
Situasi canggung terus terjadi sampai tiga puluh menit. Hikaru terus duduk di samping perempuan yang sedang berbaring tersebut
"Ah panas sekali disini, AC nya mati ya mati ah jelas mati nih AC nya" padahal AC nya menyala
Keringat terus mengalir keluar dari tubuh Hikaru karena situasi yang sangat tegang bagi dia terjadi dalam seumur hidupnya
Jitt.... Perempuan tersebut langsung membuka matanya dan bangun dari tempat tidur tersebut dengan cepat, dia langsung melihat ke arah kiri dan disana ada Hikaru yang sedang duduk dan terkejut sambil membuka mulutnya sangat lebar
"Si-siapa kau!!" Tamparan perempuan tersebut melayang tepat ke arah muka Hikaru. Tidak sesuai khayalan Hikaru yang melenceng di chapter sebelumnya
"Adaw apa ini serangan rocket saat kau baru bangun tidur?" Teriak Hikaru sambil bertanya kepada perempuan tersebut
"Kenapa kau ada di sampingku dan emm.. kenapa aku ada di UKS?"
"Kau tadi pingsan saat Berlari memutari lapangan lima puluh putaran karena hukuman terlambat oleh satpam gila itu" jawab Hikaru menjelaskan kilas kejadian tersebut dan berdiri karena terjatuh sehabis di tampar tadi
"Oh begitu, ma.. maaf aku telah memukulmu" perempuan tersebut meminta maaf dan mendekati Hikaru hingga wajah Hikaru memerah
"Ah tidak perlu, walaupun itu bukan aku pasti orang lain juga sudah menolong mu"
"Emm... Tidak kau tetap penyelamatku terima kasih Hikaru" jawab perempuan tersebut sambil menutup matanya yang membuat dia semakin cantik
"Ah... Em iya tidak apa apa"
-Aduh apa ini sial kenapa yang di sekitarku hanya perempuan terus
Zegel terlupakan....
"Ngomong ngomong kau tahu namaku? Kukira hanya aku yang mengetahui mu"
"Aku tahu karena kita sekelas" jawab perempuan tersebut sambil terus tersenyum kepada Hikaru
-Wah malaikat dia mungkin satu satunya perempuan dikelas yang mengingatku, pokoknya aku harus menikahi dia nanti, hehe bercanda
"Namamu Ellie kan?" Tanya Hikaru sambil malu malu memegang leher belakang dirinya
__ADS_1
"Iya benar hehe" sinar matahari yang masuk melalui jendela yang berada di belakang Hikaru menyinari ruangan UKS tersebut
Rambut putih Ellie bersinar terang dan mata nya yang berwarna biru membuat hati Hikaru tergerak dan membuat Hikaru semakin kagum dengan kecantikan Ellie
-Hikaru awas. byakko berteriak dari batin Hikaru
Hikaru langsung memegang tangan Ellie dan menggendongnya loncat keluar melalui jendela UKS dari lantai 3
"Aaaaaaaaaa..." Teriak Ellie yang bingung karena Hikaru tiba tiba menggendongnya loncat keluar dari jendela
Dibelakang mereka ternyata terdapat monster yang berwujud mirip seperti kadal dengan bentuk yang sangat besar, sebesar ruangan UKS
Hikaru langsung melempar pisaunya ke arah rerumputan dan langsung berpindah tempat dengan kekuatan listrik nya sambil menggendong Ellie
"Apa ini Hikaru kau bisa loncat dari lantai 3?" Tanya Ellie yang terkejut karena dia menutup matanya saat di gendong oleh Hikaru
"Tidak ada waktu untuk menjelaskannya Ellie lebih baik kau pergi dari sini cep-" monste itu tiba dengan cepat di belakang Ellie, dan Hikaru pun langsung menahanya dengan pisau yang dari tadi terus dia pegang di tanganya
Bughhh.... Monster itu pun terlempar jauh dan Hikaru langsung kembali menggendong Ellie dan membawanya keluar dari sekolah dengan cepat
"Tapi bagaimana dengan kamu Hikaru?" Tanya Ellie dengan penuh Khawatir terhadap Hikaru
"Tenang saja Ellie setelah membunuh berandal itu aku akan langsung menemuimu" jawab Hikaru sambil tersenyum kepada Ellie
Ellie pun menangis dan berlari pergi keluar dari sekolah meninggalkan Hikaru
"Baiklah sekarang saatnya menghabisi dia" ucap Hikaru sambil melompat dan melempar pisau nya ke halaman belakang sekolah, karena monster tersebut sedang berada di belakang sekolah sekarang
Hikaru langsung memegang pisau nya dengan kuat dan bersiap mengalahkan monster tersebut, dengan tekad yang sangat besar. Dari tangan Hikaru keluar aliran listrik yang besar dibantu oleh byakko dari dalam tubuh Hikaru
Monster itu dengan cepat langsung membuka mulutnya dan mengeluarkan lidah yang panjang untuk menyerang Hikaru
Hikaru dengan reflek langsung meloncat ke arah samping, tetapi lidah monster tersebut berhasil menangkap tangan kanan Hikaru lalu melilitnya
Tubuh Hikaru dibanting ke tanah dengan keras oleh monster tersebut
__ADS_1
"Arghhh..... Sialan, sakit sekali tangan kananku tidak bisa digerakan" Hikaru berusaha bangkit dengan tubuhnya yang terbaring di tanah
"Tetapi kau lengah monster jelek, karena aku berhasil melempar pisauku ke atas kepalamu monster sialan!!" Hikaru langsung berpindah tempat menggunakan aliran listrik yang mengarah ke pisau nya
Hikaru berhasil melempar pisaunya ke atas kepala monster tersebut sebelum monster itu menangkap tangan kanan Hikaru
"Arghh... Matilah kau!!" Saat berpindah tempat Hikaru langsung berada tepat di atas kepala monster tersebut dan memegang pisau nya dengan tangan kiri
Dia langsung mengalirkan seluruh kekuatanya ke pisau tersebut dan langsung melempar ke arah tepat di kepala bagian atas monster tersebut
Aliran listrik yang sangat kuat keluar dari monster tersebut karena terkena oleh serangan milik Hikaru
"Uwahhh.. hampir saja aku mati kalau tidak cepat cepat melempar pisauku" ucap Hikaru sambil terus memegang tangan kanan nya yang parah tidak bisa digerakan
"Bocah beraninya kau menghancurkan renacanaku" suara seseorang terdengar dari balik asap yang disebabkan oleh kilatan petir Hikaru setelah mengalahkan monster tersebut
"Siapa disana?" Dengan cepat Hikaru langsung melihat ke arah suara tersebut dan dia melihat seseorang dengan rambut abu abu yang acak acakan memakai jubah hitam dan memasang wajah dengan senyum jahat terhadap Hikaru
"Wah wah, kau bisa dengan mudah mengalahkan monster kecilku. Kau hebat juga anak muda"
-Apa? Monster kecil katanya. ucap Hikaru dalam batinya sambil terkejut karena monster yang tadi dia lawan sudah membuat tangan kanan nya patah dan tidak bisa digerakan
"Kenapa kau bisa berada di sekolahku?"
"Hmmm... Bagaimana menjelaskan nya ya, aku bukan berasal dari dunia ini nak"
-Apa? Musatahil, berarti dia berasal dari dunia dimana shiori berada
"Sudahlah ya aku tidak mau banyak basa basi karena tujuanku disini bukanlah untuk meladeni bocah sepertimu, dan setahuku di dunia ini tidak ada orang yang mempunyai kekuatan sihir sepertimu. Kau menarik bocah baiklah akan ku ladeni kau" ucap pria tersebut sambil tersenyum dan mengarahkan tanganya ke arah Hikaru
Dari tanah keluar banyak batang pohon yang langsung menyerang Hikaru, dia berusaha menghindar tetapi serangan tersebut berhasil mengenai tangan kanan Hikaru dan membuat tangan kanan nya mengalami pendarahan yang banyak ditambah tangan kanan dia tidak bisa digerakan
"Upss. Aku menyerang lukamu, maaf maaf serangan selanjutnya aku pastikan akan langsung membunuhmu"
Keadaan berbalik dan apa yang akan Hikaru lakukan di situasi seperti ini
__ADS_1