
"Mau pake apa kak Rey,baju di sini semaunya pendek pendek"ucap Ainsley.
Reynold pun mengambil salah satu pakaian lalu memberikan nya kepada Ainsley"pakai"ucap Reynold menyerahkan pakaian itu kepada Ainsley.
"Gak mau"ucap Ainsley,saat melihat baju yang di serahkan oleh Reynold baju kurang bahan atau bisa di sebut lingerie.
"Kenapa?"tanya Reynold.
"Itu baju nya kurang bahan banget kak,kok ada sih orang yang buat baju kayak gitu, nanti kalau gue kedinginan gimana"ucapan Ainsley.
Reynold pun tersenyum sinis"jangan berlagak sok polos,saya tau kamu sering memakai pakaian seksi di depan pacar kamu,kenapa kamu sekarang tak mau memakai nya di depan saya yang jelas jelas sudah sah menjadi suami kamu"ucap Reynold.
Ainsley pun menelan ludah nya kasar saat wajah Reynold maju ke arah wajah nya"aduh gue harus ngomong apa nih"ucap Ainsley dalam hati.
"Kenapa diam?"tanya Reynold menjauhkan badannya dari Ainsley,"capat pake"Reynold pun menyimpan baju nya di tangan Ainsley.
"Apa gak ada yang lain kak,baju tidur panjang misalnya"ucap Ainsley masih kekeuh tidak ingin memakai itu.
"Pakai saja yang ada hampir semua baju Lo di lemari ini kayak gitu,jadi jangan banyak protes."
"Ihhh tapi gue gak mau kalau pake baju kayak gini,semua baju di sini gak ada yang stail gue"ucap Ainsley.
"Beli baju yang Lo suka besok"ucap Reynold menyandarkan tubuhnya di lemari,dia masih menikmati pemandangan indah tubuh Ainsley.
Ainsley pun menyadari tatapan penuh mangsa dari Reynold dia pun mengeratkan genggaman tangan di handuk nya"kak Rey kenapa masih di sini?"tanya Ainsley.
"Emang gak boleh?"tanya Reynold masih tak berpaling dari tubuh seksi milik Ainsley.
"Ya kan gue mau ganti baju."
"Terus apa salahnya,ganti baju aja lagian fine fine aja kok kita udah sah gue juga bisa ngambil hak gue kalau gue mau."
"Kan gue lagi datang bulan kak"ucap Ainsley.
__ADS_1
"Jadi kalau gak datang bukan boleh?"tanya Reynold mendekat kan tubuh nya ke Ainsley.
Ainsley pun mundur perlahan lahan kala Reynold terus maju ke depan nya"k-ka Rey mau apa"ucap Ainsley sedikit takut dengan tatapan serta seringai kecil dari Reynold.
Ainsley pun menghentikan langkahnya kala tubuhnya sudah berada di pojok tembok"Kamu belum jawab pertanyaan saya tadi?"ucap Reynold menghentikan langkahnya kala Ainsley sudah berada di dalam kukungan nya.
"Pertanyaan yang mana"ucap Ainsley pura pura tak mengerti dengan ucapan Reynold,"kak Rey lebih baik mandi deh"ucap Ainsley mengalihkan pembicaraan.
"Jangan mengalihkan pembicaraan,gue gak akan pergi sebelum Lo jawab pertanyaan gue."ucap Reynold sembari membeli lembut pipi mulus Ainsley.
Karena perlakuan itu sukses membuat buku kuduk Ainsley berdiri,namun entah ada angin dari mana Ainsley mencium bau darah dari tubuh Reynold.
"K-kak Rey kok bau darah?"tanya Ainsley mencium aroma darah yang makin melekat pada Reynold, Ainsley juga semakin maju ke depan agar memastikan itu.
Reynold pun kelimpungan saat di tanya seperti itu,dia lupa belum mengganti baju nya setelah tadi dia mengeksekusi orang yang mengusik nya.
"Kau kenapa ceroboh sekali Rey"rutuk Reynold dalam hati.
Cup
"Gue mandi dulu"ucap Reynold tanpa rasa bersalah karena sudah mencium secara tiba tiba kening Ainsley, kemudian pergi keluar dari walk in closet menunju kamar mandi.
Dia harus segera membersihkan dirinya sebelum Ainsley semakin curiga dengan dirinya,"kok aneh ya,bau darah banget apa jangan jangan kak Rey itu psikopat yah"ucap Ainsley tampak berpikir.
"Ah tapi gak mungkin"ucap Ainsley kemudian melanjutkan aktivitas yang sempat terhenti tadi,dia juga memakai pakaian yang tadi di pilihkan oleh Reynold.
Setelah nya Ainsley pun kembali ke ranjang nya kemudian duduk dan memainkan handphone nya,jujur saja dia sedikit tidak suka dengan baju nya itu karena terkesan seperti wanita murahan.
Pendek dan juga sedikit menerawang tapi itu lebih baik dari pada yang lain.
Ceklek
Reynold pun keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang dia lilitkan di pinggangnya dan juga handuk kecil yang dia gunakan untuk mengeringkan rambutnya.
__ADS_1
Reynold melihat ke arah Ainsley yang tengah sibuk memainkan ponsel nya, apakah dia tak sadar dengan kehadiran Reynold di sana.
Reynold pun mendekat ke arah Ainsley melihat Ainsley memakai baju yang tadi dia pilihkan membuat gairah nya meningkat, apalagi baju nya itu pendek di atas lutut,bahan yang sedikit menerawang menampakan sangat jelas body gols milik Ainsley.
Kulit seputih susu,leher jenjang, rambut yang di di Cepol tinggi semakin membuat Ainsley tampil sangat berbeda dari biasanya ,satu kata yang dapat mendeskripsikan nya yaitu 'cantik'.
"Apa dia mau menggoda gue pakai baju kayak gitu,udah tau lagi datang bulan gak ada akhlak banget"gerutu Reynold merutuki penampilan Ainsley.
What,bukan nya dia sendiri yang menyuruh Ainsley memakai baju itu lalu kenapa dia yang kesal, tidak bisa menahan pesona dari Ainsley yah.
"Kenapa kamu pakai baju itu?"tanya Reynold yang sudah berada di hadapan Ainsley.
"Bukan nya tadi Kaka yang nyuruh pakai baju ini"ucap Ainsley tanpa mengalihkan pandangannya dari ponsel genggam nya.
Reynold pun mendengus kesal kala Ainsley menjawab nya namun tak melihat ke arah nya, sebenarnya sedari tadi juga Ainsley mengetahui Reynold yang keluar dari kamar mandi.
Hanya saja dia tak mau mata suci nya ternoda saat melihat roti sobek nya Reynold,ya walaupun tadi dia sedikit mengintip ya anggap saja itu sebuah kehilafan.
Maka dari itu Ainsley lebih memilih memainkan ponselnya walaupun sebenarnya di dalam hati nya ingin melihat Reynold yang menurut nya sangat berdamage.
Ritu sobek yang terpampang nyata,tubub atlentis serta dengan sisa air yang mengalir dari rambut muka serta tubuh nya,uh jujur saja Ainsley sangat susah mengendalikan diri nya sendiri.
Reynold pun mengambil ponsel Ainsley lalu mengukung Ainsley di kedua tangan nya"apa Lo sengaja mau menggoda gue pakai baju kayak gitu"ucap Reynold berbisik pada telinga Ainsley.
"Bukan nya tadi Kaka yang nyuruh aku pakai baju ini"ucap Ainsley bersikap seolah dia tak gugup padahal dalam hatinya jantung nya sudah berdisko ria di dalam.
"Kalau gue gak ingat Lo lagi datang bukan udah gue makan dari tadi"ucap Reynold lalu kemudian pergi dan berjalan masuk ke dalam walk in closet.
*visual bisa liat di Ig aku@alwiah_putri
tiktok@putrialwys
jangan lupa like komen dan follow 🥰
__ADS_1
jika ada kritik dan saran bisa tulis di komentar 🥳🥰*