Cold CEO My Husband

Cold CEO My Husband
bab 27.memajukan acara pernikahan


__ADS_3

"jadi begini Rey-"ucap Felix kembali menceritakan apa yang tadi Ainsley katakan tentang motor nya yang hilang.


"Apa!"ucap Reynold pura pura kaget.


"Maaf Rey kamu akan mengganti motor kamu kok,kamu tenang saja"ucap Tanisha.


"Kamu tau kan kalau motor itu kesayangan saya"ucap Rey menatap tajam ke arah Ainsley,sang empu yang di tatap pun mengangguk kepala nya.


"Maaf"cicit Ainsley sembari meremas jari jari nya"apa dengan kata maaf mu akan mengembalikan kembali motor saya"ucap Reynold masih mempertahankan wajah seram nya.


"Maaf aku janji akan mengganti rugi motor itu,atau kak Rey mau yang lain akan aku lakukan"ucap Ainsley sedikit ragu dengan ucapan nya.


"Apa kamu yakin jika kamu akan melakukan apapun?"tanya Reynold di balasan anggukan oleh Ainsley."baiklah saya minta pernikahan kita di majukan menjadi satu minggu lagi"ucap Reynold membuat Ainsley mendongak menatap ke arah nya.


"Tapi kak Rey-"


"Kenapa apa kamu tak setuju,bukan kah kamu sendiri yang berkata akan melakukan apapun itu,jadi saya minta pernikahan kita di majukan"ucap Reynold menaikkan satu alis nya.


"Tapi gak gitu juga kak Rey,aku mohon aku akan ganti rugi dia kali lipat tapi pernikahan kita jangan di majukan"ucap Ainsley dengan wajah puppy eyes nya.


Semua orang terkekeh dengan perkataan Ainsley tadi,mana mungkin Rey akan menerima uang ganti rugi itu meskipun di lipat kan beberapa kali pun Reynold tidak akan mengubah keputusan nya,bagi nya uang tidak ada apa apa nya.


"Tidak saya hanya ingin pernikahan kita di majukan apa itu susah"ucap Reynold"tapi-"ucap Ainsley lesu.


"Sudahlah nak memang nya kenapa jika Rey memajukan pernikahan kalian itu kan bagus lebih cepat lebih bagus bukan,dari pada kamu masuk ke kandang harimau peliharaan nya Rey kan"ucap Tanisha menakut nakuti anak nya itu, Tanisha pun melirik ke arah Reynold lalu mengedipkan satu mata nya.


Mendadak Ainsley merinding,apa katanya Reynold mempunyai kandang harimau ya ampun seram sekali,pikir Ainsley karena dia masih menyayangi hidupnya mau tak mau di harus menerima tawaran Reynold.


"Hm baiklah"walau dengan terpaksa Ainsley harus menerima itu semua,itu pun akibat kecerobohan nya jadi Ainsley harus mempertanggung jawabkan semaunya.


"Bagus besok kita fitting baju jam sembilan harus sudah siap"ucap Reynold,dalam hatinya tersenyum menang.

__ADS_1


"Saya pamit pulang dulu om Tante opa"ucap Reynold lalu keluar dari mension megah milik keluarga Alexander itu.


Tak lupa sebelum keluar rumah Reynold memberikan kedua jempol pada felix. Ya semua itu sudah Reynold rancang sedemikian rupa, sebelum nya juga dia sudah memberi tahu kan rencananya pada Felix Tanisha dan Erland.


Mereka pun setuju dengan rencana Reynold dan bersekongkol, karena mereka tau jika pernikahan nya di majukan Ainsley akan marah dan kekeh tetap pada pendiriannya, karena itulah mereka menyetujui saran Reynold.


"Sudah saya katakan kamu tak akan bisa menghindar dari saya"ucap Reynold dalam hatinya tersenyum smrik kemudian benar benar pergi meninggalkan Mension itu.


"Jika saya tak bisa membuat pacar mu mendirita,maka akan saya buat belahan jiwa nya ini menderita,sayang sekali kamu Alesya telah masuk ke dalam kehidupan Leo yang penuh dengan siksa"ucap Reynold membayangkan saat dia menyiksa Alesya nanti setelah menikah,yang sepertinya akan menjadi kesenangan untuk dirinya.


"Opa"rengek Ainsley."sudah sayang bukan nya kamu sendiri yang bilang mau melakukan apapun itu,jadi terima saja yah"ucap Erland mengelus Surai panjang milik Ainsley.


Ainsley pun pada akhirnya hanya bisa pasrah saja"baiklah"ucap Ainsley lesu lalu berjalan ke arah kamar nya.


"Aduh kenapa sih gue bisa ngomong kayak gitu"ucap Ainsley merituk kebodohan nya sendiri.


"Terpaksa gue harus nikah sama kak Rey sebelum gue menyelesaikan misi, maafkan aku kak Rey gara gara misi ini kak Rey harus terlibat"ucap Ainsley merasa tak enak hati harus melibatkan orang luar demi menjalankan misi nya.


Seperti ucapan nya kemarin mereka pun pergi ke designer ternama di Indonesia untuk membuat kan baju pernikahan mereka.


Reynold menunggu Ainsley serta keluarga nya di tempat designer itu,dan tak lama Ainsley pun datang bersama dengan keluarga nya.


"Hallo Sonya maaf yah lama tadi ada kendala dulu"ucap Tanisha bercepika cepiki dengan teman nya itu.


"Iya gak papa kok"ucap Sonya, Ainsley pun menyalimi semua orang yang berada di sana kecuali Reynold,ya pasti saja kan mereka belum sah menjadi suami istri jadi buat apa Ainsley mencium tangan Reynold.


Ainsley pun terhenti pada seorang wanita paruh baya yang baru dia lihat, sepertinya dia adalah nenek nya Reynold pikir Ainsley.


Ainsley pun tersenyum kepada wanita paruh baya itu, kemudian mencium tangan nya, sementara Oma hanya menatap sekilas ke arah Ainsley lalu melepaskan tangannya dari pegangan Ainsley.


Ainsley pun Marasa heran dengan sikap wanita itu,namun walaupun begitu Ainsley hanya tersenyum menatap wanita itu, "mungkin wajah nya dari lahir udah judes kali yah"pikir Ainsley.

__ADS_1


"Maaf yah nak Oma memang sedang tidak mood jadi begitu, perkenalkan ini istri opa namanya Oma Desi, panggil saja Oma"ucap derix memperkenalkan istri nya kepada Ainsley.


"Iya opa gak papa kok"ucap Ainsley sembari tersenyum ka arah derix.


Walaupun tadi dia sempat tidak enak hati karena melihat sikap sang istri yang terkesan sangat tak menghargai Ainsley dan juga bersikap judes dengan calon menantu nya itu.


Oma Desi pun melihat dari atas hingga bawah dia merasa deran dengan penampilan Ainsley, sudah beberapa kali dia bertemu dengan Alesya yang suka menggunakan pakaian seksi namun sekarang terlihat lebih tertutup.


Tak hanya itu aura dari wajah milik Ainsley pun seperti aura positif dia sering tersenyum padalah waktu mereka pertama kali bertemu sangat judes dan tidak mempunyai sopan santun itu lah yang berada di pikiran Oma Desi, padahal seingat Oma dia pernah melihat Alesya berada di sebuah club malam bersama dengan laki laki dan berciuman itu lah beberapa hal yang membuat Oma Desi tak merestui perjodohan ini.


"Oma jangan seperti itu"bisik Andra saat melihat tatapan mengidentifikasi yang di berikan Oma nya pada Ainsley.


Karena tatapan Oma itu pun membuat Ainsley menjadi gugup apakah ada yang salah dengan penampilan nya hingga Oma Desi menatap nya dengan penuh intens dari atas hingga ke bawah,pikir Ainsley.


"Ayo semuanya kita masuk"ucap Andra.


Ainsley berjalan di barisan paling belakang seorang diri namun siapa sangka ternyata masih ada Reynold di belakang nya.


"Bagaimana sudah saya katakan kamu akan menjadi istri saya terbukti kan"ucap Reynold berbisik ke telinga Ainsley.


Ainsley yang tadinya sedang melamun pun tersentak kaget ketika mendengar ucapan seseorang telat di kuping kanan nya.


"Hm"ucap Ainsley kemudian sedikit mempercepat jalan nya,dia tak mau harus berduaan berjalan dengan Reynold di belakang,jadi nya dia pun menyusul mami nya.


Mereka semua pun masuk dan mulai mengukur baju mereka masing masing, mereka memilih empat hingga lima pasang baju untuk satu orang tak terkecuali untuk pengantin nya mereka memilih tujuh baju untuk acara resepsi dan akad nikah,lebih tepatnya buak Rey atau Ainsley yang meminta tapi keluarga mereka lah.


Yang pasti harga nya tidak main main dan baju nya juga limited edition,dan yang pastinya mewah dan megah.


Hari hari pun di isi dengan kesibukan acara pernikahan Ainsley dan Reynold,


Mulai dari dekorasi, tempat acara dan lain sebagainya.

__ADS_1


__ADS_2