Cold CEO My Husband

Cold CEO My Husband
bab 53.pingsan


__ADS_3

Ainsley pun menatap penuh jijik ke arah Reynold,dia pikir seorang Reynold tak akan melakukan hal sekecil itu namun ternyata pemikiran nya salah.


Ainsley baru melihat seorang laki laki yang sebejad dan sebrengsek Reynold, dengan Santa nya dia membawa seorang wanita murahan ke rumah ini.


Sungguh sangat menjijikkan sekali,entah dosa apa yang telah dia perbuat bisa hidup bersama walaupun hanya sebentar dengan pria sebejad Reynold, bahkan iblis pun kalah bejad nya daripada Reynold.


"Kenapa kau marah"ucap Reynold menyadari tatapan tak suka dari Ainsley,dia pun terkekeh.


"Jangan sok suci deh Lo,Lo sama dia itu gak ada bedanya sebelas dua belas wanita murahan"ucap Reynold, membuat emosi Ainsley terpancing.


"Atas dasar apa lo bisa menyimpulkan kalau gue murahan hah,gak salah denger gue,gue kira Lo pria baik nyatanya munafik"ucap Ainsley memicingkan matanya.


"Gak usah sok polos deh,gue tau sekarang lo udah gak bersegel kan, kesucian Lo udah di rebut sama pacar lo itu,terus apa gue salah pengen nikmatin tubuh wanita yang masih tersegel,jadi kita impas."


"Jangan sok tau anj*ng,lo gak ada bukti buat nuduh gue sembarangan"ucap Ainsley,dan ini kali pertama nya setelah sekian lama dia tak menyebutkan kata kasar dari nama hewan itu.


"Ouh lo mau pembuktian oke ayo kita buktiin"ucap Reynold dengan seringai nakal nya, membuat Ainsley merasa muak.


"Gak sudi gue di masukin sama orang yang udah masuk sana sini"ucap Ainsley.


"Jangan sok kaget gitu lah,gue tau kok Lo itu udah terbiasa sama hak yang kayak gini, hampir semua orang yang mempunyai uang serta kekuasaan selalu membeli jajanan di luar walaupun dia udah punya istri, jangan sok suci gue sama kok kayak papi lo suka jajan di luar jadi jangan kaget gitu"ucap Reynold,yang tentunya sukses membuat hati Ainsley terasa sakit.


Entah benar atau salah yang di ucapkan oleh Reynold itu jika ayah nya juga sering memakai jasa ***, sungguh menjijikkan sekali.


Tanpa membalas kembali ucapan Reynold, Ainsley pun langsung pergi dari sana,dia akan pergi ke kamar nya,dai harus mem freshkan otak serta pikiran nya terlebih dahulu.


"Kenapa dia kayak kaget gitu? Kayak gak terbiasa sama ini semua"ucap Reynold sedikit aneh dengan tingkah Ainsley.


"Ada yang gak beres"ucap Reynold,dia pun berlalu pergi ke dapur untuk mengambil minuman karena rasanya tenggorokan dia sangat kering.


Setelah nya Reynold pun duduk di kursi meja makan,dia mengotak atik handphonenya itu,entah apa yang dia kerjakan namun raut wajah nya memperlihatkan jika dia sedang serius.

__ADS_1


Saat Ainsley sampai di depan kamarnya, dia membuka pintu kamar itu,bau yang menyengat masuk ke dalam Indra penciuman nya, walaupun begitu Ainsley tetap masuk ke dalam.


Deg


Dia melihat kamar nya seperti kapal pecah,serta bau s*rma dan alkohol menyeruak di dalam kamar itu, hingga Ainsley pun tak tahan dengan bau nya.


Dia langsung pergi ke kamar mandi dan memuntahkan makanan yang tadi dia makan.


Huek huek huek


Tak henti hentinya Ainsley terus memuntahkan makanan itu, rasanya perut nya seperti di kocok,bau yang di timbulkan dari dalam kamarnya sungguh membuat nya tersiksa.


Di tambah dengan bau alkohol yang sangat menyengat, Reynold dan wanita itu pasti minum terlebih dahulu sebelum melakukan hal keji itu.


Dapat dia pastikan bahwa Reynold bercinta dengan wanita tadi di kamar nya,bau sisa percintaan itu masih sangat melekat di kamarnya, pikiran nya melayang memikirkan percintaan yang di lakukan Reynold bersama wanita itu.


Sungguh membuat nya sakit hati,apa tidak bisa mereka bercinta di kamar lain?mengapa harus di kamar ini?bukan kah kamar di rumah ini banyak.


Air mata itu tak henti hentinya mengalir deras di pipi Ainsley,dia sadar dengan ini semua, karena memang Ainsley bukan lah orang bodoh tentang percintaan.


Dia mengetahui perasaan nya kepada Reynold,dan yah dia mengakui itu semua,dia sudah jatuh cinta pada sosok seorang Reynold davinda Fernando itu.


Sosok pria yang kini telah sah menjadi suaminya sejak satu bulan yang lalu,pria yang tak henti hentinya menorehkan luka fisik maupun batin di dalam hatinya.


Pria yang sungguh bejad dan brengsek, walaupun Ainsley menyangkal perasaan nya dan berulang kali berusaha menghapus rasa cinta itu,namun bukan nya terhapus rasa cinta itu semakin besar dan mulai tumbuh di dalam hati nya.


"Kenapa kenapa gue harus suka sama cowok itu,kenapa tuhan"ucap Ainsley menangis sembari memukul dadanya berulang kali, untuk mengurangi rasa sesak di dadanya.


Namun bukan nya mengurangi tapi dia semakin tersiksa"kenapa gue gak bisa hapus rasa cinta ini kenapa,kenapa gue harus jatuh cinta sama pria sebejad dan sebrengsek Reynold kenapa"ucap Ainsley terus manangis.


"Ibu qila udah gak kuat Bu,qila cape,qila mau nyerah aja"ucap Ainsley,cukup lama ia menangis di dalam kamar mandi itu.

__ADS_1


Hingga Ainsley pun tak kuat lagi,kerena mencium bau alkohol serta s*rma itu,dan akhirnya Ainsley pun jatuh pingsan di dalam kamar mandi.


Ceklek


Reynold membuka pintu kamarnya,di lihatnya tak ada siapapun berada di sana"bukan nya tadi dia kesini yah"ucap Reynold mencari keberadaan Ainsley.


"Sial gue lupa belum nyuruh meid untuk bersihin ini,bau banget"ucap Reynold merasa bau sendiri, padahal tadi dirinya sendiri yang membuat kamar itu menjadi bau.


Reynold pun mencapit hidung nya dengan kedua jari nya merasa sangat bau dan jijik melihat pemandangan yang tak mengenakan dari kamar nya ini,kamar yang sudah seperti kapal pecah saja.


Reynold pun menghubungi art nya untuk membersihkan kamarnya itu,tak lama datanglah beberapa art yang akan membersihkan kamar nya, mereka sudah terbiasa dengan ini semua.


"Cepat bersihkan semua ini"suruh Reynold yang langsung di kerjakan oleh Ary itu.


Saat salah satu art itu akan masuk ke dalam kamar mandi betapa kagetnya ia saaat melihat nona muda nya tergeletak tak sadarkan diri di dalam kamar mandi itu.


"Tuan,tolong nona tuan"ucap meid itu terlihat panik, kebetulan Reynold pun belum keluar dari kamar itu.


"Apa?"tanya Reynold menaikan sebelah alis nya,"nona tuan,dia pingsan"ucap meid itu.


"Dimana?"tanya Reynold raut wajahnya seketika menjadi panik, entahlah dia pun tak tau kenapa bisa jadi oenik seperti itu.


"Dikamar mandi tuan"Reynold pun langsung menuju ke kamar mandi,di lihat nya Ainsley tergeletak lemas di lantai.


Dengan segera Reynold membopong tubuh Ainsley kemudian dia pun keluar dari kamar itu, menunju ke kamar di sebelahnya,tak mungkin Reynold membaringkan Ainsley di kamar nya tadi kan.


"Bawa minyak kayu putih"suruh Reynold langsung di lakukan dengan sigap oleh meid itu.


Tak lama Ainsley pun tersadar,yang pertama di lihat nya adalah wajah sang suami, Ainsley pun buru buru mengalihkan pandangannya setelah tadi tak sengaja bersitatap dengan Reynold.


Melihat Ainsley akan bangun, Reynold pun dengan sigap membantu nya,namun belum sempat dia membantu Ainsley tangan nya sudah terlebih dahulu di tepis oleh sang empu.

__ADS_1


__ADS_2