Cinta Yura

Cinta Yura
Bab 22


__ADS_3

"Ck tumben si imoy nyapa duluan " ucap Yura


"Bisa ga sih lo, ga ngomong gitu ke gue " ucap Kiara


"Ngga...." jawab Yura


"Sudah sayang..." ucap Revan takut kalau istrinya akan berkelahi di sana.


"Iya mas Revan sayang, tenang aja Yura ga bakalan gulat sama si imoy di sini kok " jawab Yura yang mengerti tatapan suaminya.


"Tumben kau pintar tayo..." ucap Revan kepada Yura karena biasanya Yura suka salah mengartikan tatapan Revan.


"Kiara kamu bersama siapa kemari ?" tanya Hendra


Kiara langsung sumringah papanya bertanya seperti itu, karena dari tadi ia ingin mengenalkan Kenzie sebagai kekasihnya dan memamerkan kepada Yura kalau dia juga bisa mempunyai pasangan yang tampan dan juga kaya.


"Kenalin pah, ini Kenzie pa..... "


"Kenalkan saya Kenzie teman Kiara " ucapan Kiara langsung terpotong oleh Kenzie yang memperkenalkan dirinya sebagai teman Kiara bukan sebagai kekasihnya yang membuat Kiara kecewa .


"Hendra...." papanya Kiara sambil mengulurkan tangannya dan di sambut oleh Kenzie. Kenzie pun mengulurkan tangannya kepada Revan.


"Revan...." jawab Revan, lalu Kenzie pun langsung mengulurkan tangannya pada Yura.


"Yura..." ucap Yura dengan tersenyum sangat manis, hingga menggetarkan hati Kenzie.


Saat berjabat tangan dengan Yura Kenzie seolah enggan melepaskan genggaman tangannya, hingga membuat Revan jengah apalagi pandanganya kepada Yura yang terlihat sangat intens membuat hati Revan terasa panas.


"Lepaskan tanganmu tuan, sampai kapan kau akan bersalaman dengan istriku" ucap Revan dengan penuh penekanan dalam ucapannya dengan menambahkan kata istri.

__ADS_1


"Oh maaf..." ucap Kenzie


"Kita pergi yuk Ken..." ajak Kiara, Kenzie pun mengangguk dan berpamitan kepada Hendra, Revan dan juga Yura. Setelah agak menjauh Revan langsung memandang wajah cantik istrinya.


"Kenapa ?" tanya Yura


"Harusnya aku tadi tidak membawamu "ucap Revan


"Terus kalo ga bawa Yura mas Revan mau bawa cewek lain ?" jawab Yura


"Bukan itu maksudku dasar Tayo, aku tidak suka cara pria itu menatapmu. Hampir saja aku congkel matanya karena sudah berani menatap istriku yang cantik ini " ucap Revan posesif


"Oh, kirain mau bawa cewek lain awa aja kalo sampe berani macem-macem di belakang Yura. Yura pastiin si jhon tinggal sepotong "ancam Yura


"Hey dasar gadis nakal mau kau apakan senjataku " balas Revan.


"Eheemm....."


Mereka hampir saja lupa kalau di sana ada Hendra.


Revan agak tertunduk malu karena ucapannya dan juga istrinya itu sangat intim, berbanding balik dengan Yura yang terlihat biasa saja. Sepertinya urat malunya sudah hilang entah kemana.


"Yura, papa kesana dulu ya..." pamit Hendra


"Iya pah, kalau papa sempet nanti papa telepon Yura ya..." ucap Yura


"Iya sayang..." Setelah berpamitan Hendra pun pergi meninggalkan Yura dan Revan.


"Mas Revan..." panggil Yur

__ADS_1


"Ada apa..." jawab Revan


"Yura laper cari makanan yuk..." ajak Yura dan Revan pun mengangguk.


💜 💜💜💜💜


Di tempat lain Kiara merajuk kepada Kenzie karena tidak mau mengakuinya sebagai kekasih. "Ken kok kamu ngenalin aku sebagai teman sih, kita kan pacaran " rajuk Kiara


"Apa kau lupa jika aku pria yang bebas Kiara, kau memang hanya temanku tidak lebih dari teman kencan dan teman di ranjang " jawab Kenzie dengan tersenyum meremehkan. Membuat perasaan Kiara menjadi kesal mendengarnya. Kiara berharap hubungannya dengan Kenzie bisa lebih dari itu . Walaupun tahu jika Kenzie tidak pernah terikat dengan wanita manapun tapi Kiara berharap jika hatinya Kenzie berlabuh padanya. Namun sayangnya tidak, Kenzie tidak menaruh perasaan apapun kepada Kiara.


"Dan satu hal lagi Kiara, jangan menuntut apapun dariku karena aku tidak akan pernah memberikannya padamu selain kepuasan di ranjang, kau mengerti" Kiara pun terpaksa mengangguk dari pada harus kehilangan sumber keuangannya sekarang, dia belum siap.


"Dan sepertinya saudaramu jauh lebih menarik dari pada dirimu " ucap Kenzie, hingga Kiara membelalakan matanya terkejut dengan ucapan Kenzie.


"Apa kamu bilang.....?" kesal Kiara


"Saudaramu jauh lebih menarik dari dirimu, kau tidak tuli kan atau pendengaranmu terganggu hingga kau tidak bisa mendengar dengan jelas ucapanku...." ucap Kenzie sambil meninggalkan Kiara sendiri di sana, karena sebenarnya Kenzie sudah jengah dengan sikap Kiara.


💛💛💛💛💛


"Mas Revan aku mau kue yang itu..." pinta Yura kepada Revan dan Revan pun langsung mengambilkannya untuk Yura.


"Hai Revan, apa kabar.....? tanya seseorang kepada Revan.


"Omg...." gumam Yura


💞💞💞💞💞💞💞


Like dan komen dong biar semangat up nya 😇😇😇

__ADS_1


__ADS_2