Cinta Yura

Cinta Yura
Bab 17


__ADS_3

Pemilik restoran sepertinya sudah tidak sabar ingin segera bertemu dengan penanggung jawab dari kedua wanita muda yang ada di hadapannya.


"Hey kalian berdua, kenapa lama sekali penanggung jawab kalian kemari, jangan-jangan kalian berbohong kalau penanggung jawab kalian akan datang dan membayar ganti rugi restoranku iya kan " ucap pemilik restoran itu yang seorang perempuan cantik dan elegan.


"Tenang aja mbanya penanggung jawab kami pasti datang, orang dia penanggung jawab kita dunia akhirat kok. Pasti kesini lah ga mungkin mereka ga dateng" ucap Yura


"Iya orang kita ini istri kesayangannya, pasti bakal dateng iya kan Tay " timpal Bira, Bira yakin Regan akan datang entahlah bagaimana reaksinya nanti Bira tidak peduli yang penting untuk Bira sekarang suaminya datang menemuinya.


"Iya lah, mas Revan ganteng pasti bakal dateng. Orang istrinya yang imut lagi dalam masalah ga mungkin dia ga dateng " ucap Yura lagi


"Mungkin suami kalian sedang sibuk mencari pinjaman untuk mengganti semua kerusakan yang ada di sini " ejek pemilik restoran itu


"Enak aja ga mungkin lah mas suami pinjem uang orang uangnya juga banyak " balas Bira.

__ADS_1


"Banyak berpikir maksud kalian, aku heran gadis muda seperti kalian sudah mempunyai anak. Kalian pasti gadis-gadis nakal yang rusak karena pergaulan iya kan " ejeknya lagi


"Omg, gue pengen ulek tuh mulutnya yang bentukan sama rasanya kaya cabe " gumam Yura


"Diam kau anak ingusan, sebaiknya kalian cepat hubungi suami kalian lagi. Kalian hanya membuang waktuku saja, sudah berapa banyak kerugian yang kalian buat apa kalian akan sanggup menggantinya...." hardik pemilik restoran dengan sangat marah.


"Berapa kerugian restoranmu ini kami akan menggantinya......!!!!" tiba-tiba terdengar suara bariton yang sangat Bira kenal, suara bariton itu milik suaminya Regan. Bira dan Yura tersenyum melihat kedatangan suami mereka


Pemilik restoran terkejut dengan kedatangan para pria tampan yang datang ke tempatnya. Ekspresi yang tadi sangat marah berganti sengan mimik wajah melunak dan sok baik yang terlalu di buat -buat.


Istri yang sangat dia jaga kini terluka, Revan benar-benar tidak tahan melihatnya.


"T-tunggu tuan-tuan kalian jangan marah dulu kita bicarakan baik-baik " ucap pemilik restoran itu.

__ADS_1


"Katakan saja nominalnya berapa, jangan banyak bicara....!!!" sentak Regan


"B-baiklah...." nyali wanita itu menciut melihat kemarahan dua pria tampan di sana. Bagaimana gadis kecil seperti mereka bisa mempunyai suami yang sangat tamapan keren dan juga kaya pikirnya.


Setelah menyebutkan nominalnya Regan dan Revan langsung membayarnya, karena ingin segera pergi dari tempat itu. Setelah urusannya selesai Regan dan Revan segera membawa istri mereka pergi dari sana.


"Sudah aku katakan, kau jangan kemana-mana tanpa aku " ucap Regan sedang menceramahi istrinya panjang kali lebar sambil menggendong putranya dan menuntun istri kecilnya. Persis seorang ayah yang memarahi anak gadisnya.


Begitu pun dengan Revan dia menggendong bayinya dan menuntun istrinya dengan sayang sambil memberi pidato panjang, kenapa istrinya ini suka sekali berkelahi . "Jangan berkelahi lagi Yura, tubuhmu itu kecil dan melawan seorang yang tubuhnya lebih besar darimu tentu saja kau akan kalah, bagaimana kau ini, kau ini bukan petinju Tayo "


"Abisnya Yura kesel dia dorong si Timmy sampe berdarah " Astaga dia baru ingat kalau sahabatnya sedang di bawa ke rumah sakit. Bira dan Yura baru ingat karena dari tadi sibuk menenangkan anak-anak mereka dan menghadapi pemilik restoran yang cerewet.


"Timmy....." ucap Yura dan Bira bersamaan

__ADS_1


*****


Jangan lupa like komen serta poin dan vote nya ya 💜💛💚


__ADS_2