Cinta Untuk Sang CEO

Cinta Untuk Sang CEO
Part 21


__ADS_3

Mika menonton video pernikahan Wilkan dan Widya yg di rekam oleh Alek hati Mika hancur meski dia galak dan kejam atau apa julukan orang orang tapi Mika punya hati dan sekarang hati nya menjerit melihat Wilkan menikah dengan Widya bisa aja Mika menunjukkan identitas nya tapi Mika memikirkan Widya juga karna dia tau Widya itu gadis baik cuman sekarang dia mengalami cinta pertama membuat Widya melupakan semua nya dan memberikan kepala Wilkan termasuk kehormatan nya jika Mika tidak mengalah maka kehidupan Widya akan hancur lebih baik Mika mundur membiarkan sahabat nya bahagia


"Ya ampun bu direktur ngabisin tisu berapa kotak"ledek Ros masuk di ruangan Mika


"Sialan lho"kesal Mika dia menyeka sedikit ujung mata nya yg berair


"Lupa kan tentang cinta Mika lho harus pokus pada tujuan lho"ujar Mika menyemangati dirinya Mika tidak ingin larut dari kesedihan nya karna tujuannya akan segera tercapai


Mika rapat bersama Alek dan Ros untuk masalah pekerjaan Mika ingin menunjukkan pada semua orang jika dia mampu jadi seperti ayah nya


"Udah sukses di sini lho mau apa sih"ucap Ros bingung keinginan Mika


"Alek jelas kan"ucap Mika serius


"Jadi perusahaan kita akan menjajah ke negara X yg mana perusahaan Sky entertainment berdiri kita akan tunjukkan jika perusahaan Akim entertainment mampu mengalahkan perusahaan itu nona Mika hanya ingin menunjukkan pada tuan Sky jika dia juga memilki perusahaan tanpa bantuan nya"jelas Alek datar


"Jadi kita akan ke negara X begitu"ucap Ros bertanya


"Ya tepat sekali gue mau lho ikut sama gue jika bisa Alek juga "ujar Mika serius


"Baik lah gue akan siap kan semua nya"ujar Ros mengerti keinginan Mika


"Saatnya kita tunjukkan pada semua"ujar Mika tersenyum misterius


"Tuan Josep Sky siapkan jantung anda berdebar"ucap Mika cekikikan dia akan melihat ayah nya menganga tidak percaya


###


"Seperti tahun sebelumnya saya minta perusahaan kita tetap pada yg teratas mendapatkan penghargaan mempertahankan prestasi kita"ucap Josep rapat bersama yg lain


"Jangan khawatir ayah selama artis hebat bersama kita maka keuntungan selalu bersama kita"ujar Ethan percaya diri


"Ethan jangan lupakan di dunia ini di atas langit masih ada langit keangkuhan dan kesombongan itu akan menjatuhkan kita "ucap Josep


"Saya beruntung memiliki kalian pekerja keras tapi bukan berarti kita merasa hebat jadi sombong itu akan menjatuhkan kita"ucap Josep lagi


"Yang di kata kan tuan Josep itu benar banyak perusahaan perfilman berlomba saya juga mendengar ada satu perusahaan yg sukses di negara Z telah sampai ke sini untuk ikut berbagai prestasi"jelas Aji sutradara film


"Setiap perusahaan itu menerbitkan film maka semua akan menyukainya itu jadi saingan kita jika selama ini tidak ada yg menyaingi kita maka sekarang akan ada saya juga sudah melihat beberapa film yg di terbitkan emang saya akui alur dan daya tarik untuk penonton itu sangat memuaskan"jelas nya lagi


"Jika saya boleh tau apa nama perusahaan itu"ucap Josep penasaran


"Akim Entertainment"ucap Aji serius Josep tersenyum tipis


"Aku berharap itu anak ku yg akan membuktikan semua nya"batin Josep dia selalu menunggu kedatangan Mika untuk membuktikan diri sendiri jika dia tidak kalah hebat seperti Josep


"Saya mau ketemu sama direktur nya"ucap Josep penuh keyakinan


"Saya akan atur tuan tapi kita harus pokus pada film kita yg terakhir"ucap Aji serius


"Ethan kamu cepat selesai kan film kita sudah banyak dana yg kita keluarkan di film ini saya tidak mau ada kata kegagalan dan menyerah"ujar Josep pada Ethan


"Ya ayah aku ngerti"ucap Ethan tersenyum percaya diri


####


Mika menginjak kan kaki nya kembali kali ini dia datang sebagai Mika Josep Sky setelah mengusik ayah nya Mika akan menunjuk kan keberadaan Selly pada ayah nya yg pasti Mika harus mencegah apa yg akan di lakukan Ethan dan keluarganya menghalangi mereka merengut harta Sky.Alek mengawal Mika dan menyiapkan tempat tinggal Mika sampai waktu yg di tentu kan


"Alek gue mau istirahat sebentar lho istirahat juga siap kan hari esok"ucap Mika masuk ke mobil Alek sempat menoleh setelah itu dia masuk mobil melaju kan mobilnya


"Capek banget"ucap Mika menyenderkan tubuhnya ke jok mobil


###


Mika menikmati kopi nya di pagi hari emang biasa Mika lakukan Ros dengan cekatan menyiapkan sarapan mereka Mika mengambil ponselnya yg pernah Arumi beli kan karna waktu pulang Mika mematikan nya Mika dengan iseng membuat unggahan dengan foto kopi yg dia nikmati Mika ingin lihat apa Denis akan mengirim pesan


"Jangan lupa ajak Alek sarapan"ucap Mika tanpa melihat Ros yg akan duduk


"Selalu"sebal Ros segera menuju kamar Alex karna mereka tinggal satu rumah Alek menyewa rumah untuk mereka tempati sementara waktu


Ting


"Hidup"


Pesan itu membuat Mika tersenyum Denis mengirim pesan untuk nya Mika kembali mematikan ponselnya biarkan Denis mati penasaran Mika suka sekali melihat Denis pusing Mika kembali menikmati kopi panas nya


Brak


"Apa sih mau nya"kesal Denis tanpa sadar mengebrak meja makan


"Ada apa Denis"ujar Arumi yg lagi sarapan bersama


"Tidak mi hanya kesal aja"ujar Denis lanjut sarapan dia berjanji jika ketemu dengan Mika akan seperti orang asing seperti yg Mika katakan


"Tuan Josep ingin ketemu sama direktur Akim"ucap Alek datar

__ADS_1


"Masak harus gue arahin juga harus Apa"ucap Mika cuek melanjutkan makan nya


"Ros siap kan data data perusahaan "ujar Mika serius


"Gue udah siap kan samua nya lho jangan khawatir"ujar Ros menikmati makan nya


"Oke "ujar Mika singkat menyudahi sarapan nya


"Makan yg banyak kan butuh tenaga buat lho kerja"ucap Ros tersenyum menyerah kan gelas susu pada Alek


"Saya tidak butuh"ucap Alek lalu berlalu


"Dasar pria tidak tau malu udah di baikin di perhatikan masih aja datar masih aja dingin apa gue ngak cantik gitu"kesal Ros melihat Alek yg menjauh keluar


Mika lagi duduk di cafe bicara dengan beberapa orang untuk kelangsungan perusahaan apa dia harus membayar pajak atau segala hal penting karna perusahaan sebelum nya Alex suduh menyiap kan semua nya.Mika menjabat tangan mereka karna sudah selesai segera mereka pergi.Tatapan Mika tertuju pada Denis yg masuk memainkan ponselnya Mika tersenyum kecil meninggalkan Alex sendiri


Brak


Dengan sengaja Mika menabrak Denis membuat ponsel Denis terjatuh Mika menginjak ponsel Denis dengan kesal Denis menatap pelaku nya dan Mika hanya menunjuk kan senyuman mengejek Denis jadi terdiam


"Sorry"ujar Mika melepaskan kacamata nya


"Seharusnya anda jalan pakai mata nona"ujar Denis datar sesuai permintaan Mika tidak saling mengenal


"Halo tuan terhormat jalan itu pakai kaki bukan mata"ujar Mika dengan songong lalu mengambil ponselnya Denis


"Nih ambil"ucap Mika menyerah kan ponsel itu


"Mika"ucap Mika mengulur tangan nya dengan tersenyum Denis mengambil ponsel nya dan berlalu


"Hei gue ini mau kenalan sombong amat sih"ujar Mika mengejar Denis


"Saya tidak minat berkenalan sama kamu mengerti"ujar Denis datar


"Halo tuan lihat betapa cantiknya gue malah di abaika"ujar Mika menghalangi langkah Denis


"Kenapa suka sekali menganggu saya"ujar Denis datar Mika hanya menyengir


"Suka lihat wajah lho nampak frutasi dan kesusahan seperti ini"ucap Mika lalu mengecup pipi Denis


"Hei"ucap Denis kaget memegang pipinya


"Tuh kan tuh kan merah pipi nya malu"goda Mika lalu tertawa


"Kurang ajar kamu"kesal Denis menonyor kepala Mika lalu Alex mendekat


"Ohh tunangan kamu ya kamu kembali karna mau ngundang di pernikahan kamu"ujar Denis menilai Alex


"Mau tarok mana muka gue jika tau gue gagal nikah"batin Mika baru ingat


"Ahh iya dia tunangan gue nama nya Alex iya kan sayang"ujar Mika menepuk bahu Alex


"Ohh"ucap Denis datar


"Lho ada pertemuan"tanya Mika melihat sekeliling


"Iya ada meeting"ucap Denis melirik jam di tangan nya


"Ohh ya Lex kenalin dia ini Denis teman gue tapi teman tapi mesra"ujar Mika menggoda Denis


"Siapa yg mau jadi teman kamu saya tidak sudih"kesal Denis acuh


"Sialan lho "kesal Mika menendang kaki Denis


"Nanti gue main ke kantor lho ya"ujar Mika cengesan


"Boleh tapi ada syaratnya"ucap Denis karna dia tidak ingin ada maslahah di kantor jika Mika datang


"Iya gue tau ini kan"ucap Mika mengecup pipi Denis


"Apaan sih saya tidak suka"kesal Denis tajam menyapa Mika


"Oke oke"ujar Mika tersenyum tipis


''Jika kamu mau ke kantor saya kamu jangan membuat ulah mengerti"ujar Denis menatap Mika


"Oke siap"ujar Mika patuh


"Kami duluan ya masih ada pekerjaan"ujar Mika karna masih ada yg harus di urus


"Silahkan"ucap Denis memberi jalan Mika melangkah pergi bersama Alex


"Mika ke sini buat ngundang acara pernikahan nya"gumam Denis mangankat bahu cuek melanjut kan acara nya karna ada meeting


"Kak Mika"panggil Mike kegirangan langsung berhamburan memeluk Mika dengan bahagia Mika mengajaj nya ketemu

__ADS_1


"Aduh adek kesayangan"ujar Mika mengecup kening Mike


"Kangen"ujar Mike manja


"Ajak siapa nih"ketus Mika menilai Farel


"Teman ku nama nya Farel "ucap Mike tersenyum


"Farel kak"ujar Farel mengulur kan tangan


"Hanya teman"selidik Mika


"Iya kak "ujar Mike tersenyum


"Farel ayok duduk"ajak Mike mengajak Farel duduk


"Kakak lama di sini nya"tanya Mike menyerah kan pada Farel buku menu untuk di pesan


"Emm kayak nya lumayan sih pekerjaan gue di pindah ke sini"ujar Mika mengelus kepala Mike


"Yey kak Mika pindah"ujar Mike berseru memeluk lengan Mika


"Kakak tau kak Denis pernah tanya tentang kakak"ujar Mike antusias


"Orang cuman teman"ujar Mika santai melihat tatapan menggoda Mike


"Teman apa demen"goda Mike terkikik


"Nih bocah main demen demen"ujar Mike mencubit pipi Mike


"Kakak kita beda hanya beberapa menit jika aku bocah berarti kak Mika bocah"ujar Mike cemberut


"Ohh iya lupa jika kita kembar"ujar Mika tersenyum Farel seperti makhluk asing yg tidak di anggap meski begitu dia sangat senang bisa melihat Mike sebahagia itu hanya dengan Mika Mike bahagia


"Teman lho kerja di mana"tanya Mika menatap Farel


"Satu kantor sama aku dia baik kok kak jangan begitu menatap nya"ujar Mike melihat tatapan Mika penuh menyelidiki


"Lho ngak tau gue sesayang apa tentu gue harus waspada "ujar Mika datar menatap Mike


"Aku tau kak jika aku tersakiti kakak akan mengamuk seperti orang kesetanan"ujar Mike tersenyum sudah paham dengan sifat kakak nya


"Nah itu tau"ujar Mika tersenyum


"Makan kak"ujar Farel melihat pelayan menyediakan makanan nya dia sangat gugup jika di tatap Mika penuh selidik


"Mike nanti jangan bilang sama ayah ya jika gue ada di kota ini"ujar Mika mulai makan


"Iya kak tapi kakak udah ketemu belum sama mama"ujar Mike menyantap makanannya


"Belum gue sibuk ngak ada waktu ketemu sama dia"ujar Mika santai Mike diam dia tau banget kakak nya ini bagaimana itu berarti kakak nya belum sepenuhnya menerima Dini Mike berharap nanti Mika akan benaran sayang sama mama mereka


Chika lagi jalan bersama Denis karna Adel memaksa Denis untuk mengajak Chika jalan jadi dengan terpaksa Denis jalan bersama Chika menemani Chika shoping dari dulu juga Denis paling malas nemani cewek belanja cukup Kanaya yg membuat Denis bosan menunggu tapi apa boleh buat Adel memaksa jadi Denis mengajak Chika berbelanja


"Bagus ngak"ujar Chika mengambil dres menempelkan di tubuhnya meminta Denis menilai nya


"Iya"ucap Denis singkat memasukkan tangannya di saku celana


"yang ini"ujar Chika mengambil baju kaos warna putih


"Bagus"ucap Denis singkat


"Kamu ngak suka ya jalan sama aku"ujar Chika sedih


"Tidak juga"ujar Denis singkat tidak lupa wajah datar


"Kita pulang aja jika kamu malas"ujar Chika meninggalkan Denis dia berharpa Denis akan membujuk nya tapi itu Denis bukan pria lain dia mengikuti Chika sampai ke mobil bahkan Denis masuk mobil


"Dia ini bagaimana sih seharusnya bukain pintu kek"kesal Chika lalu masuk mobil Denis segera melaju kan mobil nya


"Berhenti"ucap Chika tiba-tiba Denis menghentikan mobilnya


"Denis aku mau ngomong sama kamu"ujar Chika menghadap Denis lalu meraih tangan Denis


"Sebenarnya aku cinta sama kamu"ucap Chika menatap Denis


"Aku rela melakukan apa saja asal bisa bersama kamu"ujar Chika melihat Denis yg masih diam dengan berani nya Chika mendekat kan wajahnya ingin mencium Denis


"Jaga batasan mu"ucap Denis dingin


"Saya tidak suka ada yg mencium saya apa lagi menyentuh saya"ujar Denis datar


"Maaf tapi aku sungguh mencintaimu Denis"ucap Chika menuduk


"Keluar"ucap Denis datar Chika mengeleng pelan

__ADS_1


"Baik biar saya yg keluar"ucap Denis lalu keluar dari mobilnya memakai kacamata nya berjalan lurus


"Mencintai harus siap terluka aku belum siap terluka dan jatuh cinta bagi ku cinta hanya sebuah pelengkap sebuah hubungan dan aku tidak ingin mengenal cinta"ucap Denis pelan kaki nya terus melangkah tanpa henti kehilangan Kanaya membuat Denis tidak ingin mengenal cinta apa lagiDenis masih sangat mencintai Kanaya dia tidak ingin mengganti wanita lain di hati nya hanya Kanaya yg dia inginkan


__ADS_2