Cold CEO My Husband

Cold CEO My Husband
bab 59


__ADS_3

Brak


Tiba tiba Charles melempar sebuah kertas di atas meja,di hadapan Reynold, Reynold yang sedang fokus dengan laptop nya pun mengalihkan pandangannya ke arah teman nya itu.


Reynold menyeringit kan dahi nya,tak mengerti dengan sikap teman nya itu, terlihat dari sorot mata Charles dia sedang menahan emosi.


"Kenapa?"tanya Reynold dengan santai,dia kembali fokus dengan pekerjaan nya tanpa menghiraukan teman nya itu.


"Lo masih tanya kenapa"ucap Charles menaikan satu oktaf bicaranya.


"Buka itu anj*ng"ucap Charles menunjukkan sebuah amplop yang tadi dia lempar.


Reynold pun sedikit melirik ke amplop berwarna putih berukuran sedang itu, kemudian dia mengambil nya lalu membuka isi di dalam amplop itu.


Ternyata di sana ada beberapa foto dirinya dan juga Ainsley,saat mereka menikah, Reynold sudah menduga itu, walaupun dirinya terus menutup nutupi semuanya,dia yakin akan ada saat nya ini semua diketahui oleh orang lain.


"Lalu apa masalah nya?"tanya Reynold dengan santai nya, Reynold pun langsung menyimpan kembali foto itu kemudian memandang ke arah Charles yang terlihat masih tersulut emosi itu.


"Lo masih nanya apa masalah nya,Lo tau itu cewok siapa"ucap Charles tak habis pikir dengan teman nya itu.


dengan santai nya Reynold mengangguk-anggukkan kepalanya, Charles pun di buat geleng geleng kepala melihat itu,tentu saja dirinya tak bodoh,sudah jelas berada di foto itu wanita dari musuh bebuyutan mereka.


"Tenang lah,gak perlu marah marah segala"ucap Reynold bangkit dari duduknya,lalu tangan nya akan memegang pundak Charles namun langsung di tepis oleh sang empu.

__ADS_1


"Lo masih bisa bilang tenang,gak gue gak butuh tenang gue butuh penjelasan, maksud Lo apa nikahin dia,Lo gak bodoh kan dia itu pacar nya Reo"ucap Charles, Reynold pun menanggapi nya dengan tersenyum lalu kembali duduk.


Lalu kemudian tangan nya dia arah kan kepada kursi di hadapannya itu, seolah memberi tahu untuk Charles duduk di sana.


Charles pun langsung mendudukkan dirinya di kursi itu dengan malas,"sejak kapan Lo nikahi cewe itu?"tanya Charles,dia tak mau menunda nunda lagi,rasa penasaran nya sudah mencapai ujung.


"Sekitar satu bulan dua minggu"ucap Reynold membuat Charles membelalakkan matanya,jadi sudah selama itu teman nya menutupi semua itu kepada nya bahkan kepada teman teman yang lain.


"Jangan emosi dulu gue bisa jelasin"ucap Reynold saat melihat Charles akan kembali membuka suara.


Charles pun mengetupkan mulut nya, kemudian memperhatikan dengan seksama kata apa lagi yang akan terucap dari mulut Reynold.


"Gue nikahin dia juga terpaksa,bukan kemauan gue sendiri,gue di jodohin sama opa buat nikah sama dia-"


"Terus Lo terima gitu aja,gila sih lo,tuh cewek nya juga kenapa malah nerima Lo yang jelas jelas musuh dari pacarnya sendiri, sungguh drama yang membag*bgkan"ucap Charles memotong ucapan Reynold.


"Ouh oke lanjut"


"Gue punya alesan tersendiri buat nerima perjodohan itu,dan yang pastinya itu akan menguntungkan untuk gank vander terkhusus gue sendiri,kalau dia nerima perjodohan ini karena waktu itu perusahaan Alexander sedang turun drastis bahkan hampir akan gulung tikar,opa menawarkan bantuan dengan syarat dia nerima perjodohan ini,ya mungkin dengan terpaksa dia nerima perjodohan itu karena gak mau jadi gelandangan di jalan"ucao Reynold.


"Emangnya apa yang menguntungkan untuk vander,gak ada coy lo nikahin dia malah bikin memperkeruh suasana bukan nya menguntungkan kita."ucap Charles membuat Reynold tersenyum.


"Lo gak ngerti bro,coba deh Lo pikirin kalau tuh cewek tunduk sama gue dengan mudah gue akan bisa menaklukkan Reo,dan yah kita bisa membuat Reo tunduk dengan pancingan dari cewek itu kan,Lo tau cinta itu buta dan tuli dan gue yakin sembilan puluh sembilan persen kalau Reo sangat mencintai cewek itu,dia akan melakukan semua hal untuk cewek nya kan."

__ADS_1


"Ya kayak cinta lo ke Jessi."ucap Charles menyela ucapan teman nya itu.


Reynold pun kembali bersuara"enggak hanya itu aja,jika Reo udah tunduk sama gue, jangan pernah harap gue bisa ngembaliin lagi cewek nya, karena apa? Karena gue bakal bales dendam tentang masalah pribadi gue sama tuh Reo melalui cewek itu"ucap Reynold sembari bangkit dari duduknya dia berjalan ke arah jendela yang ada di ruangan nya itu.


"Balas dendam karena Reo udah bikin Jessi trauma dan kehilangan penglihatan nya?"tanya Charles ikut bangkit dari duduknya lalu berdiri di sebelah Reynold.


Reynold pun mengangguk dengan yakin,"Rey come on jangan kayak gini lah,kasian tuh cewek Lo jadiin bahan balas dendam kalau emang urusan Lo sama Reo ya udah selesai sama orang nya bukan sama orang lain, jangan bawa bawa orang lain dalam masalah kalian,cewek itu juga mungkin gak salah apa apa dia cuman jadi pacar Reo tanpa tau layar belakang nya kan"ucap Charles memberikan sedikit nasihat kepada temen nya itu.


Mengapa dia bisa begitu? Ya walaupun Charles sendiri pun sebelas dua belas dengan Reynold yang masih suka bermain wanita,tapi setidaknya Charles lebih menghargai wanita itu untuk tidak masuk ke dalam lingkaran dunia hitam nya, sekalipun itu pacar nya sendiri.


Dia mengetahui watak dari teman nya itu,jika dirinya menyimpan dendam maka dia akan membalas berkali kali lipat dari rasa sakit nya itu,ya Charles hanya bisa memberikan saran,tapi dia juga tidak bisa apa apa lagi jika keputusan Reynold sudah sangat bulat,dan tidak bisa di ganti gugat oleh siapapun,dia tidak bisa apa apa.


"Terus Jessi apa? Dia juga gak tau apa apa kan, terus kenapa Reo nyakitin dia, sedangkan masalah nya ada sama gue,kenapa harus wanita yang gue suka les,dia sendiri yang berbuat awal seperti itu maka gue juga akan ngelakuin hal yang sama"ucap Reynold.


"Lah itu sama aja dong lo kayak Reo, kalian ini gak ada yang mau ngalah,kenapa sih padahal masalah di antara kita itu cuman kesalah pahaman doang."


"Dia sendiri yang memperkeruh suasana, memperbesar masalah ini jadi yah imbas kan."


"Pernikahan antara gue dan Ainsley cukup Lo yang tau,jangan sampai ini terdengar di telinga siapapun termasuk anggota vander yang lain maupun yang inti"ucap Reynold kemudian pergi dari ruangan nya itu.


Charles pun menyugarkan rambut nya, kemudian menghela nafasnya lelah,"kenapa harus merambat kemana mana sih masalahnya"ucap Charles terlihat putus asa.


Di lain tempat Ainsley mulai kembali mel aktivitas nya seperti biasa,dia tidak mungkin terus terusan mengurung dirinya di kamar, karena ada pekerjaan yang harus dia selesaikan dimana pekerjaan itu adalah niat utama nya dia berada di sini.

__ADS_1


Ya walaupun bisa di katakan kondisi Ainsley saat ini masih terbilang belum kembali normal,mental nya terguncang hebat,ada trauma membekas dalam dirinya.


Tak hanya itu saja,mata bengkak serta wajah yang pucat menjadi polesan menyedihkan di wajah nya hari ini,di tambah lagi dengan cara jalan nya yang masih di bilang cukup aneh, karena baru saja di unboxing serta kemarin malam di gempur kembali.


__ADS_2