
Mendapatkan toyoran di kepala oleh Reynold membuat emosi Ainsley naik,yang tadinya dia gugup sekarang berganti dengan emosi.
Seumur umur dia tidak pernah mendapatkan toyoran seperti itu, apalagi di kepalanya, Ainsley bukan lah orang yang bodoh yang tak tau tata krama serta sopan santun.
Dia bisa membedakan mana yang benar dan tidak, menurut Ainsley bagian tubuh yang paling tinggi derajatnya adalah kepalanya. Dan saat ini dengan enteng nya Reynold menoyor kepalanya itu.
Dan itupun sukses membuat emosi Ainsley naik ke ubun ubun, dia langsung melayangkan tatapan tajam nya ke arah Reynold.
Reynold pun sampai terbengong melihat tatapan itu, sampai akhirnya "k-kenapa hah Lo mau marah,bener kan apa kata gue emabg lo itu manja,baru di gituin aja udah ngadu, jangan sok soan marah deh Lo,gak terima lo gue ginian hah"ucap Reynold setelah tadi dia sempat terdiam.
"Gue gak peduli dengan ucapan Lo yang ngehina gue manja dan segala macem nya itu,oke fine emang gue ngadu sama keluarga gue, karena tindakan lo semalam itu termasuk kdrt."ucap Ainsley, sekarang sudah tak ada lagi raut takut di wajah nya, bahkan sekarang ucapan nya yang suka memanggil Reynold dengan sebutan'kak Rey' berganti menjadi 'lo-gue'.
Bahkan Reynold pun sampai tersentak kala Ainsley berbicara seperti itu,ya walaupun itu hak yang lumrah dia dengar,tapi selama dia menikah dengan Ainsley tak pernah satu kali pun kata 'lo-gue' terucap dari mulut nya.
"Terus kenapa Lo begitu hah gak terima Lo,turunin kepala sama nada suara lo gak depan banget sama suami."
"Harusnya gue yang bilang kayak gitu sama Lo yah,punya sopan santun gak lo, percuma kuliah di luar negeri tapi sopan santun sama otaknya gak di pake, Lo tau apa tindakan yang udah Lo lakuin tadi itu sangat lah tidak sopan. Walaupun gue istri Lo tapi Lo gak bisa seenaknya noyor kepala orang sembarangan, inget yah anggota tubuh yang paling tinggi derajatnya adalah kepala,gue kayak gini masih bisa yah ngeredam emosi karena lo suami gue,tapi kalau bukan gue gak akan segan segan sama orang itu, camkan itu baik baik"ucap Ainsley lalu menerobos masuk ke dalam, bahkan dia juga menubruk tubuh Reynold yang berada di depan pintu.
Tak hanya itu raut wajah yang di berikan Ainsley pun sangat mengerikan,dia berkata seperti itu sudah seperti mengancam dan penuh tekanan.
Reynold pun merasa tak terima dengan ucapan Ainsley tadi,dia langsung mengikuti langkah Ainsley yang masuk ke dalam,dan....
"Aaaaahhhhh"teriak Ainsley saat merasakan rambutnya di tarik oleh seseorang di belakang, bahkan kepalanya sudah mendongak ke atas.
Ainsley pun memegangi rambut nya itu"aaaawwww s-sakit"ucap Ainsley dia mati matian menahan air matanya yang akan meluncur karena saking sakit nya tarikan dari Reynold itu.
__ADS_1
"Sakit iya, udah berani yah Lo sekarang gak usah sok nasehatin gue deh lo,kalau lo sendiri juga gak punya sopan santun,benerin diri Lo dulu baru koreksi orang lain,Lo pikir selama ini gue gak tau kelakuan Lo hah,sering bully orang lain,apa itu yang di namakan sopan santun dan tata krama."ucap Reynold semakin mengecangkan tarikan nya.
"Aaaaaaawwwwwa"jerit Ainsley menggelegar ke seisi rumah itu, bahkan mungkin seluruh penghuni yang ada di sana mendengar jeritan kesakitan nya itu.
"L-lepasin k-kak s-sakit"ucap Ainsley terbata bata.
Reynold pun melepaskan tangannya dari rambut Ainsley dengan sekali hentakan, karena tak menyeimbangkan posisi nya, Ainsley pun terhuyung ke depan dan membentur meja,yang kebetulan sekali ada pas Bungan di atas nya.
Karena getaran yang di hasilkan oleh meja yang terbentur oleh Ainsley tadi membuat fans bunga itu terjatuh.
Ppranggg
Untung saja vas bunga nya tidak jatuh tepat di kepala Ainsley,vas bunga itu jatuh berada di samping Ainsley,yang kebetulan tangan nya itu berada di sana maka vas itu jatuh di tangan Ainsley.
Mengalir lah dari segar dari kepala serta tangan yang tertimpa vas bunga itu, bahkan pecahan kaca dari vas itu menancap di punggung tangan Ainsley.
Setelah melihat tangan nya ternyata mengeluarkan darah begitu banyak,ingin rasanya Ainsley manangis saat itu juga.
Para meid serta bodyguard yang tadi mendengar jeritan Ainsley mereka kemudian masuk ke dalam rumah itu,takut terjadi sesuatu dengan majikan nya.
Tak sampai di sana, entah karena memang watak Reynold yang kejam dia langsung kembali mengahampiri Ainsley lalu memaksakan untuk berdiri kemudian mencekik leher nya.
Reynold adalah tipekal laki laki yang susah meredamkan emosi nya,jika dirinya sudah emosi maka habis lah semua barang serta orang di dekat nya, jadi selama ini jika Reynold sedang marah tak pernah ada yang berani mendekat ke arah nya.
Bahkan orang tua serta keluarga nya pun tak berani mendekat jika Reynold sedang marah, untuk saat ini tak ada siapapun yang bisa meredam amarah nya, kecuali.....
__ADS_1
"K-wk r-ewy syaktwit"ucap Ainsley susah untuk nerbicara karena cekikan di leher jya itu.
"Aduh gimana nih kasihan nona muda"ucap salah satu meid yang saat ini sedang bersembunyi di balik tembok.
Tadinya semua orang yang berada di lingkungan rumah Reynold itu,datang ke ruang tengah, karena mendengar jeritan Ainsley.
Namun setelah nya mereka pun langsung menyembunyikan diri nya masing masing,takut saat melihat raut wajah dari tuan nya,yang terlihat sangat menyeramkan itu.
Namun ada rasa kasihan juga dengan nona muda mereka,tapi apa boleh buat, mereka pun masih sayang dengan nyawa mereka.
Ainsley melihat mata yang saat ini terkalut oleh emosi, membuat Ainsley semakin takut dengan Reynold,namun dia pun tak bisa menyalahkan dirinya sendiri karena apa yang tadi dia bicarakan adalah fakta dan dia tak terima dengan itu semua.
"Sudah berani kamu hah,ini lah akibat nya jika kamu main main dengan saya"ucap Reynold tersenyum smrik, bahkan dia belum melepaskan cekikikan nya,malah sekarang cekikikan itu semakin mengerat.
Ainsley pun sampai susah untuk bernafas,"ya Alloh jika memang ini sudah jalan takdirku aku terima ya Alloh,lebih baik aku mati saja dari pada harus menahan ini semua ya Alloh, maafkan semua kesalahanku,ibu ayah qila bakal segera susul kalian"ucap Ainsley dalam hatinya.
Saat ini pikirkan nya sudah sangat kalut,jika memang nyawa nya harus habis di tangan laki laki di hadapan nya yang notabennya suaminya sendiri tak apa,setidak nya dia tidak perlu bunuh diri untuk mati, karena ada yang membunuh nya dan dia juga tidak akan menerima dosa karena dia dibunuh bukan bunuh diri.
Namun saat Ainsley akan memejamkan matanya tanda sudah tak kuat lagi,tiba tiba Reynold langsung melepaskan cekikan nya itu,dan langsung membuat Ainsley ambruk di lantai.
Reynold kemudian berjongkok"kamu pikir saya akan dengan mudah membuat mu langsung mati,hah tidak bisa kamu harus membayar semua dosa yang telah di lakukan oleh kekasih mu itu, bahkan saya akan membayar nya berkali kali lipat dengan penderita wanita saya, camkan itu baik baik,saya masih belum puas main main nya,ini baru permulaan"ucap Reynold berbisik di telinga Ainsley, sebelum pada akhirnya wanita itu tak sadarkan diri.
Reynold pun tersenyum smrik"bawa wanita ini"teriak Reynold,dia tau ada beberapa orang yang berada di sana, hanya saja mereka semua sedang sembunyi karena takut dengan nya.
*visual bisa liat di Ig@alwiah_putri
__ADS_1
Jangan lupa untuk like komen dan follow
jika ada kritik dan saran bisa tulis di komentar*