Cold CEO My Husband

Cold CEO My Husband
bab 54.skwidadap


__ADS_3

"*bi tolong pindahkan semua barang barang saya ke kamar yang berada di bawah"ucap Ainsley pada meid yang ada di sana.


"Baik non"ucap meid itu kemudian berjalan meninggalkan kamar itu.


"Tunggu, jangan bergerak sebelum saya memerintahkan kalian"ucap Reynold sedikit tinggi,meid itu pun langsung menghentikan langkahnya kemudian menundukkan penuh takut.


"Kenapa lo mau pindahin barang barang Lo?"tanya Reynold menatap tajam ke arah Ainsley.


"Emang masalah buat Lo,gak mau gue tidur di bekas percintaan wanita tadi sama lo,najis"ucap Ainsley tanpa melihat ke arah Reynold, hati nya sangat sakit saat melihat wajah Reynold.


Reynold pun tersenyum tipis"beli kasur baru serta barang barang yang lain,ganti semua barang yang ada di kamar itu menjadi yang baru"perintah Reynold.


"Sekarang kasur nya udah baru bukan bekas wanita tadi"ucap Reynold.


"Gak mau gue mau pindah kamar,bibi cepat pindahkan semua barang saya"ucap Felysia dia masih tidak mau jika harus berada di kamar itu, walaupun semua barang di sana baru.


"Baiklah pindahkan barang saya yang ada di sana juga"ucap Reynold, Ainsley pun membelalakkan matanya,"Lo maunya apa sih"ucap Ainsley menatap nyalang ke arah Reynold.


"Gue gak mau apa apa,kok cuman mau tidur satu kamar sama Lo doang,bait gue bisa leluasa kalau lagi pengen tinggal skwidadap kalau lagi pengen manja tinggal kelonin sama lo gitu"ucap Reynold.


"Gak pokoknya gue gak mau satu kamar lagi sama Lo, lagian buat apa satu kamar sama lo,Lo juga jarang tidur sama gue kan"ucap Ainsley,ya mereka tidur berdua pun masih bisa di itung oleh jari.


"Suami istri gak baik tidur pisah ranjang"ucap Reynold,"ngapain juga gua satu ranjang sama pria kayak Lo,najis anj*g"ucap Ainsley tak bisa mengondisikan ucapan nya itu.


Cup


Tiba tiba Ainsley merasakan benda kenyal di bibir nya,dan ya itu adalah bibir Reynold, Reynold mencium bibir Ainsley.


"Gak boleh bicara kasar sayang"ucap Reynold sembari mengedipkan sebelah matanya, Ainsley pun terbelalak kaget, matanya juga mengerjap seolah tak percaya dengan apa yang dia rasakan, hingga pada akhirnya Ainsley pun tersadar.


"Aaaaaa frist kisss gue di ambil,mama frist kisss aku di ambil sama cowok gila, padahal itu buat suami gue"ucap Ainsley terlihat berkaca kaca.

__ADS_1


Reynold pun heran di buat nya,"bukan nya dia udah sering yah ciuman sama cowok nya,terus kenapa dia bilang itu first kissss nya"ucap Reynold dalam hatinya.


"Gak usah lebay"ucap Reynold kembali ke mode awal,datar dan dingin.


"Dasar cowok gila,brengsek,aaaaa mamaaaaaaa"ucap Ainsley meraung raung.


"Udah jangan teriak teriak kuping gue sakit aj*ng, istirahat sono tadi lo pingsan nanti setelah makanan udah mateng gue bangunin"ucap Reynold.


"pindahkan barang saya dan dia ke kamar yang lain"ucap Reynold lalu keluar dari kamar itu.


Ainsley pun mengerjapkan matanya lucu,apa dia tak salah dengar mengapa sekarang Reynold bersikap seperti itu padanya,kemana Reynold yang kejam itu.


Memikirkan hal itu semakin membuat BBM kepala Ainsley terasa pening, hampir ingin meledak"kesambet apaan dah tuh cowok,pengen gue tendang ke planet mars deh,ada yah cowok landak kayak dia"ucap Ainsley.


Skip


Malam harinya,semua barang Ainsley dan Reynold sudah di pindahkan ke kamar yang lain,saat ini Ainsley sedang duduk selonjoran di atas kasur dengan laptop di hadapannya.


Pintu pun di buka oleh seseorang,lalu terlihat lah Reynold masuk ke dalam kamar, Ainsley pun hanya menatap nya sekejap kemudian kembali fokus ke laptop nya.


Reynold pun duduk di atas ranjang dengan memperhatikan Ainsley di samping nya,dia menatap Ainsley dengan intens"baru nyadar gue, ternyata dia cantik juga"ucap Reynold dalam hatinya.


Ainsley yang menyadari jika dia di tatap intens oleh seseorang pun merasa kurang fokus"gak kerja Lo"ucap Ainsley ketus.


"Jangan panggil lo-gue gak sopan sama suami sendiri"tegur Reynold,jujur dia tak suka saat Ainsley berbicara lo-gue,dia merasa jika itu bukan tipekal Ainsley.


"Serah gue lah,ngapain lo ngatur ngatur hidup gue"ucap Ainsley.


"Gue suami lo,gue berhak ngatur Lo"ucap Reynold, Ainsley pun diam tak membalas ucapan Reynold tadi.


Sejenak ruangan itu sunyi, hingga Reynold pun mulai berbicara"gue mau minta hak gue"ucap Reynold,dia sudah menekad kan hatinya,dia harus meminta hak nya kepada Ainsley untuk membuktikan jika istrinya itu masih tersegel atau sudah bobol.

__ADS_1


Ainsley pun tersentak kaget,dia tentunya tak bodoh tentang ucapan Reynold tadi"hak apa?hak sepatu? Hak tahu?"tanya Ainsley seolah tak paham dengan maksud Reynold.


"Hak suami"ucap Reynold,"emang apa hak suami?"tanya Ainsley, Reynold pun menggeram kesal,tanpa persetujuan dari Ainsley dia langsung meraup bibir Ainsley.


Ainsley pun tersentak kaget, Reynolg terus bergeliar di mulut nya"kenapa dia kaku banget,apa bener dia gak pernah ciuman sama pacarnya?terus yang di foto itu siapa gak mungkin dia gak bisa ciuman padahal dia udah sering ciuman sama pacarnya"ucap Reynold merasakan Ainsley yang tak membalas ciuman serta tubuh Ainsley yang menegang.


Seolah ini adalah hal yang pertama dalam hidupnya, karena merasa kesal tak ada balasan,serta Ainsley yang masih mengetupkan mulut, membuat Reynold kesal,dia pun menggigit bibir bawah Ainsley hingga mulut itu terbuka sedikit.


Reynold pun langsung melancarkan lidahnya nya masuk ke dalam mulut Ainsley,mengabsen setiap deretan gigi yang ada di sana bertugas seliva.


Ainsley yang merasa kehabisan nafasnya pun memukul dada Reynold, setelah ciuman itu terlepas Ainsley pun langsung meraup udara sebanyak banyaknya seolah oksigen sudah akan habis saja.


"Gila Lo mau bunuh gue yah"ucap Ainsley setelah nafas nya mulai teratur kembali,tanpa menjawab perkataan Ainsley Reynold menyatukan kebing nya dan kening Ainsley.


"Balas ciuman saya"ucap Reynold lalu kembali memulai aktivitas yang sempat terhenti tadi,dia kembali ******* bibir Ainsley.


Namun tetap sama Ainsley tak membalas nya, karena memang dia tak tau cara membalas nya,"gue mau nolak tapi takut dosa"ucap Ainsley dalam hatinya.


"Ikutin gerakan gue"ucap Reynold melepaskan pungutan bibir nya,entah terhipnotis atau apalah tiba tiba Ainsley mengangguk.


Entahlah Ainsley pun tak tau mengapa dirinya langsung tunduk di bawah kukungan Reynold, otak nya seolah menolak sentuhan dari Reynold namun tubuh nya seakan menerima itu semua, membuat Ainsley tak bisa mengondisikan semuanya.


Reynold pun mulai kembali, seperti perkataa nya tadi Ainsley pun mulai belajar membalas ciuman Reynold, membuat Reynold tersenyum dalam seka sela kegiatan mereka.


Keduanya pun semakin larut dalam kegiatan mereka,Reynold menutup laptop itu kemudian menyimpannya di atas nakas,dan mulai lah skwidadap swanikap lalalap.


visual bisa liat di ig@alwiah_putri


jangan lupa untuk like komen dan follow


jika ada kritik dan saran bisa tulis di komentar*

__ADS_1


__ADS_2