Cintanya Untukku Dan Cintaku Untukmu

Cintanya Untukku Dan Cintaku Untukmu
episode 27


__ADS_3

Zalfa, Arion, dan Zara sudah sampai di Cafe tempat mereka ingin makan malam, Zalfa Dan Zara berjalan mendahului Arion yang masih tertinggal di belakang.


"Fa, kok gue gak nyaman ya ada pak bos disini." ujar Zara gelisah dengan keberadaan Arion, Zalfa menoleh menatap Zara sambil menaikkan bahunya seolah ia tidak begitu peduli dengan keberadaan Arion. Zara dibuat kesal dengan tingkah Zalfa yang seakan acuh tak acuh dengan keadaan Arion saat ini.


Zalfa dan Zara memilih duduk di pojokan, tak berapa lama Arion ikut bergabung dengan mereka, ia memilih posisi duduk di samping Zalfa. Zara menatap aneh kedua makhluk manusia itu, Arion yang seakan tidak ingin jauh, dan Zalfa yang dibuat risih oleh tingkah Arion.


"Waiters,,,” panggil Arion menatap beberapa pelayan disana.


"Mau pesan apa mas, mbak?” tanya pelayan ramah menatap masing masing mereka.


"Omelette satu, nasi goreng spesial satu, sama minumnya lemon tea dua mbak, jawab Zalfa, Zalfa memesan makanan untuknya dan juga Zara, Zalfa hafal betul kesukaan Zara begitu juga Zara.


"Kamu mau pesen apa ?” tanya Zalfa menatap Arion yang sibuk dengan gadget nya, Arion mengalihkan pandangannya menatap menu makanan yang tersedia di cafe tersebut.

__ADS_1


"Hmmm, samain aja kayak kamu.” jawab Arion singkat sembari memberikan buku menu ke pelayan cafe tanpa ingin memilih menu menu yang tersedia.


"Baik." jawab pelayan bergegas pergi membawa buku menu beserta list makanan yang sudah dipesan.


Arion menatap intens Zalfa tanpa berkedip , tangannya ia jadikan tumpuan untuk menopang dagunya, sebuah senyum terukir di wajah Arion, dan itu tidak lepas dari pandangan Zalfa dan Zara, Zara menoleh menarik lengan baju Zalfa, di tatapnya Zalfa tajam, beribu rasa penasaran muncul di kepala Zara, apalagi setelah melihat Arion yang menatap intens Zalfa sembari memberi senyum.


"Jangan bilang lo gak ada hubungan apa apa sama si bos.” bisik Zara di telinga Zalfa, tapi masih terdengar Arion. Arion tersenyum mendengar Zara yang seperti mendesak Zalfa untuk mengetahui hubungan mereka.


"Ehemmm” dehem Arion menatap Zara datar, Zara dibuat salah tingkah dengan sikapnya yang kepo diketahui oleh Arion, sedangkan Zalfa hanya memilih diam tanpa ingin membuka suara untuk menjelaskan.


"Saya calon suami Zalfa, dan 2 bulan kedepan kita akan segera menikah.” ucap Arion santai tersenyum bahagia. Huukk huukk,, batuk Zalfa menatap kaget Arion, ditelannya Saliva yang sudah membendung di mulutnya.


"What the ......” Zara membesarkan bola matanya menatap Zalfa, Zalfa tersenyum paksa menatap Zara yang sudah kaget bukan main karna ucapan Arion.

__ADS_1


"Sorry Ra, aku belum sempat cerita, ini terlalu dadakan, makanya aku belum cerita” ucap Zalfa dengan ekspresi sedih yang ia buat buat, biasanya sahabatnya itu akan luluh jika melihat raut wajah sedih Zalfa, tapi kali ini bukannya luluh Zara segera memalingkan wajahnya tak percaya akan omongan Zalfa, Zara merasa kesal dengan Zalfa yang seperti tidak menganggap nya sebagai seorang sahabat hal sebesar itu tidak ia ceritakan.


"Raa, maaf, kamu harus dengar berita ini dari Arion.” Arion hanya menatap Zara dan Zalfa geleng geleng, ia tak habis pikir akan melihat drama diantara dua sahabat di depannya itu.


"Apapun alasan kamu aku gak peduli fa, intinya aku tidak begitu penting bagi kamu, makanya kamu gak percaya untuk cerita ke aku.” ucap Zara serius dengan gaya bicara yang lebih sopan, biasanya iya menggunakan lo gue, tapi untuk saat ini dia menggunakan aku kamu.


"Ra, aku gak pernah berpikir seperti itu, aku juga sedang di situasi sulit saat ini, aku dijodohkan dengan Arion.” Zalfa menatap Arion sembari membesarkan bola matanya seolah meminta bantuan Arion untuk menjelaskan kejadian yang sebenarnya.


"Jangan salahkan Zalfa, dia juga tidak setuju dengan perjodohan ini, tapi saya yang terlalu mencintai Zalfa sampai tidak ingin melepaskan Zalfa. Kalau Zalfa belum menceritakan masalah ini sama kamu, itu dikarenakan dia belum sanggup untuk memberitahu hubungan kami yang belum jelas ini,” terang Arion panjang lebar menatap Zara, Zara merasa sedikit bersalah telah menuduh Zalfa tidak mempercayai nya, ia menatap Zalfa dengan cepat tubuhnya memeluk tubuh sahabatnya itu.


"Maafkan aku karna udah marah marah gak jelas,” ujar Zara manyun, Zalfa tersenyum bahagia melihat sahabatnya yang mulai manja itu. ”Iyaa aku gak masalah, Maafin aku juga karna gak terus terang sama kamu” balas Zalfa, Arion tersenyum melihat kedua sahabat itu, baru beberapa menit yang lalu mereka ngambekan dan beberapa menit kemudian sudah berpelukan.


Pelayan datang membawa makanan yang sudah mereka pesan, Zalfa dan Zara tersenyum cerah melihat makanan di depan mereka, seakan siap untuk menerkam makanan itu untuk masuk ke mulut mereka, Arion memperhatikan mereka dengan seksama, tanpa ingin menegur mereka , baginya Zalfa terlihat sangat menggemaskan jika sudah di suguhkan dengan makanan.

__ADS_1


mereka makan dengan tenang dan sesekali mereka berbicara hal hal yang patut untuk dibahas , banyak candaan serta tawa yang mengiringi makan malam mereka.


__ADS_2