
Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, dimana semua anak-anak Sekolah Dasar akan mengadakan UN (Ujian Nasional). Zanah dan Fikry pun sangat menantikan hari itu, dimana mereka sudah jauh hari mempersiapkan diri mereka untuk melaksanakan UN.
Pagi hari Zanah dan Fikry telah siap dengan seragam sekolah mereka dan tentunya mereka juga siap untuk melaksanakan UN yang selama ini mereka nantikan.
Zain tak lupa memberikan motivasi dan semangat kepada para keponakan-keponakannya itu. Dan selama ini juga Zain mengajarkan pelajaran bahasa Inggris kepada mereka jika ada waktu luang.
Zain mengirim pesan ke grup chat yang terdapat Zanah dan Fikry.
Zanah yang sedang duduk di kursi, melihat handphonenya berbunyi tanda pesan masuk. Ia langsung membukanya.
"Zain: Assalamu'alaikum keponakanku yang cantik dan tampan. Kalian yang semangat ya, dan Jangan lupa berdoa semoga Allah memberikan kelancaran dalam menghadapi UN.. Aamiin.
#Fighting💪"
Zarah tersenyum senang melihat chat dari Zain yang memberikan semangat kepadanya dan Fikry.
"Zanah: Terimakasih banyak atas semangatnya pak dosen tampan.Hehe.."
"Fikry: Thank you very much.. Pak dosen tampan yang jomblo.🤣🤣"
"Zain: Wah Sih Fikry ini ya, Aku udah nggak jomblo tahu.😛"
"Zarah: Hahaha.. udah-udah. Aku mau berangkat dulu ya Pak dosen tampan🤭. Sampai ketemu lagi."
Zanah dan Fikry pun pergi ke sekolah diantar oleh Zunairah dan Zarah. Karena mereka ingin membeli keperluan rumah yang dekat dari sekolah Zanah.
----------
"Bagaimana Kaka' apa udah siap mau ujian?" Tanya Zunairah kepada Zanah.
"Alhamdulillah, udah siap dong Bunda." Jawab Zanah antusias.
"Kalau kamu Fikry bagaimana nak, apa udah siap juga?" Tanya Zarah kepada Fikry
"Iya, udah siap 100% dong mama.." Jawab Fikry yang tidak kalah antusias.
"Wah..kalian udah nggak sabar ya, hehe.. semangat ya.. semoga semua diberi kelancaran Aamiin." Kata Zunairah kepada mereka berdua.
"Iya Aamiin.... Bunda" Jawab Zanah.
"Iya Aamiin...Tante" Jawab Fikry.
----------
Semua siswa telah siap untuk melaksanakan Ujian Nasional. Mereka sudah berada di dalam kelas mereka masing-masing yang terdapat nama mereka didepan kelas tersebut.
Zanah dan Fikry berada di kelas yang berbeda, tetapi kelas mereka bersebelahan.
Zanah sudah duduk di bangku tengah dengan peralatan pensil dan papan Ujiannya.
__ADS_1
Saatnya Ujian Nasional pun dilaksanakan. Semua siswa ada yang semangat dan ada pula yang gugup. Tetapi Zanah dan Fikry sangat bersemangat.
----------
Zunairah dan Zarah sudah berada di pusat tempat perbelanjaan, Zaki dan Fiza juga ikut bersama mereka. Saat sedang memilih keperluan apa yang ingin dibeli, mereka juga sedang berbincang-bincang.
"Zar, kamu maunya Zanah dan Fikry lanjut sekolah di mana?" Tanya Zunairah kepada Zarah.
"Sekolah yang dekat aja kak, nggk usah yang jauh-jauh." Jawab Zarah
"Emang kenapa kalau yang jauh-jauh?" Tanya Zunairah.
"Kasihan juga sih nantinya, kalau mereka sekolah jauh-jauh gitu. Apalagi capek pulang baliknya juga." Jawab Zarah.
"Iya juga sih, nanti kita juga kerepotan ya antar pagi-pagi sekali gitu ke sekolah mereka, kan mereka belum bisa naik motor sendiri dan belum punya SIM juga." Kata Zunairah.
"Lagipula Sekolah Menengah Pertama yang tidak jauh dari rumah kita yang paling keren dan terfavorit di kota kita." Kata Zarah.
"Wah iya ya, kakak lupa. Semoga mereka lulus dengan nilai yang bagus." Kata Zunairah
"Iya, Aamiin kak, ohiya ini udah semua kan, kita masih perlu menjemput mereka nih. Mungkin kalau kita Sampai disekolah mereka, mereka juga sudah pulang." Kata Zarah
"Ya udah, semua udah beres nih, ayo kita bayar dulu ke kasir. Lalu kesekolah mereka." Kata Zunairah.
Setelahnya mereka bergegas kesekolah Zanah dan Fikry.
----------
"Bunda dan Tante Zarah tumben mereka telat jemput kita ya kak Fikry. Padahal tadi udah dikasih tahu kita pulang jam berapa." Kata Zanah melihat jam tangannya.
"Iya nih, pasti mereka tadi kelamaan belanja deh, kebiasaan ibu-ibu suka gitu hehe.." Kata Fikry tertawa kecil.
"Kak Fikry bisa aja, mungkin sebentar lagi mereka datang." Kata Zanah
"Sabar sebentar lagi, tunggu aja Kaka'." Kata Fikry.
Zanah hanya tersenyum melihat Fikry disampingnya. Sekitar 10 menit menunggu, yang ditunggu-tunggu pun tiba. Zunairah langsung menghampiri mereka.
"Assalamu'alaikum maaf ya, soalnya tadi macet gitu. Kalian udah lama nunggu ya?" Tanya Zunairah.
"Walaikumsalam. Nggak kok Bunda, cuma nunggu 10 menitan aja." Jawab Zanah dengan senyuman.
"Sekali lagi bunda minta maaf ya, kalau gitu ayo kita pergi. Tante Zarah udah nungguin di mobil." Kata Zunairah.
"Iya bunda.." Kata Zanah.
Mereka pun pulang bersama, Saat diperjalanan mereka singgah untuk makan bersama ditempat makan favorit mereka.
"Aku pesan ayam lalapan bunda, Kak Fikry mau pesan apa?" Tanya Zanah kepada Fikry.
__ADS_1
"Aku juga mau pesan ayam lalapan aja." Jawab Fikry.
"Mbak, Pesan ayam lalapan semua aja, 6 porsi." Kata Zunairah kepada seorang pelayan wanita.
"Baik Bu.." Kata pelayan wanita itu.
Makanan yang mereka pesan sudah berada di depan mereka. Sebelum makan mereka membaca doa makan bersama. Mereka makan dengan lahap dan saat makan mereka hanya fokus kepada makanan kesukaannya saja.
-----------
Disisi lain Zain sedang mengajar di kampus. Waktu mengajarnya Jam 1 siang. Zain dengan Merisa sudah 1 bulan saling komunikasi satu sama lain. Tetapi karena Merisa juga sibuk, mereka jarang jalan-jalan bersama. Saat Zain mengajar siang, Merisa dinas malam atau siang. Itulah sebabnya mereka jarang jalan-jalan bersama lagi. Tetapi harapan Zain kali ini, dia benar-benar ingin serius bersama Merisa.
"Assalamu'alaikum, Zain jangan lupa sholat dan makan ya. Aku lagi dirumah sakit, lagi ada keperluan. Jaga kesehatan okay!" Chat Merisa kepada Zain.
"Walaikumsalam, makasih ya udah ingatkan. Iya aku pasti akan jaga kesehatan. Kapan nih kita bisa jalan-jalan lagi?" Balasan Zain.
"Insha Allah, nanti aku kabari ya. Okay?" Chat Merisa.
"Ya udah, baiklah. Aku tunggu ya!" Balasan Zain.
----------
Zanah beserta keluarganya pun pulang setelah mereka makan bersama di tempat favorit mereka.
Zanah sudah berada di dalam kamarnya, ia membaca buku pelajaran yang akan diujiankan besok. Ia ingin lebih fokus belajar dan ingin mendapatkan nilai bagus.
Fikry pun sekarang hanya dikamar, ia juga sekarang hanya fokus untuk belajar saja, karena ia ingin mendapatkan nilai yang bagus juga.
Fiza yang melihat Fikry belajar ia pun menghampirinya.
"Tumben kenapa kak Fikry nggak belajar bareng kak Zanah?" Tanya Fiza duduk di ranjang Fikry.
"Kami mau fokus belajar sendiri-sendiri. Kamu keluar gih, aku mau fokus belajar masih ada 3 hari nih." Kata Fikry
"Iya kak Fikry, aku keluar deeh. Assalamu'alaikum belajar yang rajin ya."
Fikry yang mendengar perkataan adiknya mengangguk dan menjawab salam.
.
.
.
.
"To be continued"
***Jangan lupa like, Komentar, Vote, saran, kritiknya dan jadikan Favorit.
__ADS_1
#LoveyouAll♥️🤗***
~Melani Putria~