
Sudah 1 bulan lebih pun berlalu semenjak acara lamaran tersebut kini Zain dan Merisa sudah sah menjadi suami istri. Sampai saat itu pun Merisa masih tinggal bersama dengan Abinya, lantaran ia tidak tega meninggalkan Abinya berdua dengan Ian. Zain pun tidak keberatan dan mengikuti keputusan Merisa.
Sekolah Menengah Pertama yang menjadi sekolah favorit di kota Zanah dan Fikry tinggali berhasil mereka masuki tentu saja dengan nilai yang bagus dan kerja keras mereka. Tidak ada yang meragukan kemampuan mereka jika masalah pelajaran.
Sudah hampir 2 Minggu lamanya mereka masuk sekolah menengah pertama itu, tapi sayangnya Zanah dan Fikry berbeda kelas namun kelas mereka bersebelahan.
Mereka berdua tidak mempermasalahkan hal itu, karena setidaknya mereka masih satu sekolah dan bersebelahan kelas.
Zanah sudah memiliki sabahat saat pertama kali masuk di sekolah menengah pertama, namanya Karlina orangnya supel seperti Zanah mungkin itulah mengapa mereka bisa akrab saat pertama kali bertemu. Dan beruntungnya zanah satu kelas dengan Karlina membuat mereka semakin dekat.
Pagi hari disekolah,,
“Ini kak Fikry” Kata Zanah memberikan bukunya kepada Fikry.
“Ini yang aku cari dari tadi, kok bisa ada sama kamu Kaka'?” Tanya Fikry.
“Makanya kalau meletakkan barang itu diingat kak Fikry, dan satu lagi jangan panggil Kaka' lagi dong. Malu sama yang lain” Kata Zanah.
“Jadi kamu malu aku panggil gitu? ya udah deh nanti aku cariin nama yang bagus untuk kamu okay?” Tanya Fikry.
“Terserah kak Fikry aku ngikut aja” Kata Zanah dengan santainya.
“Kamu kenapa sih? sensitif banget akhir-akhir ini ada apa?” Tanya Fikry penasaran.
“Nggak ada apa-apa kak Fikry, biasa aja kok” Kata Zanah.
“Terserah kamu aja deh aku mau ke kelas aku dulu, Assalamu'alaikum” Kata Fikry.
“Walaikumsalam” Jawab Zanah.
Zanah sedang duduk di dalam kelas bersama dengan Karlina sambil berbincang-bincang.
__ADS_1
“Zan emang kamu sama Fikry itu sepupu ya?” Tanya Karlina penasaran sosok Fikry.
"Kak Fikry itu memang Sepupu aku emang kenapa?” Tanya Zanah kembali.
“Hehe.. aku kira dia itu.. hemm udahlah. Lagian kalian sangat akrab gitu nggak seperti aku dengan sepupu aku” Jawab Karlina.
“Aku dan kak Fikry itu sedari kecil udah sama-sama gitu, dari taman kanak-kanak, sekolah dasar sampai sekarang pun satu sekolah bareng dan yang lebih penting aku tambah akrab gitu karena kami bersebelahan rumah hehe..” Jawab Zanah dengan tertawa kecil.
“Oh gitu ya, aku iri sama kamu Zan” Kata Karlina spontan.
“Kenapa?” Tanya Zanah bingung.
“Aku iri lihat keakraban kalian hehe” Jawab Karlina salah tingkah.
“Aku pikir kenapa hehee” Kata Zanah.
“Kenapa kamu memanggilnya kakak bukannya kamu seumuran?” Tanya Karlina lagi.
***
Di kantin,,
Fikry yang baru saja masuk kedalam kantin melihat Zanah duduk bersama Karlina dan ia tak berpikir panjang langsung menghampiri Zanah.
“Assalamu'alaikum Zan-zan eh dan kamu juga” Salam Fikry kepada Zanah dan Karlina.
“Walaikumsalam Kak Fikry, namanya Karlina” Jawab Zanah.
“Walaikumsalam Fikry” Jawab Karlina gugup.
“Oh hai Karlina aku Fikry salam kenal” Kata Fikry santai.
__ADS_1
“Hai Fikry salam kenal juga” Jawab Karlina malu.
“Kalian udah makan?” Tanya Fikry.
“Kami baru aja mau pesan makanan” Jawab Zanah.
“Asik nih, boleh ikutan nggak?” Tanya Fikry bercanda.
“Nggak boleh kak Fikry makan bareng sama teman kak Fikry aja” Jawab Zanah.
“Aku hanya bercanda kok, aku pamit ya Zan-zan Karlina bye” Kata Fikry.
“Bye-bye” Jawab keduanya.
Zanah tersenyum senang mendengar nama panggilan Zan-zan dari Fikry untuknya, dia tidak menyangka akan secepat itu Fikry menemukan nama panggilan yang lain untuk Zanah.
.
.
.
.
"To be continued"
***Jangan lupa like, komentar, vote, rate, saran, kritik dan jadikan Favorit.
#LoveyouAll♥️🤗***
~Melani Putria~
__ADS_1