
Perasaan Hendra entah seperti apa saat ini, marah dan terpukul mungkin saat ini menggambarkan perasaannya. Betapa gagalnya hidupnya selama ini menjadi seorang ayah dan suami. Kiara putri yang sangat dia sayangi telah menorehkan luka hati padanya. Perbuatannya sungguh membuat Hendra murka dan menyalahkan dirinya sendiri. Karena terlalu lalai padanya dan tidak memperhatikannya.
Karena kemarahannya kepada anak dan istrinya ia seolah lupa, ada kewajiban yang ia lupakan kepada keluarganya yaitu mendidik anak dan istrinya yang sudah terjerumus ke jalan yang sangat salah.
Di sinilah ia sekarang berbicara kepada anak dan istrinya di rumah, Hendra meminta kejelasan tentang hubungan Kiara dengan Kenzie. Benarkah apa yang di ucapkan Kenzie padanya. Sebegitu rendahnya putrinya di mata pria itu. Sebagai seorang ayah tentu ia sangat sakit mendengar putrinya di hina seperti itu. Bagaimana pun kesalahan putrinya, jauh di lubuk hatinya Hendra sangat menyayangi putrinya.
"Kiara, benarkah jika kau sekarang tengah berkencan dengan Kenzie dan menjalin hubungan yang tidak seharusnya, kau sudah dewasan Kia, kau mengerti maksud papa kan? "tanya Hendra di ruang keluarga malam itu dan tengah berkumpul dengan Sandra dan juga Kiara.
"Iya pah, tapi itu dulu sebelum dia ninggalin aku gitu aja karena dia bilang dia cinta sama Yura, Kiara ga tahu Yura bilang apa sama Kenzie sampe Kenzie ninggalin Yura gitu aja " kesal Kiara.
"Dan kamu percaya dengan apa yang di ucapkan Kenzie padamu? " tanya Hendra.
"Ya percayalah, sebelum ketemu sama Yura hubungan aku sama Kenzie baik-baik aja tuhh.... " ketusnya
"Ada apa ini sebenarnya pah, mamah ga ngerti? " tanya Sandra.
"Berhenti bersikap bodoh Kia, jika Kenzie laki-laki yang baik dia tidak akan merusakmu sayang. Dia pasti akan menjagamu" ucap Hendra mencoba bicara baik-baik oada Kiara. Karena jika Hendra melakukan kekerasan Hendra khawatir Kiara akan melakukan hal nekad yang akan membuat hidupnya semakin hancur, dan Hendra tidak mau itu.
"Tapi Kiara cinta sama Kenzie pah, Kia cinta banget sama dia pah, papa ngerti ga sih? " ucap Kiara yang sudah menangis. Hendra mengusap wajahnya kasar, bagaimana menjelaskan kepada putrinya yang sangat bodoh ini. Jika Kenzie adalah pria bajing*n yang tidak pantas Kiara cintai. Saat ini saja pria itu tengah mengejar Yura yang jelas-jelas sudah bersuami.
"Jangan pernah dekati dia lagi Kiara, papa mohon mulailah hidupmu dengan baik mulai saat ini nak, demi kebaikanmu "pinta Hendra mendekati putrinya dan memeluknya dengan sayang. Sepertinya sudah lama Hendra tidak memeluk putrinya ini.
Perasaan sangat menyesal tengah menyelimutinya saat ini. Hendra menangis menyesali karena kelalainnya yang menjadi seorang ayah putrinya kini telah hancur.
"Kia cinta banget sama Kenzie pah... " ucapnya sambil menangis.
"Maafkan papa Kia, papa tidak bisa menjagamu dengan baik nak, hingga kau terjerumus ke jurang kehidupan yang kelam" ucap Hendra sesegukan menangis sambil memeluk putrinya. Kiara juga menangis tengah menyesali kebodohannya yang sudah memberikan semua yang ada pada dirinya kepada Kenzie.
Sandra yang mulai mengerti arah pembicaraan suami dan anaknya ikut menangis. Betapa selama ini ia begitu ceroboh dalam membesarkan putrinya hingga ia lupa mengajarkannya sesuatu yang benar dan tidak pernah menegur semua kesalahannya. Dia terlalu sibuk memikirkan kehidupannya yang sekarang kini tengah berubah.
__ADS_1
Di rumah itu mereka bertiga tengah menangis menyesali semua sikap mereka selama ini. Betapa salah dan bodohnya mereka menjalani hidup ini. Kiara yang sedang bersedih pun karena di tinggalkan Kenzie merasa tidak sendiri sekarang. Dia masih punya orang tua yang menyayangi dirinya. Dia tidak sendiri dan akan menjalani hidup ini dengan baik.
Penghinaan yang Kenzie lontarkan padanya membuat hatinya hancur berkeping-keping. Sebegitu rendah dan hinanya Kiara di matanya. Padahal Kiara memberikan kesuciannya hanya padanya. Namun di mata Kenzie Kiara tidak lebih dari seorang perempuan penghibur yang bisa tidur dengan siapa saja. Padahal Kiara hanya melakukannya bersama Kenzi saja.
Namun tidak bisa di pungkiri jika di lubuk hatinya yang terdalam Kiara masih sangat mencintai Kenzie. Kiara berharap Kenzie akan menerimanya kembali, tapi jika tidak maka Kiara akan mengikhlaskannya. Yang terjadi sudahlah pikirnya. Karena dia tidak bisa memutar waktu, yang bisa ia lakukan sekarang adalah memperbaiki hidupnya itu saja.
*
*
*
Di sebuah klub malam seorang pria tengah minum dan sedikit mabuk, dia tengah memikirkan seorang perempuan yang sudah menjadi milik orang lain. Obsesinya sangat kuat hingga ia ingin memiliki gadis itu. Tapi bagaimana caranya....
Yura bukan perempuan yang mudah di dekati, dan juga Revan sebagai suaminya membuat benteng yang kokoh yang tidak bisa di tembus olehnya untuk melidungi Yura istrinya.
Kenzie tidak mau mendekati Yura dengan cara biasa, terlalu lama pikirnya. Sedangkan Kenzie sudah tidak sabar ingin memiliki Yura.
Kepalanya seperti mau pecah saja memikirkan bagaimana caranya. "Sial.....!!!! teriaknya
"Baiklah Revan aku akan merebut istrimu yang cantik itu dengan cara yang cantik juga.... "ucap Kenzie tersenyum jahat.
*
*
Kediaman Maheswara
Revan tengah memberikan petuah kepada istrinya agar tidak keluar rumah, karena manusia chiki tengah mengincarnya. Si Tayo pun mendengarkan nasihat suaminya, karena Yura juga takut mendengar ucapan Revan yang memberi tahukan padanya siapa seorang Kenzie.
__ADS_1
"Mas, kalo bener si Chiki itu kaya gitu kasian dong si imoy cuman di celup-celup aja sama dia " ucap Yura yang kini tengah memeluk suaminya di kasur king sizenya.
" Iya sayang, Kiara sudah menghancurkan masa depannya sendiri dengan kebodohannya " jawab Revan
"Kenapa sihh anak papa ga ada yang pinter, kurang minum susu kali ya pas bayinya.... " jawab si Tayo membuat Revan gemas saja.
"Benar, kenapa istriku ini juga tidak pintar-pintar " ucap Revan sambil mencubit gemas hidung Yura.
"Gara-gara mas Revan Yura jadi ga pinter -pinter.... " Yura mencebikan bibir mungilnya itu.
"Kenapa kau jadi menyalahkanku, dasar kau saja yang memang bodoh. Haaahhh dan kenapa aku sangat mencintai istriku yang bodoh ini " ucap Revan tertawa.
"Mudah-mudahan Aretha ga kaya Yura ya, Yura pastiin Aretha ga kekuarangan susu biar pinter kaya papanya " ucap Yura sambil mencium Revan.
"Hey istriku rupanya sudah pintar menggoda suami" goda Revan.
"Iya dong, alhamdulillah ternyata Yura punya kelebihan juga ya.... " ucapnya tertawa, membuat Revan tergelak dengan kepintaran istrinya yang di bawah nol itu.
"Ngomong -ngomong kenapa tadi kamu bilang jika kamu bodoh gara-gara aku? " tanya Revan penasaran.
"Ya jelaslah, udah Yura kurang susu waktu bayi sekarang susu Yura juga tiap hari di mimi sama mas Revan.... " ucapnya sambil tertawa.
"Oh astaga Yura kau memang makhluk yang aneh "ucap Revan
*
*
Like sama komen dong, biar mimi semangat upnya 😘😘 poinnya jangan lupa sumbangin ❤❤❤
__ADS_1