
Karna paksaan Mika dan omongannya yg pedas membuat dokter itu menyerah mengeluarkan Mika dari rumah sakit tepatnya mengizinkan Mika pulang Mika emang tidak suka menginap di rumah sakit menurut Mika rumah sakit hal membosankan untuk nya Mika tidak ingin berlama-lama di rumah sakit Denis yg mengantar kan Mika mereka bersiap pulang Denis melirik Mika yg meminum vitaminnya
"Apa lho lirik lirik"ujar Mika menatap Denis yg menatap nya
"Aneh aja "ujar Denis lalu melaju kan mobil nya
"Mika kenapa kamu mengatakan salah Adel yg membuat kamu masuk rumah sakit"tanya Denis tanpa melihat Mika
"Bukan urusan lho gue bilang juga belum tentu lho percaya jadi dari pada kita ribut mending gue ngak cerita ambil aman nya aja"ujar Mika menyenderkan kepalanya di jok mobil
"Mike aku antar mami pulang baru aku antar kamu dan Mika"ucap Denis pokus dengan jalanan
"Iya kak"ucap Mike ikut pokus ke depan.Setelah mengatar Arumi pulang Denis menuju rumah Dini karna Mike yg minta Dini ngak bisa ikut jenguk Mika karna Mike tidak sempat mengabari nya
"Makasih kak dan antar kak Mika sampai rumah"ujar Mike keluar dari mobil
"Iya"ucap Denis datar
"Aku langsung masuk kak lagian kak Mika udah tidur juga"ujar Mike tersenyum lalu melambaikan tangan nya masuk ke dalam rumah,Denis melirik Mika yg sudah terlelap wajahnya terlihat damai dan tenang tidak saat mata itu terbuka perkataan nya akan membuat Denis kesal dan jengah
"Dia sendiri di rumah pasti teman nya dan Alex kerja aku ajak dia ke kantor aja biar ada yg jagain"ucap Denis menyelipkan rambut Mika lalu membuka jas nya Denis kenakan di tubuh Mika dan kembali melaju memang setelah mememinum vitamin itu membuat Mika ngantuk dan tertidur.Setelah sampai kantor Denis mengedong Mika karna tidak mungkin Denis membiarkan Mika istirahat di mobil jadi Denis mengedong nya banyak yg memperhatikan mereka tapi melihat wajah Mika sudah tidak asing karna Mika pernah ke kantor itu mereka acuh saja karna Mika setiap datang selalu membuat masalah.Denis meletakkan Mika di ruangan istirahat nya dengan pelan Denis mengambil jas nya dan menarik selimut untuk Mika ,Denis membenarkan bantal Mika biar nyaman Denis tertekun melihat wajah Mika
"Semakin lama di tatap dia semakin cantik"ujar Denis tersenyum kecil membelai wajah Mika yg lembut
"Tapi tetap aku ngak mau buka hati cukup Kanaya yg terakhir untuk ku"gumam Denis lalu melangkah pergi
"Apa lagi aku ngak yakin sama Mika masak dia sering tidur bersama pria lain buat apa di buat istri"ucap Denis mengeleng membuka laptopnya
###
Setelah lama berkutik di laptop Denis melirik ruang istirahat nya belum juga ada tanda tanda Mika keluar dari sana Denis acuh saja biar kan Mika beristirahat biar dia sampai bekerja jika Mika sudah bangun sudah pasti ada kejadian
Tok tok
"Masuk"ucap Denis dari dalam masuk lah Andre di ambang pintu
"Tuan ada yg ingin ketemu"ucap Andre serius
"Persilakan masuk"ucap Denis meneguk kopi lalu ada seorang pria masuk dengan kulit putih rambut rapi penampilan nya sangat oke pria itu tersenyum menunjuk Denis membuat Denis berdiri
"Gilang"ucap Denis tersenyum sangat tampan pria bernama Gilang itu langsung memeluk Denis menepuk pundak Denis
"Apa kabar lho bro"ujar Gilang tersenyum
"Baik baik"ujar Denis tersenyum
"Andre buat kan sahabat saya minuman"ujar Denis , Andre segera pergi
"Ayo silahkan duduk"ucap Denis duduk Gilang duduk
"Masih sendiri aja coba lah move on"ucap Gilang tersenyum
"Ck belum bisa meski di coba"ujar Denis menutup laptopnya
"Menurut gue ya lho itu ngak bisa move karna ngak ada yg nandingin Kanaya coba aja lho ketemu sama cewek yg bisa hati lho cenat cenut langsung aja bantai"ujar Gilang terkekeh
"Aku bukan kayak kamua ya "ejek Denis lalu Andre masuk meletakan minuman dan pamit
"Gimana kabar lho"tanya Gilang menyeduh teh nya
"Tahun tahun sebelumnya sama aja sih seperti pertama di tinggal Kanaya tapi beberapa bulan lalu aku di nikahkan mami tapi cuman nikah kontrak tapi udah cerai sih karna kontrak nya udah selesai biasa lah urusan keluarga"jelas Denis menceritakan karna Gilang adalah sahabat Denis dia satu satu nya sahabat Denis yg paling akrab dengan Denis
"Serius lho dia gimana cantik ngak bening ngak"tanya Gilang antusias
"Ye pikiran lho kamu itu mulu"ujar Denis tersenyum
"Dan kamu gimana udah dapat tembatan hati yg menghentikan sikap kamu yg sering mainin cewek"tanya Denis penasaran
"Masih sama cuman ya gitu deh ternyata jika udah cinta itu ngak bisa di lepas"ujar Gilang menghembuskan nafasnya kasar
__ADS_1
"Dia bukan tipe gue sih cantik tapi bodoh dan polos hanya itu tapi mampu buat gue tergila gila sama dia"ujar Gilang tersenyum membayangkan wanita nya
"Terus kenapa ngak lho ajak dan nikahin"tanya Denis penasaran
"Lho tau kan sikap gue gimana apa lagi terhadap wanita yg gue cinta gue juga ngak tau jika dia masih di segel gue tiduran aja dia tapi itu membuat semua nya kacau"jelas Gilang menyesali
"Sampai sekarang gue belum ketemu sama dia udah lama sih kejadian nya"ujar Gilang sedih
"Kasihan makan nya kamu hilang kan sikap kurang ajar mu" ujar Denis terkekeh pela lalu Denis menoleh saat pintu ruangan kamar nya tebuka melihat kan Mika keluar
"Udha makan lapar gue"ucap Mika mendekat
"Mau pulang"tanya Denis berdiri
"Ohh ya Mika kenalin Gilang sahabat ku dan Gilang kenalin dia Mika mantan istri kontrak ku" ucap Denis tersenyum pada Gilang dan Mika hanya terdiam menatap Denis yg nampak senang ketemu Gilang itu kali pertama Denis tersenyum yg di lihat Mika
"Udah gue lapar nih pinjam mobil aja nanti gue balikin"ujar Mika lalu menatap Gilang
"G...gue minun"ujar Gilang gemetaran menegak kan kopi nya
"Ya udah nanri aku di antar sama Andre aja kamu bawa aja dulu mobil nya"ujar Denis mengeluarkan kunci mobilnya
"Gue pulang"ucap Mika lalu berlalu saat Mika keluar Gilang berdiri memegang wajah Denis
"Lho waras kan mau nikah sama cewek itu dan lho baik baik saja "ujar Gilang cemas
"Apaan sih gila nih orang"ujar Denis jijik di sentuh oleh Gilang
"Gue serius Denis Atmajaya"ujar Gilang frutasi
"Lah siapa lagi yg becanda yg kamu katakan itu ngak jelas aku ngak ngerti"ucap Denis bingung
"Lho kenal sama dia"tanya Gilang serius
"Kenal lah dia Mika Josep Sky"jelas Denis
"Iya kami kayak nikah beneran"ujar Denis kembali duduk
"Ya ampun lho satu kamar bahkan satu ranjang tapi lho utuh dan baik baik saja"ujar Gilang tidak percaya
"Emang kenapa sih "ucap Denis heran
"Dia itu Mika orang yg paling di hindari dan paling tidak ingin berbuat masalah sama dia karna apa setaip orang satu kamar sama dia bukannya mendapatkan kesen malah kehancuran gue nih pernah hancur sama dia jika ngak wanita tersayang gue nyelamati gue sudah habis gue di tangannya"jelas Gilang frutasi membayangkan kejadian saat itu
Flashback
Gilang emang pria tukak mainin perasaan wanita dalam sehari dia bisa menaklukkan wanita yg dia temui dan memutuskan hubungan yg dia inginkan tapi Gilang tidak sengaja bertemu dengan Niti sahabat nya Mika.Niti tiba tiba masuk mobil Gilang dan berteriak maling di sangka Gilang maling tapi ternyata Niti salah masuk mobil karna mobil Gilang dan Niti sama sejak itu mereka kenal Gilang hanya iseng mendekati Niti ya emang polos bahkan bodoh dan ceroboh tapi meski bukan tipe Gilang membuat Gilang bahagia dan senang saat di dekat Niti beda pada wanita yg di jumpai Gilang
"Niti"pangil Gilang melambaikan tangan Niti menoleh dan tersenyum manis mereka sudah resmi pacaran selama 3 bulan dan Niti pernah kenalkan Gilang sama sahabat nya yg lain
"Kita mau jalan"ucap Niti kegirangan
"Ini kan habis hujan gimana kita nonton aja aku malas jika jalan hujan kayak gini"ujar Gilang tersenyum
"Iya udah ayo"ucap Niti semangat
"Ehh tunggu sayang harus pegangan"ujar Gilang membuat Niti tersenyum malu
"Aku malu pipi ku terasa kebakar"uja4 Niti malu dengan pipi merona Gilang tertawa lalu mengandeng Niti mereka nonton film romantis Niti menikmati filmnya bersama Gilang sampai satu adegan pemeran wanita dan pria nya berciuman membuat Gilang tegang biasa lah pria seperti Gilang sangat mudah tegang Gilang melirik Niti yg memejam kan mata nya
"Kok ngak mau lihat sayang"tanya Gilang mencium tangan Niti
"Ngak papa "ujar Niti tersenyum meneguk minumannya Gilang mencium pipi Niti membuat Niti menoleh
"Aku malu"ujar Niti tersenyum malu sampai minuman nya jatuh Gilang tersenyum lalu kembali menonton
"Huam jadi gantuk"ujar Niti menguap masuk ke mobil Gilang mereka baru selesai menonton
"Sayang kamu cinta ngak sama aku"tanya Gilang serius
__ADS_1
"Gilang ngak percaya jika aku cinta banget sama Gilang"ujar Niti dengan wajah polos
"Iya tapi kamu ngak pernah cium aku "ujar Gilang mengelus tangan Niti
"Ya karna aku malu"ujar Niti tersipu melihat wajah Niti seperti itu membuat Gilang bisa gila jika tidak mencium bibir itu Gilang mencium bibir Niti tapi Niti hanya terdiam sampai Gilang melepas kan ciumannya
"Love you "ujar Gilang mengusap pipi Niti karna itu membuat Niti malu memeluk Gilang
"Rasa nya aneh"ujar Niti menyentuh bibir nya itu ciuman pertama nya Gilang tidak mendengar ucapan Niti dia kembali mencium Niti dan kali ini Niti membalas nya mereka saling membalas ciuman
"Kita pergi"ujar Gilang tersenyum lalu melaju kan mobil nya sepanjang jalan Gilang mencium tangan Niti dengan rasa sayang.Saat mengantar Niti pulang tapi karna orang tua Niti tidak ada membuat Gilang lebih berani dia mencium Niti penuh cinta Niti juga karna merasakan yg pertama rasa penasaran kian besar
"Kenapa kamu bisa membuat aku gila"ujar Gilang rasanya dia ingin menelan tubuh Niti
"Emang Gilang mau gila tapi ngak ada tanda tanda mau gila"ujar Niti dengan polos Gilang tersenyum lalu mencium Niti lagi dengan tangannya mulai merayap menjatuhkan dres Niti sampai tergeletak Gilang mulai menindih Niti mencumbui Niti yg tidak mengerti apa yg Gilang lakukan
"Gilang itu sakit banget"ucap Niti mencakar dada Gilang saat Gilang memasuki nya sedangkan Gilang hanya terpaku melihat apa yg dia rasa
"Sayang jangan tinggalkan aku setelah ini ,aku sangat mencintai mu sampai kapan pun love you sayang"ucap Gilang mencium Niti dan dengan melanjutkan apa yg tertunda
"Gilang emang kita melakukan apa kok aku baru merasakan yg pertama"tanya Niti menatap Gilang yg berbaring di sebelah nya keringat membasahi tubuh mereka nafas mereka masih seperti lari
"Niti aku telah meniduri mu kamu udah jadi milik ku sekarang ini "bisik Giring mengecup pipi Niti dengan cinta
"Tapi Gilang janji kan nikahin aku"ujar Niti dengan mata berkaca-kaca
"Tentu sayang"ucap Gilang memeluk Niti sampai mereka tertidur bersama.Karna Niti tinggal sendiri jadi Mika dan teman nya yg lain menemani Niti tidur mereka juga membicarakan Gilang yg pernah terekam kamera tentang kebejatan Gilang dan Mika sendiri sudah menyelidiki nya banyak yg Mika ketahui tentang Gilang mereka akan bicara pada Niti tapi saat mereka masuk ke kamar Niti mereka kaget dengan kehadiran Gilang yg memeluk Niti
"Apa yg lho lakukan"teriak Mika membuat Niti dan Gilang terbangun
"Dasar pria breksek berani nya lho cicipin teman gua yg masih gadis"ujar Mika langsung memukul Gilang
"Niti kenapa lho lakukan aish Niti ini benar kacau"ujar Nikita panik
"Emang kenapa Gilang ngak yakitin aku kok tapi kenapa Mika marah "ujar Niti bingung
"Ya ampun Niti lho tau yg lho berikan pada Gilang ini ni itu hanya untuk suami"jelas Ros menepuk bagian pribadi Niti
"Ros sakit jangan di sentuh kan Gilang akan jadi suami aku"ujar Niti cemberut
"Lho mau nikah sama pria breksek ini"tunjuk Mika lalu menendang Gilang lagi
"Ehh lho apaan sih dengar gue cinta sama Niti"ujar Gilang berdiri yg hanya memakai boxer
"Cinta lho bilang cih omong kosong"ujar Mika sinis
"Mika ngak boleh pukul Gilang terus kasihan"ucap Niti kasihan
"Lho kasihan sama dia oke Ros tunjukkan berapa korban cewek yg dia lakukan dan berapa cewek yg dia tiduri dia itu cuman mainin lho doang Niti mungkin apa yg dia dapat akan ninggalin lho karna udah dapat apa yg dia mau"ujar Mika mendorong kepala Niri dan Ros menunjuk kan informasi yg mereka dapat
"Gilang kok jahar sama aku"ujar Niti menetes kan air mata
" Sayang aku benar cinta "ujar Gilang ingin mendekat tapi dia di hajar oleh Mika habis habisan
"Oke biar lho ngerti apa yg lho lakukan gue akan membuat perusahaan yg lho pegang hancur berkeping-keping"ujar Mika mengeluarkan ponselnya Gilang masih menahan sakit di wajah dan tubuh nya
"Mika jangan lakukan kasihan Gilang aku mohon"ujar Niti memohon
"Ehh lho ini siapa sih"ujar Gilang berdiri
"Mika jangan lakukan"ucap Niti lagi memohon dengan sangat
"Oke gue ngak akan lakukan dengan syarat lho jauhin Gilang jika gue lihat kalian masih ketemu gue akan hancurin Gilang gue lakukan untuk nyelamatin diri lho sendiri dari pria bejad kayak gini"ucap Mika kesal
"Lho mau tau kan Mika siapa"ujar Ros lalu melempar kan pakaian Gilang
"Lho cari tau siapa dia"ujar Ros lalu mendorong Gilang dari kamar karna rasa penasaran Gilang jadi dia mencari tau mengenai Mika Gilang mencari tau dan akan kembali pada Niti tapi saat Gilang mendapatkan informasi mengenai Mika banyak korban Mika yg sekarang menjadi gembel dan ada juga sampai meninggal karna syok yg terjadi Mika adalah orang yg sering menjebak para pria bejad dengan modis tidur bersama nya dan betapa banyak orang sukses yg hancur dari Mika, karna rasa cinta Gilang pada Niti dia nekat bertemu dengan Niti tapi di ketahui Mika sampai Mika mengancam akan membunuh Gilang jika berani masih menemui Niti atau Niti ketemu sama Gilang dari situ mereka tidak lagi bertemu karna Niti menolak Gilang
Flashback and
__ADS_1