
Di Pagi hari,,
Zanah dan orangtuanya pun sudah siap untuk berangkat tak lupa pula dengan Fikry.
Sesampainya Zanah dan Fikry berpamitan sambil mencium kedua tangan orang tua itu.
Seperti hari-hari biasanya, Zanah dan Fikry sangat menikmati pembelajaran yang diberikan oleh ibu gurunya. Kebersamaan mereka selalu membuat yang melihatnya, tersenyum senang dan iri karena tak ada yang lebih dekat selain mereka berdua layaknya sepasang kekasih.. Eak😂
Pukul 11.00 siang,,
Zanah Pulang dari TK, setelah itu berganti pakaian di rumah Fikry, seperti biasa. Zanah selalu membawa pakaian ganti ke rumah Fikry, walaupun rumahnya bersebelahan, tetapi Zanah sendiri lebih suka berganti pakaian jika sudah sampai di rumah Fikry. Dan dia tidak ingin repot pulang balik kerumahnya.
"Nak Zanah, Fikry, sini makan dulu baru main lagi ya" Panggil Zarah dimeja makan.
"Iya ma(teriak Fikry) ayo Zanah kita makan dulu ya." Ajak Fikry kepada Zanah.
Mereka pun bergegas mencuci tangan dengan sabun, agar kuman yang menempel di tangan mereka hilang. Mereka selalu berupaya tetap menjaga kebersihan dan kesehatan, Supaya mereka terhindar dari namanya Virus. Karena sesuatu itu lebih baik mencegah dari pada mengobati.
Selesai mencuci tangan, mereka pun sudah duduk manis dikursi, menyantap makanan mereka dengan lahap. Mereka hanya diam saat makan, karena Zanah dan Fikry diajarkan oleh orang tua mereka, Apabila mereka sedang makan tidak boleh berbicara, bukan karena tidak baik, tetapi karena agar setiap makanan yang kita makan akan terasa lebih nikmat dan tentunya tidak tersedak jika kita berbicara.
“Alhamdu lillahhil-ladzi ath-amanaa wa saqaana waja’alanaa minal muslimiin” Zanah berdoa selesai makan.
"Masya Allah, pintarnya nak Zanah, kalau Fikry apa udah hafal doa setelah makan?" Tanya Zarah kepada Fikry.
"Iya Alhamdulillah ma, aku udah hafal doa dan artinya juga" Jawab Fikry dengan senyuman lebar.
"Wah benarkah? mama mau dengar dong.." Kata Zarah sudah tidak sabar.
"Bismillahirrahmanirrahim... tolong dengarkan ya ma, Alhamdu lillahhil-ladzi ath-amanaa wa saqaana waja’alanaa minal muslimiin" Fikry membacakan doa setelah makan.
"Masya Allah, dan artinya...??" Tanya Zarah
"Artinya.. Segala puji bagi Allah yang ...(Belum Selesai yang ingin diucapkan Fikry, seseorang mengetuk pintu rumah dari luar)"
Tok..tok..tok (Ketukan pintu)
"Assalamualaikum...!!!" (Salam dari luar)
"Wah Ada tamu.. mama keluar dulu ya," Kata Zarah langsung pergi.
"Iya mama,, belum juga selesai baca artinya" Kata Fikry melihat Zarah sudah pergi.
----------
Di Luar rumah,,
Zarah tersenyum lebar dan sangat senang melihat kedua orangtuanya datang berkunjung.
"Walaikumsalam, ibu, ayah, kenapa nggak bilang-bilang ingin datang??" Tanya Zarah sambil mencium tangan kedua orangtuanya.
__ADS_1
"Kamu nggak senang, ibumu ini datang berkunjung?? Hah??" Tanya balik Ibu Zarah namanya Nenek Mina.
"Bukan begitu ibu, hehe.. kan aku bisa sambut ibu, misalnya sediain semacam jamuan mewah atau karpet merah gitu...(lelucon Zarah)
hehehe." Jawab Zarah sambil cengengesan.
"Emang ibumu ini artis, perlu disambut dengan semacam karpet merah gitu??" Tanya Nenek Mina hanya tersenyum dengan canda anaknya.
"Udah..udah.. kalian ini ya, setiap ketemu pasti ceritanya panjang kali lebar kali tinggi. Apa ayah mu ini, nggak di sambut apa??" Tanya Ayah Zarah namanya Kakek Yusuf.
"Hehe sampai lupa, selamat datang dirumah gubukku ayah. (Sambil mempersilahkan masuk dengan kedua tangan menunjukkan pintu masuk)" Jawab Zarah dengan sedikit tawa.
"Apa sih kamu ini, jangan bercanda terus, ayo masuk.. ayah mau ketemu cucu-cucuku yang imut-imut itu." Kata Kakek Yusuf.
Nenek Mina dan kakek Yusuf pun masuk kedalam rumah.
----------
Di dalam rumah
Zanah dan Fikry langsung tersenyum lebar melihat kedatangan kakek dan neneknya. Mereka langsung lari memeluk keduanya.
"Wah, Kakek nenek datang yeeeahh...." Teriak Fikry dan Zanah
"Assalamualaikum, cucu-cucu nenek, apa kabar?" Tanya Nenek Mina sambil memeluk Zanah dan Fikry
"Nenek kangen kalian, eh Fiza mana?" Tanya Nenek Mina
"Fiza lagi bobok nek, di kamar" Jawab Fikry
"Kakek bawain kalian oleh-oleh nih," Kata Kakek Yusuf.
"Yeah, Makasih kakek..." Kata Zanah dan Fikry
"Wah, makanan kesukaanku, hore.." Kata Zanah Girang.
"Bunda sama ayah belum pulang ya? nenek udah lama nggak ketemu bunda sama ayah kamu, nenek kangen mereka (memasang muka sedih yang dibuat-buat)" Kata Nenek Mina kepada Zanah.
"hehe.. Nenek, bunda sama ayah katanya akan pulang telat nanti, ada yang harus di urus dulu" Kata Zanah sambil tersenyum.
"Oh.. gitu ya, ya udah nanti malam nenek ke rumah Zanah yah? Oke?" Kata Nenek Mina.
"Iya nenek..., aku akan senang kalau nenek mau ke rumah, sekalian nenek nginap di rumah Zanah yah," Kata Zanah girang.
"Iya Sayang..." Kata Nenek Mina
----------
Malam Hari,,
__ADS_1
Zanah beserta Nenek, kakek, Tante, om, sepupunya dan orangtuanya sedang berkumpul di rumah Zanah.
Karena kedatangan Kakek dan neneknya seisi rumah Zanah menjadi ramai. Tidak seperti hari-hari sebelumnya.
Setelah semua orang makan malam mereka semua berkumpul di ruang keluarga dan berbincang-bincang.
"Beberapa bulan kedepan, Zanah dan Fikry akan masuk SD loh ibu, mungkin mereka akan sekolah di SD yang sama, kalian mau kan? (menatap Zanah dan Fikry)" Kata Zunairah kepada ibunya dan menatap Zanah dan Fikry.
"Iya dong bunda, mau banget malah, Kaka' akan sedih jika nggak sama-sama kak Fikry" Kata Zanah dengan wajah yang sedih.
"Iya Tante, aku juga nggak mau pisah sekolah sama Zanah, aku nggak suka" Kata Fikry dengan menunjukkan wajah sedih juga.
"Kalian ini imut banget sih, aku pastikan kalian akan selalu sama-sama, karena kalian kesayangan tante. Dan juga kalian itu nggak bisa kalau kalian nggak sama-sama" Kata Zarah dengan senyum.
"Emang kenapa kok nggak bisa pisah gitu?" Tanya Fikram Ayah Fikry.
"Papa nggak ingat? saat Zanah sakit demam tinggi kan, Fikry ikut sakit juga karena Saat itu Zanah dirumah sakit" Jawab Zarah
"Ohiya hehe, segitu dekatnya kalian sampai-sampai sakit bersamaan juga" Kata Fikram sambil tertawa kecil.
"Gimana kalau udah besar ya?? (membayangkan kalau Zanah dan Fikry besar) Hehe. Masa sih mereka akan sama-sama terus?" Tanya Zaidan ayah Zanah masih membayangkan.
"Haha, kalian ini, mereka kan masih kecil belum tau apa-apa. Kalau mereka udah besar palingan mereka nanti akan sibuk dengan urusannya masing-masing. Biarin ajalah mereka sama-sama sekarang, nanti kalau mereka udah besar kita nggak tau kan" Kata Nenek Mina menimpali.
"Iya..iya betul kata ibu kalian" Kata Kakek Yusuf.
Mereka hanya tersenyum bahagia melihat kebersamaan antara anak-anak mereka yang masih kecil itu.
Berbicara tentang keluarga Zanah, Awalan nama huruf depan mereka Rata-rata Huruf Z, Nenek Mina dan Kakek Yusuf sengaja memberikan nama awal huruf Z kepada anak-anak meraka. (Zunairah, Zarah, dan Zain (Zain adalah adik bungsu, sekarang dia kuliah semester 2). Karena takdir Zunairah dan Zaidan menikah, mereka memutuskan jika punya anak mereka juga ingin nama awalan depan huruf Z (Zanah). Sedangkan Zarah dan Fikram memilih awalan huruf depan anak mereka huruf F (Fikry & Fiza).
.
.
.
.
.
"To be continued"
.
.
___ Jangan Lupa like👍, Coment, Share, rate 5 & jadikan favorit ♥️ya.. 😂___
#Sarangheo♥️ Love you All🤗
__ADS_1