Cinta Yura

Cinta Yura
Bab 26


__ADS_3

Pagi ini, Revan terlihat sangat bahagia karena Yura semalam sangat membahagiakannya. Dan bis kecil itu sekarang masih tidur mungkin karena kelelahan. Revan bergegas menemui mamahnya untuk melihat Aretha. Revan merasa tidak enak karena sudah merepotkan orang tuanya.


"Mah.... " panggil Revan pada mamah Rita yang kini sedang menggendong bayi kecilnya.


"Iya Revan kenapa? " tanya mamah Rita di ruangan depan. Tadi Revan sempat mencari Aretha ke kamar mamahnya namun tidak ada, di ruang makan juga tidak ada karena memang itu masih pagi jadi sarapan juga belum siap. Akhirnya Revan mencari ke ruangan depan dimana seluruh keluarga selalu berkumpul di sana. Dan benar saja mamah Rita dan Bira sudah ada di sana bersama bayi-bayinya.


"Aku mencari mamah dari tadi, ternyata mamah di sini" jawab Revan


"Kamu mencari Aretha? "


"Iya mah "


"Aretha aman dengan mamah, kamu tenang saja Revan " ucap mamah Rita.


"Bukan begitu, aku takut mamah lelah " ucap Revan sambil mengambil bayi kecilnya yang cantik.


"Mengurus bayi memang lelah, tapi mamah senang, apalagi papamu dia sampai rela begadang demi ingin mengobrol dengan cucu-cucunya " ucap mamah Rita sambil tertawa, mengingat kejadian semalam betapa suaminya sangat bahagia menimang cucu-cucunya. Hingga dia yang terlihat sangat sibuk mengurus cucunya dan membuat susu untuk kedua cucunya.


"Hay cantik, kamu semalam tidak tidur dengan papa ya " ucap Revan sambil mencium putrinya dan bayi kecil itu tersenyum dan berceloteh dengan senangnya.


"Yura dimana? " tanya mamah Rita


"Yura masih tidur mah " jawab Revan dan mamah Rita mengangguk.


"Si Tayo pasti kecapean iya kan A Revan, apalagi si Tayo semalem kayanya ganas banget ya "ucap Bira yang langsung mulut nya di masukan kue oleh Revan hingga Bira langsung mengunyah kuenya dan tidak melanjutkan bicaranya yang akan membuat Revan malu sampai ke ubun-ubun. Bira langsung mengerucutkan bibirnya kesal.

__ADS_1


Dan perbuatan Revan itu di lihat oleh suaminya si kanebo. "Apa yang kau lakukan pada, istriku " ucap Regan


"Menyumbat kebocoran mulutnya... " jawab Revan santai


"Dasar menyebalkan kau Revan, memangnya kamu bicara apa sayang? " tanya Regan pada Bira.


"Bira bilang kali semalem si Tayo ganas banget sampe dia kelelahan, Bira cuma bilang itu aja kok. Iya kan mah ?" jawabnya polos di hadapan semua orang hingga mamah Rita tertawa sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Harusnya tadi aku suapin bola basket aja ratu ubur-ubur ini" gumam Revan


"Yeahhh, A Revan nyebelin. Mas suami liatin A Revan mau nyuapin Bira pake bola basket " ucapnya manja sambil mengadu pada Regan dan kemudian memeluknya karena Reby sedang berada di baby Walker.


"Dasar ratu ubur-ubur menyebalkan " ucap Revan.


Sedangkan Regan hanya tertawa saja, "harusnya kau mengerti Revan jika istri kita kalau bicara itu selalu terlalu jujur " ucap Regan.


*


*


*


Kini semua orang sudah berkumpul di ruang makan untuk sarapan, termasuk Yura bis kecil itu bahkan sudah mandi dan berdandan cantik. Rupanya saat Revan terbangun tak lama dari itu Yura juga langsung terbangun, lalu kemudian mandi dan sedikit berdandan agar terlihat segar di, pagi hari.


"Mas Revan, Yura nanti boleh pergi ga sama Timmy? " ucapnya

__ADS_1


"Mau kemana? " tanya Revan


"Mau ngumpul aja, Yura bosen di rumah terus" ucapnya dengan merengek.


"Dan berkelahi lagi? tidak Yura kau tidak boleh pergi. Jika kamu terus keluar lama-lama kamu akan menjadi seorang petinju " ucap Revan sambil meminum kopinya.


Yura langsung mengerucutkan bibir nya kesal. Bira langsung menatap suaminya Regan. "Kenapa kau juga melihatku? " tanya Regan


"Bira juga mau keluar, mau belanja. Boleh ya mas suami " bujuknya.


"Tidak.... " jawab Regan tegas


"Buat apa punya uang banyak, kalo cuman buat di simpen aja ga bakalan beranak juga " jawab Bira dengan kesal.


"Iya bener, punya suami kaya tapi pelit " ucap Yura


"Revan, Regan kalian tidak boleh mengekang istri kalian seperti itu. Belajar lah dari papa kalian yang tidak pernah mengekang mamah. Papa kalian memberikan mamah kebebasan.Tapi lihatlah mamah baik-baik saja " bela mamah Rita.


Hingga terpaksa Regan dan Revan mengijinkan istrinya pergi dengan catatan tiga jam harus segera kembali.


Yura dan Bira tersenyum senang karena mendapat pembelaan dari mamah mertuanya. Hingga mendapatkan ijin suami mereka untuk keluar.


Jika sudah mendapat ijin urusan waktu tiga jam bisa mereka undur pikirnya. Yang penting sekarang mereka bisa keluar dan bersenang-senang.


🌷🌷🌺🌷🌺🌷🌺🌷🌺🌷🌺🌷🌺🌷🌺

__ADS_1


Like sama saweran poinnya di tunggu ya, sama vote juga. biar semangat up nya 😊😊


__ADS_2