Cold CEO My Husband

Cold CEO My Husband
bab 36.tawaran Oma Desi


__ADS_3

Sekitar pukul sembilan malam semua orang membubarkan diri nya untuk beristirahat, setelah lama mereka mengobrol di ruang santai.


"Nak ayo mommy antar ke kamar nya Rey"ucap Sonya.


"Ayo sayang kita ke kamar, aku udah ngantuk nih"ucap derix merangkul pundak sang istri, sengaja derix berkata itu melihat dari tatapan nya yang mengarah pada Ainsley seolah sedang merencanakan sesuatu,dia tak ingin menantu nya itu tak nyaman dengan Oma Desi.


Oma Desi pun melihat ke arah Ainsley dengan tatapan sinis dan tajam,"eh sayang, apakah aku boleh meminta menantu baru ku ini untuk mengantarkan ku ke kamar"ucap Oma Desi sedikit lembut dari tadi.


"Ah kenapa harus Ainsley biar aku saja aku juga akan ke kamar akan istirahat"ucap derix,dia merasa ada yang di rencanakan oleh sang istri.


"Aku sudah tau sifat asli kamu derix,kamu hanya berkata seperti itu agar aku tidak dekat dengan Ainsley kan"ucap Oma Desi yang tepat sasaran.


"Eh enggak kok kamu kok nuduh aku sembarangan sih"ucap derix mengerucutkan bibirnya.


"Apa aku salah ingin lebih dekat dengan menantu ku"ucap Oma Desi lirih,dia pun mengubah raut wajahnya menjadi sesedih mungkin.


"E-eh e-enggak kok"ucap derix yang sudah panik melihat raut wajah sang istri yang mulai ingin menangis itu.


"Opa Ainsley akan mengantarkan Oma ke kamar"ucap Ainsley mendekati Oma Desi.


Derix pun menatap ke arah Ainsley"gak papa kan,kamu pasti cape biar opa aja"ucap derix.


"Enggak kok opa bener kata Oma, Ainsley juga pengen deket sama Oma"ucap Ainsley memegang kedua pundak Oma Desi.


Derix pun menghela nafasnya"baiklah, nanti setelah mengantarkan Oma langsung beristirahat yah, tanyakan pada meid yang ada di sana untuk menunjukkan kamar Rey"ucap derix di balas anggukan oleh Ainsley.


"Ayo Oma"ajak Ainsley sembari tersenyum lembut ke arah Oma Desi yang di balas juga senyuman oleh Oma Desi,namun Ainsley merasakan jika senyuman itu tidak biasa tersirat sesuatu di dalam nya.


Ainsley pun berjalan beriringan dengan Oma Desi,sembari Ainsley memegang kedua pundak Oma Desi.

__ADS_1


Mereka menggunakan lift untuk menuju ke kamar nya oma Desi yang memang berada di lantai dua, setelah mereka masuk lift Oma Desi langsung menepis tangan Ainsley yabga da di pundaknya.


"Jauhkan tangan mu dari tubuh ku"ucap Oma Desi berubah ketus.


Oma Desi pun langsung mengibas ngibaskan tangan di pundak nya,Ainsley pun tak mengambil pusing dengan tindakan serta ucapan Oma Desi,dia itu tipekal orang yang masa bodo.


"Ayo Oma"ajak Ainsley saat pintu lift terbuka.


Oma Desi pun langsung keluar dari dalam lift tanpa berjalan beriringan dengan Ainsley,"ikuti saya"ucap Oma Desi yang berjalan entah kemana.


Ainsley pun menurut dan mengikuti langkah Oma Desi , hingga Oma Desi pun menghentikan langkahnya di sebuah ruangan yang memang kosong tak terlihat apa apa di sana.


Di saat Ainsley masih melihat lihat area di sekitar nya tiba tiba Oma Desi berucap"Cepat jauhi cucu saya"ucap Oma Desi.


"Kenapa saya harus menjauhi kak Rey?"tanya Ainsley yang tak mengerti dengan ucapan Oma Desi.


"Karena kamu seorang pelacur,wanita murahan,kamu juga sebenarnya sudah mempunyai seorang kekasih kan lalu mengapa kamu menerima perjodohan ini."


Ainsley pun tersenyum"tanpa Oma meminta pun saya pasti akan berpisah dengan kak Rey Oma doakan saja semoga saya bisa secepatnya menyelesaikan urusan saya hingga bisa mencerai kan kak Rey."


"Butuh uang berapa kamu, silahkan tulis di dalam cek ini saya akan kasih berapapun yang kau minta asal langsung pergi dari sini atau jika bisa pergi sejauh jauh nya"ucap Oma Desi menyodorkan cek kosong pada Ainsley.


"Mohon maaf tapi saya tak bisa menerima ini semua,saya tak butuh uang,tak apa jika Oma membenci saya tapi asalkan Oma tau saya tak sekotor itu,Oma belum mengetahui siapa saya yang sebenarnya,jadi jika Oma ingin saya segera bercerai dengan kak Rey cukup doakan saja saya agar di lancarkan semua urusan saya di sini setelah itu pasti saya akan pergi"ucap Ainsley sopan sembari tersenyum.


"Jangan sok suci kamu, saya sudah tau siapa kamu tanpa harus kembali mencari tau,kamu itu wanita kotor jadi tunjukkan saja sifat asli mu di depan saya jangan berlaga sok polos"ucap Oma Desi melipatgandakan kedua tangan sembari memandang Ainsley remeh.


"Saya memang seperti ini Oma sifat saya memang seperti ini."ucap Ainsley apa adanya.


"Sok sekali anda,berlagak sok polos sok sopan lagi,kemana Alesya yang dulu saya kenal yang tidak memiliki sopan santun berpakaian layaknya ****** eh UPS emang ****** kan yah"ucap Oma Desi.

__ADS_1


"Saya tekan kan lagi nyonya Desi tendwi Fernando, jangan salah menilai saya,saya memang begini adanya,oh dan yah satu lagi nama saya Ainsley bukan Alesya. Seperti nya saya di sini hanya membuang waktu lebih baik sekarang saya istirahat,Oma juga harus istirahat gak baik tidur larut malam,saya permisi assalamualaikum"ucap Ainsley lalu mengambil tangan Oma Desi untuk dia cium sebelum benar benar pergi dari sana.


Ainsley pun menanyakan letak kamar Reynold kepada pelayan yang ada di sana, setelah nya Ainsley pun langsung pergi ke sana dan langsung ke kamar mandi.


Sebenarnya sedari tadi dia sedang menahan ber*k ,jadi dia cepat cepat masuk ke dalam kamar mandi,dia juga akan membersihkan badan nya lagi, karena merasa sangat berkeringat.


Setelah mandi Ainsley pun pergi ke walk on closet untuk memakai baju,tenang saja Ainsley sudah memakai handuk kok jadi enggak bertelanjang.


"Gila nih baju gak ada yang bener banget sih,ini juga baju tidurnya kurang bahan banget gak ada yang panjang gitu"ucap Ainsley memperhatikan isi pakaian nya yang memang hampir semua pakaian itu pendek.


"Ngapain kamu"ucap Reynold membuat Ainsley terjingkrak kaget.


"Ihhh kak Rey ngagetin aja"ucap Ainsley mengelus dadanya,"ngapain kamu di sini?"tanya Reynold memperhatikan Ainsley dari ujung rambut sampai ujung kaki.


"Nih cewek kenapa belum pake baju sih,mau goda gue udah tau dia lagi datang bulan"ucap Reynold menelan ludahnya kasar melihat penampilan Ainsley.


Kulit putih tubuh seksi,leher jenjang muka cantik huh ciptaan tuhan yang paling indah.


"Lagi berenang"ucap Ainsley ngasal,dia belum menyadari tatapan Reynold yang seolah ingin menerkam nya.


"Kalau mau berenang di kolam ngapain di sini"ucap Reynold, Ainsley pun membuang nafasnya"gue tau,kak Rey gak liat apa kalau aku lagi di sini ya berarti lagi pilih baju"ucap Ainsley kesal.


"Ya udah tinggal pake kok lama banget"ucap Reynold.


*visual bisa liat di Ig aku@alwiah_putri


tiktok@putrialwys


jangan lupa untuk like komen dan follow 🥰

__ADS_1


jika ada kritik dan saran bisa tulis di komentar oke 👌*


__ADS_2