Cold CEO My Husband

Cold CEO My Husband
bab 35.ruang rahasia


__ADS_3

"ck jauhkan tangan mu itu"ucap Reynold menepis tangan Charles.


"Ye lo tapi sumpah gue nanya kok lo pake cincin"ucap Charles, Reynold pun menjadi kalang kabut"Lo kayak baru pertama kali kenal si bos,kan emang biasanya si bos suka pake cincin Sueb"ucap Rendy.


"Nah tuh bener emang ada yang salah"ucap Reynold bernafas lega kala Rendy berucap seperti itu,"ih iya emang si bos suka pake cincin tapi cincin kali ini beda"ucap Charles tetap keukeh.


"Emang apa bedanya sih penasaran gue"ucap Andrian lalu mengambil tangan kanan Reynold dan memperhatikan cincinnya.


Namun tak lama Reynold langsung menepis tangan Andrian,dia tak ingin anggota nya tau tentang pernikahan nya,secara pernikahan nya itu dilakukan dengan pacar dari musuh bebuyutan vander.


"Lah iya ngaku lo bos itu cincin siapa,kayak cincin kawin"ucap Andrian, walaupun dia melihat nya hanya sebentar tapi dia yakin cincin itu adalah cincin pernikahan.


Ya walaupun Reynold sering memakai cincin tapi cincin kali ini berbeda, seperti di didesain khusus untuk pernikahan dan semacamnya.


"Aelah kalian gak ada kerjaan banget mempermasalahkan cincin si bos,mana mungkin si bos pake cincin pernikahan emang dia udah nikah,kalau pun iya pasti kita di undang"ucap Rendy yang jengah dengan tingkah semua sahabat nya itu.


"Tuh bener kata Rendy,nih cincin pemberian nyokap gue,udah lah gue mau masuk ke kamar gue Jang ada yang ganggu,kalau ada abis Lo semua pada"ucap Reynold lalu bangkit dari duduknya dan berjalan menuju ruangan yang di sebut kamar itu.


Ya, Reynold mempunyai satu ruangan dan kamar khusus di markas nya, dia juga sering menginap di markas jika ada masalah atau segala macam nya itu.


"Gue sih yakin sembilan puluh lima persen kalau itu cincin pernikaha"ucap Andrian menatap serius ke arah punggung Reynold yang mulai menghilang.


"Gue juga yakin"ucap Charles menumpukan kedua tangan nya,"caelah sok serius lo pada"ucap Leo mengusap kedua wajah teman nya itu.


"Pyuh kok tangan Lo bau sih le"ucap Charles mengusap wajah nya."hehehe tadi gue bais kentut terus gue tangkep asep bau nya,terus gue usapun deh ke muka kalian"ucap Leo dengan tampang tak bersalah nya.


"Cihh jorok banget Lo lele"ucap Andrian."nama gue Leo bukan lele"ucap Leo mengerucutkan bibirnya.


"Mau gue potong tuh bibir lo di manyunin kayak gitu"ucap Rendy"ihhhvabang Rendy mah jahat sama Dede"ucap Leo dengan nada di buat buat sok imut.


"Huek mau muntah gue"ucap Rendy sembari bersikap seolah ingin muntah.

__ADS_1


Sedangkan di dalam ruangan yang di sebut kamar itu Reynold mengunci kamar nya lalu berjalan ke arah lemari pakaian,dia pun menyingkirkan beberapa pakaian nya.


Lalu terlihat lah sebuah pintu yang tersembunyi di balik lemari pakaian itu,reynidy pun langsung masuk ke dalam,gelap,sunyi bahkan tak ada pencahayaan satu pun.


Reynold pun menyalakan lilin yang tadi di bawa oleh nya lalu berjalan ke arah kursi yang ada di sana dan mendudukkan bokong nya.


Di simpan nya lilin itu di atas meja, tatapan nya pun mengarah pada satu bingkai foto yang berada di atas meja itu,dia pun mengambil foto itu dan tersenyum.


"Apa kabar Jess,aku merindukanmu"ucap Reynold mengelus foto perempuan yang ada di bingkai itu.


Ruangan itu tak di ketahui oleh siapapun termasuk anggota vander yang lain hanya Reynold saja yang mengetahui nya, hampir di semua rumah yang reynidy tempati ada ruangan rahasianya yang Reynold Desain khusus.


Entah itu di mension utama Fernando atau pun di rumah nya dia memiliki ruangan rahasia yang tak banyak orang yang mengetahui nya.


Reynold pun bangkit dari duduknya dan menyimpan foto itu di tempat semula,dia pun berjalan ke arah tembok yang di sana terlihat ada beberapa foto di sana.


Ada foto yang berlumuran darah,ada foto yang di garis garis oleh pisau ada juga foto yang masih utuh.


"Selamat datang di permainan ku gadis kecil"ucap Reynold lalu menempelkan sebuah foto di tembok itu.


"Terlihat cantik,kigu polos namun di dalam nya kotor, sayang sekali kamu harus menerima itu karena kekasih mu"ucap reynidy tersenyum smrik, sangat mengerikan sekali.


"Akan saya pastikan kamu akan melihat neraka dunia yang sesungguhnya sebelum kamu melihat neraka di alam yang berbeda."


Tring


Notifikasi di handphone Reynold berbunyi dia pun meronggah ponsel nya di saku celana.


Reynold pun tersenyum penuh arti saat melihat pesan yang tertera di layar ponsel nya,dia pun membalas pesan itu lalu kembali memasukan ponsel nya ke dalam saku celana.


Reynold pun beralih yang tadinya menatap foto seorang perempuan di tembok menjadi menatap ke foto laki laki di pojok nya.

__ADS_1


"Tak akan lama lagi kamu akan merasakan apa yang ketiga teman mu rasakan,tak lama lagi diri mu akan berlumurakan darah dari diriny sendiri, tunggu kehadiran friend"ucap Reynold lalu membawa cutter dan menggarisi foto itu.


Arti dari darah,garis,dan foto yang masih utuh adalah,darah berarti orang yang di foto itu telah tiada,garis,orang yang di foto sedang merasakan penyiksaan,dan yang utuh masih dalam permainan Reynold.


Setelah itu Reynold pun meniup lilin nya dan pergi ke luar dari ruangan itu, sebenarnya ruangan itu tak terlalu besar hanya terdepat satu lemari kecil satu meja dan satu kursi, hanya itu saja yang berada di sana.


"Wih bos mau kemana lagi?"tanya Rendy saat melihat Reynold keluar dari kamar nya"gue ada urusan mendadak, nanti ke sini lagi"ucap Reynold lalu keluar dari sana.


"Kemana tuh si bos kayaknya buru buru amat,baru juga nyampe udah berangkat lagi aja"ucap Rendy"ya namanya juga orang sibuk ren gak kayak lo pengangguran"ucap Charles.


"Gak papa yang penting gak nyusahin orang tua"ucap Rendy"ya emang gak nyusahin orang tua tapi nyusahin temen"ucap Charles membuat Rendy terdiam.


Andrian yang menyadari Rendy terdiam pun langsung menyenggol lengan Charles"apa?"tanya Charles.


Andrian pun memberi kode lewat matanya,untung nya saja Charles cukup peka dia pun melihat ke arah Rendy ada perasaan tak enak di hati Charles sudah berkata seperti itu pada Rendy.


"Eh gue duluan yah ada urusan"ucap Rendy lalu bangkit dari duduknya"urusan apa ren?"tanya Leo.


"Kepo amat lo,gue duluan yah bye"ucap Rendy lalu keluar dari markas itu.


"Eh ren-"panggil Charles namun terlambat Rendy sudah menghilang dari sana.


"Lo sih ngapain ngomong kayak gitu"ucap Andrian"ya maaf gue gak sengaja"ucap Charles merasa bersalah.


*visual bisa lihat di Ig aku@alwiah_putri


tiktok@putrialwys


jangan lupa untuk follow


like komen dan follow nya di tunggu 🤭

__ADS_1


kritik dan saran bisa tulis di komentar 🥰*


__ADS_2