Destiny Will Change

Destiny Will Change
Keberuntungan


__ADS_3

Setelah berjalan cukup lama dan berhasil mengalahkan monster berkepala tiga, Shiori dan Hikaru akhirnya sampai di sebuah desa kecil untuk beristirahat karena harus sudah malam.


"Kita akan bermalam di desa ini dulu" ucap shiori sambil menghentikan langkahnya


"Kita akan menginap dimana?" Tanya Hikaru


"Di penginapan, aku tahu tempatnya. ayo!" shiori pun menjawab pertanyaan Hikaru dan kembali berjalan


Mereka berdua pun berjalan dan melihat sekitar yang keadaan nya berbeda jauh dengan kota yang ada di kerajaan, bangunan yang ada di sekitar mereka tidak terbuat dari bebatuan sebagus bangunan yang berada di kota


"Ayo kita sudah sampai" ucap shiori sambil mengajak Hikaru masuk ke dalam penginapan


"Kamar disini masih ada?" Tanya shiori kepada orang yang berada di meja resepsionis penginapan tersebut


"Ya masih ada tapi hanya tinggal satu" ucap cowo penjaga resepsionis tersebut


"Oh baiklah terima kasih kami tidak jadi menginap" ucap shiori yang keluar dari penginapan tersebut


"Tunggu shiori! Biar aku tidur di lantai" ucap Hikaru yang mencegah Shiori pergi sambil memegang tangannya


"Benar benar aku tidur dilantai" Hikaru tidur dilantai tanpa alas apapun dan hanya memakai satu bantal


"Kau kan tadi yang bilang sendiri, makanya aku tetap menginap. Sudah jangan banyak bicara cepat tidur" kata shiori yang tidur di atas kasur sambil menarik selimutnya


"Iya iyaa. Oh iya aku mau bertanya satu hal. Apakah kerajaan Zivilia dan kerajaan Trias selalu berperang seperti itu?" Tanya Hikaru


"Ya aku tidak tahu, aku kan tidak tinggal di kota" shiori berbicara dengan matanya yang sudah tertutup untuk tidur


"Oh iya benar juga" Hikaru pun menutup matanya lalu tidur.


-Hei bangun bocah!!


"Hah siapa yang membangunkan ku pagi pagi begi...niiii!!" Hikaru terbangun dari tidurnya tetapi dia berada di tempat yang berbeda dia seperti berada di dalam sebuah kuil dan di sana ada monster seperti harimau putih tetapi lebih besar dan terlihat lebih seram


"Siapa kau? Mau memakanku ya?" Hikaru ketakutan sambil berjalan mundur


-Untuk apa aku memakan orang lemah seperti mu. kata monster itu dan semakin dekat dengan Hikaru


"Dimana shiori? dan dimana aku?" Tanya Hikaru


-Tenang saja kau berada di dalam dirimu sendiri, dan aku tidak jahat. Justru selama ini aku yang memberimu kekuatan bocah


"Berhenti memanggilku bocah aku sudah 17 tahun"

__ADS_1


-Bocah tetaplah bocah


"Berisik!!! Sekarang apa maumu aku ingin kembali ke kesadaranku"


-Aku hanya ingin memberitahumu bahwa aku berada di dalam dirimu, jadi kau harus berhati hati dengan kekuatanmu karena itu tidak mudah dikendalikan


"Tunggu tunggu tidak jadi, aku ingin banyak bertanya kepadamu"


-Kau harus kembali bangun dan tidak boleh banyak bertanya karena sekarang sudah pagi


"Apa tunggu aku belum selesai bicar-"


"Bicara!!" Hikaru pun terbangun dan melihat shiori yang sudah rapih menggunakan persiapan nya untuk kembali berjalan


"Eh? Sudah pagi ya hehehe" Ucap Hikaru malu malu Hikaru sambil memegang kepalanya


"Kau berisik sekali tidur pun sampai mengigau terus" ucap shiori sambil kembali mengambil pedangnya


-Apa itu mimpi ya. batin Hikaru


Hikaru pun langsung kembali memakai jaketnya dan menggendong tasnya. Mereka berdua pun kembali berjalan dan segera pergi dari desa


"Aku mengantuk, semalam aku merasa baru tidur 1 jam" kata Hikaru sambil menguap


"Hehehe"


-Awas di sebelah kanan. monster yang berada dalam diri Hikaru berbicara


Hikaru menangkap sebuah anak panah yang mengarah ke badan Hikaru.


"Oy oy.. apa lagi ini kemaren anjing kepala tiga sekarang anak panah nyasar? Seriusan!!!" ucap Hikaru sambil kebingungan


"Tunggu sepertinya ini bukan anak panah nyasar ini jebakan" shiori langsung bersiap dan mengeluarkan pedangnya


"Ya ini jelas jebakan" Hikaru pun mengeluarkan pisau nya


[Kau baru sadar bodoh]


Saat mereka sedang mengawasi sekitar, ternyata di setiap pohon banyak sekali orang orang berpakaian baju hitam sedang mengawasi mereka


"Siapa kalian! Keluar dan lawan kita kalau berani" shiori berteriak sambil terus memegang pedangnya


Tiba tiba ada suara dari salah satu pohon, lalu Hikaru pun langsung melempar pisaunya dan dari pisaunya mengeluarkan aliran listrik yang besar sehingga semua orang yang bersembunyi keluar dari balik pohon

__ADS_1


"Hei kalian berdua, jangan coba coba melawan kami ada sepuluh orang dan kalian hanya berdua. sudah menyerah saja dan cepat serahkan bola kristal itu" kata salah satu perampok berbaju hitam yang berdiri di depan Hikaru


"Sepertinya mereka perampok jalanan dan ingin mengambil bola kristal ku"


"Tenang Shiori kita akan melawan nya" kata Hikaru sambil mengambil kembali pisaunya yang terlempar tadi


-Apa apaan anak ini, pisaunya kembali sendiri seperti magnet?. Batin salah satu perampok tersebut


"Hyatttt...!!" Hikaru langsung melempar Kembali pisaunya dan mengeluarkan aliran listrik yang banyak


"SILVER ARMOR!" Kata Para perampok tersebut dan tiba tiba ada lingkaran silver yang melindungi tubuh mereka sehingga serangan Hikaru tidak mempan


"Cih curang menggunakan sihir"


"Kau sendiri menggunakan sihir, tapi mengapa kau bisa menggunakan sihir tanpa menyebut mantra- arghh..!" Leher perampok tersebut ditendang oleh shiori saat sedang berbicara dan lengah


"Cepat sekarang Hikaru!!" Teriak shiori kepada Hikaru


Hikaru menaruh tangannya ke bawah dan menyentuh tanah, lalu dia memfokuskan seluruh kekuatanya ke tangan nya dan dataran yang berada di sekitar Hikaru menjadi aliran listrik yang besar sehingga membuat para perampok tersebut pingsan


"Hah easy, sedang apa kau Shiori" Hikaru melihat shiori yang sedang mengecek baju tiap perampok


"Sedang mengambil barang curian mereka" kata shiori sambil terus mencari barang milik pencuri


"Kau mencuri barang milik pencuri dari hasil curian, wah kau benar benar pencuri" kata Hikaru yang kebingungan dengan tingkah shiori


"Berisik lah, cepat kau ambil juga sana"


"Aku? Tidak tidak aku tidak mencuri dari pencuri"


"Yasudah kalau kau memang ungin terus kelaparan"


"Hah? Iya benar, baiklah... Maaf pencuri aku mencuri barangmu" Hikaru pun ikut bersama shiori untuk mengambil barang milih perampok tersebut


"Wah kita dapat banyak uang dan barang mewah, kita harus menjualnya nanti" kata Hikaru sambil memasukan barang barangnya ke dalam tas


"Ayo kita lanjut jalan, sebelum sore. Nanti kita akan mampir di sebuah desa lagi dan menjual barang barang ini terlebih dahulu" shiori dan Hikaru pun kembali melanjutkan perjalanan mereka untuk ke kota zalka


"Akhirnya kita akan sampai di desa untuk beristirahat, aku sudah mengantuk" ucap Hikaru sambil menguap


"Masih sore tapi kau sudah mengantuk dasar"


"Hah apa itu kenapa ramai sekali disana" ucap shiori sambil melihat keramaian orang orang di desa yang akan dia kunjungi bersama Hikaru

__ADS_1


"Ayo lebih baik kita cepat kesana dan melihatnya" ucap Hikaru sambil berlari ke arah kerumunan tersebut


__ADS_2