
Mereka pun mengobrol terlebih dahulu sebelum melanjutkan dengan obrolan inti mereka.
"Jadi kapan kita melaksanakan pertunangan nya?"tanya Felix.
"Satu bulan lagi dan untuk pernikahan nya akan di laksanakan dua bukan lagi bagaimana"ucap derix.
"Ya aku setuju,itu tak terlalu dekat dan tak terlalu jauh juga"ucap Erland menyetujui usulan dari sahabat nya itu.
"Baiklah jadi fix yah,apa ada yang mau menambahkan?"tanya Andra.
"Kita setuju setuju saja,tapi bagaimana dengan calon pengantin nya"ucap Sonya melirik ke arah Reynold dan Ainsley yang sedari tadi diam.
"Rey ikut aja"ucao Reynold yang mengerti tatapan dari mommy nya.
"Aku juga terserah kalian saja"ucap Ainsley.
"Oke kalau begitu,apa ada lagi yang mau di bicarakan tentang perjodohan nya?"tanya derix.
"Ah iya ada satu hal yang ingin saya sampaikan"ucap Felix.
Semua orang yang berada di sana pun mengalihkan perhatian mereka saat mendengar ucapan yang sepertinya serius yang akan di ucapkan oleh Felix.
"Saat akad nikah nanti namanya bukan Alesya tapi Ainsley shaqila Alexander"ucap Felix menatap ke arah putri serta istrinya bergantian.
"Loh bukannya namanya Alesya yah,kenapa diganti jadi Ainsley"ucap Sonya.
"Sebenarnya nama asli Alesya itu Ainsley,tapi karena waktu itu susah untuk menyebutkan nama nya jadi ada seseorang yang memanggil nya alesya jadilah kami menyebutnya Alesya padahal nama asli nya Ainsley"ucap pak Felix tersenyum.
"Ouh baiklah itu bukan masalah besar saya kira ada hak yang sangat serius tadi"ucap derix di balas senyuman oleh Felix.
Sedangkan Erland sudah menatap penuh selidik ke arah menantu serta putri nya,dia tidak tau jika nama asli Alesya adalah Ainsley.
"Baiklah sepertinya pertemuan hari ini hanya itu saja,malam sudah semakin larut juga, nanti kita kapan kapan lagi buat pertemuan kaya gini yah kalau ada waktu"ucap Andra.
"Ya sudah untuk lebih jelasnya lagi tentang persiapan pernikahan kita buat rencana lagi kapan kapan yah"ucap Felix.
Semua orang pun bubar dan pulang ke rumah masing masing,di pertengahan jalan Erland menanyakan tentang ucapan sang menantu tadi di restoran.
__ADS_1
"Kenapa saya tidak tau jika Alesya itu nama aslinya Ainsley,saya butuh penjelasan"ucap Erland dingin.
Felix pun menatap ke arah istri serta anaknya namun Ainsley memalingkan pandangannya.
"Lebih baik kita bicarakan di rumah saja ayah"ucap Tanisha.
"Hm baiklah."
Sesampainya di rumah, Erland meminta penjelasan lagi kepada sang anak dan menantunya.
"Jadi kenapa?"tanya Erland yang sudah duduk di kursi single yang berada di ruang tamu.
"Jadi-"belum sempat Felix melanjutkan ucapannya sudah di dahului oleh Ainsley.
"Aku ke kamar dulu cape mau istirahat"ucap Ainsley dingin, semenjak memutuskan untuk menerima perjodohan sikap nya menjadi berubah delapan puluh persen jadi dingin tak ada lagi ucapan lembut dan senyuman dari wajah Ainsley.
"Baiklah kamu istirahat yah, pasti cape"ucap Tanisha mengelus surai panjang milik anaknya.
Ainsley pun pergi ke kamar nya yang berada di lantai atas.
"Ayo sekarang cerita kan"ucap Erland.
Flashback on
"Oke karena Alesya enggak berhasil mengembalikan kembali saham perusahaan,maka dengan ini aku terima perjodohan nya namun aku mengajukan satu syarat"ucap Ainsley saat berada di kantor sang ayah.
"Apa syarat nya sayang?"tanya Tanisha.
"Saat pengucapan ijab qobul nanti,calon suami Alesya harus menyebutkan nama Ainsley shaqila Alexander bukan Alesya shaqira Alexander"ucap Ainsley penuh dengan penekanan.
Ainsley sudah memikirkan nya secara matang matang serta alasan untuk di berikan pada keluarganya pun sudah dia rancang. Itu hanya untuk berjaga jaga jika nanti dia menikah dan berhubungan badan
Itu akan menjadi zina karena yang di ucapkan suami nya itu adalah nama kembaran nya bukan nama Ainsley.
"Loh kenapa begitu sayang"ucap Felix.
"Ya itu terserah pada kalian saja,jika kalian masih ingin menjodohkan ku maka ganti nama ku menjadi Ainsley,dan jika kalian menolak aku akan pergi dari rumah ini atau jika perlu aku bisa bunuh diri"ucap Ainsley santai.
__ADS_1
"Bukan kah mami dan papi waktu aku masih kecil memberikan ku nama Ainsley kenapa sekarang jadi berubah menjadi alesya"ucap nya menimbali.
"Kami tidak pernah mengubah nama mu,sejak kecil memang nama mu Alesya"ucap Tanisha.
"Lalu nama siapa yang tertulis di selimut bayi bernama Ainsley itu"ucap Ainsley.
Ya, Alesya memang tak tau jika dirinya mempunyai kembaran.
"E-em itu"ucap Tanisha kembali mengingat anak nya yang telah tiada bernama Ainsley itu.
"Baiklah papi akan lakukan syarat nya,tapi bagaimana dengan surat surat nya"ucap felix.
"Bukan kah kita ini kaya semua bisa di beli dengan uang kan,kalian bisa merubah semua surat surat nya menjadi nama Ainsley"ucap Ainsley
"Lagipula apa permintaan ku ini sangat sulit sekali hingga kalian harus memikirkan nya lagi,aku pikir nama Ainsley itu sangat lah bagus aku ingin mempunyai nama seperti itu"ucap Ainsley masih mencoba meyakinkan kedua orang tuanya
"Baiklah kami setuju"ucap Tanisha.
Flashback off
"Kenapa ayah rasa ada yang berbeda dengan Alesya yah"ucap Erland.
"Kami pun merasa seperti itu."Ucap Tanisha.
"Sudahlah tak perlu di pikiran lagi, sekarang fokus saja dengan perjodohan nya,bisa berabe nanti kalau kita tak menyetujui ucapan Alesya"ucap Felix.
"Ya itu juga bukan masalah yang besar"ucap Erland tak mau ambil pusing dengan kelakuan cucu nya yang yah bisa di bilang di luar dugaan.
Sedangkan di dalam kamar Ainsley menghembuskan nafas lega nya, Ainsley kemudian berjalan menuju ke arah kasur dan membaringkan tubuhnya.
"Huh akhirnya untung aja acara pernikahan nya dia bukan lagi,aku bisa menyelesaikan misi ku terlebih dahulu"ucap Ainsley.
"Ayo Ainsley kamu harus semangat waktu mu hanya dua bukan lagi"ucap Ainsley menyemangati dirinya sendiri.
"Tapi kalau di liat liat cowok yang mau di jodohin sama gue kok kayak pernah liat yah,tapi dimana. Muka nya itu loh kayak udah familiar banget"ucao Ainsley mengingat ingat kembali.
"Ah masa bodo lah ga peduli gue,yang penting sekarang misi gue cepat terselesaikan."
__ADS_1
"Tapi ganteng juga sih"monolog Ainsley membayangkan wajah Reynold.
"Huh akhirnya masalah satu terselesaikan,gampang juga yah mereka di bodohi pantas saja para pengkhianat itu gampang mengambil perusahaan serta harta kekayaan Alexander,apa mereka tak curiga yah dengan alasan ku yang itu, padahal alasan nya tak masuk akal sekali"ucap Ainsley bermonolog.