
Seorang pria tampan tengah tersenyum senang dia sedang duduk di meja kerjanya sambil membayangkan seorang gadis cantik yang sudah menarik perhatiannya. Dia suka cara bicaranya yang polos dan juga apa adanya. Penampilannya yang terlihat sangat manis dan cantik untuk gadis seusianya.
Perempuan yang sudah mempunyai seorang suami dan juga seorang anak, namun pesonanya mampu menggetarkan hatinya. Ya pria itu sedang membayangkan Yura. Seorang perempuan mungil namun sangat cantik yang sudah membuat hati Kenzie terganggu dari saat pertama kali ia bertemu.
"Yura....aku ingin bertemu dengannya lagi " gumamnya.
"Hai sayang...." ucap seorang gadis yang membuyarkan lamunannya tentang Yura
"Hai..." jawabnya
"Kok kamu kaya ga seneng liat aku..." ucap Kiara dengan manja pada Kenzie.
"Aku sedang sibuk Kiara ..." jawab Kenzie sekenannya.
"Tapi aku liat barusan kamu lagi diem " ucap Kiara lagi
"Aku sedang berpikir bukan sedang diam " jawab Kenzie, Kiara hanya mencebikan bibir merasa sebal merasa kedatangannya tidak di harapkan.
"Ada apa kau kemari ? apa uangmu sudah habis ?" tanya Kenzie
"Ihh kok kamu nanyanya gitu sihh, ya... uang aku emang udah habis. Tapi aku juga kangen sama kamu sayang " ucap Kiara, namun Kenzie tidak menghiraukan gadis itu Kenzie malah asik dengan berkas di tangannya.
"Oh ya, kamu jadi ga ngajakin aku ke pesta pembukaan perusahaan apa itu ? aku lupa lagi "ucap Kiara.
"Entahlah...." jawab Kenzie malas
"Iya sihh, aku juga males soalnya papa juga kesana katanya dan di sana juga aku pasti ketemu sama si Yura, malesin banget..." ucap Kiara
"Bagaimana kau tahu Yura akan kesana ?" tanya Kenzie penasaran mendengar nama Yura di sebutkan, nama yang beberapa hari ini selalu mengganggu hatinya.
__ADS_1
"Papa yang bilang, papa ngajak aku sama mamah kesana katanya biar sambil ketemu sama Yura di sana, soalnya kan si Revan juga di undang. Dia kan juga salah satu pengusaha muda yang sukses, dia pasti ada lah.." jawab Kiara
Kenzie mulai berpikir untuk mendatangi pesta itu, karena dia sangat ingin bertemu dengan Yura . Namun ia malas mengajak Kiara, dia terlalu manja padanya dan Kenzie tidak suka. Baginya Kiara hanyalah seorang gadis bayaran tidak lebih dari itu. Namun Kiara selalu menganggapnya lebih dari itu. Kenzie adalah pria yang bebas dia tidak suka dirinya di klaim menjadi milik seseorang.
*
*
Kediaman Maheswara
"Sayang nanti malam temani aku ke pesta pembukaan perusahaan relasi aku ya " ajak Revan pada Yura yang tengah menggendong bayi kecilnya.
"Pesta apa ? terus nanti Ar gimana mas ?" tanya Yura
"Kita titip ibu kulsum dulu mamah juga katanya tidak akan ikut karena malas pergi kesana, kita tidak akan lama di sana juga " jawab Revan
"Kak Bira ikut ?" tanya Yura lagi
"Ya udah deh, Yura juga ikut tapi Yura ga bisa dan dan nya " ucap Yura.
"Tenang saja nanti kau dan Bira akan di bantu oleh Bella" ucap Revan tersenyum.
"Bella Beni ?" tanya Yura
"Iya, siapa lagi memangnya " jawab Revan
"Omg, mas Revan ga takut di cium sama dia ?" ucap Yura menyebalkan.
"Hey Tayo....Oh astaga kenapa kau malah menakutiku, aku jadi merinding " ucap Revan
__ADS_1
"Kalo takut kenapa kesana terus ?" tanya Yura
"Jangan begitu, dia teman mamah. Dan sudah bertahun-tahun menjadi pelanggan setia lagi pula desainnya tidak pernah mengecewakan" terang Revan.
Yura mengangguk mengerti " iya udah, nanti Yura sama kak Bira kesananya sama siapa ?" tanya Yura.
"Bagas akam menjemput kalian kesini, aku dan Regan berangkat dari kantor " jawab Revan.
*
*
Jam sudah menunjukan pukul empat sore, Yura dan Bira Sudah bersiap-siap untuk pergi ke tempat Bella alias Beni untuk persiapan pergi ke pesta.
Dan benar saja, Bagas datang menjemput kedua nyonya muda keluarga Maheswara itu. " Mari nona " ajak Bagas. Setelah berpamitan kepada mamah Rita dan juga anak-anaknya Bira dan Yura berangkat.
Tak membutuhkan waktu lama, Bira dan Yura sudah sampai di sana dan langsung di sambut oleh manusia setengah jadi di sana.
"Ya amsyong....boneka teletubbys udah dateng, sini-sini masuk lala sama pooh " ucapnya kemayu
Bira dan Yura pun langsung masuk kesana, Bagas pun berpamitan karena tugasnya hanya mengantar para istri atasanya.
"Nona saya permisi dulu " ucap Bagas
"Ouhhh, ternyata ada personil baru rupanya " ucap Bella pada Bagas,Bira dan Yura langsung tertawa melihat Bella melihat Bagas.
" Tinky Winky mau kemana, kenalan dulu dong sama Bella " ucapnya genit amit-amit membuat Bagas ketakutan melihat makhluk aneh di depannya.
"Oh Tuhan selamatkan aku dari tatapan makhluk astral ini " gumam Bagas yang geli melihat mata genit Bella
__ADS_1
💜💚💜💚💜💚💜💚💜💚💜💚💜💚💜
Di sambung besok lagi ya, mimin udah ngantuk banget 😴😴