Cintanya Untukku Dan Cintaku Untukmu

Cintanya Untukku Dan Cintaku Untukmu
episode 22


__ADS_3

"Tok.... tok...”


"Masuk....”


Arion menoleh ke arah suara langkah kaki yang berjalan menuju meja tempat ia bekerja


"Ada apa ,tanya Arion tanpa basa basi ,tidak biasanya Zalfa masuk ruangannya tanpa disuruh’


"Cuma mau kasih ini”jawab zalfa cepat ,zalfa meletakkan kertas yang berisi surat perjanjian yang diketiknya


"Apa ini ,tanya Arion heran tibatiba Zalfa memberikan kertas yang sudah ia tanda tangani”


"Bapak Arion yang terhormat ,perjanjian kita semalam harus ada hitam diatas putih agar sah ,kalau tidak hanya sia sia ,jawab zalfa semangat”


"Segitu gak yakin kah kamu sama aku”tanya Arion lagi dengan wajah datar tanpa ekspresi


"Bukan gak yakin sih ,cuma biar lebih menjamin aja ”jawab zalfa lugas


Arion membaca surat perjanjian tersebut dengan teliti tanpa melewatkan satu kata pun ,ada rasa kesal,dan rasa kagum terhadap zalfa yang dengan berani mengajukan perjanjian dengannya.Arion menatap dalam zalfa ,zalfa langsung memalingkan wajahnya kesamping karna tidak ingin bertatapan dengan Arion.


"Serapi dan seteliti ini , kamu memang hebat calon istriku,puji arion, Arion kagum dengan persiapan zalfa yang cukup matang ,zalfa hanya diam tidak merespon”


"Jadi mau kamu apa ? aku sudah membacanya”


"Aku mau tanda tangani surat perjanjian itu ,maka dari itu perjanjian kita sah.”


"Ok aku akan tanda tangani ,tapi dengan 3 syarat”ucap Arion angkuh


"Syarat apa ,jawab zalfa cepat”


 1.Kamu tidak boleh dekat dekat dengan Adrian dan lelaki manapun selama dua bulan ini


 2.Kamu gak boleh bantah semua keinginan aku ,apapun itu tidak ada pengecualian.

__ADS_1


3.Kamu hanya boleh aku yang antar dan jemput kamu ,dan jangan pernah berhubungan dengan laki laki manapun ,sekalipun karyawan kantor ,tidak boleh chattingan sama siapapun selain aku,papar Arion bersemangat


"Gimana deal ,kalau kamu setuju aku langsung tanda tangani perjanjian ini,tambah Arion sembari menunjukkan surat perjanjian”


"What's the hell,kamu mau ngekang aku , belum apa apa udah seposesif ini , kamu bener bener ya, teriak zalfa kaget dengan syarat Arion”


"Yaudah kalau gitu aku tidak akan menandatangani surat perjanjian ini , dan aku akan minta om Pradipta untuk mempercepat pernikahan kita minggu depan,ujar Arion santai sambil terus memutar kursi kebesaran nya”


"Kamu kenapa sekejam ini sama aku,aku salah apa sih sama kamu,ucap zalfa lirih matanya mulai berkaca-kaca”


"Pilhan ada di kamu Zalfa Ananda Pradipta,ucap arion penuh penekanan di kalimat terakhir”


Aku gak punya pilihan lain selain setuju ,ini adalah cara agar aku bisa gagalin perjodohan ini , tapi aku juga gak mungkin terima syarat Arion,bisa bisa dia semakin seenaknya, pikir zalfa keras dalam hati.


"Ok aku setuju ,tapi hanya berlaku dua bulan saja ,setelah itu syarat itu tidak berlaku , ucap Zalfa kesal”


"Ok ,jawab arion tersenyum penuh arti ,seolah sedang memikirkan sesuatu”


Arion menanda tangani surat perjanjian tersebut dan menyerahkan kembali surat itu kepada Zalfa,Zalfa mengambil surat perjanjian dan keluar dari ruangan Arion dengan suasana hati yang buruk


Di dalam ruangan presdir Arion tertawa puas sudah mempermainkan calon istrinya itu


Zalfa ,Zalfa,,, kamu mau menekan aku , itu gakakan bisa terjadi ,ucap Arion tertawa devil


Ada atau tidak ada nya surat perjanjian itu ,kamu tetaplah calon istri dari Arion Xavarius,dan aku juga yakin kalau kamu akan jatih cinta sama aku , siapa yang berani menolak pesona seorang Presdir Arion, Arion tak henti hentinya tertawa mengingat zalfa yang begitu polos sudah dipermainkan olehnya


"Presdir ,, sapa seseorang di pintu”


"Iya kenapa ,arion langsung mengubah ekspresi nya menjadi datar”


"Presdir sehat ,tanya Ardi polos”


"Emang saya seperti orang sakit ,tanya Arion sinis”

__ADS_1


"Iya aneh aja Presdir tertawa sendirian ,seperti orang kerasukan, saut Ardi dengan pemikiran sendiri”


"Saya hanya sedang bahagia saja ,dan kayaknya kamu udah terlalu berani ya sekarang ,ucap Arion melotot Ardi”


Aduh mampus kayaknya presdir mulai tensi deh,gerutu Ardi dalam hati menyesali perkataanya


"Maaf presdir saya cuma bercanda kok,ucap ardi cengengesan, ia takut jika Arion marah ,karna ketika marah Arion seperti orang kesetanan.”


"Oiya Presdir, siang ini kita akan bertemu kembali dengan Presdir Adrian di restoran Piazza Diomo ,untuk membahasnya kerja sama kita lebih lanjut,ucap Ardi memberitahu jadwal Arion”


"Ok, segera beritahu Zalfa kita akan bertemu dengan presdir Adrian, perintah Arion”


"Baik Presdir saya undur diri ” ucap Ardi penuh hormat , Ardi pergi meninggalkan ruangan Arion.


Hmmm kayaknya akan ada kejutan untuk Adrian,dan ini pasti akan seru , bagaimana ekspresi Adrian bila dia tau aku ini calon suami dari orang yang disukai nya,pikir Arion tersenyum miring


Arion dan Zalfa sudah berada di restoran Piazza Diomo ,mereka sedang menunggu kedatangan Adrian ,tak berapa lama Adrian datang dan menghampiri mereka


"Maaf menunggu lama ,ucap Adrian lembut sembari tersenyum”


"Iyaa gak papa kok drii ,lagian kita juga belum lama ,ya kan Presdir, jawab Zalfa cepat membalas senyuman Adrian , Arion yang menyaksikan senyuman Zalfa kepada Adrian semakin kesal , apalagi Zalfa memanggil Adrian dengan nama singkatnya , Emosi arion sudah hampir di puncak tapi ia tahan karna tidak ingin rencanya gagal”


"Hmm iya ,ucap Arion singkat ,iya berusaha menetralkan emosinya”


"Oiya mau pesan apa calon istriku, tanya Arion lembut menatap zalfa”


Zalfa yang ditatap Arion jadi salah tingkah, dan lebih terkejutnya Arion memanggil nya calon istri didepan Adrian, Adrian pun tak kalah kaget mendengar sebutan Arion


"Maaf ,apa saya gak salah dengar Presdir Arion memanggil Afa dengan sebutan calon istri, tanya Adrian penasaran”


Arion dibuat kesal oleh Adrian , bagaimana bisa Adrian memanggil calon istrinya dengan sebutan seakrab itu


"Afa , tanyanya kesal , Arion mengalihkan pandangannya menatap zalfa tajam seolah meminta penjelasan ,sedangkan zalfa hanya diam bibirnya kelu untuk mengeluarkan kata ,ada perasaan takut ketika arion menatapnya tajam”

__ADS_1


Ya allah kenapa aku harus berada di situasi ini ,ini lebih sulit dari pada bertemu dosen pembimbing, gerutu zalfa dalam hati.


__ADS_2