
Tak lama Ainsley pun turun dengan menggunakan dress simple bermotif bunga,di padu dengan sendal high heels dan tas selempang,serta rambut yang di urai, menambah kesan elegan serta mahal.
"Kami bertiga pamit yah mami papi"ucap Ainsley mencium tangan kedua orang tuanya di ikuti oleh Reynold dan dara.
"Iya sayang hati hati di jalan yah,ingat pesan mami dan papi jadi istri yang nurut sama suami"ucap Felix mencium kening Ainsley.
"Ouh iya sayang ini ada hadiah dari mami"ucap Tanisha memberikan dua paper bag ke arah Ainsley.
Ainsley pun menerima itu,namun pada saat akan mengintip isi dari paper bag itu Tanisha melarang nya"eh jangan di buka dulu sayang, nanti aja"ucap Tanisha di angguki oleh Ainsley.
"Kami pamit yah assalamualaikum"ucap Reynold.
"Wa'alaikumussalam"
Mereka bertiga pun keluar dari rumah megah milik keluarga Alexander itu"kamu pergi dengan asisten saya,dia akan mengantarkan kamu ke apartemennya"ucap Reynold menunjuk ke arah dara.
"Baik tuan"ucap dara.
"Emang dara gak bisa ikut kita dulu ke rumah mommy"ucap Ainsley berusaha untuk merayu Reynold agar dara di ijinkan menetap satu rumah bersama nya.
"Apa tadi kamu tak dengar keluarga saya tidak bisa menerima semabarang orang untuk tinggal di rumah"ucap Reynold dingin sembari menatap tajam ke arah Ainsley.
Ainsley yang di tatap seperti itu pun entah kenapa menjadi takut, padahal dulu dia tidak pernah takut jika di tatap tajam oleh seseorang maka Ainsley akan menatap tajam kembali lawan nya.
Entah kenapa sikap Reynold sekarang berubah seratus delapan puluh derajat yang tadi nya dia bersikap manis di depan kedua orang tua Ainsley kini dia kembali ke stelan awal pabrik,dingin dan menusuk.
"Hm baiklah"ucap Ainsley.
"Saya tak suka di bantah!"ucap Reynold.
Dara yang masih berada di samping Ainsley pun langsung mengelus tangan Ainsley, dia juga mengakui jika aura yang di keluarkan oleh Reynold sangat berbeda dari orang pada umumnya, dia juga merasakan tatapan tajam yang tadi terarah pada Ainsley.
"Gila nih si Rey baru natal tajam aja gue udah merinding,apalagi kalau marah"ucap dara dalam hatinya.
__ADS_1
"Mengapa kau masih di sini,cepat masuk"ucap Reynold pada dara.
"Iya tuan"dara pun masuk ke dalam mobil sekertaris Reynold.
"Kami duluan tuan"ucap sekertaris Reynold di balas anggukan oleh sang empu,mobil itu pun melesat pergi meninggalkan nya.
Reynold pun langsung masuk ke dalam mobil nya,di ikuti oleh Ainsley.
"Jangan duduk di kursi belakang saya bukan supir"ucap Reynold saat melihat Ainsley membuka pintu mobil belakang.
Ainsley pun kembali menutup pintu belakang itu dan membuka pintu depan di sebelah Reynold yang menyupiri mobil nya. Setelah melihat Ainsley duduk dan memakai step belt nya Reynold pun langsung menjalankan mobil nya.
Di perjalanan tak ada satupun orang yang berbicara atau memulai pembicaraan,mobil itu hanya di isi oleh kesunyian. Membutuhkan waktu sekitar tiga puluh menit untuk sampai di kediaman keluarga Fernando.
Ainsley di buat melongo saat melihat rumah megah di hadapannya sekarang,dari luar gerbang saja sudah terlihat jika rumah itu sangat mewah apalagi saat gerbang itu di buka, mension Fernando ternyata sangat besar dan mewah bahkan Ainsley merasa tak percaya jika di Indonesia ada rumah semewah ini.
Bis di katakan jika mension Fernando ini dua kali jauh lebih besar dan mewah dari pada mension utama Alexander yang di tempati oleh opa Erland.
Jarak antara gerbang dan rumah nya saja sudah tiga kali lipat dari lapangan sepak bola.Sekarang Ainsley merasa sedang berada di negri dongeng dia pun mencubit tangan nya sendiri memastikan jika itu memang benar bukan mimpi.
"Kau kenapa?"tanya Reynold saat mendengar ringisan Ainsley.
"Ah tidak apa apa"ucap Ainsley cengengesan.
"Ini bukan kah mimpi ini memang kediaman Fernando jadi tidak usah kaget,kau masih belum melihat ke dalam rumah nya jadi siapkan dulu mental sebelum melihat isi di dalam mension ini,awas jangan sampai kau kaget lalu pingsan ckck"ucap Reynold yang seolah tau apa yang sedang Ainsley pikiran.
"Idih najis siapa juga yang kaget gak usah kegeeran deh"ucap Ainsley.
"Hm, keluar"ucap Reynold, Ainsley pun langsung keluar dari mobil itu.
"Selamat sore tuan dan nona"ucap pada meid yang sudah berbaris menyambut kedatangan nona muda baru nya itu.
"Sore"ucap Ainsley tersenyum ke arah para meid itu.
__ADS_1
Dan senyuman serta sapaan Ainsley itu sukses membuat para meid yang ada di sana membelalakkan matanya, mereka kira nona muda baru nya itu akan sombong dan angkuh namun ternyata tidak.
"masuk"ucap Reynold berdiri di samping Ainsley.
Pintu pun terbuka dengan sendirinya, mereka berdua pun langsung masuk ke dalam,para meid pun menundukkan kepala mereka,tanda hormat kepada sang majikan.
Lagi dan lagi Ainsley pun di kaget kan dengan kejutan saya pintu itu terbuka menampakkan keluarga besar Fernando.
"Welcome to Fernando house"ucap mereka serentak, Ainsley pun terlonjak kaget.
"Selamat datang sayang, sekarang kamu sudah menjadi bagian dari keluarga besar Fernando"ucap derix memeluk tubuh menantu nya.
Satu persatu keluarga itu pun mengucapkan selamat pada Ainsley serta memeluk nya.
"Ayo masuk sayang"ucap Sonya menggandeng tangan menantu nya.
Mereka pun masuk dan duduk di ruang tamu, kemudian mereka pun mengobrol dan bercanda, Ainsley kira keluarga Fernando itu sangat serius terlihat dari muka nya yang memang sedikit judes,dingin,harus terlihat mewah mahal dan harus sempurna.
Namun dugaan nya salah ternyata keluarga Fernando itu hamble mereka sering bercanda jika sudah berkumpul seperti ini.
"Kamu ini sayang mommy kira kamu kabur pas pagi tadi tidak ada sarapan bersama kami,eh taunya malah berangkat kuliah,memang kamu enggak ambil cuti sayang"ucap Sonya.
"Hehe enggak mommy maafin aku,aku cuman ambil cuti hari kemarin aja"ucap Ainsley tak enak hati.
"Memang tak salah opa memilih kamu menjadi salah satu anggota keluarga Fernando kamu sangat di siplun dan bekerja keras"ucap Erland.
"Sudah sudah ayo kita makan pasti sudah pada lapar kan"ucap Andra.
Mereka pun pergi ke ruang makan,satu hal yang Ainsley ketahui di keluarga Fernando, ternyata mereka tidak pernah mengobrol saat makan.
*visual nya kalian bisa lihat di Ig aku @alwiah_putri
tiktok@putrialways
__ADS_1
jangan lupa untuk like komen dan follow 🥰*