
Regan membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi berharap bisa sampai dengan cepat menuju rumah sakit, agar Kiara bisa dengan cepat di tangani. Beruntung Regan tadi sempat membawa beberapa aparat kepolisian hingga memudahkannya untuk melewati jalan Raya.
Setelah sampai di rumah sakit dengan cepat Kiara di tangani, nafasnya sudah terpotong-potong denyut nadi dan jantungnya juga sangat lemah. Dan darah terus mengucur dari kepalanya. Sekilas Kenzie melihat keadaan Kiara. Ada rasa sesal di hatinya, Kenzie tidak bermaksud mencelakai nya hingga seperti itu. Tadinya dia hanya ingin memberi luka jera pada Kiara karena kesal sudah memukulnya dan mencoba kabur. Siapa sangka kejadian itu membuat Kiara terluka sangat parah. Tak lama setelah melihat keadaan Kiara Kenzie pun tidak sadarkan diri karena dirinya juga terluka parah akibat pukulan Revan yang membabi buta tadi.
Kiara segera di bawa ke ruang operasi dan Yura juga di bawa untuk di obati karena terdapat banyak luka di tubuhnya. Melihat adiknya celaka seperti itu di depannya membuat Yura sangat shock, sudah dua kali Yura melihat orang yang dia sayangi terluka di depannya dengan bersimbah darah, pertama Bira dan sekarang adiknya Kiara.
Revan segera mengabari Hendra dan Sandra tentang kabar Kiara dan juga Yura. Kabar itu membuat Hendra sangat shock dua kali dia mendapat kabar putrinya kecelakaan. Tubuh Hendra lemas kakinya sudah tidak bisa menopang lagi tubuhnya yang sudah termakan usia itu. Sedangkan Sandra dia langsung tidak sadarkan diri setelah mendapat kabar tentang putrinya itu.
Revan meminta orang untuk menjemput Hendra dan juga Sandra. Karena dengan keadaannya sekarang tidak memungkinkan Hendra membawa mobil sendiri.
Revan termenung sambil melihat istrinya yang belum sadar akibat shock dan terluka akibat melompat dari mobil tadi. Revan membelai lembut wajah cantik istrinya yang terlihat pucat itu. Memberi kecupan sayang di keningnya dan memegang tangan kecil itu dan menempelkan di pipinya.
"Sayang maafkan aku tidak bisa melindungi kalian berdua, maafkan aku.... maafkan aku Yura... " ucap Revan merasa sangat sedih dan menyesal tidak bisa melindungi istri dan adik iparnya. Hingga tanpa terasa cairan hangat meleleh di pipinya.
"Kenzie, awas kau....!!! " geram Revan.
*
*
*
Setelah agak membaik Hendra dan Sandra. pun pergi ke rumah sakit untuk mengunjungi kedua putri mereka. Sepanjang jalan, Sandra tak henti-henti menangis. Hendra pun mencoba menenangkan istrinya walau hatinya pun sama tidak tenang. Hanya untaian doa yang ia panjakan saat ini untuk kedua putrinya terutama Kiara yang kondisinya sangat parah.
Kini Hendra sudah sampai di rumah sakit, Revan segera menemui mertuanya dan menceritakan tentang kronologi kecelakaan itu. Tentu saja Hendra sangat geram kepada Kenzie begitu pun juga dengan Sandra. Karena Kenzie lah yang sudah membuat Kiara terluka hingga seperti itu.
"Dimana dia.....? " tanya Sandra dengan berurai air mata.
"Siapa? " tanya Regan
" Manusia jahat itu, aku ingin bicara dengannya " ucap Sandra di tengah-tengah tangisnya.
"Dia ada di ruang rawat " jawab Revan
__ADS_1
Tanpa basa basi Sandra langsung menemui Kenzie di ruang rawatnya. Sandra melihat Kenzie sudah sadar dan tengah memandang dengan pandangan kosong ke depan.
Plakkk.....
Sandra langsung memberikan tamparan yang sangat keras kepada Kenzie, tidak perduli dengan keadaannya yang juga sedang terluka. Memangnya siapa yang peduli, bahkan orang jahat ini sudah melukai putrinya tanpa belas kasihan.
Kenzie hanya diam mendapat tamparan itu, dia merasa pantas mendapatkannya bahkan luka yang di alami Kiara bahkan jauh lebih sangat parah di bandingkan dengan lukanya.
"Puas kau.....? apa kau sekarang sudah puas melukai putriku....!!! teriak Sandra Kenzie hanya diam saja tidak. menjawab Sandra.
" Putriku sangat mencintaimu kau tahu itu.... siang dan malam yang dia ucapkan hanya namamu. Tidak perduli seberapa besar kau menyakitinya, dia terus saja mengucapkan namamu. Bahkan saat kau sudah membuangnya dia tetap tersenyum dan berharap cinta nya akan membuatmu kembali. Kau dengar itu orang jahat.... !!!!" Sandra menagis tersedu dan duduk di lantai mengingat putrinya yang sangat mencintai pria di depannya ini.
Hendra menghampiri istrinya dan memeluknya memberi kekuatan padanya menghadapi kenyataan ini.
"Dengan mudahnya kau menyakiti putriku, aku membesarkannya dengan penuh kasih sayang tapi kau malah memperlakukannya semaumu, butakah hati mu hingga tidak bisa melihat ketulusan cintanya " ucap Sandra lagi dia bicara sambil menagis.
Hati Kenzie merasa tersentil, dia jadi mengingat saat pertama bertemu dengannya. Gadis kecil yang cantik dan sangat manja padanya. Selalu menceritakan apapun itu walau Kenzie tidak pernah mendengarnya.
Kiara selalu ada di sisinya, bahkan Kiara menyerahkan sesuatu yang paling berharga dalam hidupnya yang seharusnya ia berikan pada suaminya. Namun atas nama cinta Kiara menyerahkan mahkotanya padanya. Namun Kenzie menganggap dia sebagai perempuan bayaran. Jahat sekali ....
" Selamatkan dia Tuhan.... " gumam Kenzie dalam hati.
"Bagaimana keadaannya sekarang? " tanya Kenzie tulus.
"Mau apa kau bertanya tentangnya, apa untuk memastikan putriku masih hidup atau tidak....!!! aku akan melindungi putriku dari orang jahat seperti mu kau tidak akan bisa menyakitinya lagi....!!! "
"Maaf.... " Kenzie menunduk
"Maaf mu tidak akan mengobati luka putriku.... "
"Sandra sebaiknya kita berdoa semoga Kiara selamat dan bisa berkumpul lagi dengan kita... ayo kita pergi " ajak Hendra.
"Dan kau.... aku sudah memperingatkan padamu jauhi kedua putri ku. Dan aku mohon dengan sangat jauhi Yura dan Kiara. Biarkan mereka bahagia dengan hidupnya. Jangan pernah lagi usik kehidupannya" ucap Hendra sambil membawa Sandra pergi dari ruangan itu.
__ADS_1
"Aku berjanji akan menjauhi Yura, tapi tidak untuk Kiara. Aku ingin gadis ku kembali padaku dan memaafkan ku" gumam Kenzie.
Semoga Tuhan memberikannya kesempatan untuk memperbaiki hubungannya dengan Kiara. Kenzie ingin memulainya dari awal lagi, memulai hubungannya dengan Kiara.
Kenapa baru sekarang ia menyadari jika cinta Kiara sangat lah tulus padanya. Kenzie ingin membayar semua rasa sakit Kiara dengan cintanya.
"Semoga tidak terlambat, Tuhan selamatkan dia. Berikan aku kesempatan untuk menebus semua kesalahanku " gumam Kenzie.
*
*
*
Yura mulai tersadar dia mengerjapkan matanya menyesuaikan dengan cahaya di ruangan itu. Melihat istrinya sadar Revan langsung memeluknya dengan sayang.
"Yura kamu sadar sayang... " ucap Revan
"Kia.... " tanya Yura lemah
"Dia masih menjalani operasi sayang, berdoa lah agar Kiara bisa selamat dan berkumpul dengan kita lagi " ucap Revan
"Yura takut.... " ucapnya sambil menagis
"Jangan takut sayang ada aku yang akan menjagamu.... " ucap Revan sambil memeluk istrinya dan menciumi wajah Yura. Yura membalas pelukan Revan, dia tidak mau jauh dari suaminya. Revan pun terus memeluk Yura hingga ia merasa tenang dan aman berada di sisinya.
*
*
*
Hadiah poinnya kasih mimin dong 😘😘
__ADS_1
Tinggal klik di bagian depan nanti di situ ada pilihan hadiah sama vote. Jangan sayang di kasihin ke mimin ya karena mimin juga sayang kalian 😙😙