Cinta Untuk Sang CEO

Cinta Untuk Sang CEO
Part 52


__ADS_3

Tidak terasa 3 bulan sejak pernikahan Josep dan Selly sudah berlalu mereka semua sudah sangat bahagia hidup mereka damai dan tentu banyak canda dan tawa yg mereka lalui Mika juga sudah sembuh kini mereka membuat acara untuk pernikahan mereka kelak karna sudah yakin juga jadi Mike juga akan menikah di hari yg sama bersama kakak nya jadi acara itu harus di adakan sangat meriah semua sibuk mempersiapkan semua nya


Pertama Mika dan Denis yg akan melakukan ijab kabul tapi Mike dan Farul juga sudah siap tinggal giliran saja karna itu pernikahan mereka jadi viral banyak pembicaraan yg terjadi apa lagi Denis yg menikah banyak yg iri pada Mika menikah dengan pria tampan ini meski dingin tapi Denis orang nya hangat


Mika tersenyum melirik Denis yg mengucapkan ijab kabul nya dengan semangat sekarang mereka sah menjadi suami istri setelah melakukan proses Farul juga mengucapkan ijab kabul dan acara ijab kabul nya berjalan dengan lancar kini mereka akan siap ke resepsi nya di gedung termegah di kita X ribuan orang datang karna undangan nya


"Mau makan dulu sebelum ke resepsi kita nanti lama lho"ujar Denis melihat Mika yg duduk di depan meja rias


"Nanti aja deh nanti keburu make over nya datang"ucap Mika karna saat makan Mika harus dengan suasana santai tidak keburu.Benar saja ada ketukan pintu Denis membuka kan pintu ada beberapa wanita di sana Denis segera mempersilahkan mereka masuk


"Mika makan lah duku sedikit mereka bisa menunggu nanti"ujar Denis serius melihat itu Mika setuju Denis mengambil piring yg tadi dia bawa


"Sekalian lho juga makan"ujar Mika tersenyum malah dia dapat tatapan tajam dari Denis


"Apa yg salah"ujar Mika santai menyuapkan sendok ke mulut nya


"Mulut mu itu lho rasanya ngak enak dengar lho gue status kita ini udah berbeda"ujar Denis sedikit mempertegas


"Jadi karna itu aduh ayang suami gemes deh"ujar Mika mencubit pipi Denis


"Apaan sih"ketus Denis sebal


"Iya deh di ganti ya demi ayang suami"ujar Mika tertawa pelan Denis mencibir tingkah Mika yg sesantai itu


Setelah menganti baju Denis dan Mika segera menuju gedung dan mobil berbeda juga di lakukan oleh Farul dan Mike menuju gedung megah itu yg membawa acara Dini sendiri sedang kan Selly ikut mendampingi bersama Josep .Saat mobil mereka sampai para media mulai memotret dan mengambil video pengawal Denis membuka kan pintu mobil Denis segera keluar dengan gagah nya lalu mengulur kan tangan Mika mengengam tangan Denis dan keluar dari mobil mereka masuk ke gedung dengan tampilan sangat megah begitu pun dengan Farul dan Mike


"Kita sambut dua pengantin kita yg pertama Denis Atmajaya dan Mika Josep Sky"ucap Dini lalu para tamu bertepuk tangan melihat Mika dan Denis


"Apa kamu kira kita ini lagi pertunjukan"ujar Denis mengeleng melihat Mika melambaikan tangan pada para tamu


"Lho ngak asik"ujar Mika lalu menyengir


"Maafkanlah istri mu ini "ujar Mika tersenyum terpancar jelas jika Mika sangat bahagia


"Dan yg kedua kita sambut Farul dan Mike"ujar Dini lagi tepuk tangan makin meriah


"Aku bahagia bisa menikah dengan mu"ujar Farul mencium kepala Mike


"Kak Farul jangan seperti itu malu dilihat"ucap Mike cemberut Farul hanya tersenyum menganguk tanda mengerti lalu mereka duduk di kursi yg di sediakan untuk mengisi acara artis terkenal tengah beryanyi mengisi acara itu


"Aku bisa nyanyi aku bisa bawa kan lagu untuk mu apa kamu mau"tanya Mika pada Denis


"Tidak perlu"ujar Denis santai


"Iss kamu itu cinta ngak sih sama aku kayak gitu banget wajahnya"kesal Mika melihat keacuhan Denis


"Acara selanjutnya adalah dansa"ujar Dini semua bertepuk tangan lalu Dini mempersilahkan semua berdansa memutar lagu dansa


"Kita dansa yuk"ajak Mika melihat Farul dan Mike berdansa dengan mesra ya emang Farul yg mengajak Mike


"Ngak"ujar Denis menatap ke depan


"Iss kok kayak gitu sih"kesal Mika tapi Denis acuh saja membuat Mika benar kesal dengan tingkah Mika


###


"Akhirnya selesai juga"ujar Mika langsung berbaring karna capek yg di rasa tidak butuh lama Mika langsung tertidur di kamar hotel yg sudah di hias untuk pengantin


"Pasti dia sangat capek menyambut banyak tamu"ujar Denis melihat Mika lalu Denis melepaskan jas nya melipat lengan kemeja nya Denis dengan pelan melepaskan gaun pengantin Mika menganti dengan baju tidur yg sudah tersedia Denis juga menyingkirkan bunga di atas kasur biar istirahat mereka lebih nyaman setelah itu Denis menganti baju nya dan berbaring di sebelah Mika untuk tidur


"Mike jadi lah milik ku selama nya"ujar Farul mencium tangan Mike dengan lembut


"Kak Farul selama nya aku cinta kak Farul"ujar Mike tersipu


"Aku juga kamu sangat cantik dan"ujar Farul tersenyum


"Apa"ujar Mike sudah tersipu

__ADS_1


"Mengemas kan"ujar Farul tersenyum mencium sudut bibir Mike


"Ihh kak Farul "ujar Mike tersipu


"Mike"ujar Farul memeluk pinggang Mike mengusap punggung Mike


"Mau tidur kak"ujar Mike menyengir dia gugup jika Farul meminta hal berharga nya


"Tidak boleh"ujar Farul


"Sebelum kita melewati malam yg panjang"bisik Farul kemudian


"Kan bisa lain kali"ujar Mike sangat malu


"Mau nya sekarang"ujar Farul tersenyum lalu mengendong istri nya menuju kasur Farul langsung saja berada di atas tubuh Mike


"Kak Farul kok kayak mau menghukum ku saja"ujar Mike cemberut


"Tidak kamu akan tau betapa aku mencintaimu"ujar Farul melepaskan baju nya lalu mencium Mike dengan begitu lembut membuat Mike terasa melayang di buat Farul


"Kak kok geli"ujar Mike menahan tubuhnya saat Farul mencumbu nya


"Kak kak Farul"lirih Mike memegang kepala Farul yg mencium perut nya


"Sstt salur kan rasa cinta mu sayang"ujar Farul mencium bibir Mike malah di balas Mike dengan pelukan hangat kini mereka sudah polos Farul mengakat kepala nya membelai wajah Mike dan


"Kak sakit"jerit Mike sampai tubuh nya terangkat Mike replek mencakar leher Farul


"Aku tau tapi tahan"bisik Farul menahan tengkuk Mike dan mencium leher Mike, Farul semakin menekan semakin dalam


"Mmff mfff"air mata Mike menetes sudah karna rasa sakit yg dia alami dengan mencakari leher Farul yg semakin lama semakin mendalam


"Maaf "hanya kata itu yg terucap lalu Farul kembali mencium leher Mike dengan mengerak kan pinggul nya Mike hanya meluap kan rasa sakit nya di tubuh Farul dia cakar sesuka hati sedang kan Farul asik mencumbu istri nya menebar benih yg dia tanam berharap buah cinta mereka akan tumbuh malam itu kedua insan itu melewati malam yg panjang tidak ada rasa lelah meski melewati resepsi


###


"Kak Farul maaf ya aku jadi nyakitin kak Farul"ujar Mike menyentuh leher Farul yg bekas cakaran Mike semalam


"Tidak masalah"ujar Fatul tersenyum


"Kita mandi yuk nanti baru sarapan"ujar Farul lalu mengedong Mike seketika Mike melingkar kan tangannya di leher Farul


"Malu kak"ujar Mike tersipu menyembunyikan wajahnya di dada Farul


"Harus terbiasa Mike kan nanti akan lihat setiap hari"ujar Farul membuka pintu kamar mandi dengan kaki nya lalu mereka masuk Farul menurun kan Mike menyalah kan shower nya


"Dengan rambut berantakan dan basah seperti ini kamu semkain seksi"ujar Farul memegang wajah Mike


"Kak Farul malu tau"ujar Mike tersenyum malu Farul memeluk pinggang Mike begitu pun Mike mengalungkan tangannya di leher Farul wajah mereka semakin dekat dekat dan dekat mereka berciuman dengan hangat saling membalas dan akhirnya kejadian semalam itu terulang kembali


Berbeda dengan Mike kini Mika menekuk wajahnya bagaimana tidak saat dia membuka mata tidak menemukan suaminya itu malah mendapat kan pesan tunggu aku keluar sebentar itu lah isi pesan Mika membuat Mika kesal Denis meninggalkan nya dan parah nya lagi Mika sudah mandi Denis belum juga kembali


"Dia niat ngak sih nikahin gue harus nya dia itu menyapa gue selamat pagi istri ku kayak gitu kek atau memberikan sarapan yg romantis"omel Mika dengan kesal lalu berusaha menelpon Denis tapi nihil Denis tidak mengankat telepon nya


"Menyebalkan mending gue tinggal pulang aja biar tau rasa dia"ujar Mika kesal lalu keluar dari kamar hotel itu dengan wajah masam Mika masuk lift untuk menuju lantai bawah dan pergi meninggalkan Denis


"Pagi nona Mika"sapa scurity itu dengan tersenyum saat Mika keluar dari bangunan megah itu hotel itu di pesan Denis hanya ada 4 orang saja Denis Mika Mike dan Farul karna ingin privasi bahkan ada beberapa bodyguard Denis yg menjaga


"Pesan kan gue taksi gue mau pulang"ujar Mika pada pria itu


"Pagi nona Mika anda mau kemana"tanya pria bertubuh tegap itu dengan seragam bodyguard nya


"Pulang lah"ketus Mika karna kesal dengan Denis


"Mari saya antar"uja nya sopan


"Lho siapa gue ngak mau"kesal Mika menatap pria itu kesal

__ADS_1


"Saya bagian keamanan keluarga Atmajaya nona anda harus patuh terhadap saya ini juga demi keselamatan anda"ujar nya dengan tegas


"Bilang sama bos lho itu gue kesal sama dia dan gue mau pulang"kesal Mika pria itu menekan sesuatu di telinga nya sedikit menjauh tidak lama dia kembali


"Anda tunggu sebentar nona tuan Denis ada di perjalanan"jelas nya


"Emang kemana dia"tanya Mika


"Mau ke sini nona"ujar nya lalu melihat sekeliling tadi pagi banyak sekali media yg meminta wawancara dari kedua pengantin tapi Denis memerintah kan tidak boleh ada media yg menyorot mereka karna itu sangat menganggu.Tidak lama mobil merah dengan merek termahal berhenti keluar lah Denis dari sana mendekati Mika


"Ayo"ujar Denis saat Mika kesal dia tidak bergeming


"Tidak mau"ketus Mika, Denis melepaskan kacamata nya lalu memakai kan pada Mika dia merogoh saku jas nya dan memakai kaca matanya


"Ayo kenapa kamu menekuk wajah mu"ujar Denis pelan


"Ya aku kesal la suami ku pergi tanpa mengajak ku"kesal Mika menatap Denis


"Ayo kita pergi nanti ada media lagi menyerbu"ujar Denis dengan perasaan kesal Mika melangkah masuk ke mobil Denis hanya tersenyum tipis masuk ke mobil sopir nya segera melaju


"Janhan ngambek seperti itu aku tadi mengurus pekerjaan aku ngak tega bangunin kamu jadi aku pergi sendiri"jelas Denis


"Kamu itu kerja mulu di pikirin aku juga mau jadi yg terpenting di hidup mu"kesal Mika


"Jangan mengatakan itu aku cinta sama kamu aku hanya melakukan pekerjaan ku"jelas Denis


"Pokoknya aku kesal"ujar Mika ngotot menatap jendela Denis hanya tersenyum tipis menatap ke depan


"Tuh kan kamu kayak ngak mentingin aku ngak ada usahanya membujuk"kesal Mika menatap Denis yg malah menatap ke depan


"Hei kamu mau apa dari ku"ujar Denis memegang wajah Mika


"Kamu itu istri ku penting untuk ku jangan mengatakan itu"ujar Denis dengan mengelus wajah Mika


"Ya aku mau kamu dan kamu kayak ngak menghargai aku"ujar Mika sebal


"Tidak ,aku melakukan apa yg aku anggap benar"ujar Denis


"Jangan marah lagi tadi aku keluar mengurus pekerjaan beberapa hari ke depan karna kita akan menghabiskan waktu bersama"ujar Denis lagi


"Yang benar"ujar Mika serius


"Iya lah makan nya jangan marah mulu"ujar Denis mencium kening Mika


"Ayo"ujar Denis lagi saat mobil berhenti Mika tersenyum senang Denis melakukan itu lalu Mika keluar memeluk lengan suaminya itu mereka masuk ke gedung yg yg bertuliskan Atmajaya mereka masuk lift Denis menekan tombol lantai atas Mika bukan orang bodoh tidak mengetahui tempat itu , itu adalah gedung tempat parkir pesawat yg berarti tempat pesawat Atmajaya


"Denis kita ngak naik pesawat kok kita menuju helikopter"tanya Mika heran saat langkah mereka melewati pesawat Atmajaya


"Emang kamu pikir kita mau kemana"tanya Denis santai


"Ya ke luar negeri pasti nya setidaknya ke negara Z atau negara terkenal dengan pemandangan yg indah"ujar Mika


"Tidak"ujar Denis lalu naik helikopter nya mengulur kan tangan nya Mika ikut saja ikut naik ke sana


"Kita akan ke salah satu pulau milik Atmajaya tidak kalah indah dari luar negri"ujar Denis tersenyum lalu pilot nya mulai mengatur penerbangan mereka dan mereka segera naik ke udara


"Ya ngak seru dong lalu kenapa kita ngak ajak Mike dan Farul"ujar Mika


"Mereka bisa mengatur liburan mereka sendiri masak mereka ikuti kita mulu"ujar Denis lalu mengengam tangan Mika


"Ikutin aja rencana ku"ujar Denis tersenyum


"Nikah sama milyader itu enak ya "ujar Mika tersenyum mencium pipi Denis


"Mesum nya tunggu di kamar aja kita lihat semesum apa kamu"bisik Denis dengan tersenyum


"Siapin malam pertama kita ya kita bikin malam pertama 3 hari 3 malam"ujar Mika tersenyum lebar

__ADS_1


"Itu kamu lho yg bilang "ujar Denis dengan seringai nya Mika tidak menyahut karna dia pokus melihat pemandangan dari arah bawah yg sangat indah Mika terlalu sibuk dengan dunia sendiri sehingga sering kali tidak menikmati liburan jika dia liburan itu saat Mike mengajak nya karna Mika sering sibuk kuliah dan belajar bahkan dia sering ugal ugalan


__ADS_2