
"Alesya"panggil seseorang, Ainsley baru saja akan masuk ke dalam mobil nya namun urung saat ada seseorang yang menepuk pundaknya seraya berkata nama kembaran nya itu.
Ainsley pun membalikan badannya,dan terlihat lah sosok laki laki berbadan besar seraya tersenyum ke arah nya.
"Ya kenapa?"tanya Ainsley membuat laki laki itu menyeringit heran,tak biasa Tan nya itu berucap seperti itu biasanya dia akan langsung memeluknya, sambil menanyakan kabarnya,ya maklum lah dia sudah lama tidak bertemu dengan nya.
"Hai gimana nih kabarnya,udah lama gak ketemu"ucap laki laki itu,dia pun merentang kedua tangan nya seolah ingin memeluk Ainsley,namun deng cepat Ainsley menghindar.
Dan karena itu pula semakin membuat laki laki itu bertambah heran dengan sikap nya,laki laki itu pun menurunkan tangannya.
"Maaf yah Kaka nya siapa saya gak kenal?"tanya Ainsley,ya memang dia tidak kenal dengan laki laki di hadapan nya itu.
"Loh ini gue Roni,Lo Alesya kan?"tanya laki laki yang bernama Roni itu.
"Apa dia temen nya Alesya yah"ucap Ainsley dalam hati,"ah lebih baik gue gak kenal sama dia aja dari pada nanti gue harus bergaul sama dia pasti nih laki laki gak bener"ucap Ainsley.
"Maaf saya bukan Alesya,saya Ainsley mungkin Kaka nya salah orang"ucap Ainsley.
"Gak mungkin,gak lucu Lo sya bercanda nya,ouh iya katanya Lo udah jarang main ke markas yah,pasti Lo keinget Mulu kenangan sama Reo,eh tapi Lo tenang aja gan perlu sedih Rei pasti bakal bebas kok"ucap Reno.
Ainsley pun hanya tersenyum menanggapi nya"maaf kak saya memang bukan Alesya,teman yang Kaka maksudsaya Ainsley kalau Kaka gak percaya saya bisa memperlihatkan KTP saya"ucap Ainsley dia pun membawa dompet nya lalu memperlihatkan KTP nya pada Reno.
Reno pun hanya bisa tersenyum malu saat melihat KTP itu,"ouh maaf mbak saya salah orang,saya kira mbak nya teman saya ternyata bukan, soalnya muka mbak nya sama temen saya mirip banget"ucap Reno.
"Iya gak papa kak,lain kali lebih hati hati lagi yah, saya permisi dulu"ucap Ainsley dia pun langsung masuk dan pergi dari sana.
"Woy bro ngelamun wae"ucap seseorang menepuk pundak Reno.
"Kata siapa ngelamun"sargah Reno,"kenapa Lo?"tanya teman nya yang lain.
__ADS_1
"Gue ketemu sama orang yang mirip banget sama Alesya,gue pikir dia Alesya tapi ternyata bukan"ucap Reno.
"Haduh Lo sih pikiran nya ke Alesya Mulu,jadi gini kan semua orang lu lihat Alesya."
"Enggak ini beneran tadi gue lihat mukanya sama persis kayak Alesya."
"Udah lah kan di dunia ini kita punya kembaran tujuh,bisa jadi mukanya sama kayak Alesya."ucap teman nya yang lain.
"Apa mungkin Alesya punya kembaran yah"ucap Reno,"mana ada dia kan anak tunggal,udah lah jangan di pikirin,yok berangkat si bos Pati udah lapar di penjara."
Para anak Areo pun pergi dari sana, semenjak pertemuan tadi dengan Ainsley, pikiran Reno terus memikirkan nya,ya bagaimana tidak muka Ainsley sangat lah mirip dengan Alesya.
Tring
Saat sedang asik mengemudi tiba tiba ada notifikasi dari handphone nya, Ainsley pun membuka kemudian membaca pesan yang tertera di sana.
Cwk iblis: pulang ke mension, mommy yang suruh.
Membutuhkan waktu sekitar lima belas menit untuk Ainsley sampai di mension, setelah sampai Ainsley pun langsung masuk ke dalam.
"Assalamualaikum"ucap Ainsley memasuki rumah.
Saat melihat ke rumah tengah ternyata sudah banyak orang yang ada di sana,semua anggota keluarga Fernando berkumpul.
Dalam hati Ainsley bertanya tanya,pasti ada hal penting hingga seluruh anggota keluarga Fernando hampir semua nya ada.
"Sini nak"ucap Erland sembari tersenyum,saat melihat kedatangan menantu nya itu.
Ainsley pun langsung mencium tangan setiap orang yang ada di sana, kemudian duduk di samping sang suami.
__ADS_1
Setelah nya Erland pun berbicara, tentang alasan mengapa mereka semua di kumpulkan,"jadi opa akan membuat perubahan di sistem perusahaan kita,yang dimana opa akan memperkerjakan Ainsley"ucap Erland.
Ainsley pun membulatkan matanya,apa dia tak salah dengar dia akan di beri amanah untuk memegang salah satu perusahaan Fernando,oh ya ampun mimpi apa dia semalam.
"Maksud opa,opa akan memberikan satu perusahaan untuk Ainsley?"tanya Reynold yang langsung di balas anggukan yakin oleh Erland.
"Tapi opa kan Ainsley belum mengerti tentang perusahaan, bagaimana dia mau mengembangkan perusahaan itu,yang ada hancur perusahaan kita"ucap Oma sembari menatap sinis kearah Ainsley.
"Kata siapa Ainsley belum mengerti tentang perusahaan,opa yakin dia bisa mengembangkan perusahaan,dia itu cerdas dan berbakat"ucap opa membantah perkataan sang istri.
"Opa kenapa harus Ainsley,Rey juga masih bisa meng handel perusahaan itu"ucap Reynold,jujur saja dia tak rela jika salah satu perusahaan Fernando jatuh ke tangan Ainsley.
Bisa bisa uang nya Ainsley gunakan untuk berpoya poya,dan membantu pacar nya yang saat ini sedang di penjara,ouh tidak pikiran negatif terus saja berdatangan kepada Reynold.
"Kamu sudah banyak kerjaan Rey, sudahlah opa tidak ingin ada bantahan, kecuali Ainsley sendiri yang menolak nya,tapi opa harap Ainsley jangan menolak itu"ucap Erland,atensi semua orang pun beralih ke Ainsley.
Yang di tatap pun hanya bisa tersenyum kikuk,tiba tiba netra nya bertubrukan dengan netra Reynold,di lihatnya Reynold memberikan kode untuk dia menolak tawaran opa itu.
"E-emmm opa boleh gak Ainsley pikir pikir dulu"ucap Ainsley, Erland pun mengangguk"sampai besok pagi, setelah sarapan opa akan menagih jawabannya"ucap Erland, Ainsley pun bisa bernafaskan lega.
Ya setidaknya dia tidak harus menjawabnya sekarang, dia bimbang antara ingin dan takut juga,takut di marahi Reynold maksudnya apalagi saat melihat tatapan tajam penuh dengan kemarahan dari Reynold tadi,hihih melihat nya saja membuat bulu kuduk Ainsley berdiri.
Ya kalau tidak di terima juga, lumayan tawaran dari opa, perusahaan Fernando itu tersebar luas di Indonesia,dan menjadi tahta tertinggi di sana,jadi yah bimbang ragu juga menjadi Ainsley.
Setelah membicarakan hal yang lain semua orang pun membubarkan diri, Reynold dan Ainsley pun harus menginap di mension atas permintaan opa,jadi mau tidak mau mereka harus menurut.
Visual bisa liat di Ig @alwiah_putri
Jangan lupa untuk like komen dan follow
__ADS_1
Jika ada kritik dan saran bisa tulis di komentar
See you next chapter 🥳