
Malam ini Revan sudah berharap akan mendapat kejutan yang indah dari Yura, namun yang Revan dapatkan adalah kejutan dari kepintaran istrinya.Membayar baby sitter yang bahkan belum bekerja sudah di berikan uang sepuluh juta, amazing...
Oh si Tayo sungguh makhluk ajaib, dia meminta Revan mencari baby sitter nenek-nenek. Yang lebih parah lagi jika tidak ada nenek-nenek maka yang harus menjadi baby sitternya adalah makhluk setengah jadi yang satu spesies denga Bella alias Beni. Benar-benar membuat pusing bis kecil ini.
Kini Revan melihat Yura yang sedang tertidur di sampingnya dengan sangat lelap.Membuat Revan tidak tega melihat istri kecilnya kelelahan apalagi dia baru melakukan operasi caesar dan juga kecelakaan, apa yang harus Revan lakukan. Meskipun Revan tidak akan tergoda dengan perempuan manapun, namun setiap perempuan yang melihatnya pasti akan tergoda Revan mengerti kecemburuan istrinya.
Karena merasa lelah Revan pun akhirnya tertidur sambil memeluk Yura. Baru saja dia tertidur beberapa jam terdengar suara Aretha menangis, Revan melihat Yura tertidur tidak tega membangunkannya. Revan pun bangun dan melihat anaknya. Dia pun lalu membuatkan susu untuk Aretha dan memberikannya agar bayi kecil yang kehausan itu minum susunya.
"Kemarilah sayang, jangan menangis ini masih malam tidurlah " ucap Revan kepada anaknya, bayi kecil itu melihat ke arah Revan dengan mata indahnya. Melihat wajah ayahnya bayi itu langsung tersenyum manis, sangat cantik.
"Hey, anak cantik kamu malah mengajak papa mu tersenyum, apa kamu tidak ada niatan tidur lagi " ucap Revan mengajak anaknya bicara dan anaknya terus meresponnya dengan senyuman membuat Revan sangat bahagia mendapat senyum dari bayi kecilnya yang cantik.
"Apa kamu juga akan mengajak papa berdiskusi jam satu malam, oh kamu salah waktu sayang ini sudah malam tidurlah " ucap Revan pada anaknya.
Seakan mengerti bayi kecil itu pun tertidur lagi saat sudah meminum susu nya, Revan pun menidurkan kembali anaknya di box bayi. Dan kembali tertidur di samping istrinya.
Di malam yang sama di kediaman Hendra, seorang gadis muda baru pulang menuju rumahnya dengan d antar seorang pria remaja. Sandra yang mengetahui anaknya belum pulang sama sekali belum bisa memejamkan matanya. Sampai dia mendengar ada suara bunyi sepeda motor berhenti di depan rumahnya.
Dari tadi malam dia berbohong pada suaminya kalau Kiara sudah tidur dari jam delapan malam, kebetulan malam itu Hendra pulang jam sembilan malam jadi dia tidak curiga kalau putrinya tidak ada di rumah bahkan dari jam tiga sore Kiara pergi dengan teman-temannya. Dan Hendra sama sekali tidak tahu, dia juga tidak mengecek kamar Kiara. Hubungannya dengan Kiara kian memburuk apalagi setelah tahu apa yang di lakukannya pada Yura.
Mendengar suara sepeda motor dan suara orang mengobrol, Sandra pun langsung pergi ke luar kamarnya dengan sebelumnya Sandra memastikan dulu kalau Hendra masih tertidur. Dengkuran halus terdengar, artinya Hendra tertidur dengan nyenyak mungkin karena dia lelah pulang bekerja.
Setelah di ruangan depan Sandra membuka sedikit gordennya dan melihat putrinya sedang asik bercumbu dengan seorang pria. Membuat Sandra shock melihat putrinya seperti itu. Setelah puas bercumbu dengan pria itu Kiara pun masuk ke dalam rumah.
"Kenapa jam segini baru pulang ?" tanya Sandra
__ADS_1
"Eh, mamah ngapain di situ ? mamah belum tidur ?" jawabnya enteng dan biasa saja tanpa merasa bersalah sedikit pun, membuat Sandra geleng-geleng kepala mengahadapi putri kesayangannya.
"Gimana mamah bisa tidur kalau kamu belum pulang, mamah khawatir Ki sama kamu " jawab Sandra
"Kan aku tadi udah hubungin mamah, aku pulang malem jadi mamah ga usah khawatir" jawabnya
"Ini udah hampir subuh dan kamu bilang ini malem yang benar saja Kiara, dan tadi mamah lihat kamu sama laki-laki itu dia mencium kamu, jangan lakukan itu lagi Kiara "
"Mah, Kiara itu anak muda, pantes lah pulang jam segini dan masalah Kiara sama cowok tadi itu Kiara udah biasa kali mah, ga usah terlalu heboh cuman di cium juga " ucapnya enteng
"Kiara jaga diri kamu, jangan sampai kamu jadi santapan para pria sayang, kamu itu cantik pasti banyak laki-laki yang mengejar kamu, kamu harus bisa jaga diri" nasihat Sandra
"Udah ah Kiara ngantuk mau tidur " ucapnya melengos pergi meninggalkan Sandra di sana sendiri, sepertinya kekhawatirannya sama sekali tidak berharga di mata anaknya.
Hingga pagi datang Yura baru terbangun dari tidurnya, sepertinya Yura tidur dengan sangat nyenyak. Dia langsung bangun dan melihat anaknya yang masih tertidur dan suaminya sudah terlihat tampan memakai pakaian kerjanya. Revan baru menggunakan kemejanya.
"Mas udah bangun dari tadi ?" tanya Yura
"Iya sayang..." jawab Revan tersenyum sambil menghampiri istrinya.
"Maafin Yura ya , Yura bukan istri solehah bangunnya kesiangan terus " ucap Yura, Revan tersenyum melihat istrinya yang baru bangun. Terlihat cantik walau rambutnya sedikit berantakan.
"Tidak apa-apa sayang aku mengerti" ucap Revan
"Uhhhh ini yang bikin Yura jatuh cinta tiap hari sama mas Revan, cuiiiitttt bangeeetttt pokoknya "
__ADS_1
"Dasar Tayo " Revan membelai lembut rambut Yura dan memberikan ciuman pagi untuk Yura , ciuman yang sangat lembut dan mendamba dari Revan. Wajah Yura langsung memerah karena suami tampannya tiba-tiba menciumnya.
"Mas kok berangkatnya pagi banget ga biasanya ?" tanya Yura, karena Yura baru saja melihat jam dindingnya menunjukan Revan siap lebih awal satu jam.
"Aku akan menjemput Regan dan Bira dulu, karena si kanebo kerepotan membawa pulang anak dan istrinya" jawab Revan
"Kak Bira pulang ?" Revan mengangguk
"Asik jadi Yura ga kesepian lagi, ada temennya di rumah " Revan tiba-tiba mencium Yura lagi dengan lembut dan terus menuntut, hingga ciumannya turin ke leher dan tengkuk Yura dan tangan Revan pun sudah tinggal diam bermain-main di tempat kesukaannya.
"Mass....." ucap Yura, Revan pun langsung berhenti dan melihat istrinya.
"Kenapa sayang ?" tanya Revan
"Yura masih merah...." ucapnya sambil menunduk malu merasa tidak enak kepada suaminya karena sudah lama tidak melayaninya.
"Tidak apa-apa sayang" ucap Revan
"Aretha tidurnya nyenyak banget nya, sampe pagi dia masih pules aja " ucap Yura, dan Revan pun tertawa.
"Bukan Aretha yang pulas tapi tidurmu yang terlalu nyenyak, dasar bis molor " ucap Revan
"Masa sih ...?" Yura merasa heran
"Aretha bahkan beberapa kali mengajaku berunding malam, hingga tadi subuh dan akhirnya dia tidur lagi " Revan sampai mencubit pipi Yura dengan gemas. Kenapa istrinya ini sangat aneh....
__ADS_1