Complicated Love Story

Complicated Love Story
_Masa Remaja_


__ADS_3

Waktu pun berlalu, 3 tahun lamanya sekarang Zanah dan Fikry duduk di bangku Sekolah Menengah Atas kelas X MIPA.


Waktu berjalan begitu cepat, tanpa kita sadari begitu banyak waktu yang kita lewatkan tanpa kita berpikir apa yang selama ini kita lakukan. Tetapi tidak untuk Zanah dan keluarga. Mereka sangat menghargai waktu yang diberikan Allah kepada mereka. Lebih memperbanyak hal-hal positif disetiap waktu yang telah mereka lewati.


Masa remaja memang masa yang paling membahagiakan kata sebagian orang, masa dimana seseorang mencari jati diri masing-masing. Selalu ingin mencoba hal baru, ingin mencoba sesuatu yang tidak pernah dilakukan. Tetapi banyak juga yang terjerumus ke hal-hal negatif, banyak yang salah menggunakan obat-obatan terlarang, sex bebas dan lain sebagainya. Semoga kita semua terhindar dari itu semua.


Zanah saat ini berada di kelas yang sama dengan Fikry di X MIPA 1, yang sebelumnya 3 tahun terpisah kelas. Dan Zanah sudah mempunyai 4 sahabat cewek, terkadang mereka selalu berlima bersama-sama. Kelima orang tersebut memiliki sifat yang unik-unik yang mengisi hari-hari mereka.


Karlina sahabat Zanah saat SMP mereka harus terpisah, karena sekolah yang mereka inginkan berbeda, tetapi tidak membuat mereka putus komunikasi.


Perkenalkan para sahabat Zanah..


Firda: Cewek tomboi tetapi masih memakai hijab, centil, paling perhatian dari yang lain, punya sifat keibuan, cantik dan kadang nyebelin.


Rara: Cewek Hijabers, Manis seperti madu, perhatian, cantik, suka bercanda, simple, punya pipi bakpau dan paling imut.


Nadya: Cewek yang hobi nonton drakor, wibu, suka yang bening-bening (Oppa-oppa Korea), suka yang bule juga, cantik dan manis, suka ngehalu tingkat dewa dan paling tinggi.


Delya: Cewek pendek tetapi cantik banyak yang naksir, imut, perhatian, suka ngambek, dan paling malas, dan mukanya kayak Arab so hidungnya panjang banget.


***


Pagi hari di sekolah,,


“Rara, mana sih kok belum muncul?” Tanya Nadya tidak sabaran.


“Haduh kebiasaan anak itu, suka nyangkut terus” Kata Delya.


“Kebiasaan" Kata Zanah.

__ADS_1


“Emang dia nyangkut dimana sih?” Tanya Nadya.


“Di mana lagi kalau bukan dikantin, tuh anak sukanya ngemil” Kata Firda menimpali.


“Hadeuh” Kata ketiga orang tersebut.


“Hai guys, aku kembali” Kata Rara yang datang dengan makanan ringan di tangannya.


“Lu lama banget sih, beli makanan aja kayak setahun” Kata Firda.


“Ya ampun, nggak segitunya kali, aku habis ngintip cowok bening loh” Kata Rara girang.


“Emang siapa sih, perasaan di sekolah kita nggak ada yang bening-bening kecuali sih Fikry🤭” Kata Delya.


“Yaelah, nggak percayaan amat sih, itu loh sih Bambang yang gantengnya ngalahin oppa Korea mu nad” Kata Rara.


“Astagfirullah, Fir lu kalau ngomong suka benar deh” Kata Delya menimpali.


“AllahuAkbar, kalian ini kalau ghibah paling nomor satu. Udah yuk ke lapangan bentar lagi upacara bendera” Kata Zanah menasehati mereka.


“Haduh, Zan lu nggak seru banget sih!” Kata Nadya.


“Aih, kalian ini. Dengar tuh ibu ustadzah ceramah” Kata Rara dengan tawa.


“Kamu sama aja Ra” Kata Zanah mencubit pipi bakpau Rara.


***


Upacara bendera,,

__ADS_1


Semua siswa berkumpul untuk melakukan upacara bendera yang dilakukan setiap Senin, karena hari ini kelas Zanah dan parah gengnya ikut dalam kegiatan upacara penaikan bendera. Zanah bertugas membawa bendera merah putih bersama Rara dan Firda. Sedangkan Nadya bertugas sebagai pembaca UUD 1945, Delya bertugas sebagai pembaca doa dan yang bertugas sebagai pemimpin upacara tidak lain adalah Fikry.


Fikry tumbuh menjadi sosok yang sangat gagah, kulitnya yang putih bersih, badannya seperti atletik, dan senyuman begitu manis sehingga banyak yang mengaguminya.


“Fikry makin cakep aja sih” Kata Nadya dalam hati.


“Wah, Fikry gagah banget” Kata Delya dalam hati.


“Kak Fikry keren deh” Kata Zanah dalam hati.


“Nah gini nih, cowok yang selalu jadi incaran cewek” Kata Firda dalam hati.


Diam-diam sahabat Zanah yang bernama Nadya mempunyai perasaan lebih terhadap Fikry dan Delya pun mengagumi sosok Fikry.


Bagaimana kelanjutannya akankah persahabatan mereka tetap terjalin karena sebuah perasaan?


.


.


.


.


“To be continued”


***Jangan lupa like, rate, vote, dan komentar nya guys***


~Melani Putria~

__ADS_1


__ADS_2