Cinta Yura

Cinta Yura
Bab 44


__ADS_3

Rencana pernikahan Kiara sudah di persiapkan, semuanya sudah di persiapkan dengan matang. Pernikahan yang sangat mewah akan di laksanakan di hotel milik Kenzie, karena atas keinginannya.


Karena orang tua Kenzie sudah meninggal maka, keluarga dari paman dan bibi nya dari pihak ayah yang hadir. Karena hanya keluarga mereka saja yang ada, maka merekalah perwakilan dari keluarga Kenzie.


Pernikahan di laksanakan beberapa hari lagi, persiapan pun hampir selesai. Mereka semua sangat bahagia menyambut pernikahan itu. Apalagi Yura dia lah yang paling antusias untuk pernikahan adiknya itu. Sepertinya Yura adalah orang yang paling bahagia melihat kebahagiaan Kiara. Keinginan Yura menjadi seorang kakak yang baik akhirnya terwujud juga. Karena selama ini keinginan terbesarnya adalah bisa rukun dan berdamai bersama Kiara. Meskipun sebenarnya Yura lebih condong menjadi kakak yang aneh dari pada seorang kakak yang mengayomi adiknya.


Tapi meskipun begitu Kiara sangat senang bisa bersama dengan Yura, begitu pun dengan Sandra dia merasa bahagia melihat Yura dan Kiara sangat akur dan bercanda setiap hari. Kenapa tidak dari dulu saja mereka berdamai pasti akan terlihat sangat manis. Karena kedua putrinya yang cantik terlihat sangat bahagia saat bersama. Penyesalan pun kembali datang, namun ia mencoba menepisnya karena semua itu tiada berguna. Yang terpenting sekarang adalah dirinya sudah berubah, dan akan bersikap lebih baik lagi. Dan menjadi ibu yang baik untuk mereka berdua.


Beberapa hari terakhir ini juga Yura lebih banyak menghabiskan waktu di rumah papanya untuk membantu persiapan pernikahan Kiara.


*


*


*


Yura yang merasa kelelahan karena sudah mengasuh Aretha pun ketiduran di kamarnya hingga anaknya terbangun pun ia tidak mendengarnya.

__ADS_1


Kiara yang mendengar suara Aretha menangis pun langsung masuk ke dalam kamar Kiara dan melihat bayi kecil itu tengah menepuk-nepuk bunda kecilnya yang terlihat sangat nyenyak. Kiara hanya geleng-geleng kepala melihat Yura yang tidak bergeming sedikit pun.


"Dasar bis molor...." ucap Kiara sambil menggendong Aretha dan mengambil susu dan juga botolnya di sana. Karena mungkin keponakannya itu sedang kehausan.


Kiara langsung membawa Aretha dan mendudukannya di kursi khusus bayi milik Aretha, karena dia akan membuatkannya susu. Sandra keluar dari kamarnya dan sudah siap untuk pergi kemudian ia pun berpamitan untuk pergi ke butik untuk mengurus pernikahannya setelah sebelumnya mencium bayi cantik itu.


Kiara pun dengan segera membuat susu untuk keponakannya, karena merasa kasihan melihat wajah polosnya yang sudah sangat merah dan mata berkaca-kaca sedang menunggu susunya membuat Kiara gemas sekaligus kasihan padanya.


"Ini susumu anak manis, jangan menangis lagi ya " ucap Kiara sambil memberikan susu itu kepada keponakannya dan kemudian menciumnya dengan gemas.


Kiara langsung berbalik melihat ke arah Kenzie dan tersenyum. Kenzie langsung menarik pinggang ramping Kiara membenturkannya ke dada bidangnya.Kemudian membelai wajah cantiknya dan mencium bibirnya yang sangat menggoda sedari tadi.


"Hey kalian berdua, kalo mau live jangan di sini ya, tahu suami aku mas Revan yang ganteng belum pulang kan jadi ngiler liat nya " ucap Yura yang terbangun dan terkejut anaknya tidak ada di sampingnya.


"Eh dasar si Tayo ganggu aja... "ucap Kiara sambil mencebikan bibirnya. Kenzie hanya tersenyum saja melihat kelakuan calon kakak iparnya yang menyebalkan.


"Ayo Ar sayang kita siap-siap sebentar lagi papa ganteng mau pulang buat jemput kita" ucap Yura sambil menggendong Aretha ke kamarnya lagi. Bayi kecil itu tersenyum ke arah bundanya sambil memegang botol susunya yang tidak mau ia lepas.

__ADS_1


"Tayo nginep aja lah.... " pinta Kiara


"Ga boleh sama mas Revan Imoy, katanya dia tidurnya ga nyenyak kalo tidur bukan di rumahnya" jawab Yura


"Ya udah deh... "


"Bagaimana kalau aku saja yang menginap" ucap Kenzie


"Belum halal hey, dasar chiki udah ga tahan aja mau berendam " ucap Yura.


"Aku tidak akan macam-macam, hitung-hitung latihan jadi menantu saja" jawab Kenzie


"Ga usah latihan, bentar lagi juga sah" jawab Yura


"Dasar bis menyebalkan..." ucap Kenzie


"Dasar chiki ga sabaran... " balas Yura

__ADS_1


__ADS_2