuatan Mika tapi Denis takut jika nanti dia di gerbak bagaimana bisa hancur semua nya tapi Mika malah dengan enteng nya tidur di samping Denis yg tanpa memakai baju Mika emang sangat nakal dia tau Denis melakukan karna penasaran sudah di tebak Mika jika Gilang menceritakan semua nya


☀️☀️☀️


Mika masih tertidur dan keadaan Denis sudah membaik Denis membalas Mika dia mengikat tangan Mika dengan dasi nya dan mengikat kaki Mika dengan kemeja Denis dan sekarang Mika tidak bisa bergerak karna ikatan nya merasa hal tidak beres Mika membuka mata dan Denis hanya menunjuk kan kepuasan nya


"Lihat pembalasan ku Mika"ujar Denis berfikir apa yg akan dia balas


"Sialan lho lepasin gue"kesal Mika berusaha membuka ikatan nya tapi nihil karna Denis terlalu kuat mengikat nya


"Ya aku tau harus apa"ujar Denis menyeringai Denis mengankat kaki Mika dan mengelitik membuat Mika benar kegelian


"Denis lepas jangan woi geli sialan"pekik Mika cekikikan menahan geli Denis puas Mika merasakan penderitaan


"Ini balasan biar kamu tau rasanya gimana"ujar Denis puas


"Sialan lho gue sampai mau kencing sialan"ujar Mika menahan geli nya emang rasanya Mika akan kencing karna sudah di ujung


Tok tok


Denis melepaskan Mika dan berjalan menuju pintu kamar dan mengintip tapi Denis kaget karna polisi yg tengah berdiri apa sekarang ada pemeriksaan Denis tidak tau


"Polisi"ucap Denis melihat jendela


"Tunggu lho enak aja mau kabur gue juga ikut"ujar Mika dan Denis kembali melepaskan ikatannya dan menarik tangan Mika untuk kabur mereka turun dari balkon kamar mengunakan tirai


"Berhenti jangan kabur"teriak polisi karna Mika sangat lelet jadi Denis mengedong nya


"Lama sialan turunin gue"ujar Mika dengan cepat Denis menurun kan Mika dan menarik tangan Mika mereka lari


"Ehh buat apa kita lari kita kan ngak keciduk"ucap Mika ngos ngosan


"Mau kamu di terpa gosip Denis Atmajaya ketahuan tidur bersama Mika Josep Sky mau kayak gitu"ujar Denis berhenti melihat kebelakang


"Ngak lah"ucap Mika cepat


"Makan nya kita harus lari"ujar Denis sampai di mobil dan melirik tangan Mika yg di pegang Denis tapi Mika hanya sibuk melihat kebelakang


"Lho nunggu apa sih"kesal Mika dan melihat apa yg Denis lihat


"Maaf"ujar Denis melepaskan tangan Mika lkut masuk mobil begitu pun Mika karna ada polisi Denis segera melaju kan mobil nya mereka bisa bernafas lega


"Untung bisa kabur"ujar Mika lega dan mereka saling lirik


"Baju ku"ujar Denis baru ingat jika dia masih telanjang dada


"Ya gimana dong tinggal di kamar tadi"ucap Mika melupakan sesuatu karna panik nya mereka lari


"Ck masak aku nyetir ngak palai baju"ujar Denis sebal Mika hanya tertawa


"Makan nya jangan sokan mau balas gue"ujar Mika puas


"Kamu juga ngapain mau jebak aku"kesal Denis


"Tujuan kita kemana"tanya Mika menatap Denis


"Ya pulang lah"ucap Denis cepat


"Ngak mau ke hotel dulu"goda Mika dengan tersenyum


"Kamu pikir saya cowok apaan "kesal Denis


"Serius tubuh lho ini udah oke kulit bersih jika gue cicipin enak juga"ujar Mika ngiler


"Otak nya jangan mesun"ucap Denis mendorong kepala Mika

__ADS_1


"Ya habis nya lho yg goda gue"ujar Mika santai


"Lama lama aku harus waspada terhadap wanita mesun kayak kami"ucap Denis cepat dan Mika hanya terkikik mendengar nya Denis emang mengemas kan di mata Mika


__ADS_2