
Hari ini Ainsley akan pergi kembali ke kampus,setelah lima hari lama nya dia absen dan tak ada kabar.
Walaupun kondisi nya belum pulih tapi Ainsley keukeh untuk pergi ke kampus,dia juga tak bisa terus terusan berada di rumaj tanpa memberikan kabar apapun pada teman nya.
Dia juga selalu mendapat informasi jika dara selalu datang ke rumah ini,namun selalu di usir oleh bodyguard suruhan Reynold,entah kenapa Reynold seolah menyembunyikan Ainsley dari orang lain.
Bahkan Ainsley di suruh untuk tidak memakai handphone jadi dalam lima jari itu dia selalu berdiam diri saja tanpa melakukan aktivitas yang lain, sungguh membosankan sekali.
"Non sarapan dulu"ucap meid saat melihat Ainsley berjalan melewati ruang makan.
Ainsley pun menghentikan langkahnya"gak usah bi aku sarapan di jalan aja, kalau nanti kak Rey pulang bilangin aku ke kampus"ucap Ainsley di angguki oleh meid itu.
Ya,sudah lima hari ini pula Reynold tidak menampakkan batang hidungnya,dan menurut informasi yang di dapatkan Ainsley dari meid ternyata Reynold sudah tidak pulang setelah kejadian penyiksaan Ainsley itu.
Ainsley memilih untuk menggunakan taxsi onlen,di bandingkan di antar oleh sopir yang ada di sana, walaupun tadi sempat di tawarkan namun Ainsley menolak ,dia masih sangat mengingat perkataan Reynold yang menyuruh nya untuk tidak menggunakan semua fasilitas yang di miliki oleh Reynold tanpa seizin dari nya.
"Aaaaa sley akhirnya lo keluar juga dari tempat persembunyian Lo"ucap Fani heboh.
"Emangnya gue buronan pake sembunyi segala"ucap Ainsley memutar bola matanya malas,heboh sekali teman nya yang satu ini,baru juga di tinggal lima hari,apa kabar dengan nanti saat misi ini telah selesai,
dan Ainsley akan pergi kembali ke tempat asal nya.
"Lo kemana aja sih sley,kita khawatir tau sama Lo, apalagi tuh si dara dia gak bisa tidur tujuh hari tujuh malem"ucap Tasya, membuat Ainsley merasa bersalah namun apa boleh buat Reynold sendiri yang mengurungnya bahkan dia baru memegang hp nya hari ini.
"Yaelah mendramatis sekali Lo sya, padahal Ainsley ngilang juga baru lima hari belum tujuh hari"ucap Fani.
"Iya sley Lo kamana aja,gak ada kabar banget Lo tuh udah hilang bak di telan bumi gak ada satupun informasi tentang Lo selama lima hari ini"timpal Evelin.
__ADS_1
"Panjang ceritanya, nanti gue ceritain deh di markas"ucap Ainsley yang sedang mengotak atik handphone nya.
Dia harus memberikan kabar pada teman nya dara,bahwa dirinya sudah kembali agar tidak membuat nya menjadi khawatir.
Ketiga teman nya itu pun mengangguk,tiba tiba netra Evelin melihat ke arah tangan Ainsley yang masih terbalut oleh perban.
"Lah tangan Lo kenapa sley?"tanya Evelin yang terlihat khawatir saat melihat perban yang cukup tebal itu menempel pada tangan Ainsley.
Ya,di antara luka luka yang lain memang tangan Ainsley lah yang masih mempelai perban,dan untuk leher serta dahi nya memang masih terdapat luka memar dan membiru namun untuk di bagian dahi Ainsley tutupi dengan foundation,serta di bagian leher dia tutupi dengan syal, walaupun sekarang dirinya tidak bisa bergerak secara leluasa,menoleh ke kiri dan ke kanan namun Ainsley masih bisa mengatasinya agar orang lain tak curiga.
Ainsley pun melihat ke arah tangan nya"ouh ini, e-emmm i-ini ini ke tumpahan air panas"ucap Ainsley ngasal, tidak mungkin dia harus berkata kalau itu ulah suaminya.
Walaupun Reynold bersikap kejam padanya,tapi sebagai seorang wanita terpelajar dan terdidik, Ainsley sangat tau dengan adab dan dosa jika membongkar aib suaminya sendiri.
"Kan suami Lo kaya sley ngapain pake masak air"ucap Fani geleng geleng kepala.
"Tapi masa cuman gara gara ketumpahan air doang itu perban nya tebek banget,di tambah kayak ada bercak merah gitu"ucap Evelin yang memang sangat jeli dalam segala hal,dia tak bisa langsung percaya dengan sesuatu sebelum itu semua terbukti atau punya bukti yang kuat.
Ainsley pun terdiam dengan pikiran yang terus berkecamuk,harus menjawab apa dia sekarang"ouh ini namanya juga ketumpahan air yang mendidih banget,di tambah sama panci nya kena ke tangan gue"ucap Ainsley yang,ya lumayan masuk akal.
"Ihhhh pasti sakit banget ya sley,udah di periksa ke dokter belum,takut infeksi nanti atau lebih parah"ucap Tasya bergidik ngeri membayangkan nya.
"Udah kok tenang aja,suami gue gercep orang nya"ucap Ainsley seolah membangga-banggakan suami nya itu.
"Cie udah mulai suka nih sama suaminya, syukur deh biar Lo setelah misi ini selesai gak jadi janda muda"ucap Fani, Ainsley pun hanya membalasnya dengan senyuman.
Justru kebalikannya dia ingin segera cerai dengan Reynold si cowok kejam dan brengsek itu,tapi Ainsley yakin Reynold tak akan dengan mudah melepaskan dirinya.
__ADS_1
Apalagi mengingat kata kata Reynold yang ingin balas dendam lewat dirinya, sungguh menjadi teka teki terbesar yang harus segera dia pecahkan.
Jika melihat ke kesalahannya,tak mungkin karena Ainsley baru mengenal Reynold setelah perjodohan mereka,jadi mungkin ada hubungannya dengan sang Kaka atau kembarannya.
**
Di tempat lain, Reynold sedang berkutat dengan laptop di hadapannya,dia saat ini sedang berada di markas utama vander.
"Gue udah dapet apa yang lo mau"ucap Charles duduk di samping Reynold.
Reynold pun menyeringit kan dahi nya,memang dia pernah meminta sesuatu pada wakil nya itu"gue tau Lo lagi banyak masalah dan kerjaan di kantor,ada baik nya Lo refresh dulu,gue udah dapet yang baru masih tersegel,di jamin Lo bakal puas"ucap Charles sedikit berbisik.
Ya itu karena memang urusan pribadi di antara keduanya,selama ini tak ada yang tau jika Reynold selalu jajan di luar, kecuali sekertaris nya serta Charles.
Keluarga nya pun memang ada yang tau, kerena waktu itu Reynold pernah kepergok,namun Reynold berkata itu yang terakhir,namun nyatanya tidak bahkan sampai sekarang Reynold masih melakukan itu.
"Gimana mau gak?"tanya Charles, Reynold pun tersenyum"emang paling tau lo,pasti mau lah"ucap Reynold.
"Oke sip,mau di bawa ke mana?"tanya Charles,"ke rumah gue aja"ucap Reynold di angguki oleh Charles.
"Siang apa malem?"tanya Charles"sekarang"ucap Reynold.
"Cielah semangat banget,udah gak sabar pengen eksekusi yah"ucap Charles menggoda teman nya itu.
*visual bisa liat di Ig aku@alwiah_putri
jangan lupa untuk like komen dan follow
__ADS_1
jika ada kritik dan saran bisa tulis di komentar*