
Ainsley pun meminta izin pada Tanisha untuk pergi ke kamar nya, dengan alasan tak enak badan, padahal dia sudah muak berada di sana,sudah tak sanggup lagi jika harus mencium aroma minuman alkohol.
Dan tak banyak orang juga yang kehilangan kesadaran nya,dan itu membuat Ainsley was was sendiri,maka dari itu lebih baik dia langsung pergi ke kamar nya.
"Non mau kemana?"tanya asisten Tanisha yang di tugas kan untuk menemani Ainsley ke kamar nya.
"Ya mau ke kamar lah kemana lagi"ucap Ainsley sedikit ketus.
Asisten itu pun agak kaget dengan nada ketus yang di berikan Ainsley,bukan nya nona muda nya itu sudah berubah mengapa sekarang kembali ke setelah pabrik.
Bukan nya apa apa Ainsley hanya sedang tak mood dan sedang datang bulan makanya dia bisa berkata demikian,tak peduli dengan siapa yang ada di hadapannya,ya itu lah Ainsley makanya jangan coba coba mengusik Ainsley saat dia sedang datang bulan atau nyawa kalian taruhannya.
"Maaf nona"ucap asisten itu menunduk kan kepalanya.
"Hm saya yang harus nya minta maaf karena berkata ketus pada mu"ucap Ainsley tak enak hati.
"Tidak apa non."
"Maaf aku sedang tidak mood karena sedang ada tamu bulanan"
Asisten itu pun kaget kemudian menganggukkan kepalanya,kaget nya karena nanti tuan Rey tak bisa menikmati makan pertama nya dan harus berpuasa, dia berpikir bagaimana jika Rey tau kalau Ainsley saat ini sedang datang bulan.
Ainsley pun melihat gelagat aneh dari asisten mami nya itu,yang sedari tadi senyam senyum sendiri"kamu kenapa?"tanya Ainsley.
"Ouh tidak apa apa non mari saya antar ke kamar"ucap asisten itu
"Ya sudah ayo kita pergi aku ingin segera merebahkan tubuh ku ini, rasanya sangat lelah sekali"ucap Ainsley terlihat sangat kelelahan.
Mereka pun berjalan pergi ke kamar Ainsley dengan asisten itu yang mengangkat gaun panjang Ainsley.
"Loh kenapa kamu membukakan pintu kamar ini?kamar saya kan ada di sana"tunjuk Ainsley pada kamar yang berada tak jauh dari kamar itu.
Ainsley menyeringit kan dahi nya heran mengapa asisten mami nya itu membuka pintu kamar lain.
"Nona untuk hari ini anda harus tidur di sini,ini adalah kamar pengantin anda dengan tuan Rey"ucap wanita itu.
Ainsley pun mengangguk dan kemudian langsung masuk ke dalam,tak ingin berdebat karena dia ingin segera merebahkan tubuhnya,ya walaupun sebenarnya dia terpaksa juga.
Ainsley pun menatap kamar itu, banyak bunga serta dekorasi lain yang menghiasi kamar nya, Ainsley pun mendengus kesal,mengapa ada banyak bunga di mana mana dan juga balon.
"Mengapa banyak sekali dekorasi seperti ini"ucap Ainsley.
__ADS_1
"Ya memang seperti ini nona kan kamar pengantin."
"Ck apa aku bisa istirahat di kamar ku saja aku tak ingin berada di sini, nanti tubuh ku gatal gatal mana nih bunga di simpan di atas kasur ck membuat ribet saja"ucap Ainsley yang sudah kesal,mengapa harus ada drama lagi sih.
"Tapi ini sudah perintah dari tuan Erland non"
"Hm baiklah kau boleh pergi"ucap Ainsley mengibaskan tangannya.
"Eits nanti tolong panggilkan asisten ku untuk pergi ke kamar ku yang dulu"perintah Ainsley.
Ya,tak lama ini Ainsley merekrut asisten untuk dirinya sendiri,dan yang tentunya asisten itu adalah teman dari Bandung Ainsley yang sengaja dia bawa kesini untuk membantu nya.
Setelah melihat semua aman Ainsley pun pergi dari kamar itu menuju kamar nya,tak ingin dia tidur di sana.
Ceklek
Pintu kamar itu pun di buka Ainsley langsung masuk ke dalam dan melihat teman nya atau asisten nya itu sedang berkutat dengan laptop.
"Lah lo ngapain ke sini,kenapa gak ke kamar pengantin"ucap Dara (teman Ainsley)
"Males banget coy masa di sana di hias sama bunga balon dan banyak lagi deh hiasan lainnya gue gak suka,mana di kasur nya di buat bunga bentuknya i love you sama angsa,gak banget"ucap Ainsley langsung merebahkan tubuhnya dan memejamkan matanya.
"Nanti kalau suami lo nyariin gimsna sley."
"Bomat lah cape gue mau istirahat."
"Ganti dulu baju sley"peringat dara.
"Males"
"Ihhh ganti baju cepat sana biar tidur nya nyenyak gue bantuin deh"ucap dara lalu bangkit dari duduknya dan menghampiri Ainsley.
Dengan terpaksa Ainsley pun bangkit dari tiduran nya dan membersihkan dirinya terlebih dahulu, benar kata temannya jika dia tidur dengan memakai segala riasan serta baju yang seperti itu akan membuat tak nyenyak.
Setelah membersihkan badan nya Ainsley pun langsung merebahkan tubuhnya dan langsung pergi ke alam bawah sadar, mungkin saking capeknya hingga tanpa menunggu lama langsung tertidur.
Sementara dara pun kembali berkutat dengan laptop nya,dia akan terus mencari tau tentang misi Ainsley.
Sedangkan di lain tempat semua orang sudah bubar karena acaranya sudah selesai,semua Orang pun masuk ke dalam kamar nya masing masing.
Saat memasuki kamar pengantin nya Reynold menyeringit heran saat melihat kamar nya masih rapih dan tak mendapatkan Ainsley berada di sana.
__ADS_1
"Kemana anak itu"ucap Reynold menggeram kesal.
"Apa dia menghindari ku karena ini malam pertama"ucap Reynold lalu menyuruh asisten nya untuk mencari Ainsley.
Tak lama sang asisten pun melaporkan jika Ainsley sedang berada di kamar nya,bukan di kamar pengantin, setelah Rey membersihkan badan nya dia langsung pergi ke kamar Ainsley.
Tok tok tok
Dara yang masih membuka matanya pun pergi membukakan pintu.
Ceklek
Nampak lah Reynold dengan pakaian santai nya berada di depan pintu itu,sudah dara kira itu pasti Reynold.
"Selamat malam tuan,mencari non Ainsley?"tanya dara menundukkan kepalanya tanda hormat.
"Hm."
"Non Ainsley nya sudah tidur tuan di dalam."
"Kau boleh keluar aku akan tidur di sini"ucap Reynold di angguki oleh dara, sebelum keluar dia membawa beberapa berkas penting dan juga laptop nya.
"Semangat yah sley maaf gak bisa bantuin"ucap dara berbisik pada Ainsley yang tengah tertidur itu,dan di balas lenguhan yang tak di mengerti oleh dara.
"Silahkan tuan,saya permisi dulu"ucap dara lalu pergi dari sana menuju kamar nya yang berada di samping kamar Ainsley.
Setelah dara pergi Reynold pun langsung masuk ke dalam, melihat Ainsley yang sepertinya sudah tertidur nyenyak,dia sempat tertegun dengan wajah polos dan cantik milik Ainsley saat tertidur.
"Cantik"entah dorongan dari mana Reynold bisa berkata seperti itu sembari membelai lembut pipi Ainsley.
Plak
Reynold menampar dirinya sendiri"sadar Rey lo nikahi dia buat balas dendam,lo gak bakal jatuh cinta sama wanita murahan seperti dia.
Reynold pun langsung membaringkan tubuhnya di samping tubuh Ainsley,lalu memeluk tubuh Ainsley dan mulai memejamkan matanya.
"Kamu tak akan bisa lepas dari saya"bisik Reynold.
visual pemain nya bisa lihat di ig aku @alwiah_putriš„°
tiktok@putrialwys
__ADS_1