
Dan tepat hari ini adalah hari pertunangan Ainsley dan Reynold, mereka melaksanakan acaranya di pantai,sengaja mereka memilih pantai agar ada kesan yang berbeda, sekalian juga untuk liburan juga.
"Mami aku gak mau pake baju ini,baju ini terlalu terbuka"ucap Ainsley,dia baru saja selesai make up dan sekarang akan memakai pakaian nya tapi sedari tadi Ainsley tak mau memakai pakaian yang sudah Tanisha pilih.
"Ada apa ini?kenapa kamu belum siap siap sayang sebentar lagi acara nya mau di mulai"ucap Erland yang baru saja masuk ke kamar milik Ainsley.
Ya, mereka pun menyewa salah satu villa di dekat pantai itu." Aku gak mau pake baju ini opa baju ini terlalu terbuka"ucap Ainsley memalas.
"Terus kamu mau pake yang mana hm"ucap Erland membelai rambut cucu nya itu.
"Ya pake baju apa aja asalkan jangan terbuka kayak gini aku gak suka"ucap Ainsley mengerucutkan bibirnya"baiklah opa akan suruh asisten opa untuk membeli dress yang mirip dengan ini tapi tak terlalu terbuka"ucap Erland.
"Makasih opa"Ainsley pun memeluk tubuh opa nya itu.
"Tapi kan opa nanti acara nya telat kalau kita beli dulu baju nya"ucap Tanisha.
"Sudah itu masalah sepele kok asisten opa akan membeli nya dalam waktu sepuluh menit"ucap Erland terlihat enteng, Tanisha pun sudah tidak bisa lagi mengelak dia hanya bisa menuruti ucapan ayah nya itu.
Dan benar saja setelah sepuluh menit berlalu asisten Erland datang dengan membawakan baju yang sama persis dengan baju Ainsley tadi hanya saja baju itu sedikit tertutup.
"Tuan ini baju nya"ucap asisten Erland menyerahkan sebuah paper bag pada nya.
"Kau bisa keluar"suruh Erland"ini sayang pake yah sebentar lagi acaranya mau di mulai,opa akan tunggu di luar, jangan lama yah, Tanisha bantu anak mu"ucap Erland.
Ainsley pun masuk ke ruang ganti,dan tak lama Ainsley pun keluar lengkap dengan menggunakan baju tadi.
"Wow anak mami sangat cantik sekali"ucap Tanisha melihat Ainsley dari atas sampai bawah. Tak dapat di ragukan lagi memang bibit unggul dia dan suaminya.
"Permisi nyonya tuan menyuruh kalian untuk segera pergi ke tempat acara"ucap seorang wanita yang baru masuk ke dalam kamar Ainsley yang sebelumnya tadi sempat mengetuk pun terlebih dahulu.
Tanisha pun mengangguk kan kepalanya"ayo sayang kita udah di tunggu"ucap Tanisha.
__ADS_1
Mereka berdua pun keluar dan pergi ke tempat acara pertunangan Ainsley di laksanakan,yang tak jauh dari sana.
"Wah calon menantu mami sangat cantik sekali"ucap Selena memuji kecantikan alami yang di punyai oleh Ainsley.
"Sudah jangan terus memuji kecantikan cucu ku, seluruh dunia lun tau jika cucu ku ini cantik walau tanpa make up,ayo jika kalian mau terus memuji cucu ku kapan acaranya akan di mulai"ucap Erland,semua orang yang berada di sana pun terkekeh mendengar ucapan Erland tadi.
Dan rangkaian acara pun di mulai,semua berjalan dengan lancar tanpa ada kendala sedikit pun,para keluarga pun tersenyum lebar,akan tetapi berbeda dengan kedua orang yang menjadi peran utama dalam acara pertunangan itu,tak ada sedikitpun senyuman yang terukir di bibir mereka berdua.
Untuk saling menatap satu sama lain saja mereka malas,"kenapa lo gak undang pacar temen lo"ucap Reynold berbisik pada Ainsley.
"Bukan urusan lo"ucap Ainsley ketus,"tapi kan sebentar lagi urusan lo akan menjadi urusan gue juga, apapun yang ada pada diri lo gue berhak tau"ucap Reynold di sertai tatapan meremehkan.
"Gue bakal pastiin kita gak bakal menjalin sebuah hubungan rumah tangga"ucao Ainsley menatap tajam ke arah Reynold"affahhh iyahhhh,apa lo masih nunggu pacar lo yang sekarang lagi mendekam di jeruji besi"ucap Reynold yang di awali dengan kata yang sempat viral itu.
"Buat apa gue nungguin dia gak guna anjir"ucap Ainsley sukses membuat Reynold terbelalak kaget,bukan kah Alesya itu sangat bucib terhadap Leo yang notebe nya musuh bebuyutan Reynold.
Tring
Tiba tiba terdengar suara telpon dari hp Ainsley,dia pun mengambil handphone nya yang tadi dia simpan di tas lalu menggeser tombol hijau saat melihat nama yang tertera di handphone itu.
(Lo cepat ke markas sley ada masalah)
"Masalah apa."
(Udah nanti juga lo bakal tau pas udah dateng ke sini cepat ini darurat)
"Oke gue akan kesana tapi akan sedikit lama"ucap Ainsley lalu memutuskan sambungan telepon nya.
Karena kebetulan acara inti nya sudah selesai, mereka saat ini hanya sedang menikmati hidangan makanan yang di suguhkan sembari melihat pemandangan pantai yang indah.
"Mami aku ada urusan,aku gak bisa nginep disini aku balik sekarang yah"ucap Ainsley.
__ADS_1
"Loh sayang memangnya ada urusan apa,kenapa buru buru"ucap Tanisha.
"Aku gak ada waktu buat ngejelasin ini urusan kampus maaf banget mami nanti bilangin sama yang lain yah,aku pergi dulu assalamualaikum"ucap Ainsley langsung mengecup punggung tangan Tanisha.
"Wa'alaikumussalam."
Saat akan memasuki mobil nya tiba tiba dia melihat ada satu motor besar yang terparkir di sana"motor siapa tuh, kayaknya kalau gue pakai motor itu akan lebih cepat sampai deh"ucap Ainsley dalam hatinya.
"Itu kayak nya motor keluarga yang ada di sini deh,lagian di parkir di parkiran khusus keluarga apa gue pake aja kali yah"ucap Ainsley saat sedang berpikir tiba tiba ada seseorang yang menepuk pundak nya membuat Ainsley terjingkrak kaget.
"Eh om"ucap Ainsley tersenyum melihat kehadiran Andra.
"Kamu mau kemana?"tanya Andra.
"Ouh ini om aku ada urusan penting gak bisa di tinggal,jadi nya harus pulang sekarang"ucap Ainsley tersenyum.
"Ouh terus kenapa masih di sini tadi om lihat kamu diam doang di sini."
"Ouh iya om,aku mau nanya om tau gak motor gede yang itu"tunjuk Ainsley.
"Tau."
"Punya siapa om aku mau pinjem soalnya kalau pake mobil pasti bakal lama nyampe nya."
"Itu punya Rey kalau kamu mau pake itu pake aja nih om ada kunci nya"ucap Andra memberikan kunci motor milik Reynold pada Ainsley.
"Wah beneran om,tapi kak Rey nya gak bakal marah kan"ucap Ainsley.
"Iya gak papa nanti kalau dia marah ada om kok jadi kamu tenang aja,ya udah sana katanya buru buru."
"Makasih yah om,aku duluan assalamualaikum"ucap Ainsley lalu mengecup punggung tangan Andra.
__ADS_1
"Wa'alaikumussalam"ucap Andra melihat Ainsley yang mulai menaiki motor milik Reynold dan mulai menghilang dari penglihatan nya.
"Ternyata dia bisa pake motor gede"ucap Andra geleng geleng kepala lalu kembali ke tempat acaranya.