Cinta Untuk Sang CEO

Cinta Untuk Sang CEO
Part 35


__ADS_3

Kamu"ujar Denis menunjuk wanita itu mengenali


"Teman nya Mika"tanya Denis penasaran karna dia pernah melihat foto wanita itu bersama Mika


"Tuan kenal sama Mika"ujar nya penasaran


"Ya"ujar Denis singkat


"Ini istri saya Widya"jelas nya yg ternyata Wilkan


"Sayang kok sendiri sih"ujar Mika memeluk lengan Denis


"Kamu apaan"bisik Denis


"Ssstt dia itu mantan gue gengsi dong gue jika ngak bawa pasangan"bisik Mika tersenyum manis


"Ahh kekasih saya seperti ini"ujar Denis kaku


"Kekasih"ujar Wilkan kaget


"Kenapa lho merasa minder ya ketemu sama gue yg ternyata kekasih gue lebih dari segalanya dari pada lho"ujar Mika sinis


"Mika"ujar Widya tapi Mika berdiri menarik tangan Denis untuk pergi karna Mika muak melihat wajah Widya


"Kamu apaan sih aku lagi bicara"kesal Denis melepaskan tangan Mika


"Kenapa mau sama istri orang"kesal Mika menatap Denis


"Kamu mencintai mantan mu kamu cemburu melihat nya iya "tanya Denis dengan getir


"Bukan urusan lho"kesal Mika dan meninggalkan Denis


"Mika lho ini gimana sih harus nya lho buktikan pada Wilkan jika lho juga bisa bahagia tanpa dia"ujar Ros menahan Mika


"Gue sebal melihat wajah munafik Widya rasanya gue mau menampar nya"geram Mika tidak bisa menahan diri


"Santai dong Mika kita main cara halus aja kasih mereka pelajaran"ujar Nikita


"Oke gue akan ikut Denis lagi"ucap Mika menahan amarahnya lalu mengikuti Denis yg kembali mereka duduk


"Apa ada masalah tuan"ucap Wilkan bertanya


"Tidak"ujar Denis singkat


"Saya tidak menyangka jika kekasih Mika adalah anda"ujar Wilkan santai dia tau Mika seperti apa jadi dia meragukan jika Denis itu pacar ya Mika


"Ngomong ngomong kalian bertemu di mana"tanya Wilkan menyelidik


"Bukan urusan anda apa anda tidak senang dengan saya"ujar Denis datar


"Bukan begitu"ujar Wilkan cepat


"Saya hanya heran kenapa bisa Mika mencintai pria seperti kamu hanya seujung kuku "ujar Denis datar menatap Wilkan


"Jika bukan untuk bisnis ku sudah ku tonjok dia berani sekali menghina ku"batin Wilkan merasa terhina


"Saya tidak tau tuan karna Mika sendiri yg cinta mati sama saya"ujar Wilkan santai Denis mengontrol emosi nya


"Ulangi kata kata mu"ujar Denis dengan tatapan tajam seakan mengigat kan


"Tidak maksud saya karna dulu saya cinta mati sama Mika"ujar Wilkan merasa bahaya


"Kayak nya enak lho berlindung pada lho"bisik Mika menahan tawa ya emang Mika butuh pria seperti Denis


"Kamu diam"ujar Denis menoleh pada Mika dengan tatapan datar


"Kenapa sih"ucap Mika cemberut


"Saya tidak akan pernah bisa menerima orang seperti anda jadi jangan harap bisa kerja sama "ujar Denis angkuh


"Tuan Denis saya bahkan belum bicara soal pekerjaan"ujar Wilkan cemas padahal Denis sumber kekayaannya jika Denis tidak bisa menerima nya Wilkan tidak bisa menambah kekayaannya


"Saya tidak suka jika ada yg berani membantah saya anda ingat di otak anda jika berani membantah sekali lagi saya benar akan menghancurkan perusahaan anda"tajam Denis lalu berdiri dan pergi ke toilet


"Sialan aku cemburu"gumam Denis frutasi mencuci wajahnya


"Lihat saja nanti aku benar akan hancurkan dia jika masih mendekati Mika habis dia"gumam Denis lagi dia jadi sangat gelisah akan hal itu


"Apa kabar"ujar Wilkan pada Mika

__ADS_1


"Kenapa gue kasih tau gue rasa nya mau muntah melihat wajah kalian berdua"ucap Mika santai


"Lucu sekali apa kamu melupakan kenangan kita nona Mika Josep Sky"ujar Wilkan menyilang kan kaki nya Widya hanya diam saja tidak bergeming


"Haha apa sekarang menyesal karna ternyata gue bukan lah orang miskin"ujar Mika tertawa


"Aku tidak menyerah sebelum aku bisa mendapatkan apa yg aku mau kamu pun tidak bisa menghalangi itu"ujar Wilkan tersenyum


"Dan lho juga ngak tau siapa gue"ujar Mika sinis


"Kita lihat "ujar Wilkan tersenyum lalu dia berdiri menyudut kan Mika ke sofa dan mencium sudut bibir Mika dengan sengaja


Plak


"Kurang ajar"kesal Mika menampar Wilkan menyeka bibirnya


"Tidak tau malu"teriak Mika murka


"Lho akan gue bunuh berani menyentuh gue"ujar Mika tajam lalu ada yg menarik tangan Mika


"Berani nya dia mencium mu"ujar Denis lalu langsung mencium Mika merasa ciuman Denis yg pertama Mika hanya diam meski Denis liar mencium nya


"Jadikan aku pria terakhir yg mencium mu"ujar Denis datar kembali mencium Mika semua orang hanya bersorak akan hal itu tapi Mika malah membalas ciuman Denis tanpa ada rasa malu


"Jika tidak menghargai Gilang saya pasti kan akan menghajar mu"ucap Denis datar menatap Wilkan


"Ohh tuan cewek anda sendiri yg minta di cium"ucap Wilkan santai


"Sialan"ujar Denis mengakat tangannya akan memukul Wilkan


"Mas udah"ucap Widya menarik tangan Wilkan untuk pergi


"Kamu juga suka sekali menggoda pria"kesal Denis menatap Mika


"Lho pikir gue beneran minta cium sama dia "kesal Mika


"Asal lho tau ya gue lebih suka dengan bibir lho ngerti"ujar Mika lalu berlalu Denis jadi kesal kecemburuan nya terasa membakar hati nya


"Kisah baru saja di mulai"gumam Gilang melihat itu dia tau Denis cemburu Gilang sangat mengenal Denis seperti apa


Setelah acara selesai Denis pulang kali ini Mika ikut bersama nya Denis hanya datar karna masih merasa kesal dengan Mika yg di cium pria lain Mika hanya biasa saja karna ngantuk dia bersender di jok mobil mereka melewati jalan yg sepi dengan pemikiran sendiri .Tiba tiba Denis menghentikan mobilnya karna ada segerombolan pria yg menganggu wanita dan menghalangi jalan nya


"Hei minggir"teriak Denis mengeluarkan kepalanya pria itu mengibaskan tangannya memberi isyarat jangan ikut campur


"Mau apa sih gue capek ayo kita pulang"ujar Mika tapi di acuh kan Denis


"Ini waktu nya menghilangkan amara"ujar Denis melepaskan jas nya dan melipat lengan baju nya Denis berjalan dengan santai dan memukul seorang pria


"Sialan mau mati"ujar pria itu menoleh dan menyerang Denis tentu Denis bisa menghajar mereka apa lagi dengan amarahnya sampai mereka semua babak belur Dneis melampiaskan amarahnya


"Pergi saja"triak Denis dengan kesal mengusir mereka semua yg lari terbirit-birit saat Denis menoleh ke wanita yg terjatuh dia tertekun


"Mau saya bantu"ujar Denis ragu


"Terimakasih"ujar nya menahan kaki nya Denis membantu nya berdiri


"Mobil nya"tanya Denis pelan


"Saya di rampok"lirih nya


"Saya antar ya "ujar Denis lalu memampa nya ke mobil memasukkan ke mobil


"Lho ini gimana sih lihat jadi berantakan"ucap Mika pelan saat Denis masuk mobil


"Harus nya berterima kasih lihat aku nolongin mama Selly dari rampok"ujar Denis menyalahkan mobil nya Mika menoleh dan benar itu Selly


"Ahh terimakasih"ucap Mika memeluk Denis


"Rasain bau ketek"ujar Denis membekap wajah Mika


"Apaan sih jorok banget"ujar Mika mendorong Denis yg hanya tersenyum dan melaju kan mobil nya


"Biar gue yg membantu mama Selly"ujar Mika tersenyum memampa Selly meski menolak tapi Selly menerima nya karna dia lagi terluka


"Mama istirahat saja di kamar"ujar Mika membantu Selly berbaring


"Kenapa bisa terluka"ujar Jesi membawa kotak obat


"Ohh ya Denis tadi ada Josep telpon dia bilang Arumi mau bicara pada mu penting"ujar Jesi melihat Denis

__ADS_1


"Besok aja tan mau istirahat capek"ucap Denis memang wajahnya terlihat lelah


"Aku ke kamar dulu"ujar Denis lalu pergi


"Udah jangan nolak kamu lagi terluka"ujar Jesi membiarkan Mika merawat nya Selly diam karna dia butuhih di obati karna kaki nya tadi kena pisau karna dia melawan orang yg merampok nya yg mau melecehkan nya juga


###


☀️☀️☀️


Gilang tersenyum melirik Niti yg terlelap belum nikah aja Gilang udah meniduri istri nya apa lagi sudah kenikah tidak bisa menghalangi nya setelah selesai resepsi semalam Gilang mau Niti tanpa menunda lagi karna udah lama juga dia tidak minta sama Niti.Gilang teringat semalam siapa pria bersama Widya karna Gilang kenal juga sama Widya


"Sayang"ucap Gilang mengelus tangan Niti lalu menaikan Niti ke atas tubuhnya yg masih tertidur Gilang memeluk pinggang Niti dan mencium bibir Niti


"Mmfff Gilang"ujar Niti cemberut membuka mata dengan malas


"Pagi sayang"sapa Gilang tersenyum


"Pagi"ujar Niti tersenyum Gilang memegang pipi Niti dan mencium nya


"Ahh Gilang nakal"pekik Niti menoleh saat sesuatu menusuk diri nya dengan Niti bergerak pada akhirnya tubuh mereka menyatu karna mereka sama sama polos


"Gilang ngak mau masih capek"keluh Niti memberontak Gilang hanya tertawa kecil


"Sstt kita pengantin baru sayang jadi wajar jika aku mau kamu terus"ujar Gilang membalik kan badannya


"Tapi aku lapar Gilang"ujar Niti memegang lengan Gilang


"Setelah ini aku akan memenuhi semua yg kamu mau"ujar Gilang tersenyum dan mencium Niti mencumbu Niti membuat Niti hanya pasrah


"Gilang capek"keluh Niti mengatur nafas sudah sekali mereka lewati keringat mulai membasahi kedua nya Gilang tersenyum lalu mengangkat tubuh Niti masih dengan badan menyatu membawa Niti ke kamar mandi mengisi bathtub dengan air lalu mereka masuk Niti berbalik membelakangi Gilang karna lelah dia memejamkan mata


"Sayang siapa sih teman Widya semalam"tanya Gilang mengosok tubuh Niti


"Wilkan dia kekasih nya Mika tapi mereka berselingkuh sampai kedua nya menikah meninggalkan Mika"jelas Niti


"Berani ya dia berbuat seperti itu"ucap Gilang tersenyum mencium bahu mulus Niti


"Gilang aku takut tinggal sama mama dan papa Gilang"ucap Niti pelan


"Sayang kamu tau kan aku tidak suka di ganggu jadi nanti saat di negara X kita tinggal di apartemen jadi setiap saat aku mau kamu tidak ada yg ganggu"ucap Gilang tersenyum


"Gilang emanh nakal"ujar Niti tersenyum memeluk lengan Gilang di perut nya


###


Mika dan yg lain lagi sarapan termasuk Selly ikut sarapan Mika sengaja belum membahas itu semua karna dia butuh trik biar Selly bisa mendengar kan nya dan hubungan mereka kembali seperti dulu lagi.Mereka sarapan dengan hening hanya dentingan sendok yg terdengar di sana Denis hanya biasa saja melihat ponselnya ada email dari Andre jadi Denis harus mengecek nya


"Denis kenapa mama mu telpon"ujar Jesi memecah keheningan


"Hanya menanyakan kabar"jawab Denis singkat


"Emm ma gue mau minta maaf"ujar Mika menyelesaikan makan nya tapi Selly hanya diam


"Maafin gue ngak bilang semua nya"ujar Mika lagi


"Hentikan kita tidak ada lagi hubungan apa kamu mau tau saat aku melihat mu rasanya aku ingin membunuh mu "ujar Selly lalu berdiri dan pergi


"Aku yg akan antar"ujar Denis berdiri mengikuti Selly


🚘🚘🚘


"Kenapa bisa mama Selly sangat marah pada Mika"tanya Denis menyetir Selly menghargai Denis karna sudah menolong nya


"Tau arti kekecewaan"ujar Selly menatap keluar


"Aku sangat mencintai Josep tapi apa dia mengingari semua janji nya dan sekarang Mika dia membohongi ku rasa nya aku benar hancur"ucap Selly meneteskan air matanya


"Aku turut bersedih"ujar Denis dia bingung mau bereaksi


"Sebenarnya mama itu menyalahkan siapa Mika Josep apa Dini semua bukan lah salah mereka Mika hanya anak dari Dini yg tidak bisa di ubah kebenaran nya sedangkan Josep dan Dini mengapa mereka melakukan malam itu sebenarnya itu bukan kesalahan mereka karna Dini di jebak oleh papi dan Josep hanya mabuk saat itu"jelas Denis dia mendengar cerita dari mami nya


"Memang di khianati orang terdekat itu tidak lah muda tapi kita harus lihat dari sudut kebenaran nya sebenarnya semua tidak ada yg salah"jelas Denis lalu menghentikan mobilnya karna sudah sampai


"Denis terimakasih menolong ku"ujar Selly menghapus air mata nya


"Iya"ujar Denis singkat lalu memberikan sesuatu pada Selly


"Jika mama Selly membutuhkan aku maka aku siap membantu"ujar Denis ada rencana lain di balik itu semua

__ADS_1


"Terimakasih aku pulang"ucap Selly lalu keluar dari mobil Denis


"Mika sangat sulit di curi hati nya jadi aku harus mendekati kesukaan nya mama Selly bisa membuat ku dekat nanti nya"ujar Denis tersenyum dengan rencananya dia tau Mika sangat menyayangi Selly jadi Denis akan mendekati Selly biar nanti bisa gampang mengambil hati Mika


__ADS_2