Cintanya Untukku Dan Cintaku Untukmu

Cintanya Untukku Dan Cintaku Untukmu
episode 24


__ADS_3

Kediaman Keluarga Pradipta


"Zalfaa,, panggil zahira dari balik pintu kamar”


"Iya ma sebentar,sahut zalfa yang masih sibuk menyisir rambutnya selesai mandi”


"Ada apa ma”tanya zalfa menatap zahira di depan pintu


"Kamu siap siap gih , nak Arion nungguin kamu tuh mau ajak dinner”


"ah zalfa malas ma ,bilang aja sama dia zalfa lagi gak enak badan,ya ma yaa please” rengek zalfa memelas


"Sayang kamu tahu kan bohong itu dosa ,dan mama gak mau bohong ,cepat siap siap dan turun ke bawah”perintah zahira menatap zalfa tajam


"Hmmm iya ”zalfa masuk ke dalam kamar dan bersiap siap


Di ruang tamu Arion dan Pradipta berbincang bincang perihal perkembangan hubungan Arion dan Zalfa


"Gimana perkembangan hubungan kalian” tanya Pradipta menatap Arion, Arion tersenyum mendengar pertanyaan calon mertua nya


"Baik Om, ini masih dalam tahap mengenal lebih dekat satu sama lain” jawab Arion memberitahu Pradipta perihal hubungannya


"Mulai sekarang panggil om dengan sebutan papa ,sama seperti Zalfa,karna sebentar lagi kamu juga akan menjadi anak papa”


"Baik pa”

__ADS_1


Zalfa melangkah menuju ruang keluarga dimana Arion dan Pradipta sedang berbincang, sesampainya Zalfa di ruang keluarga Arion menatap kagum Zalfa tanpa berkedip,matanya terpukau akan kecantikan calon istrinya yang begitu natural dengan pakaian tertutup ,terkesan bak bidadari surga ,dengan balutan hijab purple yang senada dengan warna bajunya, sungguh indah ciptaan tuhan tanpa ada celah kecil sedikitpun untuk menyebut kekurangan dari hasil ciptaannya, itulah yang terbesit di benak Arion yang tak jemu jemu mengalihkan pandangannya


"ehemmm, deheman Pradipta seolah mengagetkan Arion dari lamunan panjangnya yang tak habis habis,Zalfa yang sadar di tatap Arion hanya acuh, ia tak menanggapi sedikit pun tatapan kagum Arion ,baginya hal biasa lelaki yang menatap kagum perempuan, karena baginya lelaki itu spesies yang sama yaitu mata keranjang


"Hmm maaf pa ,kilah Arion cengengesan”


"Yok fa ,ajak Arion mempersilakan Zalfa jalan didepan memimpin , Arion dan Zalfa sudah pamit terlebih dahulu ke Pradipta dan Zahira”


""""""""*********"""""""""


"Silahkan duduk tuan putri” Arion mempersilahkan Zalfa untuk duduk ,Zalfa menatap malas Arion ,ia tidak terpukau ataupun tergerak hatinya atas perlakuan hangat Arion.


"Hmmm , langsung aja mau ngomong apa” tanya Zalfa malas tanpa menatap Arion


Tak berselang beberapa menit pelayan cafe melayani Arion dan Zalfa dengan baik , mereka sudah selesai memesan makanan.


Zalfa hanya menatap keluar jendela kaca , dilihatnya suasanan malam kota Jakarta yang ramai , begitu pula dengan Arion ia menatap apa yang ditatap calon istrinya , sesekali Arion mencuri pandang Zalfa, tersirat kebahagian yang tiada tara di hati Arion,ia merasa menjadi lelaki yang paling bahagia karna bisa menjadi calon wanita muslimah yang fashionable di depannya itu .


Pelayan datang membawa makanan yang sudah dipesan dua insan manusia ini ,dan pandangan mereka kini teralihkan oleh bau harum makanan yang sudah ada di hadapan mereka, mereka mulai memasukkan makanan ke mulut mereka masing masing tanpa ada sepatah kata pun yang terucap ,sampai akhirnya Arion memecahkannya keheningan itu.


"Maaf ” lirih Arion menatap Zalfa yang masih sibuk dengan makanannya ,Zalfa mendengar permintaan maaf Arion dan langsung mendongak wajahnya menatap Arion tak percaya.


"Sekali lagi aku minta maaf atas sikapku tadi siang ,tidak seharusnya aku bersikap seperti itu”ulang Arion masih dengan suara lirihnya tersirat kelutusan di manik mata hitamnya itu.


"Iya aku sudah memaafkan sebelum kamu minta maaf kok ,cuma aku sedikit kesal dengan sikapmu , bagaimanapun Adrian itu klien kita dan dia juga sudah ku anggap sahabat ” terang Zalfa jujur , Arion merasa bersalah dengan sikapnya dan merasa semakin jatuh hati dengan wanitanya ini yang gampang memaafkan kesalahannya.

__ADS_1


"Terimakasih Zalfa , dan boleh tidak aku meminta satu hal” tanya Arion lembut ,matanya terus menatap manik indah mata wanitanya itu , Zalfa menatap heran Arion, apalagi yang akan diminta lelaki menyebalkan ini , ia tidak habis habis membuat permintaan.


"Apa itu” tanya Zalfa penasaran


"Hmmm sebentar, belum habis Arion berbicara ia sudah meninggal kan Zalfa di tempat duduknya, Arion kini sudah berada di panggung dengan memainkan gitar ,tangannya begitu lihai dalam memetik senar gitar, dimainkan nya sebuah lagu yang cukup populer kala itu, ia yakin akan mampu mengetuk pintu hati seorang wanita yang duduk manis menatap tajam kearahnya seakan meminta penjelasan atas tindakannya itu .


Arion terus memainkan gitarnya dengan diiringi lagu melow yang dibawakannya ,ia menatap lekat wanita nya seolah mengutarakan permintaan nya tadi


~Buka hatimu, bukalah sedikit untukku~


~Sehingga diriku bisa memilikimu~


~Betapa sakitnya, betapa perihnya hatiku~


~Selalu dirimu tak menganggapku ada~


Arion menyanyikan lagu tersebut dengan penuh penghayatan ,matanya menatap lekat seorang wanita ,wanita yang terlihat kebingungan di matanya itu ,wanita yang tak lain adalah Zalfa.


lagu yang di nyanyikan ini seakan mengisyaratkan kepada si wanita agar membuka hatinya untuk si lelaki ,Zalfa tau betul lagu ini ,ia merasakan sakit ketika melihat Arion menyanyikan lagu ini dengan tatapan yang begitu menyakitkan.


Apakah aku sejahat itu, aku minta maaf kalau membuatmu sakit karna mencintai tanpa terbalaskan, desis zalfa lemah , air mata sudah mengalir di pelipis mata indahnya.


Arion tau Zalfa sudah tidak baik baik saja ,selesai ia menyanyikan lagu tersebut Arion langsung menghampiri Zalfa dan menatap resah Zalfa ,fikirannya sudah kacau saat melihat wanita di hadapan nya membendung kesedihan karna merasa bersalah terhadap dirinya.


Maaf karna aku mengutarakan isi hatiku yang sesungguhnya ,tapi aku juga tersiksa harus melihat wanita yang kucintai tidak mencintai ku ,tapi cuma satu permohonan ku bukalah hatimu untukku ,walau aku harus berada di sudut paling ujung hatimu ,aku tak apa asalkan ada aku di situ

__ADS_1


__ADS_2