
"tuh muka atau rambut kusut amat"ucap dara kepada Ainsley,sedari tadi Ainsley menampakkan muka tak bersemangat nya.
"Diem Lo"ucap Ainsley menatap tajam ke arah teman laknat nya itu,udah tau jika dirinya sedang kesal bin bete masih saja di ejek,makin menjadi kan.
"Hahaha sabar jangan marah marah nanti cepat tua"ucap dara sembari tertawa, Sangat seru menjahili teman nya ini.
Bagaimana tak kesal,saat Ainsley berbicara jika yang membuat muka nya lebam adalah suaminya sendiri,satu pun keluarga nya tak ada yang percaya dan malah menertawai dirinya, sungguh mengesalkan.
Flashback on
"Hahaha yang benar saja kamu ini sayang"ucap Tanisha malah tertawa mendengar pengakuan dari putri nya itu.
"Kamu ini bercanda nya kelewatan, jangan menjelek jelekan suami mu di depan keluarga mu nak itu tidak baik"ucap Felix mengelus kepala sang anak sembari tersenyum.
"Kok kalian pada gak percaya sih sama aku,ini beneran perbuatan kak Rey sakit banget, bahkan aku susah buat ngomong"ucap Ainsley, sungguh luar Nurul keluarga nya tak percaya dengan ucapan anak nya sendiri.
"Sayang kita sudah mengetahui Reynold bukan satu tahun dua tahun, tapi sudah belasan tahun sejak Reynold kecil,kami juga tau bagaimana keluarga Fernando, mereka sangat menjunjung tinggi martabat perempuan,tak mungkin Reynold memukul mu seperti itu"ucap Erland, membuat Ainsley membelalakkan matanya, sungguh perkataan Erland jauh dari kenyataan nya.
Ya,memang dia akui jika keluarga Fernando sangat baik padanya,namun tidak dengan Reynold, setelah mereka pindah ke rumah pribadi milik Reynold tak sekali pun Reynold memperlakukan Ainsley dengan baik.
"Tapi bener kak Rey yang udah nampar aku,dia marah karena kemarin aku pulang jam sepuluh tanpa mengabari kak Rey"ucap Ainsley menjelaskan tentang kejadian kemarahan Reynold pada keluarga nya.
Berharap jika keluarga nya akan mempercayai serta merasa kasihan padanya karena tidak di perlakukan baik oleh Reynold,dan kemudian menyuruh Ainsley untuk berpisah, itulah motif utama Ainsley datang ke sini,ya kan siapa tau keluarga nya akan langsung menyerahkan gugatan cerai karena kdrt.
Ainsley tak bisa mengelak dia takut jika terlalu lama bersama dengan Reynold akan menumbuhkan benih benih cinta, walaupun Reynold tidak memperlakukan nya dengan baik tetap saja dia tak bisa mengelak dengan semua pesona dari seorang Reynold davinda Fernando,ya Ainsley mengakui itu dia bahkan sudah masuk ke dalam pesona yang di miliki laki laki itu.
Jadi karena itulah Ainsley mengadu tentang lebam nya,dia takut terlalu dalam jatuh,akan lain urusan nya apalagi mengingat misi nya itu, Ainsley sudah menetapkan hati nya untuk tidak jatuh cinta pada Reynold, karena bagaimanapun dia hanya menjadi kan pernikahan ini sebagai jalan menuju keberhasilan misi nya.
__ADS_1
"Itu salah kamu sayang kenapa gak mengabari Rey,mami yakin dia kayak gitu karena lagi banyak pikiran di tambah lagi kamu buat dia khawatir,mami juga yakin itu di luar kendali Rey"ucap Tanisha.
"Iya sayang,udah sekarang kamu istirahat gih di atas,hari ini kamu nginep aja di sini besok pulang"ucap Felix, Ainsley pun langsung bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah lift dengan kaki yang dia hentak hentakan.
Tak lupa Dira pun mengikuti nya dari belakang,kedua orang tuanya hanya bisa gekeng geleng melihat tingkah labil sang putri, mereka memaklumi itu karena memang anak mereka itu manja,namun mereka harus berusaha mendidik Alesya agar mandiri.
Sekarang dia sudah menikah tak seharusnya dia terus menerus bergantung pada keluarga nya kan,dia harus mandiri, mereka juga ingin mengajarkan pada anak nya untuk menyelesaikan masalah nya sendiri,tanpa ikut campur keluarga. Baik keluarga Alexander maupun Fernando.
"Apa kalian percaya dengan ucapan anak itu?"tanya Erland kepada anak serta menantu nya.
Kedua orang itupun menggeleng"kita sudah lama mengenal keluarga Fernando ayah, walaupun memang mereka seorang mafia,tapi kita percaya jika Rey tak akan melakukan itu pada wanita, mungkin Rey bisa menampar Ainsley karena Ainsley membantah,ayah seperti tidak tau saja sikap cucu ayah"ucap Felix di balas anggukan oleh Erland,namun walaupun begitu ada sedikit rasa khawatir hinggap di benak nya.
Takut jika cucu nya benar di apa apa kan oleh Reynold, karena memang tak menutup kemungkinan karena pernikahan itu melalui perjodohan,walaupun sering kali Ainsley dan Reynold menampakkan keromantisan atau keharmonisan mereka.
Flashback off
Ainsley pun menggeleng"kenapa?"tanya dara, Ainsley pun menunjuk ke arah Reynold yang sedang bersidekap dada di pintu utama rumah, dengan mata menyorot tajam ke arah mobil itu, jangan lupakan wajah datar nya.
Sebenarnya dara juga ngeri melihat tatapan itu,tak dapat dara bayangkan bagaimana menjadi Ainsley yang harus setiap hari bertemu dengan si muka tembok dan dingin kayak beruang kutub di Utara aja,dia baru melihat sebentar saja nyali nya sudah menciut.
"Hahaha Lo takut sama kak Rey,baru liat gue seorang shaqila Mawardi takut sama orang lain,eh salah maksudnya Ainsley shaqila Alexander, mungkin karena nama nya udah beda sifat nya juga beda kali yah"ucap dara tak bisa menahan tawanya.
Ainsley pun mendengus kesal sembari memutar dua bola matanya malas,dia pun melepaskan step belt lalu dengan ragu membuka pintu mobil kemudian keluar.
Tak mungkin juga dia harus ikut dengan dara ke apartemen wanita itu,kerena Reynold sudah mengetahui kepulangan nya,toh percuma juga jika dia menghindar pasti akan ketemu lagi.
"Semangat"ucap dara dengan muka mengejek nya, kemudian melajukan mobil nya itu.
__ADS_1
Ainsley pun menaiki tangga dengan muka yang dia tundukkan,tak berani mendongak karena saat ini wajah Reynold sangat menyeramkan tak lupa tatapan tajam nya.
"Udah puas ngadu nya"ucap Reynold dingin saat Ainsley sudah sampai di hadapannya.
Deg
Mendengar nada dingin serta suara Reynold saja sudah membuat Ainsley gugup,serta panas dingin, Ainsley pun meremas kedua tangan nya.
Ya, Reynold mengetahui jika Ainsley mengadu tentang lebam di muka nya pada keluarganya, karena kemarin malam keluarga Ainsley menelpon nya.
Dan kemudian menceritakan semua nya kepada laki laki itu, Reynold pun menjelaskan semuanya,ralat bukan berbicara jujur tapi lebih tepatnya Reynold berbicara untuk memperbaiki nama nya,yang mungkin saja sudah buruk akibat ucapan Ainsley tadi.
Sebenarnya Reynold tau jika Ainsley pergi ke rumah kedua orang tuanya dari, asisten pribadi nya,namun dia tak menyangka bahwa Ainsley akan mengadu, tidak terlalu kaget juga karena memang Reynold menilai Ainsley anak yang manja.
Dia juga tidak tau akibat ulah nya kemarin malam bisa membuat muka Ainsley menjadi lebam,dia abru mengetahui nya dari mertuanya, karena memang kemarin dia sama sekali tidak melihat Ainsley.
"Kenapa diam hah!"bentak Reynold, Ainsley pun semakin takut di buat nya.
"Duh kenapa gue jadi gini sih,kemana Ainsley yang dulu,yang selalu berani sama siapapun ayo lah comeon"ucap Ainsley merutuki dirinya sendiri yang terlihat sangat lemah di hadapan Reynold.
"Baru di gituin udah ngadu,manja banget sih Lo"ucap Reynold sembari menoyor kepala Ainsley.
*visual bisa liat di Ig aku@alwiah_putri
tiktok@putrialwys
jangan lupa untuk like komen dan follow
__ADS_1
jika ada kritik dan saran bisa tulis di komentar*