
Seperti sebuah mimpi yang tidak akan pernah terjadi, tanpa di duga Hendra, Sandra dan juga Kiara menemui Kiara di kediaman Maheswara. Mereka semua datang untuk meminta maaf atas semua perbuatan mereka selama ini.
Tentu saja niat baik mereka di sambut baik oleh Yura dan juga Revan. Apalagi Yura dia merasa sangat bahagia akhirnya ibu dan saudara tirinya kini menjadi baik padanya. Serasa mendapat keluarga baru baginya, Yura merasa hidupnya kini sangat sempurna.
Bisa bercengkrama normal dengan Kiara adalah keinginananya selama ini. Karena jauh di lubuk hatinya Yura sangat menyayangi Kiara. Begitu pun dengan Kiara, dia telah kehilangan banyak hal dengan Yura. Hidupnya kini terasa lebih baik, bersama orang tua yang menyayanginya dan saudara perempuan yang peduli padanya.
Kini ia banyak menghabiskan waktu bersama Yura dengan mengasuh Aretha keponakan kesayangannya. "Ya ampun Aretha makin sini makin cantik dehh... " ucap Kiara yang sedang mengasuh keponakannya.
"Iya dong, makin sini makin mirip sama mamahnya...iya kan? " ucap Yura.
"Asal jangan bodoh aja kaya mamahnya, Aretha mesti pinter kaya papanya " jawab Kiara.
"Bunda imoy, ajarin Aretha manggil bunda" ucap Yura.
"Bisa ga sihh, jangan panggil imoy. Sebel dehh... " ucap Kiara dengan sebal karena panggilan kakaknya kepadanya tidak pernah berubah dari dulu.
"Itu panggilan kesayangan tahu..." jawab Yura santai.
"Dasar Tayo...." kesal Kiara.
Saat sedang asik bermain dengan Aretha ponsel Kiara berbunyi, dan ternyata ada panggilan dari Kenzie. Ada apa lagi dia menelepon Kiara, bukankah dia sudah membuang Kiara begitu saja.
Kiara mengabaikan panggilan dari Kenzie, namun sepertinya Kenzie tidak menyerah ia terus menelepon Kiara. Mumpung Yura masih membuat susu untuk Aretha, Kiara menerima panggilan dari Kenzie.
"Ada apa kau menghubungiku? " tanya Kiara
"Aku merindukanmu sayang.... " ucap Kenzie di seberang sana.
" Jangan pernah membohongiku, aku tidak akan pernah percaya lagi padamu" ucap Kiara.
"Apa tidak ada kesempatan kedua untukku? aku sadar aku salah Kiara dan aku ingin memperbaiki hubungan kita seperti dulu lagi" ucap Kenzie terdengar sungguh -sungguh .
"Sudah lah, aku sedang sibuk... " ucap Kiara
"Benar kau tidak merindukan ku, coba lihat ke dalam hatimu yang paling dalam Kiara. Aku tahu cinta itu masih ada untukku " Ucap Kenzie.
Meskipun yang di katakan Kenzie adalah benar jika ia masih sangat mencintainya, tapi Kiara tidak ingin jatuh ke dalam lubang yang sama, Kiara ingin merubah hidupnya menjadi lebih baik lagi. Tapi sisi hati yang lain masih menginginkan Kenzie. Kiara sangat bingung.
"Tidak adakah kesempatan kedua untukku Kiara, bukankah kau juga pernah melakukan hal yang sama. Kau juga pernah melakukan kesalahan yang besar, bahkan bertahun-tahun hidupmu terjerumus ke dalam kesalahan. "
"Apa maksudmu? " tanya Kiara.
"Hubunganmu dengan Yura, aku tahu hubungan kalian dari sejak kalian lahir tidak pernah baik. Dan sekarang Yura memberikan kesempatan kedua padamu. Lalu kenapa kau tidak mau memberi kesempatan kedua padaku Kiara. Bukankah semua orang berhak mendapatkannya" ucap Kenzie terdengar sedih.
Kiara merasa bingung, satu sisi dia masih mencintai Kenzie dan di sisi lain ia tidak mau terjerumus lagi.
"Kenzie sudahlah, hubungan kita cukup sampai di sini saja. Aku memaafkanmu tapi hubungan kita tidak bisa seperti dulu lagi. Kita jalani kehidupan kita masing-masing saja "ucap Kiara.
Terdengar hembusan nafas kasar di sana "Baiklah tidak apa-apa, tapi bisakah kita bertemu sekali saja... aku mohon "
"Baiklah... " jawab Kiara. Setelah itu Kiara langsung menutup teleponnya.
__ADS_1
Satu senyuman terbit di bibir Kenzie,
Setelah menelepon dengan Kenzie, Kiara langsung termenung .Yura yang baru datang membuat susu melihat Kiara seperti melamun.
"Moy.... " panggil Yura
"Eh... iya "jawab Kiara
"Kenapa? kok ngelamun? "tanya Yura
"Tadi Kenzie telepon aku " jawab Kiara
"Terus...? "
"Dia bilang minta maaf sama aku terus ngajak balikan lagi kaya dulu"
"terus kamu mau? "
"Aku ga mau, tapi dia ngajakin ketemuan sama dia katanya buat yang terakhir aja "
"Kamu masih cinta sama si chiki itu? " tanya Yura
"Iya... " jawab Kiara lemah
"Susah sihh kalo masih cinta... " ucap Yura
"Terus aku mesti gimana? "
"Temenin aku ga? " ajak Kiara.
"Aku bilang mas Revan dulu ya... " jawab Yura
Kiara mengangguk....
*
*
*
Keesokan harinya Yura dan Kiara berangkat dengan diantar supir. Revan mengijinkan Yura karena sudah sebulan lebih, tidak melihat pergerakan Kenzie lagi.
Revan juga memberi ijin karena Revan ikut bersama dengan mereka tanpa sepengetahuan Kenzie. Revan ingin tahu apa sebenarnya yang di rencanakan Kenzie. Apa dia benar-benar ingin tulus meminta maaf atau hanya berpura-pura dan merencanakan sesuatu.
*
*
*
Kini Yura Revan dan juga Kiara telah sampai di cafe tempat dimana Kiara dan Kenzie akan bertemu. Walau Revan tidak rela Yura terpaksa menemani Kiara karena Kiara terus meminta Yura unyuk menemaninya bertemu dengan Kenzie.
__ADS_1
*
*
*
Kenzie yang sudah sampai di sana merasa senang karena niatnya hanya ingin bertemu Kiara tapi Yura juga ikut, kejutan yang sangat menyenangkan untuk Kenzie.Akhirnya setelah sekian lama ia merindukan Yura, kini gadis pujaannya ada di depan matanya.
"Kia...." panggil Kenzie
Kiara tersenyum meliha Kenzie, mereka bertiga duduk di cafe itu kemudian memesan minuman dan mengobrol di sana.
Yura mendengar permintaan maaf Kenzie kepada Kiara. Dan kata cinta yang terus terucap dari bibirnya untuk Kiara.
"Kok gue jadi ngerasa kaya obat nyamuk sihh" gumam Yura dalam hati.
Yura menendang kaki Kiara, Kiara langsung menengok ke arah Yura
"Lupa ya kalo di sini ada tiga orang, aku udah kaya obat nyamuk aja nungguin kalian " kesal Yura.
Kenzie dan Kiara tersenyum kepada Yura, "Aku pulang duluan aja ya, takut Aretha nangis... " ucap Yura.
"Bareng aja kita pulang duluan" jawab Kiara.
"Ya sudah, aku juga mau ke kantor lagi... " ucap Ramon.
"Kok gitu, kalian yang anteng aja... " ucap Yura merasa tidak enak
"Ga apa-apa, aku juga mau pulang... " jawab Kiara.
Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang, Kiara dan Yura mengantarkan Kenzie lebih dulu. Pandangan Revan tak lepas dari mereka, Revan terus memperhatikan mereka dari jauh sedari tadi karena khawatir kepada mereka berdua.
Saat mereka sedang dekat dengan mobil Kenzie, Kenzie langsung masuk ke dalam mobil namun tanpa di duga. Ada seseorang yang mendorong mereka berdua ke dalam mobil dan Kenzie langsung mengunci mobil itu, karena posisi pintu mobil Kenzie yang terbuka sehingga memudahkan Yura dan Kiara jadi masuk dengan mudah ke dalam mobil.
Revan terkejut melihat istri dan adik iparnya di dorong ke dalam mobil, dan langsung mengejarnya. Namun terlambat mobil Kenzie sudah pergi.
Mobil sopirnya sudah ada di depan Revan, karena tadi supir Revan juga melihat Yura dan Kiara di dorong masuk.
"Ayo kejar dia....!!!" teriak Revan
Tubuh Revan bergetar khawatir melihat istrinya di bawa oleh Kenzie. "Tuhan jaga istriku....Yura tunggu aku.... "
*
*
*
A Revan kenapa ngeliatinnya dari jauh sihh, jadinya Yura sama Kiara di bawa kan sama si Chiki 😭😭😭
Like dong biar A Revannya semangat nyelametin Yura 😁😁
__ADS_1