
"Berhenti panggil gue dengan panggilan jelek kaya gitu...." kesal Kiara
"Terus lo mau di panggil apa, nama lengkapnya lo kan gitu " ucap Yura santai sambil melihat-lihat belanjaan yang akan dia beli
"Iya, panggil nama gue dengan nama lengkap gue, nama gue udah cantik seenak jidat aja lo ganti " ucap Kiara menyebalkan. Yura pun mengangguk mengerti.
"Oke deh, dadah mony*t " ucap Yura sambil melambaikan tangannya tertawa. Mendengar ucapan Yura Kiara semakin kesal saja dan hampir saja menampar Yura di sana.
"Awas ya...." Kiara mau menghampiri Yura namun di tahan oleh kekasihnya. Namun kekasih Kiara tatapannya malah terus ke arah Yura
"Kok lo marah sih, gue kan udah manggil lo dengan nama lengkap. Nama lengkap lo kan mony*t biar unyu-unyu gue manggil lo dengan panggilan sayang imoooyyy....." ledek Yura masih tertawa
"Yura..." panggil Revan
"Eh iya mas " jawab Yura
"Sedang apa kamu di sini , dan juga kenapa tertawa?" tanya Revan penasaran melihat istrinya yang sedang tertawa sendiri.
"Engga kok, Yura cuman seneng aja ngajakin si imoy becanda " ucap Yura tersenyum. Pandangan Revan pun langsung melihat ke arah Kiara. Gadis manja yang sangat menyebalkan. "Rupanya dia si gadis manja sekarang menjadi sugar baby " gumam Revan dalam hati. Dan juga Revan melihat pria yang bersama Kiara kenapa menatap istrinya dengan intens. Revan langsung mengajak Yura pergi dari sana.
"Ayo sayang kita pergi " ajak Revan, Yura pun mengangguk dan mengikuti Revan. Sebenarnya Revan bukan hanya malas melihat Kiara tapi juga melihat pria yang bersama Kiara yang terus menatap Yura membuat Revan tidak nyaman. Revan tahu tatapan apa itu, Revan juga seorang pria, tatapan pria itu adalah tatapan kagum. Dan Revan tidak suka jika ada yang mengagumi istrinya selain dirinya. Seketika Revan menjadi sangat cemburu.
"Aku tidak suka padanya...." tiba -tiba Revan berkata seperti itu.
"Iya, Yura juga ga suka sama si imoy bukannya tobat atau seenggaknya merasa bersalah, ini malah makin menjadi aja. Jadi kesel liatnya " timpal Yura
__ADS_1
"Bukan gadis menyebalkan itu tapi aku tidak suka pria yang bersamanya" ucap Revan sambil mandang Yura.
"Ya iya lah mas Revan ga boleh suka sama tuh cowok, emangnya nanti mau ngadu pedang ?" ucap Yura tertawa
"Dasar bis kecil ini memang tidak pernah pintar dalam berpikir " gumam Revan dalam hati membuat Revan gemas saja dan ingin menjitak kepala istrinya yang aneh ini.
"Bukan itu maksudku Yura, aku tidak suka pria itu terus menatapmu dengan intens " ucap Revan
"Emang cowo tadi liatin Yura ?" tanyanya
"Tidak, tapi dia melihat sapi yang sedang berbelanja" kesal Revan
"Tapi kan di sana ga ada sapi, dia lagi gandengan sama si imoy terus pandangannya berarti ke arah Yura, kenapa mas Revan bilangnya sapi. Eitttss....tunggu dulu " ucap Yura tiba-tiba
"Apa....?" tanya Revan. Lebih tepatnya kenapa lagi istrinya yang ajaib ini.
"Apa...?" tanya Revan tidak mengerti maksud istrinya kenapa dia malah berpikiran kalau suaminya mengira dia mirip sapi.
"Mas Revan tadi bilang Yura mirip sapi" ucap Yura kesal
"Aku tidak bilang begitu " jawab Revan, karena mang Revan tidak bicara seperti itu.
"Terus kenapa tadi bilang liat sapi yang sedang belanja, di tempat tadi ga ada orang lohh di sana cuman ada Yura, jadi yang mas Revan bilang sapi tadi itu Yura kan ?" tanya nya masih dengan wajah kesal
"Tidak, aku tadi hanya asal bicara saja " jawab Revan
__ADS_1
"Yura sekarang gemuk ya ?" tanya nya sambil bibir mengerucut kesal
"Tidak sayang kamu cantik, menurutku kamu tidak gemuk hanya sedikit lebih berisi saja " jawab Revan jujur, karena sekarang istrinya lebih berisi berbeda dengan dulu saat pertama bertemu dengan Yura, tubuh Yura terlihat kurus dan berbody rata. Dadanya saja tidak kelihatan. Berbeda dengan sekarang, bentuk tubuh Yura meskipun mungil tapi tidak serata dulu, bahkan dadanya terlihat lebih berisi sekarang berkat Revan si bayi besar. Dan justru Revan menyukai Yura yang sekarang. Terlihat lebih seksi namun dalam pendengaran Yura dan yang berada dalam pikirannya kalau Revan mengatakan kalau Yura itu gemuk, dan kata itu yang paling tidak di sukai para wanita apalagi wanita ynag sudah menikah.
"Tuh kaaannn....Yura gemuk " kesal Yura . Revan hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal menghadapi si Tayo yang kurang pintar.
Di sebuah mobil mewah seorang gadis remaja tengah bercumbu dengan seorang pria dewasa. Gadis itu adalah Kiara, sepertinya bercumbu dengan setiap pria sudah bukan menjadi hal aneh baginya. Bahkan kini kancing bajunya sudah terbuka sebagian menampilkan bagian depan tubuhnya yang kini menjadi santapan pria itu. Moral Kiara sudah hilang sepertinya, karena demi uang dia rela melakukan apa saja.
Sejak keuangan keluarganya yang kacau Kiara rela berkencan dengan tiap pria yang berbeda yang terpenting baginya kebutuhan dan keinginannya terpenuhi.
Untung saja kaca mobil itu gelap hingga kelakuan mereka di dalam mobil itu tidak terlihat dari luar.
"Beb....." panggil Kiara kepada pria yang sedang bermain-main di depan bagian tubuhnya
Namun pria itu malah tetap asik bermain di sana, setelah puas bermain di sana pria itu pun melepaskan bibirnya dari sana namun tangannya masih bergerilya di salah satu aset Kiara.
"Ada apa " jawab pria itu sambil mencium bibir Kiara
"Jangan di sini, nanti mobil ini akan menjadi mobil bergoyang gara-gara kamu " ucapnya manja
"Oke kita ke hotel sekarang " ucap pria itu. Mereka berdua pun langsung menuju hotel untuk melakukan kegiatan terlarang mereka.
Setelah sampai di hotel, pria itu pun langsung menerjang Kiara menyerangnya dengan sangat bernafsu tidak seperti biasanya pikir Kiara. Karena kekasihnya itu terus dan terus melakukannya dengan menyentuh seluruh tubuh Kiara. Namun Kiara berpikir karena kekasihnya sangat mencintainya. Namun berbeda dengan pria itu yang membayangkan gadis lain hingga ia sangat bernafsu pada Kiara. Saat pelepasan dia mengucapkan satu nama dalam hatinya sambil tersenyum.
Yura.....
__ADS_1
🍁🍁🍁🍁
Maaf ya kalau up nya telat karena setiap harinya aku harus membagi waktu dengan kehidupan nyata 😊🙏 tapi aku usahain terus up, karena kadang bikin alur cerita itu gak mudah 😁