Cold CEO My Husband

Cold CEO My Husband
bab 24.motor di bawa calon istri


__ADS_3

Tak lama Ainsley pun sudah sampai di markas nya,dia menjalankan motor nya di atas rata rata hingga membuat waktu nya tak terkuras banyak,dan untung nya saja saat di perjalanan tidak macet memudahkan Ainsley untuk segera sampai di markas.


"Assalamualaikum"ucap Ainsley memasuki markas,"akhirnya lo dateng juga sley"ucap Evelin.


"Ada apa? seperti nya sangat penting"ucap Ainsley sembari menenguk air, karena kehausan.


"Kita udah tau siapa dalang di balik pengkhianatan terhadap keluarga Alexander"ucap Tasya yang sedang duduk di kursi sofa sembari mengotak atik laptop di hadapannya.


"Siapa?"tanya Ainsley ikut duduk di samping Tasya.


Tasya pun memperlihatkan layar yang berada di laptop nya"namanya Luis Felipe,pemegang kekuasaan perusahaan cabang tiga di Kalimantan Selatan, sekaligus juga dia adik ipar dari nyonya Tanisha dan menantu kedua dari tuan Erland doa suami dari nyonya meriska adik dari mami lo"ucap Tasya, Ainsley pun melihat dengan teliti foto yang ada di layar laptop milik Tasya.


"Gue gak pernah liat orang ini,tapi kalau Tante meriska gue udah liat"ucap Ainsley.


" Menurut data yang kita cari Luis sudah jarang berada di Jakarta dia selalu berada di Kalimantan,jika ke Jakarta pun hanya beberapa hari"ucap Fani sembari memakan jajanan yang tadi di bawakan Ainsley.


"Terus motif dia untuk menghancurkan keluarga Alexander apa?"tanya Ainsley.


"Kita belum tau pastiotif nya apa,tapi salah satu anak buah Maria sedang menyelidiki nya,dan baru satu info yang kita dapat, sebelum Luis menikah dengan nyonya meriska dia sudah merencanakan untuk menghancurkan keluarga Alexander serta mengambil semua harta kekayaan nya,yang berarti Luis sudah merencanakan ini selama kurang lebih delapan taun"


"Dan itu yang membuat kita harus hati hati pasti Luis sudah merencanakan ini matang matang, delapan taun bukanlah waktu yang singkat,dan sekarang pasti nya kuis sedang menjalankan aksinya,tidak mudah untuk kita dapat membongkar kebusukan nya serta menjebloskan dia ke penjara,Luis juga sudah menggaet beberapa pengusaha untuk membantunya mengambil alih kekuasaan serta harta kekayaan Alexander"


"Gak abis pikir gue sama tuh orang udh di kasih hati minta jantung"ucap Fani gelang geleng kepala.


"Ya namanya juga manusia mereka tak akan puas dengan apa yang mereka dapatkan sekarang, selalu saja ada rasa iri dan dengki"ucap Ainsley.


"Bener kata lo,makin rumit aja nih permasalahan gue pikir yang kita hadepin ini orang biasa aja gitu ,eh taunya malah pengusaha lagi huh kayaknya gak bisa deh kita buat menyelesaikan misi nya dalam waktu satu bulan lagi"ucap Evelin tampak putus asa.


"Jangan gitu dong ayo kita harus semangat gue gak mau harus nikah sama di Rey itu,najis banget, pokoknya gue bakal jamin apa pun akan gue lakukan asal misi ini selesai dalam waktu satu bulan lagi"ucap Ainsley.


"Ya semoga saja,berdoa kepada Tuhan yang maha esa aja."


"Eh tapi tadi lo dari mana kok lama banget nyampe nya?"tanya Fani yang sudah keluar dari mode serius nya.


"Abis dari pantai."

__ADS_1


"Wah ke pantai gak ngajak ngajak lo sley"ucap Tasya di angguki oleh Evelin dan Fani.


"Kalian pikir gue ke pantai buat liburan enggak coy."


"Lah terus?"


"Tunangan nih"ucap Ainsley menunjuk cincin yang tersemat di jari manis nya.


"Apa!"


"Bukannya pertunangan lo dua mingguan lagi?"tanya Evelin mulai mendekati Ainsley.


"Di majuin, kemarin gue pulang suruh perawatan buat acara tadi,gue pikir bakal di majuin satu minggu lagi kek eh ini malah pas besok nya langsung tunangan"ucap Ainsley.


"Terus tadi gue sempet denger Rey,emang nama calon mu siapa?"tanya Fani.


"Reynold"


"Reynold kayak gak asing namanya,kayak nama ketua Genk vander gak sih kak Rey itu"ucap Evelin.


"Udah jangan ribut nanti juga kita bakal tau pas dateng ke acara nikahan Ainsley"ucap Tasya di angguki oleh Ainsley.


Di lain tempat Reynold sedang fokus pada layar laptop di hadapannya"akhirnya selesai juga"ucap Reynold meregangkan otot tubuhnya.


Sudah hampir tiga jam dia mengotak atik laptop nya itu"kayaknya kalau jalan jalan pake motor enak nih"ucap Reynold langsung menyambar jaket yang tergantung di lemari pakaian.


Reynold pun menghampiri ayahnya untuk meminta kunci motor"dad mana kunci motor Rey"ucap Reynold mengadahkan tangan nya.


"Kunci motor apa?"ucap Andra yang mulai pikun itu maklum lah sudah tua juga.


"Yeh kan tadi Rey titip kunci motor ke Daddy sekarang mana kunci nya Rey mau jalan jalan."


"Ouh iya Daddy lupa"ucap andra menepuk dahinya,lalu dia pun meronggah saku celananya namun ternyata yang ia cari tak ada,tak sampai di situ semua kantong yang ada di dalam pakaian nya.


"Kemana yah perasaan tadi Daddy menyimpan nya di kantong celana"ucap Andra.

__ADS_1


"Di calana mana Daddy di celana luar apa ****** *****"ucap Sonya.


"Ya celana luar lah mami yakali ****** ***** nanti bau alat kelamin Daddy lagi"ucap Andra.


"Coba di ingat ingat lagi dad mungkin Daddy lupa menyimpan nya dimana"ucap Sonya.


Andra pun mulai mengingat ingat kembali dengan menundukkan kepala serta memejamkan matanya. Satu menit... dua menit...lima menit... sepuluh menit...dua puluh menit... Andra pun tak kunjung membuka matanya seperti nya dia tertidur.


"Daddy"teriak Reynold membuat semua orang yang berada di sana menutup telinganya masing masing saking teriakan Reynold menggelar melebihi suara toa masjid.


"Iya iya Daddy ingat"ucap Andra.


"Dimana cepat sebelum mood jalan jalan Rey menghilang"ucap Reynold yang sudah cemberut seperti anak kecil.


"Iya tadi motor kamu di pinjam sama Alesya katanya dia buru buru kalau pake mobil akan lama"ucap Andra meneguk kopi yang tersuguh di depan nya.


"Apa"ucap Reynold marah sembari berteriak.


Andra yang sedang meminum kopi pun menyemburkan kopi nya ke depan,dan tepat di depannya itu ada sang ayah jadi otomatis kopi nya menyembur ke derix.


"Anak banteng lacknat"ucap derix marah.


"Hehe ayah sorry"ucap Andra langsung mengambil tisu dan mengelapkan ke muka derix.


"Daddy kan Daddy tau motor itu kesayangan nya Rey kenapa pake di pinjamin ke Alesya sih"ucap Rey cemberut seperti anak kecil yang tak di belikan permen oleh ibu nya.


"Ya gak papa Rey kan Alesya calon istri mu juga"ucap Sonya.


"Ya tapi Rey tetap gak rela mommy"


"Sudahlah son nant Daddy belikan lagi motor keluaran terbaru yang limeted edition"ucap Andra enteng.


"Gak mau pokoknya Rey mau motor Rey balik sekarang juga"


"Terserah kamu saja lah Rey"ucap derix.

__ADS_1


__ADS_2