Cintanya Untukku Dan Cintaku Untukmu

Cintanya Untukku Dan Cintaku Untukmu
episode 31


__ADS_3

"Apalagi yang ingin kamu jelaskan?” tanya Zalfa sedikit berteriak


"Aku tidak ingin mendengar apapun dari mulut busuk mu, apa yang telah terjadi di masa lalu tidak diperlukan lagi penjelasan di masa sekarang.” terang Zalfa menatap penuh benci Aga didepannya dengan tangisan yang terisak-isak.


Zalfa melangkah keluar dari kamar VIP tersebut, belum sampai di depan pintu, Aga sudah mencegah nya untuk pergi.


"Tunggu,,” teriak Aga sambil merogoh saku jas mencari telefon gengam nya, ia membuka sebuah video di galeri telefon genggam miliknya dan memutar video tersebut dengan volume tinggi.


'Meski waktu datang


Dan berlalu sampai kau tiada bertahan


Semua takkan mampu mengubahku


Hanyalah kau yang ada di relungku


Hanyalah dirimu


Mampu membuatku jatuh dan mencinta


Kau bukan hanya sekedar indah

__ADS_1


Kau tak akan terganti....’


Mendengar suara dalam video tersebut, semakin membuat luka lama Zalfa terbuka kembali, air matanya mengalir tak henti henti, begitu juga dengan Aga, hatinya seperti tersayat ketika mengenang kisah manisnya dengan wanita yang amat disayangi dan kini hanya menjadi kisah masa lalunya. sakit, memang teramat sakit hal yang dialami keduanya.


*Flashback On*


Zalfa berjalan mendekati Aga yang sedang sibuk mengelap gitarnya di bangku taman. tepatnya di bawah pohon rindang. ia duduk di sebelah kekasihnya dan menatap wajah kekasihnya sambil menopang dagunya dengan telapak tangan sebagai tumpuan.


"Sayang aku mau nyanyiin kamu sebuah lagu, tapi kamu iringin aku pakai gitar mau gak?” Tanya Zalfa menatap kekasihnya yang masih sibuk mengelap gitarnya itu dengan hati hati.


"Dengan senang hati Tuan putri.” jawab Aga mencium kening Zalfa lembut, ia mengelus pucuk kepala wanita nya, Aga mulai memposisikan gitar dan menatap tersenyum kearah Zalfa sembari melayangkan pertanyaan.


"Lagu apa yang mau kamu nanyikan?” tanyanya lembut menatap intens Zalfa tanpa berkedip.


"Aku nyanyi kamu ikuti nadanya.” pinta Zalfa menggurui Aga sambil terkekeh. Aga mengeleng kepalanya pelan, ia tau betul bagaimana wanitanya itu, penuh dengan rahasia dan kejutan, hal itulah yang membuat Aga semakin jatuh cinta terhadap Zalfa.


"Siap yaa,, 1, 2, 3,, mulai” ucap Zalfa berbohong, ia tertawa keras menatap kebodohan Aga akibat tipuannya itu, Aga bukannya kesal tetapi bertambah gemas melihat sikap Zalfa, ia menyentil hidung Zalfa sampai Zalfa meringis kesakitan akibat sentilannya itu.


"Aww sakit sayang, ini KDRT namanya tau.” ucap Zalfa kesal mencubit lengan Aga tak tanggung tanggung, Aga tertawa melihat kekesalan Zalfa yang menjadi jadi karenanya, "jadi gak ni mau nyanyi," tanya Aga lagi menatap Zalfa yang masih bertahan dengan raut wajah kesalnya.


"Iyaa jadi,” jawab Zalfa singkat.

__ADS_1


Zalfa menyanyi kan lagu tersebut dengan penuh rasa cinta dan menatap tersenyum Aga di depannya, Aga memetik sinar gitarnya dengan sangat baik, mengikuti setiap nada dari lagu yang dinyanyikan Zalfa, sampai lagu itu berakhir.


"Aku mencintaimu.” ucap Aga serius menatap lekat kekasihnya, ia melayang kan sebuah kecupan singkat di kening wanita nya itu.


"Aku juga mencintaimu, sangat sangat mencintai mu.” balas Zalfa tersenyum senang membalas tatapan mata Aga, Aga mendekat ke arah Zalfa dan memeluk nya erat. "Aku mohon jangan tinggalkan aku dengan alasan apapun itu, karna ku yakin aku takkan mampu jika harus berpisah darimu.” pinta Aga sedih masih memeluk erat Zalfa. Zalfa tersenyum puas mendengar kalimat yang diucapkan kekasih nya, Zalfa membalas pelukan Aga dan berkata "Aku takkan meninggalkan mu. dan sebaliknya, dengan alasan apapun jangan tinggalkan aku." sahut Zalfa membalas ucapan Aga. Hati Aga menghangat mendengar pengakuan wanitanya yang juga sama takut akan kehilangan dirinya. Aga melepaskan pelukan nya dan menatap tajam kedua bola mata Zalfa.


"Aku berjanji padamu, sampai kapanpun hanya kamu saja di hatiku, dan aku takkan meninggalkan mu, percayalah padaku.” ucap Aga memberi keyakinan sembari mengecup kening Zalfa bertubi tubi, seolah tak pernah puas dengan kecupannya itu.


*Flashback Off*


"Aku membencimu, selamanya akan membenci mu.” teriak Zalfa berlari keluar dari kamar tersebut, Aga tak lagi dapat menghentikan langkah Zalfa, hatinya menjadi sakit ketika mendengar bahwa wanita yang di cintai dan diperjuangkan nya dulu membencinya dengan sangat dalam. Aga bangun dari ranjang pasien dan melepas selang infus dengan kasar, ia tak lagi peduli dengan darah segar yang keluar dari tangannya. fokusnya saat ini hanya mengejar Zalfa. Aga melangkah dengan cepat ia berusaha untuk berlari tapi tidak sanggup, tubuhnya masih sangat lemah, tetapi ia paksakan dirinya untuk berlari agar ia bisa mengejar Zalfa.


"Hikss, hikss, hiksss,,.”


"Kenapa, kenapa harus kembali, bagaimana bisa kau membuka lukaku yang sudah lama kukubur begitu dalam.” pertanyaan itu terus menerus mengganggu pikirannya, Zalfa terus berlari keluar dari rumah sakit, sampai akhirnya ia berada di sebuah taman rumah sakit, ia duduk di salah satu kursi taman tersebut untuk menenangkan dirinya. perasaan nya begitu berkecamuk selalu menghantuinya.


"Zalfa.” Panggil seseorang dari jauh.


______________


Hei Hei para Readers "Cintanya Untukku dan Cintaku Untukmu.” terimakasih karna sudah sudi untuk melanjutkan membaca novel saya yang jelek ini, dan terimakasih untuk like dan komennya😘😘😘

__ADS_1


Mampir juga di karya kedua saya "Second Happiness” insyaallah kalian bakalan suka.


Happy Reading Guys❤jangan pernah lupakan like dan komen, sertakan vote juga asal ikhlash wkwkw.


__ADS_2