
Setelah berdebat di dalam mobil dengan trio absurd, Bagas kembali ke kantornya. Dan meninggalkan ke empat makhluk spesies aneh itu di pusat perbelanjaan. Kini keempat istri Sultan itu tengah berbelanja dengan asiknya.
Mereka berempat adalah istri Sultan yang aneh. Jika kebanyakan para istri pengusaha berbelanja tas branded perhiasan keluaran terbaru atau pakaian-pakaian bermerk tapi keempat makhluk aneh itu malah senang mencari diskonan, atau membeli pernak-pernik hiasan lucu. Dan membeli pakaian yang biasa-biasa saja namun terlihat cantik saat di pakai oleh mereka.
Mereka terlihat masih seperti anak gadis dan mahasiswi ketimbang terlihat seperti ibu rumah tangga. Tidak akan ada orang yang menyangka jika ke empat gadis itu sudah mempunyai suami.
"Omg, Timmy liat sodara lo di pajang di etalase " ucap Yura yang menunjukan boneka anak kam-bing.
Bira dan Salsa tertawa melihat boneka kambing di sana.
"Dasar loh..... tuh gue juga liat ibunya si Aretha lagi nangkring nungguin penumpang sama komplotannya " ucap Anggi sambil menunjukan boneka bis kecil yang terpampang di sana.
"Tapi kok gue ga liat ratu ubur-ubur ya di sini " ucap Yura sambil tertawa.
"Ya ga ada atuh, orang lagi di pajangin di restoran sea food kalo ubur-ubur mah " timpa Salsa.
"Auto kesetrum dong kalo kita masak ubur-ubur " ucap Yura.
Semuanya tertawa " lah sayang banget Sasako ga ada " ucap Bira
"Siapa bilang ga ada, tuh dia lagi di pajang di rak bumbu sama suami nya mas Abon " timpal Anggi. Hingga mereka tertawa terpingkal -pingkal. Dasar makhluk-makhluk aneh mungkin pikir orang lain yang melihat tingkah mereka.
Hingga tawa mereka terhenti saat ada seseorang yang menghentikan tawa mereka. Seseorang yang tidak ingin mereka lihat.
"Udah gue duga itu suara kalian.... " ucap seseorang di sana.
__ADS_1
"Eh ada si imoy.... " ucap Yura
"Berhenti lo manggil gue kaya gitu... " ucap Kiara
"Siapa sih dia? tanya Salsa.
" Si imoy adiknya si Tayo " jawab Anggi
"Kok namanya imoy sih.... aneh dengernya" ucap Salsa.
"Itu bukan nama gue, bisa -bisa dia aja manggil gue kaya gitu " ucap Kiara dengan ketus.
" Emangnya kenapa di panggil gitu Yura? " tanya Salsa.
"Astaghfirullah.... lucu ya " jawab Salsa polos.
Hingga ketiga trio absurd tertawa mendengar ucapan Salsa. "Udah cukup basa-basinya, gue mau tanya sama lo, lo apain pacar gue sampe dia mutusin gue gara-gara lo " ucap Kiara sambil menunjuk-nunjuk Yura.
"Hey anak dedemit, jaga tangan lo jangan nunjuk-nunjuk orang kaya gitu " kesal Anggi
Yura yang kesal hanya diam saja karena sudah berjanji pada Revan untuk tidak membuat masalah di luar.
"Terserah gue dong, gue ga ada urusan sama lo anak em-be" balas Kiara.
"Boleh ga sihh gue bejek nih orang.... " ucap Anggi yang mulai marah pada Kiara.
__ADS_1
"Boleh banget, di bikin gorengan aja sekalian terus kita makan pake rawit "ucap Bira kesal melihat tingkah Kiara yang seperti tidak punya sopan santun.
Kiara hanya mencebik menyebalkan, hingga membuat ke empat orang itu kesal bukan main.
" Udahlah kasih jerapah aja biar di makan, gemes Sasa liatnya " ucap Salsa
"Emang jerapah bisa makan manusia? tanya Yura si otak pendek.
" Bisa, potong-potong aja dulu terus di goreng crispy kasih sausnya sekalian biar enak makannya " jawab Salsa polos
"Yang satu kelewat pinter yang satu kelewat O*n " gumam Anggi geleng-geleng kepala.
Saat Kiara akan mendorong Yura, Kiara sudah di dorong duluan oleh Anggi hingga terjungkal.
"Mau lo apa sihh? kalo gue ga janji sama suami gue buat ga nyari masalah di luar. Gue pastiin lo abis sekarang juga" kesal Yura sambil menoyor kepala Kiara hingga terjungkal lagi. Kemudian Yura pergi meninggalkan mereka
"Asem lohh... " ucap Anggi yang kemudian mengikuti Yura.
"Dasar anak dedemit, udah makan menyan belum " timpal Sasa.
"Makanya jangan cari masalah sama anak em-be nanti di seruduk, abis di seruduk terus di gilas sama si Tayo, ambyar dehh" ucap Bira sambil meninggalkan Kiara yang masih terduduk dengan wajah yang sangat kesal.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Kasih hadiah poin dong, mimin udah up dua bab 😍😍😍
__ADS_1